Edwald bermain gila

Seperti biasa Edwald akan datang ke resto Bulgart yang jadi tempat pertemuan gelapnya. Langkah tegasnya masuk ke dalam Bar dimana seorang pria bertubuh lebih pendek dengan pakaian santai bak pengunjung biasa mendekatinya dengan masker yang menutupi wajahnya.

"Steen!"

Edwald hanya diam duduk di kursi bar seraya melepas maskernya. Ia mengacuhkan aktifitas disini karna tujuannya hanya ingin membahas soal keadaan di markas mereka.

Yang jadi pertanyaan kenapa Edwald di panggil Steen? Padahal nama aslinya adalah Edwald, bukan?

"Katakan!"

"Aku tak bisa menyalurkan pasokan senjata kita ke klien tetap karna jalur yang biasa kita pakai sudah di ketahui oleh aparat pemerintahan disana. Akan sulit untuk mengirim senjata jika kita di awasi. Steen!" Jelas Cooper yang memang satu anggota dengan Edwald.

Tapi, Edwald bekerja sendiri dan tak suka di kuntit. Hanya saja kecerdasan dan pemahaman Edwald dalam menjual bisnis haram ini terlalu di luar nalar.

"Jalur mana saja yang di awasi?" Tanya Edwald menerima gelas dari bartender tapi tetap tenang selayaknya berbincang biasa.

"Sebelah timur Leebie Milan dan utara hutan Aldres. Mereka selalu berpatroli disana. Steen! Sulit untuk mengalihkan perhatiannya."

Mendengar itu Edwald diam sejenak. Di kepalanya sudah terbayang rute Leebie dan Aldres yang dulu menjadi tempat bermainnya. Pegunungan di sekitar tempat itu cukup curam dan hanya ada satu jalur tikus yang bisa di lewati mobil.

Tapi, benak teliti Edwald tahu betul kalau ada sungai kecil yang menghubungkan Leebie dan kota Asoks yang memang tak punya hukum disana.

"Berapa senjata yang ingin di kirim?"

"Ada 3 mobil dan masing-masing 1.000 item. Sulit mengirim barang sebanyak itu tanpa di ketahui oleh mereka," Gumam Cooper agak berbisik karna pekerjaan mereka ini ilegal bahkan sudah menjadi buronan.

Edwald menghela nafas dalam meneguk tandas gelas wine di genggamannya. Ia sudah mendapatkan jalan terang tapi tergantung bagaimana anggota lain bertindak.

"Tunda sementara pengiriman ini dalam dua hari dan di masa itu kalian alihkan perhatian mereka ke daerah lain. Buat seakan-akan sudah terjadi penyelundupan di pinggiran kota dan saat mereka membagi team keamanan dan konsentrasinya pecah, kalian segera mengirim senjata itu."

"Mereka pasti akan tahu karna area itu sudah di pantau. Steen!"

"Apa aku mengatakan area yang sama?" Tekan Edwald melirik tajam Cooper yang seketika tersadar.

"Shitt. Apa kau punya tempat lain?" Binarnya tampak senang dan berharap.

Saat pria yang ia panggil Steen ini mengangguk barulah Cooper bersorak kegirangan di dalam hatinya

"Ada sungai kecil penghubung antara kota Leebie dan Asoks. Kalian lewati itu tapi melalui tali dari atas. Bukan menyelam. Jangan tinggalkan jejak apapun dan jangan menggunakan mobil. Bawa secara manual lebih baik."

"Kau memang anak kesayangan Suma. Aku bangga padamu. Steen!" Decah Cooper menepuk bahu Edwald yang seketika memberi sorot membunuh.

Cooper menurunkan tangannya dengan kegugupan yang mulai naik. Bisa-bisanya ia bersikap friendly pada pria berjulukan seribu wajah di GYUF ini, pikirnya ngeri.

Steen adalah julukan bagi Edwald yang dikenal di semua jagat ilegal. Dia tak menggunakan nama aslinya saat menjalankan misi gelap karna akan berakibat fatal jika Edwald muncul di tengah-tengah masyarakat. Steen dapat diartikan SERIBU WAJAH dalam bahasa anggota mereka. Suma sendiri yang memberikan nama itu pada Edwald yang juga menerima dengan baik.

"Baiklah. Sebelum aku pergi ada yang perlu-ku bantu?" Tanya Cooper cukup penasaran dengan istri Edwald yang belum pernah ia temui.

"Steen! Apa kau tak ingin berganti posisi denganku?"

"Kau bosan hidup. Hm?" Tanya Edwald kembali mencekik leher Cooper dengan intonasi bekunya. Alhasil Cooper mengangguk paham seraya mengangkat kedua tangannya meminta ampun.

"Baiklah. Tapi, lain kali jika kau bosan kita bisa bergantian dan.. Iyaa.. Aku pergi!!" Pekik Cooper di akhir kalimat kala Edwald sudah mengeluarkan pistol dari balik jaketnya.

Ia bergegas pergi belagak seperti biasa keluar dari bar ini. Tak berselang lama Cooper pergi barulah Freya yang tadi bersembunyi di antara orang yang minum di sudut sana keluar.

Untung Freya memakai hoodie menutupi seragam sekolahnya. Ia juga memakai topi, masker dan kacamata menyelidiki Edwald yang masih duduk di sana menikmati wine yang selalu di tuangkan oleh bartender.

"Kenapa dia jadi kesini? Siapa pria tadi dan apa yang mereka bicarakan?!"

Batin Freya tak mengerti. Setelah terus mengamati dari sini tiba-tiba datang seorang wanita cantik berkulit sawo matang dari arah pintu masuk. Sosok itu melenggang liar dibaluti busana minim bahkan buah dadanya hampir mau jatuh.

Namun, mata Freya langsung membuka lebar kala wanita itu bergelantungan manja di lengan Edwald yang juga tak menolaknya.

"I..INI.. ASTAGAA!!"

Teriakan batin Freya nyaris ingin memekik keluar tapi masih terperangkap didalam maskernya. Bagaimana mungkin? Edwald mengkhianati Shireen? Apa aku bermimpi?

Freya benar-benar syok sampai ia berkeringat dingin. Jantungnya berdebar melihat wanita itu seperti merengek dan mengadu pada Edwald yang tampak hanya acuh tapi ia tak menepis tangan nakal wanita itu untuk membelai bawahannya.

"Shireen! Aku sangat kasihan padamu. Suami yang kau cintai ini ternyata bermain api di luar. Apa kau tak bisa memuaskannya. Hm?!"

Binar kebahagiaan di batin Freya membayangkan wajah hancur Shireen dan tangisan wanita itu jika sampai melihat suami tercintanya tak seperti yang ia lihat.

Saat wanita itu mencium liar bibir Edwald maka Freya dengan cepat mengeluarkan ponselnya. Ia merekam adegan panas ini dengan hati berbunga-bunga tak sabar melihat kehancuran Shireen dan pernikahan kebanggaannya itu.

"Heyyy kauu!!"

Degg..

Freya terkejut langsung menyimpan ponselnya kala ada penjaga di belakang melihat ia merekam kejadian tadi.

"Apa yang di lakukan wanita itu??"

Edwald yang mendengar keributan langsung mendorong kasar Kimmy dari pahanya hingga ciuman wanita itu terlepas paksa. Ia menatap ke arah sumber ricuh dimana ada seorang wanita yang berlari keluar dengan tergesa-gesa tapi sayang ada dua penjaga di depan pintu yang menghadang.

"Berikan ponselmu!!"

Freya diam. Ia mundur karna banyak orang yang tengah mengerumuninya. Jantung Freya bahkan sudah tak terhitung ritme detakannya nyaris ingin meledak.

"Berikan ponselmu!! Kau sudah membaca peraturan disini, bukan? DILARANG MEREKAM!!!"

"B..baik. A..aku baru pertama kesini. Maaf!" Gugup Freya menyembunyikan ponsel itu ke dalam saku rok pendeknya.

Edwald menajamkan matanya. Saat ia melihat rok seragam sekolah yang di tutupi hoodie itu, Edwald langsung berdiri.

"JANGAN BIARKAN DIA PERGI!!!" tegas Edwald tapi Freya yang memiliki tubuh kecil bisa menyalip diantara para penjaga bertubuh besar yang langsung mengejarnya.

Kimmy diam melihat kemarahan sekaligus ada raut gugup di wajah Edwald yang tersembunyi.

"Kenapa kau sampai semarah ini?"

"Jika Shireen tahu apa yang terjadi rencanaku gagal total!!" Geram Edwald meraih maskernya diatas meja bar lalu pergi dari tempat ini.

Senyum remeh Kimmy naik. Ia semalam sangat panas mendengar suara lembut khas Shireen dari sambungan ponsel. Tapi, saat Edwald masih datang kesini dan menerima sentuhannya ia jadi kasihan pada wanita itu.

"Cih, istri yang malang!"

.....

Vote and like Sayang

Terpopuler

Comments

Nazwaputri Salmani

Nazwaputri Salmani

Baru jatuh cinta udah dikhianati,,, sama suami sendiri lagi

2023-05-23

7

Triiyyaazz Ajuach

Triiyyaazz Ajuach

saat Shireen melihat semuanya akankah dia msh percaya pada Edwald

2023-05-22

1

Aisilia Putri

Aisilia Putri

sungguh teganya teganya dirimu ed menghianati istrimu setidaknya jangan main perempuan

2023-05-21

1

lihat semua
Episodes
1 Menantu yang malang
2 Menjadi Supir?
3 Memisahkan mereka
4 Milikmu juga milikku
5 Dia melecehkan aku
6 Memutus hubungan
7 Edwald yang misterius
8 Sandiwara
9 Wanita yang lugu
10 Tak ingin mengambil alih
11 Memajukan rencana
12 Kecurigaan Freya
13 Edwald bermain gila
14 Akan habis jika kau buka suara
15 Mulai candu
16 Kecurigaan Edwald
17 Kau sangat kejam, Steen!
18 Hasil perselingkuhan
19 Hanya demi rencana
20 Cooper yang malang
21 Mulai jarang menemuiku
22 Mustahil bangkrut
23 Kenapa kau berbohong?
24 Sudah tak masuk akal
25 Wanita sialan
26 Kenapa kau melakukan ini?
27 Aku tak akan melepaskan mu!
28 Penculikan
29 Kembali ke markas
30 Dijual atau jadi penghibur
31 Kau mengenalnya?
32 Ternyata adik kakak
33 Tragedi penembakkan
34 Besok Kita Mulai
35 Tak mau kalah
36 Cintaku sudah lama hangus
37 Apa karna wanita itu?
38 Suma yang mesum
39 Foto misterius
40 Suka atau tidak, bukan urusanmu!
41 Pertahankan karet di dada mu!
42 Tak akan pernah bersama
43 Membunuhnya!
44 Dimana Shireen?
45 Pendarahan?
46 Jangan beritahu dia apapun!
47 Pak suami! momen langka
48 Peran baru?
49 Kembali ke masa awal!
50 Suami istri?
51 Sudah tahu segalanya
52 Ledakan kematian
53 Tunggu saja bagianmu
54 Kemarahan Edwald
55 Dihantui masa lalu
56 Melaporkannya ke polisi
57 Kurang obat
58 Ada apa dengan nyonya Colins?
59 Tak pernah mengerti
60 Dia tak akan pergi, tanpa IZIN dariku
61 Wanita simpanan para pria
62 Berita buruk
63 Berani mengganggu milikku, kalian tak akan ku lepaskan!
64 Pergilah!
65 Tak akan bisa bersama
66 Sudah ku katakan, bukan?
67 Hanya demi cincin?
68 Edwald tenggelam, Shireen masuk rumah sakit
69 Dia tak bisa hidup
70 Kembali sadar
71 Lagi-lagi gagal
72 Melepas rindu sesaat
73 Mulai tak percaya
74 Aku akan meninggalkan GYUF
75 Salah sasaran
76 Sangat pandai bersandiwara
77 Apa yang sebenarnya terjadi?
78 Hancur dalam rencana sendiri
79 Merasa familiar?
80 Memanggang Fanze
81 Tak pantas
82 Malu-malu tapi mau
83 Aku harap ini tak akan berakhir
84 Kekecewaan Shireen
85 Aku akan menyingkirkannya
86 Longsor yang ekstrem
87 Apa yang terjadi?
88 Hangat di bawah selimut
89 META tertangkap GYUF dalam masalah
90 Sudah mengambil keputusan
91 Jangan lepas tangan
92 Sampai kapan harus seperti ini?
93 Keputusan Cooper
94 Memancingnya keluar
95 Menyerahkan diri?
96 J..jangan pergi!
97 lahir Prematur
98 Salam perpisahan
99 Tak bisa terus begini
100 Masa yang berbeda
101 Mencari daddy
102 Apa kabarmu?
103 Selamat datang kembali
104 Tak lolos uji
105 Hilang Lagi?
106 Dia Putraku
107 Jauhi Putraku!!
108 Masih terasa sakit
109 Aku kembali!
110 Hanya akan koma
111 Duel maut?
112 Erangan di bawah shower
113 Perjalanan cinta Edwald dan Shireen(Ending)
114 Info Karya Baru
Episodes

Updated 114 Episodes

1
Menantu yang malang
2
Menjadi Supir?
3
Memisahkan mereka
4
Milikmu juga milikku
5
Dia melecehkan aku
6
Memutus hubungan
7
Edwald yang misterius
8
Sandiwara
9
Wanita yang lugu
10
Tak ingin mengambil alih
11
Memajukan rencana
12
Kecurigaan Freya
13
Edwald bermain gila
14
Akan habis jika kau buka suara
15
Mulai candu
16
Kecurigaan Edwald
17
Kau sangat kejam, Steen!
18
Hasil perselingkuhan
19
Hanya demi rencana
20
Cooper yang malang
21
Mulai jarang menemuiku
22
Mustahil bangkrut
23
Kenapa kau berbohong?
24
Sudah tak masuk akal
25
Wanita sialan
26
Kenapa kau melakukan ini?
27
Aku tak akan melepaskan mu!
28
Penculikan
29
Kembali ke markas
30
Dijual atau jadi penghibur
31
Kau mengenalnya?
32
Ternyata adik kakak
33
Tragedi penembakkan
34
Besok Kita Mulai
35
Tak mau kalah
36
Cintaku sudah lama hangus
37
Apa karna wanita itu?
38
Suma yang mesum
39
Foto misterius
40
Suka atau tidak, bukan urusanmu!
41
Pertahankan karet di dada mu!
42
Tak akan pernah bersama
43
Membunuhnya!
44
Dimana Shireen?
45
Pendarahan?
46
Jangan beritahu dia apapun!
47
Pak suami! momen langka
48
Peran baru?
49
Kembali ke masa awal!
50
Suami istri?
51
Sudah tahu segalanya
52
Ledakan kematian
53
Tunggu saja bagianmu
54
Kemarahan Edwald
55
Dihantui masa lalu
56
Melaporkannya ke polisi
57
Kurang obat
58
Ada apa dengan nyonya Colins?
59
Tak pernah mengerti
60
Dia tak akan pergi, tanpa IZIN dariku
61
Wanita simpanan para pria
62
Berita buruk
63
Berani mengganggu milikku, kalian tak akan ku lepaskan!
64
Pergilah!
65
Tak akan bisa bersama
66
Sudah ku katakan, bukan?
67
Hanya demi cincin?
68
Edwald tenggelam, Shireen masuk rumah sakit
69
Dia tak bisa hidup
70
Kembali sadar
71
Lagi-lagi gagal
72
Melepas rindu sesaat
73
Mulai tak percaya
74
Aku akan meninggalkan GYUF
75
Salah sasaran
76
Sangat pandai bersandiwara
77
Apa yang sebenarnya terjadi?
78
Hancur dalam rencana sendiri
79
Merasa familiar?
80
Memanggang Fanze
81
Tak pantas
82
Malu-malu tapi mau
83
Aku harap ini tak akan berakhir
84
Kekecewaan Shireen
85
Aku akan menyingkirkannya
86
Longsor yang ekstrem
87
Apa yang terjadi?
88
Hangat di bawah selimut
89
META tertangkap GYUF dalam masalah
90
Sudah mengambil keputusan
91
Jangan lepas tangan
92
Sampai kapan harus seperti ini?
93
Keputusan Cooper
94
Memancingnya keluar
95
Menyerahkan diri?
96
J..jangan pergi!
97
lahir Prematur
98
Salam perpisahan
99
Tak bisa terus begini
100
Masa yang berbeda
101
Mencari daddy
102
Apa kabarmu?
103
Selamat datang kembali
104
Tak lolos uji
105
Hilang Lagi?
106
Dia Putraku
107
Jauhi Putraku!!
108
Masih terasa sakit
109
Aku kembali!
110
Hanya akan koma
111
Duel maut?
112
Erangan di bawah shower
113
Perjalanan cinta Edwald dan Shireen(Ending)
114
Info Karya Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!