Episode 15 [Maaf]

โ—กฬˆโ‹†โ’ฝโ’ถโ“…โ“…โ“Ž Reading๐Ÿ

๐™ผ๐š˜๐š‘๐š˜๐š— ๐š”๐šŽ๐š‹๐š’๐š“๐šŠ๐š”๐šŠ๐š—๐š—๐šข๐šŠ ๐š๐šŠ๐š•๐šŠ๐š– ๐š–๐šŽ๐š–๐š‹๐šŠ๐šŒ๐šŠ ใ‹ก

ใ€ฐ๏ธŽใ€ฐ๏ธŽใ€ฐ๏ธŽใ€ฐ๏ธŽใ€ฐ๏ธŽใ€ฐ๏ธŽใ€ฐ๏ธŽใ€ฐ๏ธŽใ€ฐ๏ธŽใ€ฐ๏ธŽใ€ฐ๏ธŽใ€ฐ๏ธŽใ€ฐ๏ธŽใ€ฐ๏ธŽใ€ฐ๏ธŽ

Natasya menarik lengan pria yang baru saja tiba. Ia menatapnya iba.

"Apa sebenarnya rencanamu?!" Natasya bertanya, tangannya menggenggam erat lengan pria tersebut.

Pria dengan rambut kuning kecoklatan, siapa lagi kalau bukan Richard? Karena hanya dia satu-satunya pria yang selalu memcampuri urusan hidup Natasya.

"Aku tidak punya rencana. Tapi, kau tau sendiri, kan? Aku merasa sangat kecewa, karena kau โ€ฆ teman masa kecilku yang sejak dulu aku cintai, ternyata lebih memilih pria vampir itu," cibirnya.

Mendengar perkataan Richard, Felipe mengernyitkan dahi serta mulutnya. Kedua tangannya mengepal, lalu memukul sosok Richard.

BUGH!!

"Suโ€“ sudah cukup, Felipe, hentikan!!" Natasya melerai. Nafasnya terdengar tak beraturan.

"Ugh, wajahku jadi terluka lagi. Sebenarnya kau hanya vampir miskin, apa kau mampu membuat wajahku kembali seperti semula?"

"Omong kosong. Meskipun aku mempunyai uang, tapi aku tidak akan pernah memberikannya pada pria sepertimu!"

"Apa katamu?!" Richard memukul keras dada bidang Felipe. Namun tampaknya, Felipe tak merasakan sedikitpun getaran dari pukulan pria tersebut.

Ia menyeringai, lalu dengan mudahnya mendorong Richard.

"Kubilang hentikan!!!" teriak Natasya untuk yang kedua kalinya. Bola matanya tampak mengeluarkan cairan bening, membuat sekitar matanya menjadi merah.

Semakin lama nafasnya terdengar semakin sempit. Wanita itu jatuh pada hamparan lantai toilet umum. Melihat hal itu, Felipe serta Richard dengan cepat mengangkatnya.

"Biar aku saja yang membawa Natasya," ucap Richard, tatapannya begitu sinis.

"Memangnya dia mau diantar oleh pria yang wajahnya terluka sepertimu? Lagipula, jika orang-orang melihat kondisimu yang seperti itu, lalu membawa Natasya bersamamu, mereka akan berpikir kau baru saโ€“."

"Jangan banyak bicara, lebih baik sekarang kau membawanya ke rumah sakit," sela Richard. Ia melepas tangannya dari tubuh Natasya.

Perlahan sosok Felipe pergi dengan seorang wanita dalam genggamannya. Ia menghentikan taksi yang kebetulan lewat, lalu menuju rumah sakit.

Tak berselang lama, akhirnya taksi mereka sampai di sebuah rumah sakit ternama. Ia bergegas membawa Natasya ke dalam sebuah ruangan. Setelahnya, ia menunggu Natasya di luar.

"Apa mungkin efeknya tidak secepat dulu, atau โ€ฆ aku telalu banyak menghisap darahnya? Maka dari itu dia tidak bisa bertahan?" pikir Felipe. Ia mengepalkan tangannya, tepat di bawah kepala.

Setelah lebih dari dua puluh menit, akhirnya seorang dokter keluar. Ia memberitahukan bahwa Felipe boleh masuk menemui Natasya.

Perlahan kakinya melangkah masuk, ruangannya terasa begitu sejuk. Meski tak ada pendingin ruangan di dalamnya. Ia melihat sosok wanita yang tak sadarkan diri terbaring di ranjang rumah sakit.

"Natasya โ€ฆ mungkin ini salahku, maaf โ€ฆ " ucapnya lirih.

Ia mendekatkan wajahnya pada wanita itu. Dalam sekejap, Natasya membuka matanya. Ia mendapati sosok Felipe tengah memandangnya begitu ia terbangun.

"Feโ€“ Felipe?"

"Ah, kau sudah bangun?"

"Kau bilang hanya dengan melakukan hal itu aku akan sembuh. Sepertinya kau hanya memanfaatkan kecantikanku saja," tutur Natasya diiringi senyuman kecil dari wajahnya.

"Aku tidak seperti apa yang kau pikirkan. Daripada bertengkar, lebih baik kau beristirahat. Mungkin ada makanan atau camilan yang ingin kau makan? Aku akan membelikannya untukmu," Felipe mengusulkan.

"Boleh, aku hanya ingin paket lengkap burger."

"Baiklah, tunggu sampai aku kembali."

Pria itu berjalan keluar dari ruangan, perlahan sosoknya menghilang dari pandangan Natasya. Sementara wanita itu bangkit dari ranjangnya, lalu menatap jalanan dari ketinggian rumah sakit.

Jalan raya yang dipenuhi oleh kendaraan umum serta manusia di dalamnya. Udaranya terasa begitu menyesakkan.

ใ€ฐ๏ธŽใ€ฐ๏ธŽใ€ฐ๏ธŽใ€ฐ๏ธŽ

Felipe berjalan mendekati sebuah toko, lantaran tak mendapati penjual burger di sana. Tiba-tiba saja sebuah mobil pickup dengan beberapa mobil lain di belakangnya berhenti, menghalangi jalan Felipe.

Seorang pria berkacamata hitam turun dari mobil, diikuti oleh orang-orang berpakaian serba hitam bak gengster.

"Felipe โ€ฆ " panggilnya membuat Felipe berdalih.

Pria dengan kacamata hitamnya itu memegangi bahu Felipe dengan kasar.

"Siapa Anda?"

"Aku โ€ฆ Tuan Jason," ucapnya sembari melepas kacamata yang di pakainya.

Pria yang mengaku sebagai tuan Jason menyeringai, memperlihatkan sosok aslinya yang kejam.

"Kau โ€ฆ Vampir, bukan?" bisiknya menebak.

Kedua bola mata Felipe terbelalak kaget, mendengar ayah Natasya mengatakan hal yang sebelumnya hanya diketahui oleh wanita itu saja.

"Lalu?"

"Kau sudah menyakiti putriku, maka dari itu aku tidak akan mengampunimu. Kecuali, kau mau meninggalkannya untuk selama-lamanya."

Ia memperlihatkan senyum licik. Namun tampaknya Felipe tak terpengaruhi oleh perkataannya. Pria itu tetap berdiri tegak, menatap sejumlah orang dengan dingin.

Tiba-tiba saja seorang wanita berambut gelombang dengan warna merah bata datang. Ia menarik perhatian sekumpulan orang-orang tuan Jason.

Sementara Felipe pergi saat semuanya sedang lengah.

"Argh! Menyingkir!" teriak tuan Jason menghentikan sosok wanita itu.

"Ah, maaf โ€ฆ sepertinya saya sudah salah orang," ucapnya beralasan. Ia mulai berjalan, namun lengannya ditarik keras oleh pria bernama Jason.

"Kau sudah membuat Felipe pergi, apa kau pikir sekarang bisa pergi begitu saja?"

"Jika kau tidak mau mati, lebih baik lepaskan saja aku."

"Cih! Semudah itu?"

Wanita itu merubah raut wajahnya, lalu memukul satu persatu orang dengan pakaian bak gengster. Setelahnya, ia langsung berlari meninggalkan sekumpulan orang tersebut.

"Hosh โ€ฆ hosh โ€ฆ apa yang kau lakukan?! Kau sengaja membuat masalah dengan mereka? Apa sekarang kau bersama dengan Natasya lagi?" tanya Reatha begitu menghampiri Felipe.

Beberapa kali sosoknya menoleh ke belakang, untuk memastikan bahwa keadaan benar-benar sudah aman.

"Bukan urusanmu!"

"Felipe!"

"Jangan ikut campur, atau kita tidak akan lagi bertemu untuk selamanya," tutur Felipe. Pria itu menatap sinis wanita di sebelahnya.

ใ€ฐ๏ธŽใ€ฐ๏ธŽใ€ฐ๏ธŽใ€ฐ๏ธŽใ€ฐ๏ธŽ

Setelah lebih dari satu jam kepergian Felipe, akhirnya ia kembali dengan beberapa bungkus plastik hitam di tangannya.

"Natasya, apa kau sudah merasa lebih baik?" Felipe bertanya, seraya meletakkan bawaannya di atas meja.

"Ah, iya โ€ฆ mungkin begitu." Natasya berjalan mendekati Felipe usai melihat pemandangan dari jendela.

"Maaf, aku membuatku kesulitan," ucap wanita itu. Ia langsung memeluk tubuh Felipe dengan erat, bola matanya mengeluarkan cairan bening yang tak kunjung reda.

"Eโ€“ eh? Apa maksudmu? Kenapa tiba-tiba kau bertingkah seperti itu?"

"Aku melihat semuanya, dari sini โ€ฆ dan, ayah โ€ฆ."

"Oh, jadi kau melihat kejadian itu? Aku tidak menyangka ayahmu berbeda denganmu. Lebih tepatnya, dia adalah orang yang kejam, sedangkan dirimu sangat lembut," papar Felipe.

Ia tersenyum tipis, lalu berjalan mendekati jendela yang bisa melihat semua hal terjadi di bawah.

"Ngomong-ngomong, mana burgerku?" Natasya bertanya. Ia mengeluarkan beberapa camilan dari bungkusan plastik yang tak menemukan burger miliknya.

"Tidak ada yang menjualnya, jadi aku membeli camilan lain."

๐Ÿ‚๐™ฑ๐šŽ๐š›๐šœ๐šŠ๐š–๐š‹๐šž๐š—๐š ...

๐™ผ๐š˜๐š‘๐š˜๐š— ๐š๐šž๐š”๐šž๐š—๐š๐šŠ๐š—๐š—๐šข๐šŠ ๐šž๐š—๐š๐šž๐š” ๐š”๐šŠ๐š›๐šข๐šŠ ๐šŠ๐šž๐š๐š‘๐š˜๐š›, ๐š”๐šŠ๐š›๐šŽ๐š—๐šŠ ๐š”๐šŠ๐š›๐šข๐šŠ ๐š’๐š—๐š’ ๐šœ๐šŽ๐š๐šŠ๐š—๐š ๐š–๐šŽ๐š—๐š๐š’๐š”๐šž๐š๐š’ ๐š•๐š˜๐š–๐š‹๐šŠ ๐š–๐šŽ๐š—๐šž๐š•๐š’๐šœ ๐š—๐š˜๐šŸ๐šŽ๐š•. ๐™ณ๐šž๐š”๐šž๐š—๐š๐šŠ๐š— ๐šœ๐šŽ๐š”๐šŽ๐šŒ๐š’๐š• ๐šŠ๐š™๐šŠ๐š™๐šž๐š— ๐šœ๐šŠ๐š—๐š๐šŠ๐š ๐š‹๐šŽ๐š›๐š‘๐šŠ๐š›๐š๐šŠ ๐š‹๐šŠ๐š๐š’ ๐šŠ๐šž๐š๐š‘๐š˜๐š›, ๐š•๐š˜๐š‘ ... ๐Ÿ

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!