Perlombaan

"Apakah ini benar-benar aku?" ucap Allena yang kini telah berada di kamarnya dan memandang ke arah cermin dengan tak percaya.

Ara pun dengan segera berjalan ke samping Allena "Ratu, apa yang ratu lihat di cermin itu merupakan diri ratu yang baru" ucap Ara yang mengetahui jika ratunya terkejut dengan perubahan yang di alami ratunya itu.

Mendengar perkataan dayangnya itu Allena pun merasa sangat senang hingga berkali-kali dia pun menyentuh wajahnya "Mata yang sangat cantik, bulu mata yang begitu lentik, bibir yang sangat seksi, bahkan jika ku katakan satu persatu pun semua keindahan yang ada di tubuh ini tidak akan ada habis-habisnya, intinya tubuh ini benar-benar sangat sempurna" batin Allena dengan wajah senangnya.

"Ratu, mohon maaf saya mengganggu, saya ingin bertanya apakah kami dapat segera membantu membersihkan tubuh ratu dan menyiapkan yang lainnya" ucap Asa dengan nada sedikit bergetat sebab dia telah memotong kebahagiaan yang tengah dirasakan ratunya itu.

Allena pun segera teringat dengan hal penting yang harus segera dilakukannya "Maaf aku hampir saja lupa, kalau begitu tolong bantu aku menyiapkan semuanya ya" ucap Allena dengan senyuman yang begitu indah hingga membuat kedua dayang pribadinya itu pun terpesona beberapa saat.

Kini kedua dayang itu pun telah selesai membantu Allena membersihkan diri, mereka pun kini sedang memakaikan pakaian berwarna emas yang merupakan simbol raja atau pun ratu kerajaan Light, mereka berdua pun terus menerus mengangumi kecantikan ratu mereka itu sembari meriasnya.

Tak berselang lama Allena pun telah selesai di rias "Ini benar-benar menakjubkan" batin Allena dan kedua dayang pribadinya itu.

"Tok...Tok...Tok..." Suara ketukan pintu yang berhasil membuat ratu Allena dan para dayangnya tersadar dari lamunan mereka masing-masing.

"Silahkan ratu" ucap Asa sembari membuka pintu, tampak kepala pelayan Joe telah berada disana, mereka berempat pun berjalan menuju ruang singgasana ratu, sesampainya disana para penjaga pintu pun segera mengabarkan kedatangan ratu mereka.

Semua orang pun berdiri sembari menundukkan kepala mereka hingga ratu tiba ke singgasana yang telah di siapkan untuknya.

Ratu Allena pun menduduki singgasana itu dengan segera dan tiba-tiba saja singga sana pun berubah menjadi sangat megah hingga membuat orang yang berada disana merasa sangat takjub akan hal itu.

"Kami mengucapkan selamat kepada ratu yang telah berhasil melewati pelatihan" ucap mereka semua secara bersama-sama.

"Terima kasih" ucap ratu Allena sembari tersenyum "Tujuan ku mengumpulkan kalian semua adalah untuk memberitahukan kepada kalian semua yang hadir disini jika aku akan tinggal beberapa waktu di luar kerajaan karena ada beberapa hal yang harus aku selesaikan" ucap Allena.

"Selain itu jika ada sesuatu terjadi pada kerajaan ini, aku pasti akan segera ada dihadapan kalian semua" ucap Allena kembali.

Para petinggi yang berada di ruangan itu pun hanya menganggukkan kepala mereka saja sebagai tanda jika mereka mengerti dengan apa yang diinginkan ratu mereka itu, mereka semua tau bagaimana kehidupan ratu mereka sebelumnya hingga membuat mereka semua pun murka.

Awalnya mereka berencana untuk menghancurkan kerajaan Rose sebagai hadiah untuk kedatangan ratu baru mereka, namun semua itu harus mereka tahan sebab kepala pelayan Joe mengatakan jika ratu mereka Allena ingin melakukan pembalasan sendiri.

"Mulai besok aku tidak akan ada di kerajaan ini, jadi aku berharap kepada kalian semua untuk menjaga kerajaan ini dengan baik" ucap Allena.

"Kami akan melaksanakan perintah ratu" ucap semua orang yang berada di ruangan itu.

Setelah itu Allena pun menerima banyak hadiah sekaligus ucapan sambutan juga selamat dari para bawahannya, meskipun tidak semua bawahannya hadir saat itu.

***

Keesokkan harinya semua barang yang diperlukan oleh Allena pun telah selesai disiapkan "Terima kasih karena kalian telah membantu aku menyiapkan semua keperluan ku" ucap Allena sembari berjalan keluar kamarnya.

"Mohon maaf ratu, saya sebagai kepala pelayan ratu tidak dapat membiarkan ratu pergi seorang diri, sehingga saya meminta kepada Asa juga Ara untuk terus berada disamping ratu" ucap Joe yang membuat langkah Allena terhenti.

Mendengar apa yang baru saja dikatakan Joe, Allena pun menarik nafasnya pelan "Aku akan baik-baik saja, jadi tidak perlu melakukan hal seperti itu" ucap Allena dengan yakin.

"Maafkan saya ratu, meskipun saya tau jika ratu adalah orang yang sangat kuat, saya tetap tidak dapat membiarkan ratu pergi seorang diri" ucap kepala pelayan Joe dengan serta merta.

Perang mulut di antara mereka berdua pun terjadi hingga beberapa saat, akhirnya ratu Allena pun harus pergi dari kerajaan Light dengan di dampingin oleh Ara juga Asa yang merupakan dayang pribadinya.

"Dia benar-benar orang yang sangat menyebalkan" ucap Allena yang kini telah berada di atas kereta kuda yang sangat indah.

Melihat ratu mereka bersikap seperti itu, mereka berdua pun saling menatap satu sama lain sembari tersenyum kecil "Ratu benar-benar sangat menggemaskan, beruntunglah kami dapat menemani ratu" batin mereka berdua.

Di sepanjang perjalan Ara dan juga Asa saling bergantian memberitahukan kepada ratu mereka Allena tentang peristiwa-peristiwa besar yang terjadi ketika ratu mereka Allena melakukan pelatihan selama dua tahun itu.

"Apakah yang kau katakan benar, enam bulan lagi akan di adakan perlombaan antara kerajaan dan juga seluruh akademi" ucap Allena dengan sangat antusias.

Mendengar perkataan tersebut Ara pun menganggukkan kepalanya "Benar ratu, bahkan perlombaan kali ini akan di adakan secara besar-besaran, sebab semua kerajaan dan juga semua akademi dapat ikut serta di dalamnya, berbeda dengan tahun-tahun yang lalu, dimana perlombaannya hanya dilakukan oleh tiga negara dan empat akademi saja" jelas Ara

"Ini benar-benar berita yang sangat aku suka, oh iya kalian berdua selama kita tidak berada di kerajaan kalian harus memanggil aku adik ya, jangan sampai orang-orang mengetahui jika aku seorang ratu karena itu hanya akan mendatangkan masalah untuk ku" ucap Allena, Allena melakukan hal itu karena dia tau jika usia kedua dayangnya itu lebih tua dari dirinya.

Mereka berdua pun menganggukkan kepalanya "Baiklah mulai sekarang kami akan memanggil ratu dengan panggilan yang ratu minta" ucap keduanya secara bersamaan.

"Kenapa masih memanggil aku ratu, ayo kakak-kakak ku yang cantik coba panggil aku dengan panggilan adik" ucap Allena dengan penuh semangat.

Ara dan Asa pun memerah karena dipuji cantik oleh Allena "Baik adik" ucap mereka berdua secara bersamaan sembari menundukkan kepala mereka karena mereka tak mau jika ratu mereka mengetahui perasaan mereka saat ini.

Melihat kedua dayangnya yang menundukkan kepala karena wajah mereka yang memerah Allena pun hanya tersenyum lebar karena dia merasa menggoda kedua dayangnya itu merupakan hal yang sangat menyenangkan untuknya.

Terpopuler

Comments

Maria Lina

Maria Lina

ud lama baru nongol sekali nongol cuman 1 bab thor.jgn lama"ya thor tar lpa ceritanya jdi mls deh bacanya nanti.cerita nya seru tpi sayang jaramg up nya😊

2023-06-06

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!