Kekaisaran Liu
Di sebuah kamar yang terlihat kuno terbaring seorang gadis muda yang tengah di periksa oleh seorang tabib, semua orang yang berada disana hanya diam menunggu hasil pemeriksaan sang tabib.
Tak ada jejak kekhawatiran di wajah orang-orang itu kecuali salah satu seorang pelayan muda yang berada disana, dia terus manangis melihat junjungan nya yang tak sadarkan diri sejak di bawa dari kolam kekaisaran.
"Bagaimana tabib?" ucap seorang pria paruh baya dengan suara dingin nya.
Dia terlihat sangat gagah dan masih terlihat tampan walaupun sudah terlihat tua, pakaian yang sangat mewah yang ia kenakan dengan ukiran naga di belakang jubah nya menandakan bahwa ia kaisar di kekaisaran itu.
"Kenapa sangat lama sekali tabib, apa yang kau lakukan sedari tadi hah?" Ucap seorang wanita dengan suara yang keras.
Wanita itu cantik, pakaian yang iya kenakan pun tak kalah mewah, dengan mahkota di kepala nya menandakan bahwa ia permaisuri.
"Ma-maaf kaisar dan permaisuri, tuan putri Liu Mei sudah meninggal" ucap tabib itu dengan suara bergetar dan keringat dingin sudah mengalir di kening tabib itu.
Hening....
Brukk..
Tiba-tiba suara orang terjatuh memecah keheningan itu.
"Tu-tuan pu-putri hiks ke-kenapa an-anda me-ning-galkan hiks nu-nubi hiks hiks" ucap pelayan itu dengan suara terbata-bata karena menangis.
'Akhirnya si jalangg itu mati, tak sia-sia usaha ku hahaha' batin permaisuri dan putri Liu Yin.
"Siapkan semua ny..." Sebelum ucapan kaisar selesai terdengar suara erangan dari arah tempat tidur putri Liu Mei.
"Ughhh... sial kepala ku sakit sekali, sudah mati pun harus merasakan sakit" Gumam jenderal Jia Li seraya memegang kepala nya yang terasa sangat sakit.
"Pu-putri ba-bagaimana bisa?" Ucap pelayan dan tabib itu secara bersamaan.
Mereka sangat kaget putri Liu Mei yang baru saja di katakan meninggal ternyata masih hidup, kaisar, permaisuri dan yang lain nya pun merasa sangat kaget.
'Apa ini mimpi?' itu lah yang ada di fikiran mereka semua.
'Sial.. apa tabib itu bercanda dia bilang si jalangg itu sudah mati tapi ternyata dia masih hidup' batin permaisuri dan putri Liu Yin.
"Tabib apa kau tadi bercanda kau bilang putri Liu Mei sudah meninggal tapi itu dia masih hidup" ucap permaisuri Annchi dengan menahan amarah nya.
"Am-ampun permaisuri, tadi saat saya sedang memeriksa putri Liu Mei memang denyut nadi nya sudah tidak ada tuan putri sudah meninggal, hamba tidak mungkin salah permaisuri" Ucap tabib itu dengan terbata-bata takut permaisuri akan memarahi nya.
"Lalu itu apa? Dia masih hidup!" Ucap kaisar marah.
"Ha-hamba" Sebelum ucapan tabib itu selesai sudah terputus akibat bentakan Jia Li.
Jia Li yang masih merasakan sakit di kepala nya pun tambah merasa sakit akibat perdebatan yang ada di depan nya dan itu membuat dia sangat marah.
"Diamm" bentak Jia Li dengan keras.
Dan seketika semua orang yang ada di ruangan itu diam dan menoleh pada Jia Li yang sedang mencoba duduk di bantu pelayan nya dia masih memegang kepala nya dan belum membuka matanya.
Saat Jia Li membuka mata nya dia kaget karena yang pertama dia lihat adalah orang-orang asing dengan memakai pakaian yang aneh menurut dia.
Lalu dia beralih melihat sekitarnya itu pun membuat dia kaget, kamar yang sangat kuno dan usang masuk ke penglihatan nya dan itu bukan kamar kesayangan dia yang megah, 'Apa-apaan ini? Siapa mereka? Dan dimana ini?' Batin Jia Li.
.
.
.
.
.
.
Jangan lupa like, Comen and vote oke❤️🤗❤️🤗❤️🤗❤️🤗
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 223 Episodes
Comments
forgetmenot87
menarik ceritanya,apalagi di sampaikan dengan bahasa yang benar" bagus.👍👍
2025-03-17
0
Fifi
kejutan sdang mnanti
2024-12-11
0
٭ 𝕰𝖑𝖑𝖊 ٭ ᵉᶠ ᭄
pasti kaisar berpihak ke permaisuri nya bukan ke anak nya sendiri
2024-10-25
0