Bab 10

Trishna berhasil pulang setelah banyak alasan dan rasa kesal kepada Ferdian. Dia tidak menyangka Ferdian akan menjadi serba salah karena ucapannya tadi.

Biasanya pria kaya akan sombong dan tidak akan merasa salah dengan ucapan mereka walaupun kenyataannya mereka melukai perasaan orang lain tapi tidak dengan Ferdian.

Ferdian merasa bersalah dan sanggup menghantar Trishna kembali ke apartemen Lena untuk mengganti pakaiannya. Awalnya Trishna kira Ferdian akan meninggalkannya di apartemen Lena tapi dia salah karena Ferdian masih menunggunya dan akan menghantarnya kembali ke rumahnya.

Trishna telah menolak berapa kali tapi Ferdian tetap memaksa untuk menebus ucapannya yang membuat Trishna merasa kesal tadi.

Kini Trishna sudah berada di dalam kamar miliknya. Dia merebahkan tubuhnya di atas ranjang tipisnya itu.

"Kenapa masalah terus berdatangan setelah Varel meninggalkan ku," ucap Trishna lirih kembali mengingat kejadian di mana pertemuan dia bersama Varel yang mungkin akan menjadi yang terakhir.

Flashback on.

Trishna terlihat serius menatap Varel setelah Varel mengatakan ingin memberitahunya hal serius. Tapi belum lagi Varel mulai mengatakannya tiba-tiba seorang wanita cantik mendekat ke arah mereka.

"Varel," sapa wanita itu dan langsung memberikan ciuman di pipi Varel.

"Oh hai kamu pasti Trishna," lanjut wanita itu lagi sambil menghulurkan tangannya untuk bersalaman.

"Ya sa-saya Trishna," ucap Trishna dengan bibir yang dipaksa melengkung untuk senyum. Trishna menerima uluran tangan wanita cantik itu.

"Fiona, tunangan Varel," ucap wanita cantik tadi memperkenalkan dirinya.

Deg!!

Mata Trishna membulat, jantungnya berdegup kencang membuat nafasnya sedikit merasa sesak. Dia menatap ke arah Varel.

"Benar Trish, ini hal yang ingin aku sampaikan tadi dan bulan depan pernikahan kami akan berlangsung di Hotel Grand. Ini undangan untukmu," Varel mengeluarkan undangan dari balik jasnya dan menyodorkan ke hadapan Trishna.

Hancur sudah impian yang Trishna sering mimpikan. Harapan yang diciptakan setinggi langit seketika jatuh hancur berkeping-keping. Seketika Trishna sadar akan kondisi keluarganya yang dari awal memang tidak memungkinkan untuk bersama keluarga kaya dari Varel.

Trishna tersenyum, netra matanya memancarkan kesedihan dan kekecewaan. Tapi dia tetap coba mengawal raut wajahnya agar tidak terlihat bahwa dia benar-benar sedih.

"Selamat untuk kalian, aku turut bahagia," ucap Trishna tulus.

Hatinya semakin merasa hancur melihat kedekatan Varel dan Fiona. Fiona terlihat begitu manja kepada Varel membuat Trishna sedikit iri dan cemburu.

"Terima kasih Trish, aku juga harap kau menemui kebahagian di luar sana," sahut Varel tersenyum penuh arti.

Trishna mengangguk lalu melirik ke arah jam tangan yang melingkar di tangannya.

'Ini pemberiannya,' batin Trishna.

Trishna sempat melamun tapi lamunannya membuyar ketika mendengar suara tawa Fiona yang begitu merdu didengar.

Trishna mengangkat wajahnya menatap kemesraan mereka. Rasa didadanya semakin sesak dan dia sudah tidak bisa menahan rasa yang ingin membeludak ini.

"Maaf aku harus pergi sekarang lagian aku ada janji dengan pengunjung vip. Maaf ya aku permisi," ucap Trishna tanpa mendengar jawaban mereka Trishna langsung saja berlalu pergi meninggalkan pasangan sejoli itu.

'Tenang Trish, jangan menangis sekarang bisa rusak reputasi kerjaku kalau aku menangis sekarang,' batin Trishna coba menenangkan dirinya sendiri.

Flasback end...

Trishna menghela nafas panjang karena kejadian kemarib terus menggangunya. Trishna harus belajar melupakan Varel, dia tidak mau membuat hatinya semakin hancur.

Dan baru saja tadi hendak menikmati acara yang diadakan oleh perusahaan pusat, Trishna harus berdepan dengan pemilik perusahaannya yang aneh menurutnya.

"Lupakan saja! Jika mengingat hal tadi aku mulai kesal, dia kira keluargaku ini pengemis ka apa cih," gerutu Trishna.

Bersambung....

Terpopuler

Comments

IG: @sskyrach

IG: @sskyrach

bisa di tambahin "mereka" juga boleh kok


ini mah saranku aja ya

2023-06-30

2

IG: @sskyrach

IG: @sskyrach

Mungkin bisa begini biar nggak boros kata.

Trishna terlihat serius menatap Varel, seperti ingin mengatakan sesuatu hal yang penting. Belum sempat kata-kata itu terlontar, seorang gadis cantik datang menghampiri.

2023-06-30

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!