pulang

Tok!

Tok !

Tok!

Suara ketukan pintu membuyarkan lamunan Xavier ia segera mempersilahkan orang tersebut untuk masuk.

Nampak seorang pria yang seusia sama seperti Deddy Xander memasuki ruang inap Xavier,

"Nona dokter sudah mengijinkan anda untuk pulang esok hari " ucap datar Brian asisten pribadi Deddy Xander.

"Baik Om terima kasih banyak ' ucap Xavier kepada Brian.

Brian yang pertama kali mendengar anak majikannya mengucapkan terimakasih merasa cukup terkejut.

" Sepertinya Nona Xavier benar benar Amnesia " Batin Brian .

" Sudah menjadi tugas saya nona " jawab Brian yang masih dengan wajah datarnya.

Xavier hanya membalas dengan senyuman kaku melihat wajah datar Asisten pribadi Deddy nya.

"Huh , tidak tuan tidak asisten Sama saja sama sama Muka Tembok " Umpat Xavier didalam hati.

Keesokan harinya....

Xavier sudah keluar dari rumah sakit dan berada di perjalanan pulang menuju Mansion Dixon

Didalam mobil ia hanya ditemani oleh asisten pribadi Deddy nya, karena Deddy Xander sedang melakukan meeting mendadak dengan Kolega penting.

"Pantas saja Xavier tidak terlalu dekat dengan Deddy Tampan ternyata karena ini ?, Deddy Xander benar benar sangat sibuk " keluh Xavier di dalam hati sambil menatap keluar jendela mobil dengan wajah bosan nya.

" Ternyata menjadi Anak orang kaya tidak menjamin seseorang untuk mendapatkan kebahagiaan, Dulu walaupun aku yatim piatu dan miskin akan tetapi Aku masih merasakan kebahagiaan dengan kehadiran Tante Halimah hingga aku tidak pernah merasakan kesepian" batin Xavier yang kembali mengingat Tante tercintanya sekaligus keluarga satu satunya.

Xavier kembali menatap jendela mobil dengan wajah sendu nya, Sedang Brian yang melihat wajah sendu Xavier mengiranya kalau nona nya sedih karena tidak dijemput Tuan Nya.

Setengah jam perjalanan terlewati hingga akhirnya mobil yang di kendarai Brian memasuki gerbang masuk Mansion Dixon.

Saat mobil yang membawa Xavier memasuki gerbang mansion mata Xavier membulat karena melihat betapa megah dan mewah nya mansion Dixon.

" Damn, Gila ini sih kalo dibandingin kontrakan gue dulu mah kayak Langit dan Selokan " Ucap Xavier dalam hati.

Xavier yang masih terpaku dengan kemewahan mansion Dixon tidak sadar kalau mobil yang membawa nya telah berhenti, hingga saat Brian membukakan pintu mobil untuk nya ia tersadar dari lamunannya.

"Mari nona " ucap Brian yang masih dengan wajah tembok nya.

Xavier hanya tersenyum kecil dan bergegas keluar dari mobil, Brian mengantarkan Xavier memasuki mansion dan sesekali mengenalkan beberapa Maid di mansion karena Brian berfikir kalau Xavier Amnesia dan pasti lupa seluk-beluk mansion Dixon.

"Nona Kamar anda ada di lantai dua " ucap Brian memberi tahu letak kamar pribadi nona nya.

Xavier yang memang ingin beristirahat di kamar nya pun segera bergegas menuju tangga untuk ke lantai dua.

" terimakasih paman "

akan tetapi saat ia akan menaikkan tangga ia dihentikan oleh ucap datar sang asisten pribadi Deddy nya " Nona Anda dilarang naik mengunakan tangga oleh Tuan, anda bisa menaiki lift saja itu perintah ayah Anda."

"Huf, baiklah " ucap kesal Xavier.

" lalu apa gunanya tangga di rumah ini " lanjut Xavier didalam hati.

Saat ia sampai di lantai dua ia segera memasuki kamar pribadi Xavier dan lagi lagi ia terkesima dengan kemewahan Kamar Xavier asli yang sekarang menjadi kamarnya.

" Ck ..ck .. ck.. kamar nya aja lebih gede dari kontrakan gue " ucap Xavier sambil tersenyum kecut.

Xavier mengelilingi kamar Xavier asli dan melihat koleksi puluhan tas dan sepatu branded terpajang di ruang ganti milik Xavier asli.

" Ini kalo gue lihat lihat lagi harga satu koleksi tas branded nya aja gue lemes apa lagi kalau di total semua koleksi tas nya aja Serangan jantung gua "

Terpopuler

Comments

kriwil

kriwil

tante galimah kawinkan saja sama dedy mu biar kaya raya kiara 😀😀😀

2025-03-18

0

Dede Mila

Dede Mila

j🤣🤣🤣🤣🤣 jangan dijual ya punya orang itu 🤭

2024-12-29

0

nacho

nacho

😍😘😍😘😍😘😍😘😍😘

2023-10-09

1

lihat semua
Episodes
1 Kiara Agustina Melani
2 Kenyataan pahit
3 pulang
4 Alasan
5 Meminta izin
6 Berangkat sekolah
7 Geng Tiger
8 Felix Ace
9 Di Mansion Dixon
10 Girls Time
11 Queen Bullying
12 Pulang sekolah
13 Jacob
14 Keluarga Jacob
15 Kemping
16 Pertengkaran
17 Undangan
18 Kedatangan keluarga Jacob
19 Rapat Donatur
20 Rapat
21 Pertemuan
22 Janjian
23 Musuh mulai bergerak
24 Mall Jacob
25 Mall Jacob 2
26 Diawasi
27 Penyerangan
28 Musuh besar Jacob
29 Dendam
30 Waktu keberangkatan
31 Berangkat camping
32 Kelompok
33 Tugas lagi
34 Hinaan
35 Musuh mulai bergerak
36 Olahraga
37 Perkelahian
38 kedatangan keluarga Jacob
39 Perlombaan
40 Memulai Perlombaan
41 penilaian
42 Kemenangan
43 Rencana Musuh
44 Mencari Bendera
45 Dalam Bahaya
46 Diserang
47 Panik
48 Hilang
49 Ditemukan
50 Kedatangan Tuan Alexander
51 Hati Yang Lelah
52 Bertemu
53 Kenyataan Sebenarnya
54 Felix Vs Xander
55 Pelaku sebenarnya
56 Sadar
57 Perpisahan
58 Rencana di balik rencana
59 Kondisi
60 Musuh Jacob
61 Menjenguk Xavier
62 Menjenguk Xavier 2
63 Berangkat
64 Turun Tangan
65 Masuk Sekolah
66 Murid Baru
67 Kenalan
68 cemburu
69 Menyelidiki
70 Max Anderson
71 Taman Kota
72 Pergi jalan jalan
73 Sindir Menyindir
74 Bersikap Tegas
75 Kerjasama
76 Rencana Jevano
77 Rencana Tersembunyi Luna
78 Dibuntuti
79 Begal ?
80 Kedatangan Jevano
81 Orang yang Di Curigai
82 Sabotase
83 Gagal
84 Berbeda
85 Merasa Cemburu
86 Perjodohan
87 Mengintip
88 Rekaman
89 Masuk markas Musuh
90 Dendam yang Mengakar
91 Kemarahan Ariya
92 Putus
93 Bahagia karena teman putus cinta
94 Korupsi Besar
95 Meminta Bantuan
96 Turun tangan
97 Undangan
98 Perebutan tahta dan awal mula perselisihan
99 Bukan hanya Satu tapi Banyak
100 Menyerang atau Diserang
101 Rencana Pembukaan
102 Tidak Tertipu
103 Pameran
104 Pesta
105 Kejutan
106 Kecemburuan Luna
107 Terluka
108 Pelaku Sabotase
109 Mengejutkan
110 Meledak !!
111 Rencana membalas
112 Fred menggila
113 Hujan peluru
114 Ledakkan Saja
115 Matinya George Clark
116 Menambah Hukuman
117 Pulang
118 Rahasia Besar Tuan Anderson
119 Kehebohan
120 Playboy Cap Badak
121 Baku Hantam
122 Pasangan Aneh
123 Kekacauan
124 Hidup Untuk Balas Dendam
125 Kenyataan menyakitkan
126 Rencana Acara Sekolah
127 Hati yang bimbang
128 Membiarkan Dia Tau
129 Persiapan sebelum Acara
130 Persiapan lainnya
131 Acara perpisahan sekolah
132 Acara perpisahan 2
133 Acara perpisahan 3
134 Lampu padam
135 Disekap
136 Tidak bisa Tenang
137 Menerobos
138 Gawat
139 Berakhir
140 End
141 Episode terakhir
Episodes

Updated 141 Episodes

1
Kiara Agustina Melani
2
Kenyataan pahit
3
pulang
4
Alasan
5
Meminta izin
6
Berangkat sekolah
7
Geng Tiger
8
Felix Ace
9
Di Mansion Dixon
10
Girls Time
11
Queen Bullying
12
Pulang sekolah
13
Jacob
14
Keluarga Jacob
15
Kemping
16
Pertengkaran
17
Undangan
18
Kedatangan keluarga Jacob
19
Rapat Donatur
20
Rapat
21
Pertemuan
22
Janjian
23
Musuh mulai bergerak
24
Mall Jacob
25
Mall Jacob 2
26
Diawasi
27
Penyerangan
28
Musuh besar Jacob
29
Dendam
30
Waktu keberangkatan
31
Berangkat camping
32
Kelompok
33
Tugas lagi
34
Hinaan
35
Musuh mulai bergerak
36
Olahraga
37
Perkelahian
38
kedatangan keluarga Jacob
39
Perlombaan
40
Memulai Perlombaan
41
penilaian
42
Kemenangan
43
Rencana Musuh
44
Mencari Bendera
45
Dalam Bahaya
46
Diserang
47
Panik
48
Hilang
49
Ditemukan
50
Kedatangan Tuan Alexander
51
Hati Yang Lelah
52
Bertemu
53
Kenyataan Sebenarnya
54
Felix Vs Xander
55
Pelaku sebenarnya
56
Sadar
57
Perpisahan
58
Rencana di balik rencana
59
Kondisi
60
Musuh Jacob
61
Menjenguk Xavier
62
Menjenguk Xavier 2
63
Berangkat
64
Turun Tangan
65
Masuk Sekolah
66
Murid Baru
67
Kenalan
68
cemburu
69
Menyelidiki
70
Max Anderson
71
Taman Kota
72
Pergi jalan jalan
73
Sindir Menyindir
74
Bersikap Tegas
75
Kerjasama
76
Rencana Jevano
77
Rencana Tersembunyi Luna
78
Dibuntuti
79
Begal ?
80
Kedatangan Jevano
81
Orang yang Di Curigai
82
Sabotase
83
Gagal
84
Berbeda
85
Merasa Cemburu
86
Perjodohan
87
Mengintip
88
Rekaman
89
Masuk markas Musuh
90
Dendam yang Mengakar
91
Kemarahan Ariya
92
Putus
93
Bahagia karena teman putus cinta
94
Korupsi Besar
95
Meminta Bantuan
96
Turun tangan
97
Undangan
98
Perebutan tahta dan awal mula perselisihan
99
Bukan hanya Satu tapi Banyak
100
Menyerang atau Diserang
101
Rencana Pembukaan
102
Tidak Tertipu
103
Pameran
104
Pesta
105
Kejutan
106
Kecemburuan Luna
107
Terluka
108
Pelaku Sabotase
109
Mengejutkan
110
Meledak !!
111
Rencana membalas
112
Fred menggila
113
Hujan peluru
114
Ledakkan Saja
115
Matinya George Clark
116
Menambah Hukuman
117
Pulang
118
Rahasia Besar Tuan Anderson
119
Kehebohan
120
Playboy Cap Badak
121
Baku Hantam
122
Pasangan Aneh
123
Kekacauan
124
Hidup Untuk Balas Dendam
125
Kenyataan menyakitkan
126
Rencana Acara Sekolah
127
Hati yang bimbang
128
Membiarkan Dia Tau
129
Persiapan sebelum Acara
130
Persiapan lainnya
131
Acara perpisahan sekolah
132
Acara perpisahan 2
133
Acara perpisahan 3
134
Lampu padam
135
Disekap
136
Tidak bisa Tenang
137
Menerobos
138
Gawat
139
Berakhir
140
End
141
Episode terakhir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!