Setelah sampai di ruangan utama putri Liu Yin segera memberitahu kaisar Liu dan permaisuri Annchi tentang kejadian tadi dan semua yang putri Liu Mei katakan padanya itu sukses membuat kaisar dan permaisuri terkejut dan sedikit tak percaya dengan ucapan putri Liu Yin jika putri Liu Mei ingin balas dendam pada mereka. Tapi di lain sisi mereka juga takut itu menjadi kenyataan.
"Bagaimana ini Ayahanda? ibunda?" ucap putri Liu Yin dengan takut.
"Tenang saja putri ku itu tak akan pernah terjadi ayahanda akan menghukum dia karena berani mengancam kaisar ini" ucap kaisar Liu dengan datar.
Sebenarnya ia juga sama hal nya merasa takut dengan ancaman putri Liu Mei, bagaimana pun putri Liu Mei sekarang sudah sangat berubah semenjak hilang ingatan.
"Kasim Chou" panggil kaisar pada salah satu Kasim yang berada di luar.
Tak lama datang seorang pria paruh baya menghampiri kaisar dia adalah Kasim yang tadi di panggil oleh kaisar.
"Salam kaisar, ada apa kaisar memanggil hamba?" tanya Kasim Chou seraya membungkukkan sedikit badan nya.
"Kau panggil kan putri Liu Mei kemari!" ucap kaisar dengan datar.
"Baik kaisar hamba akan segera memanggil putri Liu Mei kemari, hamba undur diri kaisar.
Semoga kaisar di beri umur panjang" ucap Kasim. setelah mengucapkan salam Kasim itu pun bergegas pergi menuju kediaman putri Liu mei.
Sedangkan di tempat lain...
"Jingmi apa di sekitar sini ada hutan?" tanya Jia Li dengan datar.
"Iya putri, tapi untuk apa putri menanyakan tentang hutan?" tanya Jingmi dengan heran karena putri Liu Mei tiba-tiba menanyakan tentang hutan padanya.
Jia Li yang mendapat pertanyaan itu pun tak menjawab nya sebaliknya ia malah bertanya lagi.
"Dimana letak hutan itu?" tanya Jia Li.
"Tapi putri untuk apa anda bertanya tentang hutan?" tanya Jingmi lagi karena pertanyaan nya tadi tak kunjung di jawab sebenarnya ia sedikit khawatir ia takut putri Liu Mei akan pergi ke hutan.
Jia Li yang mendapat pertanyaan dari Jingmi pun menjadi marah, bukannya ia menjawab pertanyaan nya justru malah balik bertanya.
Sebenarnya ia masih sangat emosi dan marah karena kejadian tadi ia sangat merasa marah akibat putri Liu Yin yang sudah menghina nya. Dan di tambah sekarang Jingmi yang sangat cerewet dan banyak bertanya ia semakin emosi saja ingin rasanya ia membunuh orang saat ini.
"Kenapa kau sangat banyak bertanya Jingmi?, tugas mu hanya menjawab saja jangan banyak bertanya!!" bentak Jia Li dengan dingin dan menatap tajam pada Jingmi.
Jingmi yang melihat putri Liu Mei menjadi marah pun menjadi gemetar ketakutan, sungguh putri Liu Mei sekarang sangat seperti ratu iblis!!!
"Ma..maaf pu..tri, letak hutan berada di belakang istana ini tapi hutan itu sedikit jauh perlu waktu setengah jam untuk menempuh nya" ucap Jingmi dengan suara bergetar dan menunduk ketakutan.
"Baiklah aku akan pergi ke hutan itu, jika ada yang mencari ku kau bilang saja aku sedang sakit dan tak bisa di ganggu" ucap Jia Li seraya memakai cadar nya.
"Ta..tapi putri ini sudah sore dan sebentar lagi malam akan datang hamba takut putri kenapa-kenapa" ucap Jingmi dengan nada yang khawatir.
"Kau tenang saja aku bisa menjaga diriku baik-baik, aku hanya ingin menenangkan pikiran ku saja kau jaga kediaman ini mungkin aku akan kembali besok pagi" ucap Jia Li dengan dingin seraya berjalan pergi dari kediaman nya.
"Ta..tapi" sebelum Jingmi menyelesaikan ucapannya putri Liu Mei sudah pergi melalui pintu belakang dan sudah tak terlihat karena kecepatan nya dalam berlari seperti angin.
"Bagaimana jika ada yang datang kemari dan menanyakan putri.." gumam Jingmin
Tak lama terdengar suara ketukan pintu dari luar yang sukses membuat Jingmi terjengkit kaget.
Tok Tok Tok..
Jingmi membuka pintu dan terlihat lah kasim Chou yang datang.
"Kasim Chou ada hal apa anda datang kemari?" tanya Jingmi seraya menutup pintu
"Apakah putri Liu Mei ada? kaisar menyuruh nya untuk menghadap sekarang" ucap Kasim Chou.
Jingmi yang mendengar ucapan Kasim Chou pun menjadi bingung dan gelagapan baru saja ia bergumam dan sekarang menjadi kenyataan.
"I..itu put..ri Liu Mei sedang sakit ia tak bisa menghadap sekarang" ucap Jingmi dengan gugup.
Kasim Chou yang mendengar itu pun mengernyitkan dahinya bukan nya putri Liu Mei tadi pagi tidak apa-apa kenapa sekarang sakit?
"Tapi tadi pagi ia tak apa-apa kenapa sekarang menjadi sakit?" tanya Kasim dengan heran.
"Putri Liu Mei sakit perut karena kebanyakan memakan buah jeruk, ia seperti itu" ucap Jingmi seraya menganggukkan kepala nya berkali-kali karena terlalu gugup.
"Baiklah apa perlu memanggil tabib?" tanya Kasim Chou.
"Tidak usah putri sudah meminum obat dan sekarang sedang istirahat" ucap Jingmi
"Baiklah kalau begitu jika putri sudah sembuh harap segera menghadap kaisar" ucap Kasim Chou seraya bergegas pergi.
"Ya.."
Jingmi yang melihat Kasim Chou pergi pun menghela nafas dengan lega.
Sedangkan di tempat lain..
"Hutan ini sedikit menyeramkan tapi udara nya sangat sejuk" ucap Jia Li seraya berjalan menuju kedalam hutan.
Jia Li yang sudah sampai di hutan pun segera memasuki hutan ia sekarang sangat ingin menenangkan pikiran nya ia berfikir mungkin di hutan ini ada tempat yang bisa membuat nya tenang, dan benar saja setelah berjalan selama 20 menit ia sampai di sebuah danau yang sangat indah, danau itu memiliki air yang sangat jernih dan seperti nya danau ini tak pernah di datangi oleh orang.
"Danau.. Danau ini sangat indah dan airnya sangat lah jernih" ucap Jia Li dengan kaget karena tak menyangka ternyata di dalam hutan yang terlihat menyeramkan akan ada sebuah danau yang indah.
Setelah itu Jia Li pun duduk di tepian danau dan menikmati keindahan danau itu dengan damai.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 223 Episodes
Comments
Cipta Hendra
crta by gk.bertele tele.. tpi gk hrs kecepetan jg ...
2024-06-20
0
Quuenza
Aku pengen liat pemandangan danaunya Thor 🤭
2022-04-20
2
Iga Skmwt
suka jia li yg dingin, tapi klau sama pelayan setia'nya mbok ya jgn marah" dan dingin juga. kan dia juga yg menemanii dari awal dan gk ikutan jahat hhmmm 😑
2022-01-08
3