Bab 15

Pagi ini Zavier bangun dengan tubuh yang limbung, ia merasa tubuhnya tidak enak. Mungkin karena semalaman ia tidak memakai pakaian, jadi ia masuk angin. Dengan terpaksa semalam Zavier tidur tanpa mengenakan pakaian agar Jizzy tidak berpaling pada sepupunya. Ia merasa kesal sekaligus tidak rela jika Istrinya itu berpaling bahkan mengagumi Reyzi, yang memang mengagumi Jizzy. Akan sangat bahaya jika mereka saling mengagumi bukankah begitu. Jadi, semalam ia rela berkorban demi Jizzy yang tak boleh sampai menyukai sepupunya.

Jizzy pun baru saja membuka matanya, dan ia melihat suaminya yang tampan tapi cantik itu juga baru bangun. Pemandangan yang menyenangkan, dan sangat menyejukkan mata dan juga hatinya. Melihat wajah indah Zavier ternyata membuat paginya terasa lebih indah. Uhhh ... Jizzy jadi gemas padanya.

"Hallo tampan, kau sudah bangun rupanya," ucap Jizzy, pada Zavier yang baru saja membuka matanya. Untungnya hari ini adalah hari libur, jadi Zavier memang sengaja ingin bermalas-malasan dulu dan bangun terlambat. Sangat jarang hal ini ia lakukan, karena hanya akan ia dapatkan di hari libur saja.

Zavier yang memang sedang tidak merasa nyaman, hanya diam dan tidak menyahutnya. Padahal mulut pria cantik ini sudah sangat gatal ingin memarahi Istrinya yang terkadang kurang garam ini. Karena ulahnya, ia jadi tidak enak badan saat bangun pagi.

"Kenapa diam saja? Apa hari ini Marimar sedang sariawan? tanya Jizzy.

Zavier yang kesal pun akhirnya tak bisa menahan mulutnya yang gatal untuk mengomel pada Jizzy, " Aku bukan sedang sariawan! Tapi aku masuk angin, perutku sakit dan juga aku merasa sangat mual!" sentaknya dengan kesal.

"Benarkah?" tanya Jizzy dan segera menghampiri Zavier dan menyentuh keningnya. Tak lupa ia juga mendekati tubuh Zavier yang keren, dengan sedikit modus tentunya. Berharap bisa menyentuhnya dan juga memeluknya.

"Ahh, tapi kau sama sekali tidak demam," ujar Jizzy sambil terus mendekati Zavier yang sangat seksi dan sedap dipandang.

"Aku bilang aku masuk angin, bukan demam!"

Jizzy pun kemudian terdiam sejenak sambil memegang dagunya, ia terlihat sedang berpikir sambil memandang suaminya, "Emmm ... Baiklah, aku punya solusi untuk suamiku yang cantik. Ehh ... maksudku adalah suamiku yang tampan,"

"Apa itu?"

"Tunggu sebentar," Jizzy pun kemudian pergi meninggalkan Zavier sebentar, untuk ia kembali lagi pada Zavier sambil membawa sesuatu yang kini ia pegang. Ia membawa sebotol kayu putih dan juga baby oil, tak lupa juga koin yang ia bawa sekalian. Juga piring kecil yang entah akan ia apakan, pikir Zavier.

"Untuk apa benda-benda aneh itu?" tanya Zavier merasa heran dengan apa yang dibawa oleh istrinya. Apa ia akan meracik ketiga benda itu untuk ia minum.

Oh tidak, apa Istrinya yang kurang waras ini akan menyuruhnya untuk meminum koin dengan bantuan baby oli agar mudah ditelan. Dan terakhir ia akan memintanya untuk meminum satu botol kayu putih agat tubuhnya hangat. Ya ampun, jika benar seperti itu maka Zavier bukannya akan sembuh, akan tetapi akan mempercepat Jizzy menjadi seorang janda. Enak saja, pikirnya.

"Hei pendek! Kenapa kau ingin menyuruhku untuk meminum koin itu? Apa kau ingin menikah lagi, dan mencari suami yang baru. Dengan cara menyuruhku untuk meminum koin dan minyak bayi itu?" tanya Zavier tidak percaya dengan apa yang ia lihat dan dia juga tidak percaya jika Jizzy akan melakukan hal itu padanya. Sungguh sangat tega sekali pikir pria cantik ini.

Jizzy yang merasa bingung dengan pola pikir manusia karbol ini hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal, bisa-bisanya Ia berpikir jika Jizzy akan menyuruhnya untuk meminum koin. Yang benar saja, makhluk karbol ini memang benar-benar luar biasa pikirannya. Entah terbuat dari apa otaknya itu, hingga Ia mempunyai pikiran yang luar biasa terhadap istrinya.

"Oh ya ampun, Ini adalah cara alternatif untuk mengeluarkan angin dari tubuhmu. Ini adalah cara dari nenek moyang kita sejak dulu. Memangnya kau tidak tahu?" tanya Jizzy, menahan amarahnya yang ingin menelan suaminya sekarang juga.

"Mana aku tahu! Aku belum pernah bertemu dengan nenek moyangku, dan setiap aku sakit aku selalu diobati oleh dokter. Bukan dengan nenek moyang," jawaban yang sangat cerdas pikirnya.

Jawaban Zavier, membuat hati Jizzy menjadi gatal. Ingin sekali ia memu-kul kepala Zavier agar ia hilang ingatan Dan Jizzy akan mencuci otak suaminya yang aneh itu.

"Hei cantik! Aku membawa benda ini bukan untuk kau minum, akan tetapi aku akan mengoleskannya pada tubuhmu. Dan mengeluarkan angin dari tubuhmu itu. Kenapa kau berpikir jika aku akan menyuruhmu minum koin? Apa otakmu itu isinya kerupuk! Sekarang diam dan tidurlah dan telungkupkan tubuhmu. Aku akan mengobati sakitmu itu,"

"Tidak mau! Aku takut kau makan macam-macam kepadaku. Apa kau bisa menjamin, jika kau akan menjaga kesucianku?" ucapan Zavier membuat Jizzy ingin mengunyahnya saat ini juga.

"Ahhh sungguh ... mendengarmu mengatakan itu aku jadi ingin merenggut keperjakaanmu sekarang juga!"

"Jangan macam-macam kau!

"Cepat tengkurap atau aku cekik burungmu!" ancam Jizzy gemas dengan sikap suaminya ini.

"Apa!

"Ayo cepat!"

"Tidak!"

Jizzy pun kemudian mengeluarkan jurus andalannya, yaitu menyebutkan nama Reyji. Agar suaminya ini menurut lagi seperti semalam saat ia menyebutkan nama pria tampan itu.

"Baiklah, sepertinya berkencan dengan sepupumu lebih menyenangkan daripada mengobati sakitmu! Aahhh atau aku pergi jalan-jalan saja dengan Marvin itu pasti akan sangat lebih menyenangkan, bocah besar itu kan sangat mencintaiku. Dia pasti sangat senang jika aku mengajaknya berkencan," ucap Jizzy dengan senyum senang dan memperlihatkannya dengan sengaja pada Zavier.

Untuk kesekian kalinya jantung Javier terasa bagaikan ditusuk-tusuk oleh tusuk gigi, saat mendengar Jizzy akan pergi dengan pria lain. Kenapa istrinya ini sangat senang mengancamnya dengan hal seperti itu. Bukankah ia sangat tahu jika suaminya ini sangat anti dan tidak mau ia berinteraksi dengan orang lain. Tapi, justru kelemahannya selalu dibuat senjata oleh istrinya itu.

Menyebalkan

"Baiklah -baiklah! Lakukan apapun yang kau mau pada tubuhku. Aku tidak peduli asal jangan kau cekik burung pipit milikku. Dia sedang masa pertumbuhan kau jangan merusak pertumbuhannya, aku takut jika nanti ukurannya menciut gara-gara tersentuh olehmu!"

"Apa!"

"Cepatlah, aku sudah tengkurap!" ujar Zavier yang kini sudah tengkurap di hadapan Jizzy. Ia sudah pasrah tubuhnya akan dijadikan ayam percobaan oleh istrinya ini.

"Baiklah, bersiaplah sayangku," Jizzy pun kemudian duduk diatas tubuh Zavier. Tapi belum saja dimulai Zavier sudah menjerit duluan.

"Aaaaaarrggghhhh, jangan duduk di sana, kau menduduki pisangku"

"Apa... !"

Terpopuler

Comments

Mamaheazkia Azkia

Mamaheazkia Azkia

mood booster 🤣🤣🤣🤣

2024-07-19

0

Kim shopie jeon

Kim shopie jeon

astagfirullah Mimin sukses buat aku ngakak di tengah malam wallpun aku baca novel ini sambil dengerin musik my husband mas ganteng ku Mimin sukses buat aku sakit perut di buat nya 😂😂😂😂😂

2023-09-10

0

Aditya HP/bunda lia

Aditya HP/bunda lia

awas ntar pisangnya jadi pisang geprek lho zy karena kamu duduki 😂😂

2023-06-24

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!