Chapter 2

Akhirnya sore itu Pradita benar-benar keluar dari Rumah Sakit. Ia diberi baju oleh Dokter Anji yang merasa kasihan padanya.

Saat itu Pradita hanya memakai kaos putih, dan celana training. Sekarang ia sedang berada di pinggir jalan lalu lintas Provinsi, untuk menunggu bus dengan tujuan Jakarta.

"Aku harus bisa menemukan orang yang telah menyelamatkanku di Jakarta," gumam Pradita.

Kedua matanya terus menatap ke arah timur, takut jika mobil bus yang akan menuju Jakarta sudah lewat. Ia pun bertanya pada lelaki di sampingnya, tetapi rupanya ia juga tidak paham dengan tujuan Pradita.

"Waduh, kalau BSD City aku kurang paham, Mas. Maaf, ya. Taunya cuma Jakarta Kampung Rambutan doang."

"Nggak apa-apa, terima kasih, Mang."

Selepas mengobrol kebetulan ada sebuah bus yang lewat. Pradita segera berdiri agak dekat dengan bahu jalan dan naik ke bus tersebut.

"BSD City, Bang?"

"Oh, BSD City bisa, tetapi nanti berhenti sampai Terminal Cikokol. Nanti lanjut naik angkot lagi atau naik ojol, Mas."

"Ok, nggak apa-apa."

Tangan kernet langsung memapah tubuh Pradita yang kelihatan rapuh. Wajar, karena raut muka Pradita masih terlihat pucat pasi.

Pradita duduk di kursi paling depan, berdampingan dengan seseorang yang tua renta. Kakek itu melihat ke arah Pradita yang tiba-tiba duduk di sampingnya dan mengulas senyum tipis.

“Kenapa wajahmu pucat sekali? Apa kau punya beban mental yang terselubung, Nak?”

Ucapan sang kakek berhasil mengalihkan pandangan mata Pradita, yang semula lurus ke depan, kini tengah menengok ke arah kakek tua renta yang berada di samping kirinya.

“Ti-tidak apa-apa, Kek." Pradita masih mengatur nafasnya. Lalu sesaat kemudian kembali melanjutkan ucapannya.

"Mungkin, karena aku baru keluar dari Rumah Sakit. Dokter juga mengatakan jika aku terkena am-am … am apa ya, lupa. Oh iya, amnesia,” jawab Pradita lugu.

Sontak ucapan Pradita membuat kakek tua renta itu terkekeh pelan.

“Lalu Mas ini mau kemana?” tanya Sang Kakek tua renta tetapi masih mempunyai suara yang jelas.

“Aku mau ke BSD City, Kek. Kalau nggak salah di Tangsel. Aku hanya ingin berterima kasih pada orang yang telah menyelamatkanku dari kematian. Bahkan ia rela merogoh koceknya dalam-dalam untuk membiayai perawatanku,” jawab Pradita jujur.

Sang kakek tentu merasa kasihan dan ingin membantu Pradita, “Ya, sudah. Kebetulan Kakek turun di terminal Cikokol. Rumah kakek di Alam Sutra, jadi dekat dari BSD City. Nanti kakek hantar, Nak—”

“Namaku Pradita Mahendra, Kek,” potong Pradita sambil menyodorkan tangannya untuk berjabat tangan.

Sang kakek pun menyambut uluran tangan Pradita dengan tersenyum ramah, tetapi beliau tidak menyebutkan namanya.

......................

Enam jam kemudian, Terminal Cikokol.

Pradita pun sampai di terminal Cikokol dan membayarkan uang seratus ribuan kepada kernet Bus Sahabat. Untungnya dia sempat mengambil uang di ATM RSUD Arjawinangun sebanyak satu juta sebelum pergi.

Ternyata uang yang diberikan oleh sang aktris yang bernama Nabila Salsabila itu cukup banyak, sekitar sepuluh juta. Meskipun begitu Pradita hanya mengambil seperlunya saja.

Kebetulan Sang Kakek berdiri di belakang dan hendak membayar.

“Sudah, Kek. Aku saja yang bayar,” kata Pradita sambil memberikan uang pecahan seratus ribu kepada sang kernet Bus.

Kondisi Terminal Cikokol pada jam 00.30 ini tergolong sepi. Terlihat dari kejauhan sudah ada beberapa preman yang sedang mengawasi para penumpang yang turun dari Bus Sahabat tersebut.

Saat Pradita dan Sang Kakek sedang mencari ojek atau taksi online di pinggir jalan. Dari arah samping dua orang preman itu menghampiri mereka.

“Cepat serahkan uang kalian! Atau kalian berdua kami tusuk!” ancam salah satu preman dengan mengeluarkan pisau lipat ke arahnya.

Sang Kakek menyunggingkan senyum ke arah kedua preman tersebut dan bertanya, “Kalian anak buah siapa?”

“Sudah, jangan banyak cingcong! Berikan uang kalian!” ancam preman yang lain sambil mengeluarkan pisau lipat yang lebih panjang.

Pradita terlihat ketakutan. Raut wajahnya seputih kertas, bahkan tubuhnya gemetar. Reflek ia memberikan uang delapan ratus ribu ke salah satu preman, “Ini, Pak. Ta-tapi biarkan kami pergi!"

Sang Kakek menahan tangan Pradita untuk tidak memberikannya pada preman itu, “Tidak usah, Nak."

"Kalau dikasih, nanti mereka akan terbiasa melakukan hal seperti ini, lagi dan lagi. Sebagai seorang manusia sejati itu harus bekerja, bukan mencopet!"

"Ada pepatah yang mengatakan jika bekerja adalah surga yang dilupakan.”

Tentu saja kedua preman itu marah besar. Bahkan menusukkan pisau lipat yang sudah terhunus ke arah Sang Kakek. Akan tetapi dengan sigap dan hanya memajukan satu langkah kakinya, kedua pisau itu hanya melewati kedua bahu sang Kakek.

Sang Kakek segera mengayunkan tongkat miliknya secara diagonal, untuk menghantam dahi kedua preman satu persatu. Suaranya terdengar begitu keras, ketika kayu tersebut berhasil mengenai dahi kedua preman itu.

Cairan kental berwarna merah segera mengucur dari dahi mereka yang terluka. Sontak keduanya

preman itu meringkuk di permukaan aspal dengan raut wajah meringis kesakitan.

“Ampun, Kek. Ampun! Maafkan kami! Jangan pukul kami lagi,” teriaknya kedua preman serentak sambil memegangi kepalanya.

“Kalian itu hanya preman kelas teri. Jangan tampakkan muka kalian disini lagi!” bentak Sang Kakek dengan sorot mata tajam dan aura membunuh yang sangat pekat.

Kedua preman yang terluma tadi dan ketiga teman-temannya segera lari terbirit-birit karena ketakutan. Apalagi mereka telah melihat lengan kiri Sang Kakek yang memiliki motif tato tuju kepala naga.

Pradita hanya bisa melongo melihat aksi sang kakek. Jika dugaannya benar mungkin usianya sekirar tujuh puluh lima tahun. Anehnya ia bisa menghajar kedua preman berbadan tegap dengan cepat dan tanpa terluka.

Tiba-tiba mobil Toyota Alphard berwarna putih menghampiri Sang Kakek. Dari dalam sama muncul dua orang pria yang memakai jas hitam. Keduanya langsung membungkuk hormat pada Sang Kakek.

Seorang gadis muda memakai atasan kimono putih dengan belahan gunung kembar yang menonjol besar keluar juga dari dalam mobil. Ia bahkan langsung memeluk Sang Kakek.

“Kakek, kenapa kakek kesini seorang diri? Kakek tinggal telpon aku dan aku akan jemput Kakek di Cirebon,” gerutu Nira.

“Loh, Kakek 'kan masih sehat cucuku yang paling demplon. Sudah-sudah, lepas! Apa kau tega menyiksa Kakekmu ini sampai masuk angin?"

"Lagi pula Kakek juga ingin buat kejutan atau apa-an itu? Subrek atau surprise buat cucu kakek. Apa salah?”

Sang Kakek melepaskan perlahan pelukan Nira padanya. Usianya sudah dua puluh dua tahun, tetapi masih sangat manja pada kakeknya itu.

Pradita langsung minder saat melihat Sang Kakek yang ternyata orang kaya. "Mobilnya saja mewah, bagaimana dengan rumahnya nanti?"

“Kek, terima kasih sudah mengantarku sampai kesini. Nanti aku naik ojek saja—”

“Nggak bisa, ikut Kakek saja! Lagi pula ini sudah malam."

Kakek terlihat keras kepala. "Besok Kakek antar kamu ke Perumahan Griya Loka Satu. Kamu tenang saja, anggap saja aku sebagai Kakekmu sendiri."

Kakek melirik ke arah Pradita yang tidak berkedip ketika melihat Nira, "Akan tetapi, kalau kamu mau menikahi cucu kakek yang demplon ini, usaha sendiri ya, hehehe …,” canda Kakek sambil terkekeh pelan.

“Ih, Kakek. Nggak banget, deh! Aku 'kan sudah punya pacar,” keluh Nira yang digoda Sang Kakek.

Pradita pun sudah tidak bisa punya alasan untuk mengelak lagi. Akhirnya ia pun ikut ke dalam mobil Toyota Alphard yang dimiliki oleh Sang Kakek yang ternyata bernama Astra.

Pradita duduk di kursi paling belakang sambil tertunduk malu. Di dalam mobil itu, ia terdiam seribu bahasa. Ini adalah pertama kalinya Pradita naik mobil mewah dengan golongan orang kelas atas.

“Mas, nama kamu siapa?” tanya Nira dengan tersenyum ramah.

Meski kaya, Nira tetap ramah pada siapapun. Meskipun orang itu belum dikenalnya sama sekali.

“Pra-pradita Mahendra, Nona,” jawab Pradita gugup.

Nira malah menggoda Pradita dan berkata, "Santai saja, Mas. Aku gak gigit, Kok. Hehehe ...."

Terpopuler

Comments

Pengguna system v.02

Pengguna system v.02

anjay kakek2 mafia inii cokk

2023-11-22

0

Harman LokeST

Harman LokeST

kuuaaaaaaaaaaaaaaaaaaattkkaaaannnnnnn teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss teekaaaaaaaaaaaaaaaayaaaaaddmuuuuu

2023-08-05

1

Awesome secret

Awesome secret

wkwkwk gk berhenti ngakak baca ini😂

2023-07-21

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1
2 Chapter 2
3 Chapter 3
4 Chapter 4
5 Chapter 5
6 Chapter 6
7 Chapter 7
8 Chapter 8
9 Chapter 9
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 Chapter 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Chapter 91
92 Chapter 92
93 Chapter 93
94 Chapter 94
95 Chapter 95
96 Chapter 96
97 Chapter 97
98 Chapter 98
99 Chapter 99
100 Chapter 100
101 Chapter 101
102 Chapter 102
103 Chapter 103
104 Chapter 104
105 Chapter 105
106 Chapter 106
107 Chapter 107
108 Chapter 108
109 Chapter 109
110 Chapter 110
111 Chapter 111
112 Chapter 112
113 Chapter 113
114 Chapter 114
115 Chapter 115
116 Chapter 116
117 Chapter 117
118 Chapter 118
119 Chapter 119
120 Chapter 120
121 Chapter 121
122 Chapter 122
123 Chapter 123
124 Chapter 124
125 Chapter 125
Episodes

Updated 125 Episodes

1
Chapter 1
2
Chapter 2
3
Chapter 3
4
Chapter 4
5
Chapter 5
6
Chapter 6
7
Chapter 7
8
Chapter 8
9
Chapter 9
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
Chapter 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Chapter 91
92
Chapter 92
93
Chapter 93
94
Chapter 94
95
Chapter 95
96
Chapter 96
97
Chapter 97
98
Chapter 98
99
Chapter 99
100
Chapter 100
101
Chapter 101
102
Chapter 102
103
Chapter 103
104
Chapter 104
105
Chapter 105
106
Chapter 106
107
Chapter 107
108
Chapter 108
109
Chapter 109
110
Chapter 110
111
Chapter 111
112
Chapter 112
113
Chapter 113
114
Chapter 114
115
Chapter 115
116
Chapter 116
117
Chapter 117
118
Chapter 118
119
Chapter 119
120
Chapter 120
121
Chapter 121
122
Chapter 122
123
Chapter 123
124
Chapter 124
125
Chapter 125

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!