Mencari sosok ayah

Pada saat Putra diusir dari rumah, ia menginjak usia dua belas bulan atau satu tahun. Sehingga Putra tidak mengenal Edro, ayahnya.

Sudah lima belas tahun berlalu, saatnya Putra mengetahui siapa ayahnya yang sebenarnya.

Pada saat ujian semester berakhir, orang tua murid harus menghadiri rapat untuk kenaikan kelas. Guru menyuruh orang tua murid untuk menghadiri acara rapat tersebut. Terutama ayah murid harus menghadirinya.

Tuk…tuk

Terdengar suara dari arah pintu.

Salsa pun bergegas membukanya. Rupanya Putra baru pulang dari sekolah.

"Eh, udah pulang, Nak?

"Iya, Bu. Putra ke kamar dulu ya, Bu cape banget" ucap Putra nyelonong pergi ke kamarnya.

Disusul Salsa yang juga ikut pergi dari tempat itu.

Di dalam kamar, Putra teringat perintah gurunya tentang rapat sekolah. Yang mana diutamakan ayah murid harus menghadiri rapat tersebut.

"Papih Riva ayah angkatku, Mami Mawar ibu angkatku. Terus siapa ayah kandungku yang sebenarnya?" Pertanyaan itu melintas dipikiran Putra seakan mengharuskannya untuk mengetahui siapa ayahnya.

Namun, Putra bingung harus bicara dari mana dulu untuk mempertanyakan siapa ayah kandungnya yang selama ini belum diketahui.

"Harus bagaimana saya berbicara kepada ibu ?" Gumamku dalam hati.

Aku tidur di atas kasur sambil memikirkan bagaimana caranya agar pertanyaan Putra tidak membikin ibunya sakit.

Karena, sebenarnya Putra tahu pasti telah terjadi sesuatu di masa lampau kehidupan ibunya.

Keesokan harinya Putra berangkat ke sekolah seperti biasa. Sebelum berangkat sekolah Putra selalu menyempatkan untuk sarapan di rumah, karena Salsa selalu memasak untuk anaknya sarapan. Hal itulah yang membuat Putra selalu sarapan di rumah, Karena ingin menghargai ibunya.

Ketika semua orang berkumpul di meja makan untuk sarapan, Putra teringat untuk menanyakan perihal keberadaan ayah kandungnya.

Hmmm…

Suara batuk Putra yang dibuat-buat membuat semua orang di meja makan itu melihat Putra.

"Kamu kenapa, Putra?" Tanya Mawar sembari melanjutkan sarapannya.

"Mmmm… tidak Mamih, Putra hanya tersedak sedikit" dalihnya..

Semua orang melanjutkan Sarapan pagi. Tidak terkecuali Putra, juga melanjutkan sarapannya.

Di sebelah kanan meja makan, ada Dokter Riva yang sedari tadi memperhatikan Putra. Dokter Riva sadar ada sesuatu yang Putra sembunyikan dari mereka. Karena dia tahu betul Putra, yang sudah lima belas tahun ia besarkan dan hidup bersama.

"Papih melihat ada sesuatu yang kamu sembunyikan, Putra?" Tanya Dokter Riva melihat tajam Putra.

"Mmm… satu Minggu lagi pihak sekolah mengadakan rapat dan rapat itu harus dihadiri oleh ayah murid, bukan oleh ibu murid" jelasnya.

"Ya, terus apa masalahnya, Nak?" Tanya Salsa mengerutkan dahi.

"Kan ada Dokter Riva" tambah ibu Putra.

Putra masih menyimpan pertanyaan yang berada di ujung bibir itu, ia takut salah berbicara dihadapan mereka.

Semua orang yang berada di meja makan tersebut melihat Putra begitu aneh, tidak biasanya Putra terlihat gelisah juga berbicara gugup seperti itu.

"Mmm, ada hal yang ingin Putra tanyakan kepada ibu, Papih juga Mamih, tapi kalian harus jawab dengan jujur juga jangan marah bila Putra mempertanyakan hal itu" ujarku melihat sekeliling.

Sarapan yang sebentar, kini memakan waktu lama hingga tiga puluh menit lamanya.

Semua orang kaget mendengar pertanyaan Putra. Putra yang selama ini santai-santai saja mengenai ayah kandungnya, sekarang ia ingin tahu keberadaan ayah kandungnya di mana.

"Mengapa kamu pertanyaan hal itu? Bukankah Dokter Riva juga itu Papih mu?" Jawab Salsa lantang.

Sepertinya Salsa belum siap bila harus menjelaskan sekarang kepada Putra.

Tanpa membalas ucapan ibu kandungnya, Putra berdiri dari meja makan dan berjalan ke arah luar hendak pergi ke sekolah. Putra berjalan dengan kecewa karena ibunya, tidak memberi tahu saat dirinya bertanya yang sebenarnya.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!