Bab 19 - Kedatangan Jack

"Sayang, semangat ya kerja nya. Jangan nakal, jangan genit sama cewek yang ada disana." Ucap Airyn sesaat sebelum dia membiarkan Juna keluar dari mobil nya. Ya, saat ini dia sedang berada di depan cafe tempat Juna bekerja paruh waktu. 

"Iya, sayang. Kamu gak perlu khawatir, aku sedingin kulkas kok kalau gak sama kamu. Harusnya, aku yang khawatir sama kamu." Jelas Juna membuat Airyn mengernyit. 

"Kenapa hmm?"

"Kamu cantik, body kamu sempurna. Pasti banyak cowok yang ngincer kamu kan? Aku gak rela."

"Hahaha, aku gak bakalan nakal kok. Cukup sama kamu aja aku nakal nya, sayang. Udah, sana kerja nanti telat." Ucap Airyn sambil melihat jam tangan yang melingkar di pergelangan tangan nya. 

"Beneran ya? Ucapan kamu bisa di percaya kan?"

"Iya dong, bisa. Kamu gak usah khawatir, aku gak bakalan berpaling dari pacar ku yang ganteng ini." Jawab Airyn sambil mencubit manja pipi kanan Juna. 

"Yaudah, vitamin dulu." Pinta Juna, Airyn pun mendekat dan langsung mencium bibir Juna dengan mesra. Arjuna membalas ciuman sang kekasih dengan mesra, dia juga melumaat dan memagutt bibir Airyn. 

"Sudah kan? Sana pergi."

"Dih, kok ngusir." Rengek Juna sambil cemberut, membuat Airyn terkekeh. Dia gemas melihat wajah Arjuna. Menggemaskan sekali bagi nya.

"Duhh, punya pacar kok gemesin gini sih? Aduh aku gak tahan pengen gigit."

"Kok gigit sih, gak mau. Di cium aja, lebih enak." Ucap Juna sambil tersenyum kecil.

"Iya, nanti aku cium ya. Sekarang kamu kerja yang bener, jangan bengong mulu. Aku juga mau kerja nih, takut telat."

"Iya, sayangku." Jawab Juna, dia mengecup mesra kening Airyn dengan mesra lalu keluar dari mobil dan menutup nya dengan perlahan. Juna melambaikan tangan nya saat mendengar klakson mobil milik Airyn, setelah memastika mobil itu menjauh dari cafe tempat dia bekerja, Juna pun langsung masuk.

"Selamat pagi, bro."

"Pagi, tumben bener muka Lo cerah begini. Kenapa?" Tanya Dika. Dia juga bekerja di dua tempat yang sama dengan Juna, di cafe ini dan juga restoran yang ada di mall. Jadi, dari cafe ini Juna akan nebeng bersama Dika ke restoran untuk bekerja paruh waktu. 

"Cerah ya? Tebak aja sendiri, kira-kira gue kenapa? Kalo udah tahu jawaban nya, panggil gue aja. Gue ke belakang dulu mau ambil pel." Jawab Juna, dia pun menepuk pundak Dika dan pergi ke belakang untuk mengambil alat pel dan kanebo untuk mengelap meja sekalian. 

Di kantor, Airyn baru saja sampai tapi dia di suguhkan dengan pemandangan yang membuat dirinya menghembuskan nafas nya dengan kasar. Perempuan itu masuk dan langsung duduk di kursi kebesaran nya, mengabaikan seseorang yang menatap nya dengan tajam. 

"Airyn.."

Airyn mendongak, lalu menghela nafas nya panjang. Dia malas bertemu dengan orang ini, tapi mau bagaimana lagi. Sekarang, mau tak mau dia harus bicara dengan nya karena dia sudah berada di dalam ruangan nya. 

"Ada apa lagi?" 

"Ketus amat, biasa aja kali. Aku kesini niat nya baik-baik kok." Ucap nya sambil mendekat, Airyn memutar mata nya dengan jengah. Pria itu duduk di kursi kosong yang berhadapan langsung dengan Airyn. 

"Aku malas bertemu dengan mu, jangan membuat mood ku berantakan pagi ini. Aku sibuk, lagian kenapa kau datang kemari hmm?"

"Aku merindukan mu, Ai."

"Ckk, najis sekali." 

"Gitu amat sama aku, Ai."

"Aku muak lihat wajah mu dan harusnya kau tahu akan hal itu, Jack!" 

"Tapi aku merindukan mu, Ai."

"Pergilah, jangan ganggu aku. Hubungan kita selesai dan itu karena ulah mu sendiri." Tegas Airyn. Jackson, seorang pria berdarah Turki yang dulu pernah Airyn cintai. Namun, karena sebuah kecurangan yang di lakukan Jackson, hubungan mereka pun hancur berantakan. 

Ya, Airyn menciduk sendiri saat pria itu sedang bergumuul dengan seorang wanita di kamar sebuah hotel. Kalau saja dia mendapatkan berita itu dari orang lain, mungkin dia takkan percaya. Mengingat sikap pria itu begitu lembut dan romantis, tapi sangat di sayangkan, dia melihat semua itu dengan kedua mata kepala nya sendiri. Jadi, dia yakin dengan keputusan nya. 

Airyn dan Jackson menjalin hubungan selama lima tahun, jelas bukan waktu yang singkat. Lima tahun, benar-benar bukan waktu yang singkat tapi sayang hubungan mereka harus selesai karena kesalahan fatal yang di lakukan oleh Jackson. Padahal, hubungan mereka berdua sudah melibatkan keluarga. 

"Ai, apa tak ada kesempatan lagi untuk ku? Oke, aku mengaku kalau aku memang salah waktu itu karena terbawa nafssu. Tapi sekarang, aku berjanji padamu, Airyn. Aku akan berubah."

"Kalau kau memang berniat untuk berubah, berubah lah sendiri. Jangan karena aku. Bagiku, kesalahan mu hari itu benar-benar kesalahan fatal yang tak termaafkan lagi. Kau tahu sendiri bukan? Aku membenci penghianatan!" Tegas Airyn membuat Jack terdiam.

"Sefatal itu kah kesalahan ku, Airyn?"

"Ya, sangat fatal. Jadi, tak ada guna nya meskipun kau memohon-mohon padaku. Aku takkan iba, aku juga takkan mau kembali padamu, Jack!"

"Airyn.."

"Lagi pula sekarang, aku sudah mencintai orang lain. Jadi aku harap, kau berhenti mengganggu ku sekarang dan selama nya. Kau dengar?"

"Baiklah, kita lihat saja nanti. Aku atau kekasih baru mu yang akan menang."

"Ckk, terserah kau saja." Jawab Airyn dengan acuh. Karena tak ada lagi yang perlu di bicarakan, Jack pun pergi dari ruangan Airyn karena dia merasa usaha nya sia-sia saja. 

Dari dulu, Airyn tahu kalau Jack tidak benar-benar mencintai nya. Dia hanya menginginkan harga nya untuk dia bermain-main dengan wanita-wanita di luaran sana. Awalnya dia tidak peduli, tapi setelah melihat semua kecurangan yang di lakukan oleh Jack, akhirnya Airyn menyerah. Dia tak ingin menjalin hubungan toxic dengan pria yang salah. Dia menyia-nyiakan waktu selama lima tahun bersama orang yang salah. 

"Aku takkan luluh, aku hanya mencintai Juna sekarang dan selamanya." Gumam Airyn, dia pun kembali fokus dengan pekerjaan yang menggunung. Tak lama kemudian, Maudi datang dan memberikan beberapa agenda yang harus Airyn kerjakan hari ini. Jadwal nya cukup padat, sudah di pastikan dia akan pulang agak larut dari biasa nya.

"Nona, wajah anda nampak asam. Ada apa?"

"Kau bertanya? Kau masih bertanya? Kenapa kau biarkan si brengseek itu masuk ke ruangan mu, Maudi?" Tanya Airyn sambil melayangkan tatapan tajam nya ke arah Maudi.

"Maaf, Nona. Saya sudah menghalau nya di depan pintu, tapi dia malah bersikukuh untuk masuk dan saya tidak bisa menahan nya lagi karena dia pria yang kuat."

"Ckk, sudahlah. Sana keluar." Usir Airyn. Maudi pun langsung keluar ruangan tanpa banyak bertanya, karena dia tahu kalau mood Airyn saat ini sedang memburuk karena kedatangan masa lalu nya itu, penyumbang luka terbesar bagi Airyn.

....

🌻🌻🌻🌻

Terpopuler

Comments

Dir Dirman

Dir Dirman

pacaran 5 tahun tpi sma juna ciuman pertamanya yg baru knln gak masuk akal ni thor. mikir thor goblok.

2024-04-28

1

Sulaiman Efendy

Sulaiman Efendy

KIRAIIN POLOS TU AIRYN, TRNYATA PRNH JATUH CINTA JUGA..

2024-02-19

2

ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢

ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢

harta kayaknya thor bukan harga

2023-11-19

2

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Awal Pertemuan
2 Bab 2 - Arjuna Reksa
3 Bab 3 - Kemarahan Airyn
4 Bab 4 - Pertemuan Kembali
5 Bab 5 - Ulat Keket
6 Bab 6 - Menjemput Juna
7 Bab 7 - First Kiss?
8 Bab 8 - Masakan Juna
9 Bab 9 - Second Kisses
10 Bab 10 - Sarapan Bersama
11 Bab 11 - Bocil Mesum
12 Bab 12 - Membeli Pakaian
13 Bab 13 - Lipbalm Alami
14 Bab 14 - Pacaran + VISUAL
15 Bab 15 - Gak Jadi Pulang
16 Bab 16 - Juna Posesif
17 Bab 17 - Juna Junior
18 Bab 18 - Perona Pipi
19 Bab 19 - Kedatangan Jack
20 Bab 20 - Maudi Asli atau Maudi Palsu?
21 Bab 21 - Juna Pingsan
22 Bab 22 - Kekuasaan Airyn
23 Bab 23 - Marco dan Juna
24 Bab 24 - Insecure
25 Bab 25 - Movie Date With Juna
26 Bab 26 - Tingkah Airyn
27 Bab 27 - Jalan-jalan
28 Bab 28 - Keras Kepala
29 Bab 29 - Pemuda yang Mandiri
30 Bab 30 - Orang Gila
31 Bab 31 - Arjuna Berbeda?
32 Bab 32 - Ke Khawatiran Airyn
33 Bab 33 - Gara-gara Tangtop
34 Bab 34 - Apple Juna?
35 Bab 35 - Kursus Mengemudi
36 Bab 36 - Pemuda Dewasa
37 Bab 37 - Juna Cemburu
38 Bab 38 - Bocil Cemburu
39 Bab 39 - Bibit Pelakor
40 Bab 40 - Airyn Cemburu
41 Bab 41 - Kebahagiaan Airyn
42 Bab 42 - Masakan Juna
43 Bab 43 - Kebaikan Airyn
44 Bab 44 - Bibit Unggulan
45 Bab 45 - Airyn Sakit
46 Bab 46 - Definisi Bahagia Airyn
47 Bab 47 - Keasinan
48 Bab 48 - Sisi Lain Juna
49 Bab 49 - Singa Tidur
50 Bab 50 - Membiasakan Diri
51 Bab 51 - Pasangan Serasi
52 Bab 52 - Kerinduan Juna
53 Bab 53 - Airyn Pulang
54 Bab 54 - Princess
55 Bab 55 - Tukang Nyosor
56 Bab 56 - Kunjungan Orang Tua Airyn
57 Bab 57 - Keraguan Juna
58 Bab 58 - Butuh Bukti
59 Bab 59 - Bukti dari Airyn
60 Bab 60 - Kekesalan Maudy
61 Bab 61 - Memancing Singa Kelaparan
62 Bab 62 - Hadiah untuk Sepupu
63 Bab 63 - Kelakuan Juna
64 Bab 64 - Pukis Sebelum Kerja
65 Bab 65 - Bad Mood
66 Bab 66 - Saling Melengkapi
67 Bab 67 - Night Ride
68 Bab 68 - Bertemu Orang Tua Airyn
69 Bab 69 - Daddy Jo
70 Bab 70 - Potong Rambut?
71 Bab 71 - Quality Time
72 Bab 72 - Di Mobil?
73 Bab 73 - Hari Pertama untuk Juna
74 Bab 74 - Hari Pertama Kerja
75 Bab 75 - Ditarik Nikah
76 Bab 76 - Pulang Kampung
77 Bab 77 - Nikah sama Berondong?
78 Bab 78 - Nana Amira
79 Bab 79 - Kebaikan Hati Airyn
80 Bab 80 - Ke Khawatiran Airyn
81 Bab 81 - Kolak Candil
82 Bab 82 - Semua ada Alasan nya
83 Hiatus Sementara
84 Bab 83 - Membujuk Mamak
85 Bab 84 - Penjelasan Airyn
86 Bab 85 - Kekesalan Arjuna
87 Bab 86 - Kekesalan Juna #2
88 Bab 87 - Keputusan Airyn
89 Bab 88 - Airyn Sakit?
90 Bab 89 - Airyn Hamil
91 Bab 90 - Melamar Airyn
92 Bab 91 - Kemarahan Jonathan
93 Bab 92 - Pernikahan Arjuna & Airyn
94 Bab 93 - Setelah Pernikahan
95 Bab 94 - Monica & Mirna
96 Bab 95 - Makan Bersama
97 Bab 96 - Kehidupan Airyn
98 Bab 97 - Vitamin Juna
99 Bab 98 - Ketakutan Airyn
100 Bab 99 - Welcome Baby Arshaka
101 Bab 100 - Happy Ending
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Bab 1 - Awal Pertemuan
2
Bab 2 - Arjuna Reksa
3
Bab 3 - Kemarahan Airyn
4
Bab 4 - Pertemuan Kembali
5
Bab 5 - Ulat Keket
6
Bab 6 - Menjemput Juna
7
Bab 7 - First Kiss?
8
Bab 8 - Masakan Juna
9
Bab 9 - Second Kisses
10
Bab 10 - Sarapan Bersama
11
Bab 11 - Bocil Mesum
12
Bab 12 - Membeli Pakaian
13
Bab 13 - Lipbalm Alami
14
Bab 14 - Pacaran + VISUAL
15
Bab 15 - Gak Jadi Pulang
16
Bab 16 - Juna Posesif
17
Bab 17 - Juna Junior
18
Bab 18 - Perona Pipi
19
Bab 19 - Kedatangan Jack
20
Bab 20 - Maudi Asli atau Maudi Palsu?
21
Bab 21 - Juna Pingsan
22
Bab 22 - Kekuasaan Airyn
23
Bab 23 - Marco dan Juna
24
Bab 24 - Insecure
25
Bab 25 - Movie Date With Juna
26
Bab 26 - Tingkah Airyn
27
Bab 27 - Jalan-jalan
28
Bab 28 - Keras Kepala
29
Bab 29 - Pemuda yang Mandiri
30
Bab 30 - Orang Gila
31
Bab 31 - Arjuna Berbeda?
32
Bab 32 - Ke Khawatiran Airyn
33
Bab 33 - Gara-gara Tangtop
34
Bab 34 - Apple Juna?
35
Bab 35 - Kursus Mengemudi
36
Bab 36 - Pemuda Dewasa
37
Bab 37 - Juna Cemburu
38
Bab 38 - Bocil Cemburu
39
Bab 39 - Bibit Pelakor
40
Bab 40 - Airyn Cemburu
41
Bab 41 - Kebahagiaan Airyn
42
Bab 42 - Masakan Juna
43
Bab 43 - Kebaikan Airyn
44
Bab 44 - Bibit Unggulan
45
Bab 45 - Airyn Sakit
46
Bab 46 - Definisi Bahagia Airyn
47
Bab 47 - Keasinan
48
Bab 48 - Sisi Lain Juna
49
Bab 49 - Singa Tidur
50
Bab 50 - Membiasakan Diri
51
Bab 51 - Pasangan Serasi
52
Bab 52 - Kerinduan Juna
53
Bab 53 - Airyn Pulang
54
Bab 54 - Princess
55
Bab 55 - Tukang Nyosor
56
Bab 56 - Kunjungan Orang Tua Airyn
57
Bab 57 - Keraguan Juna
58
Bab 58 - Butuh Bukti
59
Bab 59 - Bukti dari Airyn
60
Bab 60 - Kekesalan Maudy
61
Bab 61 - Memancing Singa Kelaparan
62
Bab 62 - Hadiah untuk Sepupu
63
Bab 63 - Kelakuan Juna
64
Bab 64 - Pukis Sebelum Kerja
65
Bab 65 - Bad Mood
66
Bab 66 - Saling Melengkapi
67
Bab 67 - Night Ride
68
Bab 68 - Bertemu Orang Tua Airyn
69
Bab 69 - Daddy Jo
70
Bab 70 - Potong Rambut?
71
Bab 71 - Quality Time
72
Bab 72 - Di Mobil?
73
Bab 73 - Hari Pertama untuk Juna
74
Bab 74 - Hari Pertama Kerja
75
Bab 75 - Ditarik Nikah
76
Bab 76 - Pulang Kampung
77
Bab 77 - Nikah sama Berondong?
78
Bab 78 - Nana Amira
79
Bab 79 - Kebaikan Hati Airyn
80
Bab 80 - Ke Khawatiran Airyn
81
Bab 81 - Kolak Candil
82
Bab 82 - Semua ada Alasan nya
83
Hiatus Sementara
84
Bab 83 - Membujuk Mamak
85
Bab 84 - Penjelasan Airyn
86
Bab 85 - Kekesalan Arjuna
87
Bab 86 - Kekesalan Juna #2
88
Bab 87 - Keputusan Airyn
89
Bab 88 - Airyn Sakit?
90
Bab 89 - Airyn Hamil
91
Bab 90 - Melamar Airyn
92
Bab 91 - Kemarahan Jonathan
93
Bab 92 - Pernikahan Arjuna & Airyn
94
Bab 93 - Setelah Pernikahan
95
Bab 94 - Monica & Mirna
96
Bab 95 - Makan Bersama
97
Bab 96 - Kehidupan Airyn
98
Bab 97 - Vitamin Juna
99
Bab 98 - Ketakutan Airyn
100
Bab 99 - Welcome Baby Arshaka
101
Bab 100 - Happy Ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!