Bab 2

Karena terus-menerus tidak bisa memejamkan mata, karena selalu terpikir akan ucapan yang dikatakan oleh Tiara, pada akhirnya Mira memutuskan untuk menuruti rasa penasarannya. lagi pula, keinginan hati wanita itu sangatlah kuat. semenjak mendengar pengakuan dari Tiara itu, entah mengapa membuat Asmirandah semakin merasa sangat gelisah.

"sial kenapa aku jadi tidak bisa tidur seperti ini?!"tanya wanita itu Seraya bangkit dari posisinya berbaring. dengan segera turun dari tempat tidurnya itu.

"apakah yang dikatakan Tiara itu memang benar? tapi mana mungkin, Yudha melakukan hal itu?"Asmirandah masih bergulat dengan pikirannya sendiri.

Hingga tak berselang lama, wanita itu segera menyambar ponselnya yang sejak tadi ia letakkan di atas nakas samping tempat tidur. pikirannya mulai kacau, saat dirinya menghubungi sang calon suami namun tidak ada jawaban dari seberang sana. tentu saja, hal itu membuat Asmirandah semakin ketakutan dengan pemikirannya sendiri.

Pada akhirnya wanita itu memutuskan untuk keluar dari kamar pribadinya untuk menuju ke tempat garasi di mana mobil-mobilnya berjajar di sana. di saat Asmirandah memelankan langkahnya, suara seseorang dari belakang membuatnya seketika berhenti.

"kamu mau ke mana?"tanya Chelsea -ibunda dari Asmirandah. saat wanita itu, hendak menarik handle pintu rumahnya.

Membuat Asmirandah yang mendengarnya, seketika membalikkan tubuh dengan masih memasang wajah seceria mungkin. walaupun saat ini, hati wanita itu sudah tidak menentu Karena rasa takut dan juga khawatir yang mulai memenuhi rongga dadanya.

"aku mau pergi sebentar Bun,"ucapnya Seraya menghampiri wanita paruh baya itu dan mengecup punggung tangannya.

"malam-malam begini?"tanya Chelsea menatap khawatir ke arah putri bungsunya itu.

"hanya sebentar Bun,"ucap Asmirandah Seraya tersenyum mencoba untuk menenangkan dan memberitahu wanita paruh baya itu bahwa semuanya akan baik-baik saja.

"tapi,..."Chelsea tidak bisa melanjutkan ucapannya saat mendengar pernyataan dari Putri bungsunya itu.

"Bunda tidak usah khawatir aku bisa jaga diri. lagi pula, lokasinya tidak terlalu jauh dari sini."ucap Asmirandah mencoba untuk menenangkan wanita paruh baya itu.

Membuat Chelsea yang mendengar itu, seketika menghela nafas panjang."hufftt baiklah kalau begitu kamu hati-hati. kalau ada apa-apa, tolong segera hubungi Bunda dan juga Papa."ucap wanita paruh baya itu mencoba untuk menasehati putrinya.

"Bunda tenang saja. semua akan baik-baik saja kok. kalau begitu aku permisi dulu assalamualaikum selamat malam."ucap wanita itu dengan ceria dan juga berjalan keluar dari dalam rumah dengan langkah ringan.

Sementara Chelsea yang melihat hal itu, hanya memandangi kepergian dari putrinya dengan tatapan mata yang sulit diartikan. namun sesaat kemudian, kedua mata dari wanita paruh baya itu, seketika berair.

"maafkan Bunda sayang. semoga saja kamu tidak mengetahui akan hal ini."setelah mengatakan hal itu, Chelsea memutuskan untuk kembali ke dalam kamar.

Baru saja wanita paruh baya itu membuka pintu, dirinya sudah dikejutkan dengan kehadiran sang suami yang telah berdiri di hadapannya saat ini.

"astaga! Papa ini mengejutkanku saja."ucap wanita paruh baya itu Seraya mengusap dadanya dengan perlahan.

Laki-laki paruh baya itu segera menuntun sang istri untuk duduk di sofa yang memang ada di dalam kamar pribadi mereka.

"memangnya Bunda sedang memikirkan apa? sampai tidak menyadari langkah kakiku?"tanya Aaron Seraya mengusap punggung sang istri.

"tidak apa-apa. aku hanya khawatir sebagai seorang ibu. kalau begitu, mari kita istirahat. karena besok pagi, kita akan menyambut hari bahagia. karena Putri kita, akan menikah dengan laki-laki yang sangat ia cintai."ucap Chelsea yang mulai membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur.

Sementara Aaron, laki-laki paruh baya itu juga ikut berbaring di samping sang istri Seraya memeluk pinggang rampingnya.

****

Sementara itu di tempat lain, terlihat sepasang manusia berbeda gender tengah menikmati malam panjang mereka di atas tempat tidur.

"kau memang memberikan semua yang aku inginkan sayang."ucap laki-laki itu Seraya tersenyum simpul dengan sesekali menghentak-hentakkan tubuh bagian bawahnya.

"aku akan memberikan apapun yang kamu inginkan. kita bisa melakukan ini setiap saat. bahkan jika besok kamu menikah dengan Asmirandah, maka kita akan tetap melakukan hal ini. apa kamu sanggup?"tanya wanita itu yang tak lain adalah Naomi. kakak kandung dari Asmirandah.

Yudha yang mendengar penuturan dari wanita yang selalu memuaskannya itu, seketika tersenyum simpul. Kemudian, melayangkan beberapa kali kecupan di wajah cantik wanita itu.

"tentu saja, Tentu saja itu akan aku lakukan. karena kamu, satu-satunya wanita yang membuat aku tergila-gila seperti ini."ucap Yudha Seraya menyesap bibir mungil milik Naomi itu.

Sementara wanita itu, saat ini memejamkan mata Seraya menyunggingkan senyum tipisnya. Seraya menyembunyikan wajahnya itu, di dada bidang laki-laki yang sebenarnya akan menjadi adik iparnya itu.

"istirahatlah. karena sebentar lagi, kita akan mengulanginya lagi."ucap Yudha Seraya menatap Naomi dengan tatapan liarnya.

Bukannya marah karena hanya dijadikan pelampiasan, Naomi justru malah sangat kegirangan saat mendengar penuturan dari laki-laki itu.

"kamu tenang saja aku akan memberikan apa yang kamu inginkan selama ini."ucapnya bergelayutan di lengan laki-laki itu. dan kembali terpejam menikmati rasa bahagianya itu.

Yudha yang mendengar itu seketika tersenyum dengan raut wajah yang sulit diartikan. namun demikian, tatapan mata laki-laki itu menatap tajam ke arah wanita yang ada di dekatnya saat ini. entah apa yang ada di pikiran laki-laki itu saat ini. namun senyuman dari Yuda, menunjukkan bahwa laki-laki itu sangatlah puas.

****

Sementara itu di tempat lain, terlihat Asmirandah tengah mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedikit naik dari biasanya. Karena Wanita itu, merasa sedikit terusik dengan ucapan sang sahabat beberapa waktu lalu.

"apa mungkin mereka berselingkuh? tapi, bukankah Mas Yudha dan juga Kak Naomi sudah memiliki pasangan masing-masing? huh rasanya tidak mungkin. mungkin saja, Tiara hanya salah lihat."ucap wanita itu saat menepikan mobilnya di pinggir trotoar jalan raya.

Karena saat ini, Asmirandah merasa sangat kebingungan harus mempercayai ucapan siapa. karena jujur saja, Wanita itu sangat mempercayai kedua orang yang berarti dalam hidupnya itu.

"ah daripada aku menerka-nerka seperti ini, lebih baik aku membuktikannya saja."telah mengatakan hal itu, wanita cantik itu segera menarik pedal gas mobilnya untuk melaju kembali.

Namun belum sempat wanita itu melajukan kendaraannya lebih jauh, tiba-tiba pasang netranya menatap seseorang yang tidak asing dari pandangan matanya.

"siapa dia?"tanya Asmirandah Seraya menyipitkan matanya. hingga Tak lama kemudian, kedua matanya membulat sempurna. saat melihat seorang laki-laki yang sangat familiar dalam hidupnya.

"Bang Zidane? untuk apa dia ada di sini?"tanya Asmirandah dengan raut wajah bingung. karena merasa penasaran, wanita cantik itu segera menghampiri laki-laki yang tak lain adalah kekasih dari kakak kandungnya itu.

"Bang Zidane untuk apa ada di sini?!"tanya Asmirandah Seraya melongokkan kepala di balik pintu kaca mobil yang terbuka setengahnya.

Terpopuler

Comments

Ira Rachmad

Ira Rachmad

bundanya once. bangke ditutupin

2025-03-18

0

Sri Listiana

Sri Listiana

kakAK KANDUNG SAMa pacar sama sama edan

2023-07-17

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1.
2 Bab 2
3 Bab 3
4 Bab 4
5 Bab 5
6 Bab 6
7 Bab 7
8 Bab 8
9 Bab 9
10 Bab 10
11 Bab 11
12 Bab 12
13 Bab 13
14 Bab 14
15 Bab 15
16 Bab 16
17 Bab 17
18 Bab 18
19 Bab 19
20 Bab 20
21 Bab 21
22 Bab 22
23 Bab 23
24 Bab 24
25 Bab 25
26 Bab 26
27 Bab 27
28 Bab 28
29 Bab 29
30 bab 30
31 Bab 31
32 Bab 32
33 Bab 33
34 Bab 34
35 Bab 35
36 Bab 36
37 Bab 37
38 Bab 38
39 Bab 39
40 Bab 40
41 Bab 41
42 Bab 42
43 Bab 43
44 Bab 44
45 Bab 45
46 Bab 46
47 Bab 47
48 Bab 48
49 Bab 49
50 Bab 50
51 Bab 51
52 Bab 52
53 Bab 53
54 Bab 54
55 Bab 55
56 Bab 56
57 BAB 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60
61 Bab 61
62 Bab 62
63 Bab 63
64 Bab 64
65 Bab 65
66 Bab 66
67 Bab 67
68 Bab 68
69 Bab 69
70 Bab 70
71 BAB 71
72 aBab 72
73 Bab 73
74 Bab 74
75 Bab 75
76 Bab 76
77 Bab 77
78 Bab 78
79 Bab 79
80 Bab 80
81 Bab 81
82 Bab 82
83 Bab 83
84 Bab 84
85 Bab 85
86 Bab 86
87 Bab 87
88 Bab 88
89 Bab 89
90 Bab 90
91 Bab 91
92 Bab 92
93 bab 93
94 Bab 94
95 Bab 95
96 Bab 96
97 Bab 97
98 Bab 98
99 Bab 99
100 Bab 100
101 Bab 101
102 Bab 102
103 Bab 103
104 Bab 104
105 Bab 105
106 Bab 106
107 Bab 107
108 108
109 Bab 109
110 Bab 110
111 Bab 111
112 Bab 112
113 Bab 113
114 Bab 114
115 Bab 115
116 Bab 116
117 Bab 117
118 Bab 118
119 Bab 119
120 Bab 120
121 Bab 121
122 Bab 122
123 Bab 123
124 Bab 124
125 Bab 125
126 Bab 126
127 Bab 127
128 Bab 128
129 Bab 129
130 Bab 130
131 Bab 131
132 Bab 132
133 Bab 133
134 Bab 134
135 Bab 135
136 Bab 136
137 Bab 137
138 Bab 138
139 Bab 139
140 Bab 140
141 Bab 141
142 Bab 142
143 Bab 142
144 Bab 143
145 Bab 145
146 Bab 146
147 Bab 147
148 Bab 148
149 Bab 149
150 Bab 150
151 Bab 151
152 Bab 152
153 Bab 153
154 Bab 154
155 Bab 155
156 Bab 156.
157 Bab 157
158 Bab 158
159 Bab 159
160 Bab 160
161 Bab 161
162 Bab 162
163 Bab 163
164 Bab 164
165 Bab 165
166 Bab 166
167 Bab 167
168 Bab 168
169 Bab 169
170 Bab 170
171 Bab 171
172 Bab 172
173 Bab 173
174 Bab 174
175 Bab 175
176 Bab 176
177 Bab 177
178 Bab 178
179 Bab 179
180 Bab 180
181 Bab 181
182 Bab 182
183 Bab183
184 Bab 184
185 Bab 185
186 Bab 186
187 Bab 187
188 Bab 188
189 Bab 189
190 Bab 190
191 Bab 191
192 Bab 192
193 Bab 193
194 Bab 194
195 Bab 195
196 Bab 196
197 Bab 197
198 Bab 198
199 Bab 199
200 Bab 200
201 Bab 201
202 Bab 202
203 Bab 203
204 Bab 204
205 Bab 205
206 Bab 206
207 Bab 207
208 Bab 208
209 Bab 209
210 Bab 210
211 Bab 211
212 Bab 212
213 Bab 213
214 Bab 214
215 Bab 215
216 Bab 216
217 Bab 217
218 Bab 218
219 Bab 219
220 Bab 220
221 Bab 221
222 Bab 222
223 Bab 223
224 Bab224
225 Bab 225
226 Bab 226
227 Bab 227
228 Bab 228
229 Bab 229
230 Bab 230
231 Bab 231
232 Bab 232
233 Bab 233
234 Bab 234
235 Bab 235
236 Bab 236
237 Bab 237
238 Bab 238
239 Bab 239
240 Bab 240
241 Bab 241
242 Bab 242
243 Bab 243
244 Bab 244
245 Bab 245
246 Bab 246
247 Bab 247
248 Bab 248
249 Bab 249
250 Bab 250
251 Bab 251
252 Bab 252
253 Bab 253
254 Bab 254
255 Bab 255
Episodes

Updated 255 Episodes

1
Bab 1.
2
Bab 2
3
Bab 3
4
Bab 4
5
Bab 5
6
Bab 6
7
Bab 7
8
Bab 8
9
Bab 9
10
Bab 10
11
Bab 11
12
Bab 12
13
Bab 13
14
Bab 14
15
Bab 15
16
Bab 16
17
Bab 17
18
Bab 18
19
Bab 19
20
Bab 20
21
Bab 21
22
Bab 22
23
Bab 23
24
Bab 24
25
Bab 25
26
Bab 26
27
Bab 27
28
Bab 28
29
Bab 29
30
bab 30
31
Bab 31
32
Bab 32
33
Bab 33
34
Bab 34
35
Bab 35
36
Bab 36
37
Bab 37
38
Bab 38
39
Bab 39
40
Bab 40
41
Bab 41
42
Bab 42
43
Bab 43
44
Bab 44
45
Bab 45
46
Bab 46
47
Bab 47
48
Bab 48
49
Bab 49
50
Bab 50
51
Bab 51
52
Bab 52
53
Bab 53
54
Bab 54
55
Bab 55
56
Bab 56
57
BAB 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60
61
Bab 61
62
Bab 62
63
Bab 63
64
Bab 64
65
Bab 65
66
Bab 66
67
Bab 67
68
Bab 68
69
Bab 69
70
Bab 70
71
BAB 71
72
aBab 72
73
Bab 73
74
Bab 74
75
Bab 75
76
Bab 76
77
Bab 77
78
Bab 78
79
Bab 79
80
Bab 80
81
Bab 81
82
Bab 82
83
Bab 83
84
Bab 84
85
Bab 85
86
Bab 86
87
Bab 87
88
Bab 88
89
Bab 89
90
Bab 90
91
Bab 91
92
Bab 92
93
bab 93
94
Bab 94
95
Bab 95
96
Bab 96
97
Bab 97
98
Bab 98
99
Bab 99
100
Bab 100
101
Bab 101
102
Bab 102
103
Bab 103
104
Bab 104
105
Bab 105
106
Bab 106
107
Bab 107
108
108
109
Bab 109
110
Bab 110
111
Bab 111
112
Bab 112
113
Bab 113
114
Bab 114
115
Bab 115
116
Bab 116
117
Bab 117
118
Bab 118
119
Bab 119
120
Bab 120
121
Bab 121
122
Bab 122
123
Bab 123
124
Bab 124
125
Bab 125
126
Bab 126
127
Bab 127
128
Bab 128
129
Bab 129
130
Bab 130
131
Bab 131
132
Bab 132
133
Bab 133
134
Bab 134
135
Bab 135
136
Bab 136
137
Bab 137
138
Bab 138
139
Bab 139
140
Bab 140
141
Bab 141
142
Bab 142
143
Bab 142
144
Bab 143
145
Bab 145
146
Bab 146
147
Bab 147
148
Bab 148
149
Bab 149
150
Bab 150
151
Bab 151
152
Bab 152
153
Bab 153
154
Bab 154
155
Bab 155
156
Bab 156.
157
Bab 157
158
Bab 158
159
Bab 159
160
Bab 160
161
Bab 161
162
Bab 162
163
Bab 163
164
Bab 164
165
Bab 165
166
Bab 166
167
Bab 167
168
Bab 168
169
Bab 169
170
Bab 170
171
Bab 171
172
Bab 172
173
Bab 173
174
Bab 174
175
Bab 175
176
Bab 176
177
Bab 177
178
Bab 178
179
Bab 179
180
Bab 180
181
Bab 181
182
Bab 182
183
Bab183
184
Bab 184
185
Bab 185
186
Bab 186
187
Bab 187
188
Bab 188
189
Bab 189
190
Bab 190
191
Bab 191
192
Bab 192
193
Bab 193
194
Bab 194
195
Bab 195
196
Bab 196
197
Bab 197
198
Bab 198
199
Bab 199
200
Bab 200
201
Bab 201
202
Bab 202
203
Bab 203
204
Bab 204
205
Bab 205
206
Bab 206
207
Bab 207
208
Bab 208
209
Bab 209
210
Bab 210
211
Bab 211
212
Bab 212
213
Bab 213
214
Bab 214
215
Bab 215
216
Bab 216
217
Bab 217
218
Bab 218
219
Bab 219
220
Bab 220
221
Bab 221
222
Bab 222
223
Bab 223
224
Bab224
225
Bab 225
226
Bab 226
227
Bab 227
228
Bab 228
229
Bab 229
230
Bab 230
231
Bab 231
232
Bab 232
233
Bab 233
234
Bab 234
235
Bab 235
236
Bab 236
237
Bab 237
238
Bab 238
239
Bab 239
240
Bab 240
241
Bab 241
242
Bab 242
243
Bab 243
244
Bab 244
245
Bab 245
246
Bab 246
247
Bab 247
248
Bab 248
249
Bab 249
250
Bab 250
251
Bab 251
252
Bab 252
253
Bab 253
254
Bab 254
255
Bab 255

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!