Lee Yura baru saja turun dari kamarnya seraya menenteng laptop dan tas jinjing disebelah tangannya, sementara Min Yoongi yang belum menyelesaikan sarapan tampak masih duduk diruang makan bersama manajernya.
“Bukankah hari ini kamu libur? Malam ini kita berangkat ke Daegu kan untuk upacara peringatan hari kematian nenekku besok pagi? “ wajah Min Yoongi terlihat bingung saat memandang ke arah Lee Yura yang sudah rapi seperti hendak berkantor.
“Iya, kita berangkat setelah kamu menyelesaikan jadwalmu hari ini bukan? “ Lee Yura turut mengisi salah satu bangku di ruang makan.
“Iya, jam delapan malam kita langsung berangkat ya? “
“ Okay, aku pastikan pulang sebelum jam delapan malam. “ Lee Yura tampak menarik satu lembar roti tawar dan mengolesinya dengan butter cream.
“Jang maenijeo, kau tidak sarapan? “ tanya Lee Yura sembari memandang lelaki berwajah tegas
yang duduk tepat disamping Min Yoongi sembari mengecek beberapa hal melalui
tablet di tangannya.
“Sudah Lee Yura –ssi. Aku sudah menghabiskan seporsi nasi goreng dan sandwich “ jawab pria itu seraya tersenyum.
Lee Yura melanjutkan sarapannya, begitu juga dengan Min Yoongi yang duduk tepat dihadapannya. Ia masih menikmati sepiring nasi goreng seafood berikut sup kecambah yang dimasak dengan kuah kaldu ikan pollock. Dalam keheningan tiba – tiba saja terdengar senandung panggilan yang berasal dari ponsel milik Min Yoongi yang dibiarkan tergeletak diatas meja.
Min Yoongi bergegas meraih benda pipih berwarna hitam itu, dipandangnya beberapa saat layar telepon genggam yang masih berdering nyaring itu. Lalu dihempaskannya kembali keatas meja tanpa menjawab panggilannya. Manajer Jang yang penasaran tampak meraih ponsel itu dan melirik sekilas nama penelponnya.
“Kamu dan Park Eunji masih berkomunikasi? “ suara Jang Manajer terdengar begitu pelan,dan Min Yoongi mengabaikan. Ia seolah tidak ingin menjawab pertanyaan pria yang selalu membantu seluruh pekerjaannya beberapa tahun belakangan.
“Yoongi – a, itu sepertinya telpon yang penting. Angkat saja, aku berangkat dulu. “ Lee Yura seperti sadar bahwa Park Eunjilah yang menghubungi suaminya, perempuan itu lantas bergegas meninggalkan meja makan tanpa menyelesaikan sarapannya.
“Yura –ya, habiskan dulu sarapanmu! “ teriak Min Yoongi saat melihat Lee Yura bangkit dari kursinya. Seakan tidak mendengar, Lee Yura tetap saja beranjak dari tempatnya dan berjalan meninggalkan ruang makan.
“Ayo aku antar! “ melihat Lee Yura berjalan kearah pintu keluar dengan wajah yang sedikit masam, Min Yoongi bergegas menarik kunci mobil yang tergantung pada tempatnya dengan asal dan secepat kilat mengejar Lee Yura yang kini sudah berada diluar rumah.
Begitu terburu – buru Min Yoongi mendorong pintu yang ada didepan matanya demi mengejar Lee Yura yang tampak tidak senang sejak melihat seseorang menelponnya baru saja. Nahasnya, baru saja ia keluar rumah, langkah kaki Min Yoongi kembali terhenti. Terlihat oleh sepasang bola matanya, dua orang wanita yang tak seharusnya saling bertatap muka, lee Yura dan Park Eunji sama - sama berdiri didepan koridor rumah dengan tatapan yang pelik saling menelisik .
Park Eunji yang sejatinya hendak masuk kedalam rumah itu urung memasukkan kata sandi karena ia terkaget saat melihat Lee Yura yang terburu - buru keluar dari unit rumah kekasihnya, sehingga Park Eunji ingin memastikan bahwa wanita itu adalah perempuan yang dinikahi oleh Min Yoongi. Seolah beroleh jawab, tak lama setelah Lee Yura keluar, kekasihnya itu turut mengekor dibelakang. Dan kini Park Eunji yakin, bahwa perempuan yang sedang bertatap muka dengannya itu adalah Lee Yura, istri Min Yoongi.
Park Eunji tersenyum getir sembari terus menatap wajah Min Yoongi yang mengeras, sementara Lee Yura tetap berdiri termangu diantara keduanya dengan mimik muka kecewa. Betapa tidak, ia baru saja mengetahui sebuah fakta bahwa kekasih suaminya itu tinggal pada unit yang hanya bersebelahan dengan rumahnya.
“Oppa! Lama tidak berjumpa, aku sangat merindukanmu. “ Ucap Park Eunji dengan sengaja, seraya merekahkan senyuman dan terlihat begitu ceria.
(Source : Pinterest)
Mendengar celoteh manja dari wanita berambut pendek itu membuat dada Lee Yura panas terbakar, hatinya terkoyak, ia kecewa sekaligus marah dengan keadaan yang tengah dihadapinya. Lee Yura bergegas beranjak meninggalkan tempat itu tanpa mengucapkan sepatah katapun dari mulutnya.
“Yura –ya¸ ayo aku antar! “ Min Yoongi mengejar istrinya dan mengabaikan Park Eunji yang masih mematung memandanginya penuh harap.
(Source : Pinterest)
“Tidak perlu, aku bisa pergi sendiri, sepertinya disini ada yang merindukanmu. Aku pergi dulu, aku bisa sendiri. “ ucap Lee Yura dengan nada bicara bergetar menahan tangis dan juga marah.
“Tidak, kita perlu bicara Yura –ya! “ Min Yoongi meraih dengan paksa lengan istrinya.
“Kita bicara nanti, jangan sekarang. Aku harus bekerja. “ jawab Lee Yura dengan tegas. Perlahan kekuatan cengkeraman tangan Min Yoongi melemah. Dilepaskannya perempuan itu dan membiarkan Lee Yura menghilang dibalik bilik besi.
(Source : Pinterest)
“Oppa! Kita sepertinya yang harus bicara! “ kesal Park Eunji pada Min Yoongi yang masih mematung melepas kepergian Lee Yura baru saja.
“Benar, kita harus bicara. Aku kerumahmu, masuklah. Aku masuk lewat pintu biasanya.“ tanpa memandang wajah kekasihnya itu, Min Yoongi bergegas meninggalkan Park Eunji dan masuk kedalam tempat tinggalnya.
***
Park Eunji tampak duduk diruang keluarga dengan wajah kusut terlipat, sementara Min Yoongi terlihat menyembul keluar dari dalam kamar tidur dan berjalan mendekati kekasihnya yang duduk sambil melipat kedua tangannya didepan dada.
“Oppa! Bisa – bisa nya kau mengabaikan ku selama hampir satu bulan ini! Bahkan saat aku berada diluar negeri sekalipun, bahkan kamu tidak menghubungiku sama sekali, kau tidak mengkhawatirkan ku barang sedikitpun! “ kesal wanita itu sambil memukul dada bidang Min Yoongi.
“Dan ternyata kamu sudah mulai akrab dengan Lee Yura, pantas saja Oppa bisa sedekat itu dengannya! Apa karena Lee Yura sangat cantik? Lalu sudah sejauh mana hubungan kalian Oppa, kenapa kamu sampai harus pergi mengantarnya? Apakah kalian sudah memutuskan untuk sungguh – sungguh menikah? Kalian sudah menerima perjodohannya dengan lapang dada? “ masih saja Park Eunji dengan celotehnya.
“Lalu lihat lah sorot mata itu! Apa kau kecewa? Apa kau marah karena aku dan Lee Yura bertemu? “ mata Park Eunji mulai berkaca – kaca.
“ Ya- (hei)\, Min Yoongi katakanlah sesuatu! “ teriak Park Eunji. Min Yoongi hanya menghembuskan nafasnya dengan kasar dan menatap kedua biji mata Park Eunji yang mulai kemerahan.
“Oppa, apakah kau benar – benar sudah menjalin hubungan selayaknya suami istri yang sesungguhnya bersama Lee Yura? Apa perasaan mu sudah mulai goyah padaku Oppa? “ Park Eunji menjatuhkan air matanya, bulir – bulir sebening kristal bertambah deras membanjiri seluruh wajahnya yang mungil.
Min Yoongi mendekati wanita itu kemudian menghapus jejak – jejak tangisan yang membekas pada wajah manis Park Eunji. Lelaki itu masih dalam heningnya, namun tangannya tak henti – hentinya menyeka setiap tetes air mata wanita dihadapannya. Dalam sekejap Park Eunji merengkuh tubuh Min Yoongi, dan membiarkan dirinya lebur dalam dekapan hangat lelaki itu.
“Apa kau benar mencintaiku Eunji –ya? “
“Oh -(Iya). “ Park Eunji mengiyakan.
“Tapi kenapa kamu ragu untuk menikah dengan ku, jika kamu mencintaiku? “ sambung Min Yoongi lagi. Akan tetapi hanya kebisuan yang tercipta, Park Eunji terdiam tak bisa memberikan jawaban dan semakin membenamkan wajahnya kedalam pelukan lelaki itu.
“Oppa, mihane –(maaf). “
“Maaf untuk apa? “ ucap Min Yoongi dengan nada bicara yang lembut.
“Karena aku berteriak padamu, aku sangat cemburu karena Oppa begitu baik dan lembut pada Lee Yura. Aku tidak suka Oppa. “ terdengar protes keluar dari bibir Park Eunji, tetapi Min Yoongi seolah tidak menggubrisnya.
“Kita tetap seperti semula kan Oppa? Aku tetap Park Eunji kekasihmu bukan? “ wanita itu mengendurkan pelukannya menatap kedua netra Min Yoongi, mencoba mencari – cari jawaban pasti. Namun sayangnya hanya ruang kosong yang ia dapati.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 47 Episodes
Comments
Aerik_chan
si paling tersakiti
2023-07-28
0
Senajudifa
semangat y thor
2023-07-13
0
🔵◡̈⃝︎☀MENTARY⃟🌻
Hwaiting Kk
PaMud mampir
2023-07-05
0