Axello VS dr. Firman

Saat menutup pintu ruang ICU, tampak Dokter Firman tengah melipat kedua tangannya di depan dada menantikan Axel.

“Kita jangan bicara di sini!” ucap Axel yang berjalan melewati Dokter Firman begitu saja menuju ke taman Rumah Sakit.

Malam ini suasana di taman Rumah Sakit sangat dingin dan sepi. Bahkan hanya sedikit orang yang berlalu lalang di sana karena saat ini waktu sudah menunjukkan hampir jam dua belas malam.

“Saya rasa anda memiliki perasaan khusus terhadap Anya, Dokter Firman!”

“Bukankah anda juga sama, Pak Axello Richandra. Bahkan anda sampai datang kemari dan mengambil alih karyawan anda saat ia jatuh ke dalam pelukan saya!” balas Dokter Firman.

“Jangan-jangan anda juga sudah jatuh cinta dengan karyawan anda sendiri ya!” tembak Dokter Firman secara langsung.

Kini gantian Axel yang bingung harus menjawab apa. Jika ia mengatakan jika Anya adalah istrinya, ujung-ujungnya nanti pasti akan berantakan karena pernikahannya dengan Anya masih dirahasiakan.  

Di sisi lain, ia sendiri sangat tidak terima melihat istrinya jatuh ke dalam pelukan orang lain.

“Aku tidak mungkin jatuh cinta dengan gadis ingusan seperti Anya!” jelas Axel dengan tegas. 

“Aku hanya tidak ingin ia jatuh ke dalam pelukan pria yang salah!”

“Oh ya? Tapi kenapa saya sama sekali tidak percaya dengan ucapan anda, PaK Axel? Bualanmu terlalu tinggi! Lalu apa tujuanmu mendekati Anya sampai datang ke rumah sakit selarut ini?!” balas Dokter Firman.

“Karena dia adalah karyawanku! Tidak ada alasan lain!” balas Axel.

“Wow, hebat sekali! Saya pun akan turut senang memiliki bos yang super peduli seperti anda. Sampai-sampai memperhatikan Anya secara detail.”

“Bahkan saya lihat istri anda pun turut peduli dengan kehidupan Anya!” gumam Dokter Firman.

“Saya jadi curiga dengan kalian berdua. Jangan-jangan anda dan istri anda sengaja mengikat Anya dalam suatu hubungan balas budi dan nantinya bisa menjual Anya kepada pengusaha kaya raya kapan pun kalian mau!” tuduh Dokter Firman membuat Axel semakin naik pitam.

Ia pun mengepalkan tangannya dengan geram dan hendak meninju rahang Dokter Firman.

“Tenang bro! Calm down, Pak Axel. Di sini rumah sakit dan anda tidak berhak membuat keributan di sini!” ucap Dokter Firman sambil menepuk bahu Pak Axel.

“Jaga ucapan anda, Dokter Firman! Atau saya tidak akan segan untuk menuntut ada atas dasar fitnah!” gertak Axel.

“Okay, saya minta maaf atas segala tuduhan yang membuat anda naik pitam tadi Pak Axel. Sekarang begini saja, saya memang mengakui jika saya sangat tertarik dengan Anya.” Dokter Firman dengan mantap mengakui perasaannya terhadap Anya.

“Kebetulan hubungan saya dengan istri saya juga kurang baik dan sebentar lagi kami akan bercerai. Anda tenang saja, saya akan mendekati Anya secara baik-baik, Pak!”

“Dan jika Anya memang dengan tegas menolak saya, maka saya akan mundur!” jelas Dokter Firman.

“Bagaimana? Anda tidak keberatan kan?”

Pertanyaan Dokter Firman kini membuat Axel membuang nafasnya kasar. Ia pun langsung berbalik untuk meninggalkan taman. Satu kata yang keluar dari mulutnya untuk menanggapi pertanyaan yang dilontarkan Dokter Firman sebelum pergi.

“Terserah!”

Dokter Firman pun hanya melukiskan senyuman tipisnya mengiringi kepergian Axello Richandra.

“Aku semakin penasaran, apa yang membuat anda begitu mempedulikan Anya!” gumam Dokter Firman.

Ia pun bergegas kembali ke ruangannya untuk beristirahat sejenak.

💞💞💞

“Aaarrrggghhh!” Axel memekik sambil meninju setir mobilnya.

“Kenapa dia bisa semantap itu mencintai Anya? Apa yang dia tahu mengenai Anya? Dan –” Axel mengusap wajahnya kasar.

“Bahkan dia dengan mantap akan menceraikan istrinya dan mengejar cinta Anya!”

Axel pun menurunkan kursi mobilnya menjadi mode rebahan dan mulai memejamkan matanya.

“Axel, Axel! Apa yang sebenarnya terjadi denganmu? Kenapa kau berubah menjadi sangat bodoh akhir-akhir ini?”

“Bahkan kau sampai datang ke rumah sakit selarut ini hanya demi gadis ingusan yang saat ini statusnya sebagai istri mudamu!”

“Istri muda?”

“Berarti aku berhak penuh atas diri Anya. Yaah, aku berhak untuk mengaturnya mulai saat ini!”

Lama kelamaan mata Axel pun mengatup dan ia tertidur di dalam mobilnya.  

Keesokan harinya, Axel sudah membuka matanya saat jam di layar ponselnya menunjukkan jam 5 pagi. Ia pun langsung duduk dan kemudian menghubungi Anya.

“Anya, kau ingat kan dengan tugasmu semalam?” tanya Axel saat panggilannya sudah terhubung.

“Ingat, pak!” jawab Anya di ujung panggilan.

“Ini saya juga udah bersiap-siap untuk pulang. Saya masih harus menitipkan papa kepada perawat dan Dokter Firman, Pak. Takut nantinya papa bangun dan mencari saya!” jelas Anya.

“Aku sudah menunggumu di parkiran rumah sakit. Aku beri waktu lima menit untuk sampai di sini!” gertak Axel yang kemudian mematikan panggilannya secara sepihak.

“Hah?!” Anya mengernyitkan dahinya seolah tidak percaya. “Sepagi ini sudah sampai di parkiran rumah sakit?” gumam Anya dengan nada tidak percaya.

“Siapa?” tanya Dokter Firman yang kebetulan pagi ini sudah ditemui Anya di ruangannya.

“Pak Axel!”

“Oooh, dia pasti menginap semalaman di parkiran untuk menunggumu, Anya!” jelas Dokter Firman.

“Apa? Menginap di parkiran?” tanya Anya dengan nada tidak percaya.

“Tentu saja! Lagipula untuk apa bolak balik hanya untuk menunggumu?” balas Dokter Firman.

“Jujur nih yaa, saya penasaran deh, ada hubungan apa sih kamu sama dia? Gak mungkin kan sampai dia terlalu mengurusi hidup kamu. Lagi pula untuk apa juga sampai meminta kamu pulang sepagi ini?”

Pertanyaan Dokter Firman kali ini membuat Anya menghela nafasnya panjang. Ia tidak mungkin berbicara dengan jujur jika saat ini statusnya adalah istri muda dari atasannya itu. Apalagi sampai menceritakan perihal kontrak pernikahan sampai ia melahirkan anak untuk keluarga Pak Axel.

Tapi jika ia tidak menjawab, Dokter Firman pasti akan terus bertanya kepadanya. Dan kini Anya benar-benar bingung harus menjawab apa.

“Sebenarnya kami tidak ada hubungan apa-apa, pak!” ucap Anya.

“Lalu?”

“Hanya saja saya membuat suatu kesalahan besar dan Pak Axel menghukum saya untuk membuatkan sarapan dan makan siang untuknya!” jelas Anya.

“Kesalahan seperti apa? Kenapa saat kau melakukan kesalahan, istri Pak Axel justru menitipkan sejumlah uang yang besar untuk biaya rumah sakit Pak Razil?”

Deg! Pertanyaan Dokter Firman kali ini benar-benar seperti jebakan untuk Anya! Maju kena dan mundur pun tetap kena. Dan Anya sendiri sama sekali tidak menduga pertanyaan ini.

“Emm, itu sebenarnya hutang saya dokter. Kalo tidak berhutang, bagaimana mungkin saya bisa membayar biaya rumah sakit papa. Jadi Miss Hellen sengaja datang langsung kemari untuk memastikan dengan jelas keadaan papa saya!” jelas Anya.

Penjelasan Anya kali ini membuat Dokter Firman semakin mantap untuk segera bisa membantu kehidupan Anya.

“Apa kamu butuh bantuan saya, Anya?” tanya Dokter Firman.

“Oh, tidak perlu dokter! Dokter sudah banyak membantu saya selama ini. Tolong untuk hal ini jangan sampai terdengar oleh papa ya!” pinta Anya.

“Pasti, Anya!” balas Dokter Firman.

“Terima kasih banyak, dokter! Kalau gitu saya permisi dulu!” ucap Anya yang langsung berbalik meninggalkan ruangan Dokter Firman.

Dokter Firman hanya bisa melihat punggung Anya yang kemudian menghilang di balik pintu.

“Kau benar-benar gadis yang tangguh, Anya!” gumam Dokter Firman yang semakin mengagumi kepribadian Anya.

 

Terpopuler

Comments

Sandisalbiah

Sandisalbiah

sekali berbohong maka akan membawa kebohongan lainya..

2025-01-04

1

Mommy QieS

Mommy QieS

kena deh, Anya!😁

2023-07-20

1

mamah teby

mamah teby

pak Rizal apa pak Razil ,🤔🤔🤔

2023-07-18

1

lihat semua
Episodes
1 Kesalahan Anya
2 TTD Kontrak
3 Sah!
4 Ancaman Miss Hellen
5 Tertantang
6 Godaan Anya
7 Dismenorea
8 Lezatnya Masakan Istri Muda
9 Malam Pertama
10 Ego Axello
11 Pak Razil mulai Membaik
12 Percikan Api Rindu
13 Saingan?
14 Night at Hospital
15 Axello VS dr. Firman
16 Drop
17 Hubungan Rumit
18 Bertemu di Acara Festival
19 Mulai Menyadari
20 Cross Feel
21 Kamu Yang Kalah
22 Kedatangan Hellen
23 Mulai bekerja
24 Kesedihan Anya
25 Curiga
26 Terkuak satu per satu
27 Tempat Baru
28 Axel Kembali Mundur
29 Pertemuan Axel & dr Firman
30 Terus Cari Alasan
31 Yang Menang Adalah...
32 Hari Apes Tian
33 Second Time
34 I Love You
35 Pulang ke Apartemen
36 Pengakuan dan Ancaman
37 New Style
38 About Breakfast
39 Saudara Kandung?
40 Kebahagian Lengkap
41 Keadaan Hellencia
42 Penjelasan Papa Richie
43 Tawaran Menggiurkan
44 Gairah Anya
45 One Month Later
46 Keadaan Hellencia Belum Membaik
47 Operasi untuk Hellencia
48 Bakso Beranak
49 Mau bakso yang hangat?
50 Keceplosan
51 Kepulangan Hellencia
52 Peperangan Dimulai
53 Puncak Masalah
54 Bukan Pembunuh
55 I'll be okay
56 Forgive Me
57 Perdebatan Kecil
58 Sesak Nafas
59 Keadaan Mama Icha
60 Rela karena Terpaksa
61 Memberi Kesempatan
62 Mulai berpencar
63 Anya Mulai Kesal
64 Back to Home
65 Pingin Nyerah
66 Kemarahan Anya
67 Surat Dokter Firman
68 Malam yang Panas
69 At the Morning
70 One Week Later
71 Sama-sama Candu
72 Tekad yang Gagal
73 Mulai Jeli
74 Titik Terang
75 Informasi Sonia
76 Plan B
77 Sarapan Lezat
78 Menjenguk Hellencia
79 Mbok Tumpi
80 Di dalam Gudang
81 Belum Menyerah
82 Cerita Malam
83 Kabar Baik
84 Hot Morning
85 Sakit Perut
86 Kembali Pulang
87 Rencana Menyambut Hellencia
88 Tim Handal
89 Misi Berhasil
90 Diorama Resto
91 Pemilik Diorama
92 Beautiful Night
93 Meet Up with Friends
94 Girls Time
95 Peperangan di Bui
96 Mendekati Ajal
97 Penolakan Halus
98 Fitting Gaun Pengantin
99 The Day
100 Tertangkap Langsung
101 Buka Puasa
102 Akhirnya...
103 Tamu Pagi
104 Dukungan untuk Anya
105 Periksa Kandungan
106 Cerita Regi
107 Malam ini...
108 Permintaan Maaf Regi
109 Two weeks later
110 Lunch Time
111 Ke Rooftop, yuk
112 Meluahkan Rindu
113 Regi !!!
114 Pemakaman Regi
Episodes

Updated 114 Episodes

1
Kesalahan Anya
2
TTD Kontrak
3
Sah!
4
Ancaman Miss Hellen
5
Tertantang
6
Godaan Anya
7
Dismenorea
8
Lezatnya Masakan Istri Muda
9
Malam Pertama
10
Ego Axello
11
Pak Razil mulai Membaik
12
Percikan Api Rindu
13
Saingan?
14
Night at Hospital
15
Axello VS dr. Firman
16
Drop
17
Hubungan Rumit
18
Bertemu di Acara Festival
19
Mulai Menyadari
20
Cross Feel
21
Kamu Yang Kalah
22
Kedatangan Hellen
23
Mulai bekerja
24
Kesedihan Anya
25
Curiga
26
Terkuak satu per satu
27
Tempat Baru
28
Axel Kembali Mundur
29
Pertemuan Axel & dr Firman
30
Terus Cari Alasan
31
Yang Menang Adalah...
32
Hari Apes Tian
33
Second Time
34
I Love You
35
Pulang ke Apartemen
36
Pengakuan dan Ancaman
37
New Style
38
About Breakfast
39
Saudara Kandung?
40
Kebahagian Lengkap
41
Keadaan Hellencia
42
Penjelasan Papa Richie
43
Tawaran Menggiurkan
44
Gairah Anya
45
One Month Later
46
Keadaan Hellencia Belum Membaik
47
Operasi untuk Hellencia
48
Bakso Beranak
49
Mau bakso yang hangat?
50
Keceplosan
51
Kepulangan Hellencia
52
Peperangan Dimulai
53
Puncak Masalah
54
Bukan Pembunuh
55
I'll be okay
56
Forgive Me
57
Perdebatan Kecil
58
Sesak Nafas
59
Keadaan Mama Icha
60
Rela karena Terpaksa
61
Memberi Kesempatan
62
Mulai berpencar
63
Anya Mulai Kesal
64
Back to Home
65
Pingin Nyerah
66
Kemarahan Anya
67
Surat Dokter Firman
68
Malam yang Panas
69
At the Morning
70
One Week Later
71
Sama-sama Candu
72
Tekad yang Gagal
73
Mulai Jeli
74
Titik Terang
75
Informasi Sonia
76
Plan B
77
Sarapan Lezat
78
Menjenguk Hellencia
79
Mbok Tumpi
80
Di dalam Gudang
81
Belum Menyerah
82
Cerita Malam
83
Kabar Baik
84
Hot Morning
85
Sakit Perut
86
Kembali Pulang
87
Rencana Menyambut Hellencia
88
Tim Handal
89
Misi Berhasil
90
Diorama Resto
91
Pemilik Diorama
92
Beautiful Night
93
Meet Up with Friends
94
Girls Time
95
Peperangan di Bui
96
Mendekati Ajal
97
Penolakan Halus
98
Fitting Gaun Pengantin
99
The Day
100
Tertangkap Langsung
101
Buka Puasa
102
Akhirnya...
103
Tamu Pagi
104
Dukungan untuk Anya
105
Periksa Kandungan
106
Cerita Regi
107
Malam ini...
108
Permintaan Maaf Regi
109
Two weeks later
110
Lunch Time
111
Ke Rooftop, yuk
112
Meluahkan Rindu
113
Regi !!!
114
Pemakaman Regi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!