Episode 2 : Kejutan di Balik Tirai Misteri

    Dalam kesendirian yang hening, Emily berdiri di tengah ruangan tersembunyi di dalam rumah tua itu. Cahaya remang-remang yang memancar dari senter kecilnya menciptakan bayangan-bayangan menyeramkan di dinding yang retak. Hati Emily berdebar kencang di dada, sedangkan pikirannya dipenuhi oleh pertanyaan-pertanyaan tanpa jawaban.

    Di tengah ketidakpastian yang menyelimuti, sebuah kepingan kertas tua menarik perhatian Emily. Ia membungkuk untuk mengambilnya dan merasakan getaran aneh yang datang saat tangannya menyentuhnya. Ketika ia membaca tulisan yang tertera di kertas itu, wajahnya berubah pucat.

"Tiga alat musik suci yang hilang dapat mengungkap rahasia terpendam," demikian bunyi tulisan itu.

    Emily terpaku. Apa maksud dari tulisan itu? Alat musik suci yang hilang? Apa keterkaitannya dengan keluarga Harmoni? Pertanyaan-pertanyaan itu melingkupi pikirannya, mendorongnya untuk mencari jawaban yang tersembunyi di balik misteri ini.

Dengan langkah hati-hati, Emily kembali menyusuri koridor gelap menuju ruangan lain yang masih harus dijelajahi. Ia merasa seakan-akan ditarik oleh kekuatan tak kasat mata, memandu langkahnya ke arah yang benar.

Di ruangan yang tersembunyi ini, Emily menemukan sebuah piano tua yang terbungkus kain debu. Di atasnya tergeletak selembar kertas yang berdebu. Ia membuka lipatan kertas itu dan tercengang melihat sebuah gambar yang memperlihatkan tiga alat musik yang indah dan bersinar.

Alat musik pertama adalah biola yang Emily pegang sebelumnya. Di sampingnya ada sebuah kecapi yang berkilauan dengan sempurna dan seruling yang dikelilingi oleh lingkaran cahaya.

Emily merasa ada kekuatan magis di balik gambar itu. Mungkin inilah alat musik suci yang dimaksud dalam tulisan tadi. Tetapi di mana alat musik ini berada? Mengapa keluarga Harmoni menyimpannya dengan begitu rahasia?

Dengan tekad yang membara, Emily memutuskan untuk mencari tahu lebih lanjut. Ia yakin bahwa hanya dengan menemukan ketiga alat musik suci tersebut, rahasia di balik melodi kehilangan ini akan terungkap.

Emily kembali melangkah di koridor yang gelap dan mengarah ke tangga yang menuju lantai atas. Saat ia mendekati tangga, ia merasa ada kehadiran di belakangnya. Ia berbalik, namun tidak ada yang tampak. Apa ini hanya khayalan atau ada yang benar-benar mengikuti jejaknya?

Takut namun penuh dengan keberanian, Emily melanjutkan perjalanannya. Di lantai atas, ia memasuki sebuah ruangan yang tampaknya belum tersentuh selama bertahun-tahun. Debu menutupi segala sesuatu dan lemari-lemari tua teronggok rapi.

    Di sudut ruangan, Emily melihat bayangan sesuatu yang memancarkan cahaya samar-samar. Ia mendekat dan menemukan sebuah peti kayu yang tertutup rapat. Ia merasakan kekuatan magis yang misterius, mengundangnya untuk membuka peti itu.

    Dengan hati yang berdebar, Emily membuka penutup peti kayu itu. Dan di dalamnya, dia menemukan kejutan yang tak terduga. Ada sebuah buku catatan kuno yang terjaga dengan rapi dan sebuah surat yang terikat dengan pita merah.

    Emily membuka surat itu dan membacanya dengan penuh keterkejutan. Isinya adalah pesan dari salah satu anggota keluarga Harmoni, menyingkap rahasia besar yang tersembunyi di dalam rumah tua ini. Surat itu berbicara tentang sebuah tempat terlarang yang menghubungkan dunia nyata dengan dunia gaib. Tempat tersebut merupakan kunci untuk menemukan alat musik suci yang hilang.

    Dalam hati Emily terbersit harapan dan ketakutan. Harapan untuk mengungkap rahasia yang selama ini terkunci, tetapi juga ketakutan akan konsekuensi yang akan dihadapinya. Namun, tekadnya untuk mencari kebenaran tidak tergoyahkan.

    Dengan membawa buku catatan dan surat tersebut, Emily bergerak maju. Ia mengikuti petunjuk yang tertera dalam surat, melalui lorong-lorong tersembunyi, hingga sampai pada pintu terlarang yang tak pernah ia temui sebelumnya.

**********

    Dengan alat musik suci yang pertama dalam genggamannya, Emily merasa semakin teguh dalam tekadnya. Ia melangkah keluar dari ruangan alat musik dan melanjutkan perjalanan menuju tempat berikutnya sesuai petunjuk dalam buku catatan.

    Emily mengikuti lorong-lorong yang gelap, melewati ruangan-ruangan yang penuh dengan rahasia. Suasana mencekam semakin intens saat langkahnya terdengar menggetar di dinding-dinding kuno rumah itu. Setiap langkah membawa Emily lebih dalam ke dalam misteri yang mengelilinginya.

    Setelah melewati serangkaian lorong yang berliku, Emily tiba di sebuah ruangan yang berbeda dari yang sebelumnya. Ruangan ini tampak lebih terawat dan terang benderang. Cahaya lampu gantung yang memancar dari langit-langit mengungkapkan keindahan ruangan tersebut.

    Emily melihat dirinya berada di ruang muzik yang megah. Sebuah piano besar berada di tengah ruangan, memancarkan pesona yang menghipnotis. Di dinding, tergantung gambar-gambar musisi legendaris dan partitur musik klasik yang terkenal.

    Ia melangkah mendekati piano, dan tanpa sadar, jarinya menyentuh beberapa tuts piano yang berdebu. Bunyi yang mellow mengisi ruangan dan mengundang kesedihan dalam hati Emily. Ia merasakan kekuatan melodi kehilangan yang semakin kuat di ruangan ini.

    Namun, di tengah keindahan dan kesedihan yang melingkupi, Emily melihat sebuah buku catatan kecil yang tergeletak di atas piano. Ia merasa ada sesuatu yang penting terkait dengan buku itu.

    Dengan penuh antisipasi, Emily membuka buku catatan tersebut dan membaca halaman-halamannya. Isinya terisi oleh cerita seorang pianis legendaris bernama Ariella Hartman, nenek moyang keluarga Harmoni. Ariella dikenal sebagai pemain piano yang brilian dan memiliki kemampuan untuk memainkan melodi-melodi suci dengan penuh emosi.

    Namun, sebuah tragedi menyelimuti kehidupan Ariella. Ia kehilangan kekuatan musiknya setelah sebuah kecelakaan yang mengakibatkan kebutaan baginya. Kejadian itu mengubah segalanya. Melodi-melodi suci yang seharusnya mengalir melalui jari-jarinya menjadi terkubur dalam kesedihan dan kehilangan.

    Emily tergugah oleh kisah Ariella. Ia menyadari bahwa salah satu alat musik suci yang hilang mungkin terkait dengan piano ini. Tugasnya menjadi semakin jelas: mengembalikan melodi kehilangan ke dalam aliran yang tepat, membuka pintu keajaiban yang tersembunyi di dalam keluarga Harmoni.

    Dalam langkah-langkah yang penuh pengabdian, Emily memutuskan untuk memainkan piano itu. Ia meletakkan alat musik suci yang pertama di atas piano dan menempatkan jari-jarinya di atas tuts-tuts piano yang berdebu.

    Melodi yang keluar dari piano itu adalah perpaduan antara kesedihan dan harapan. Ia merasakan getaran melodi yang mengalir melalui tubuhnya, menghubungkannya dengan nenek moyangnya yang telah lama tiada. Dalam momen itu, ia merasakan kekuatan melodi kehilangan mulai terpecah, mengungkapkan sedikit cahaya dalam kegelapan yang melingkupi keluarga Harmoni.

    Dengan harapan yang membara di hatinya, Emily melanjutkan perjalanannya. Ia tahu bahwa ada petunjuk-petunjuk berharga yang masih harus ia temukan untuk mengungkap misteri di balik melodi kehilangan dan menyatukan kembali keluarga Harmoni.

Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!