Bab 20 Terobsesi

Celine terdiam memikirkan tawaran dari Nicholas. Memang di bandingkan dengan Andara, Nicholas lebih bisa diandalkan. Dia sudah mendengar dari kepala pelayan, walaupun Nicholas terus mengurung diri di kamar, tapi dia juga mengurus perusahaannya. Dia memantau perkembangan perusahaan dari rumah. Tapi, Syarat yang Nicholas ajukan padanya, membuatnya gelisah.

Melahirkan keturunan untuknya? Itu artinya mereka harus melakukan hubungan intim, kan? Tapi dengan kondisi Nicholas yang seperti itu, apa itu bisa dilakukan? Tapi jika dia memilih merawat pria itu, dia juga tidak tahu sampai kapan dia harus melakukannya.

Seperti yang Nicholas katakan, kesempatan untuk sembuh sangat kecil, jadi kemungkinan membutuhkan waktu yang lama atau mungkin selamanya Celine harus merawat Nicholas.

"Aku harus bagaimana? Kenapa aku jadi terjebak begini?" gumam Celine. Dia benar-benar bingung untuk mengambil keputusan.

...****************...

Di studio pemotretan, Jenny tengah melakukan pemotretan produk kecantikan perusahaan besar. Dia berpose dengan sensual dengan menonjolkan produk di tangannya. Setelah ini, dia juga harus syuting iklan dengan produk yang sama.

"Oke, sekali lagi. Angkat sedikit dagumu, Jen." pinta fotografer.

Jenny melakukan sesuatu instruksi, dia menunjukan kemampuannya dalam berpose. Benar-benar model berbakat. Bahkan dia mendapat pujian dari fotografer.

"Good Jen. Kita istirahat dulu." seru sang fotografer

Jenny kembali keruangan diikuti Rian yang berjalan dibelakangnya.

"Kau tidak kekantor?" tanya Jenny

"Aku masih merindukanmu, sayang." Rian memeluk Jenny dari belakang dan menciumi bahu mulusnya.

"Jangan begini, Rian!! Nanti ada yang lihat." tolak Jenny

"Aku tidak perduli."

Jenny tersenyum dan mengusap tangan Rian yang melingkar diperutnya. Inilah yang dia inginkan dalam sebuah hubungan. Mereka bisa bermesraan di manapun dan kapanpun. Rian juga sangat mencintainya dan memanjakannya. Dan hal itu membuat Jenny nyaman.

Tidak seperti saat bersama dengan Nicholas. Pria itu selalu sibuk dengan pekerjaannya, bahkan Nicholas menolak saat dia meminta untuk bercinta dengan alasan jika mereka belum menikah. Kolot sekali.

Jaman sekarang, tidak sedikit mereka yang bercinta tanpa status menikah. Mereka tidak hanya mencari kepuasan saja, tapi juga kenyamanan.

"Sudah, Rian. Aku harus ganti baju. Setelah ini aku masih harus syuting iklan produk yang sama." seru Jenny

"Baiklah." dengan berat hati, Rian melepaskan pelukannya. Dia duduk di sofa dan memejamkan matanya. Bayang-bayang Celine masih teringat jelas di pikirannya. Bahkan setiap dia menatap Jenny, yang dia lihat adalah istri mantan sahabatnya itu.

"Sial!! Sepertinya aku benar-benar tergila-gila padanya." umpatnya dalam hati. Dia membuka matanya dan menatap Jenny yang berganti pakaian didepan matanya tanpa rasa malu. Rian beranjak dari duduknya dan mendekati Jenny yang memamerkan lekuk tubuhnya.

Tapi sayangnya, yang ada di pandangan Rian saat ini adalah Celine. Dia sampai menatap tidak berkedip saat bayangan Celine menggodanya. Dia berdiri dan ingin menerkamnya, tapi suara Jenny menyadarkannya.

"Apa yang kau lakukan, Rian? Ingat!! Ini di kantor orang." seru Jenny mengingatkan

Rian mengusap wajahnya kasar dan kembali duduk. Dia terus merutuki kebodohannya yang tidak bisa melupakan kecantikan Celine. "Hah...Ada apa denganku? kenapa bayangan wanita itu tidak mau pergi?" gumamnya dalam hati

"Kenapa si cacat itu beruntung sekali? Bahkan dia bisa mendapatkan istri yang begitu cantik. Sial!! Aku tidak bisa begini terus. Wanita itu, aku harus bisa mendapatkannya, bagaimanapun caranya. Tunggu aku, sayang." Seringai Rian dalam hati

Terpopuler

Comments

Rifa Endro

Rifa Endro

ternyata, si Rian itu pria bejat

2024-05-10

1

Sulaiman Efendy

Sulaiman Efendy

SI PRIA IBLIS..

2024-04-18

1

Wiyanti Yanti

Wiyanti Yanti

dasar si rian sirik ya,masa istri tmn sendiri mau d rebut,si rian itu ga mau kalah sama nick maunya sll d atas nick dasar teman kamfretttttt

2024-03-07

5

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Diusir
2 Bab 2 Pertemuan Nicholas Dan Celine
3 Bab 3 Menikah
4 Bab 4 Nicholas
5 Bab 5 Wanita Mesum
6 Bab 6 Kemarahan Celine
7 Bab 7 Mulai Perduli
8 Bab 8 Jenny Dan Rian
9 Bab 9 Penghinaan Sang Mantan
10 Bab 10 Ciuman
11 Bab 11 Penasaran
12 Bab 12 Yang Terjadi
13 Bab 13 Bertemu Indira
14 Bab 14 Permintaan Celine
15 Bab 15 Ciuman Kedua
16 Bab 16 Hanya Main-main Saja
17 Bab 17 Tujuan
18 Bab 18 Tidak Bisa Tidur
19 Bab 19 Perjanjian ?
20 Bab 20 Terobsesi
21 Bab 21 Setuju
22 Bab 22 Jalan-jalan
23 Bab 23 Rencana Nicholas Dan Rian
24 Bab 24 Di Usir 2
25 Bab 25 Kerjasama
26 Bab 26 Melanjutkan Pengobatan
27 Bab 27 Curiga
28 Bab 28 Berselingkuh
29 Bab 29 Jenny Menemui Dokter Irfan
30 Bab 30 Butik Untuk Celine
31 Bab 31 Saling Memanfaatkan
32 Bab 32 Belajar Bersama-sama
33 Bab 33 Malu
34 Bab 34 Salah Paham
35 Bab 35 Perasaan Aneh
36 Bab 36 Hari Pertama Bekerja
37 Bab 37 Baikan
38 Bab 38 Rencana Jenny
39 Bab 39 Jenny Berulah
40 Bab 40 Nasehat Andara
41 Bab 41 Memanfaatkan
42 Bab 42 Aku Akan Kembali Bekerja
43 Bab 43 Berangkat Bekerja
44 Bab 44 Kembali Memimpin Perusahaan
45 Bab 45 Di Usir 3
46 Bab 46 Rencana Licik
47 Bab 47 Pilihan
48 Bab 48 Celine Dalam Bahaya?
49 Bab 49 Kedatangan Rekan Bisnis
50 Bab 50 Melawan
51 Bab 51 Aku Orang Yang Menepati Janji
52 Bab 52 Kecelakaan?
53 Bab 53 Bisa Berjalan Lagi
54 Bab 54 Pesta Kecil-kecilan
55 Bab 55 Celine, Istri Nicholas
56 Bab 56 Bersantai
57 Bab 57 Amarah Nicholas
58 Bab 58 Bukti
59 Bab 59 Kerjasama Rian Dan Jenny
60 Bab 60 Mengunjungi Soraya
61 Bab 61 Kejutan
62 Bab 62 Di Culik
63 Bab 63 Kehilangan
64 Bab 64 Nicholas Murka
65 Bab 65 Kebahagiaan Yang Sesaat
66 Bab 66 Nasehat Mommy
67 Bab 67 Akhir Yang Bahagia
68 S2
Episodes

Updated 68 Episodes

1
Bab 1 Diusir
2
Bab 2 Pertemuan Nicholas Dan Celine
3
Bab 3 Menikah
4
Bab 4 Nicholas
5
Bab 5 Wanita Mesum
6
Bab 6 Kemarahan Celine
7
Bab 7 Mulai Perduli
8
Bab 8 Jenny Dan Rian
9
Bab 9 Penghinaan Sang Mantan
10
Bab 10 Ciuman
11
Bab 11 Penasaran
12
Bab 12 Yang Terjadi
13
Bab 13 Bertemu Indira
14
Bab 14 Permintaan Celine
15
Bab 15 Ciuman Kedua
16
Bab 16 Hanya Main-main Saja
17
Bab 17 Tujuan
18
Bab 18 Tidak Bisa Tidur
19
Bab 19 Perjanjian ?
20
Bab 20 Terobsesi
21
Bab 21 Setuju
22
Bab 22 Jalan-jalan
23
Bab 23 Rencana Nicholas Dan Rian
24
Bab 24 Di Usir 2
25
Bab 25 Kerjasama
26
Bab 26 Melanjutkan Pengobatan
27
Bab 27 Curiga
28
Bab 28 Berselingkuh
29
Bab 29 Jenny Menemui Dokter Irfan
30
Bab 30 Butik Untuk Celine
31
Bab 31 Saling Memanfaatkan
32
Bab 32 Belajar Bersama-sama
33
Bab 33 Malu
34
Bab 34 Salah Paham
35
Bab 35 Perasaan Aneh
36
Bab 36 Hari Pertama Bekerja
37
Bab 37 Baikan
38
Bab 38 Rencana Jenny
39
Bab 39 Jenny Berulah
40
Bab 40 Nasehat Andara
41
Bab 41 Memanfaatkan
42
Bab 42 Aku Akan Kembali Bekerja
43
Bab 43 Berangkat Bekerja
44
Bab 44 Kembali Memimpin Perusahaan
45
Bab 45 Di Usir 3
46
Bab 46 Rencana Licik
47
Bab 47 Pilihan
48
Bab 48 Celine Dalam Bahaya?
49
Bab 49 Kedatangan Rekan Bisnis
50
Bab 50 Melawan
51
Bab 51 Aku Orang Yang Menepati Janji
52
Bab 52 Kecelakaan?
53
Bab 53 Bisa Berjalan Lagi
54
Bab 54 Pesta Kecil-kecilan
55
Bab 55 Celine, Istri Nicholas
56
Bab 56 Bersantai
57
Bab 57 Amarah Nicholas
58
Bab 58 Bukti
59
Bab 59 Kerjasama Rian Dan Jenny
60
Bab 60 Mengunjungi Soraya
61
Bab 61 Kejutan
62
Bab 62 Di Culik
63
Bab 63 Kehilangan
64
Bab 64 Nicholas Murka
65
Bab 65 Kebahagiaan Yang Sesaat
66
Bab 66 Nasehat Mommy
67
Bab 67 Akhir Yang Bahagia
68
S2

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!