Bab 20

Keesokan harinya Sherin dan mika langsung datang kerumah Bone , sesampainya di sana Sherin bicara berdua dengan bone dan menjelaskan kejadian yang sebenernya.

"Jadi sebenarnya,anak itu bernama angel ,dia adalah teman masa kecil saya,dia adalah anak orang kaya ,ibu saya bekerja di rumah itu menjadi seorang pembantu,keluarga itu sangat baik pada kami,sampai sekolah saya juga mereka yang membiayai,namun suatu ketika saat kami pulang, sesampai nya di rumah bapak saya mabuk mabukan ,memukuli ibu saya dan mengambil semua uang yang ibu punya,tak hanya itu bapak meminta yang lain namun ibu tidak bisa memberi , keesokan harinya bapak di cari oleh sekelompok orang yang hendak memenjarakan nya karena tidak bisaa membayar hutang dan di laporkan dengan tindak kekerasan yang di lakukan bapak karena memukul temannya sampai masuk rumah sakit,ibu saat itu menangis dan memohon agar tidak membawa bapak dan berjanji akan mencari cara untuk melunasi hutang bapak,dan sesaat setelah kita sampai rumah angel,entah dari mana ibu mempunyai pemikiran untuk mengambil uang dan berlian yang di miliki ibu nya angel,saat itu keadaan rumah sendang sepi, orang tua angel sedang bekerja,dan saat ibu melancarkan aksinya tak sengaja kelakuan itu di lihat oleh angel sampai dia menyeret angel dan membekapnya,saat itu aku melawan dan tidak membiarkan ibu menyakiti angel,tapi ibu mengancam akan membunuh angel jika aku melawannya,aku hanya bisa diam menyaksikan ibu yang menceburkan angel ke dalam air di kolam,berharap angel meminta ampun dan berjanji tidak akan membocorkan nya namun sayang ibu terlalu lama menenggelamkan angel ke dalam air sampai angel berhenti bernafas,aku hanya bisa menangis dan saat itu ,dan ibu sengaja membuat cerita yang tidak sesuai dengan kenyataan nya jika angel meninggal karena kecebur di kolam saat ibu sedang memasak dan aku bermain di dalam." Bone menceritakan semua yang dia alami saat itu kepada sherin ,dan tak lama mika pun datang mengatakan jika Geger dan yang lainnya menuju ke rumah tua yang sempat di datangi mereka ,yaitu rumah angel.

"Apa loe bilang?." Kaget Sherin,dia merasa Ridho juga punya firasat tentang itu semua.

"Pak ,ayo kita ksana dan selesaikan semuanya." Ajak Sherin

Bone terlihat kebingungan " Apa yang kalian maksud?." tanya Bone

" Ridho , Daffa dan Geger sudah ada di rumah angel pak,ayo cepat kita ke sana aku takut angel akan mencelakai mereka." Jelas Sherin mengajak Bone untuk ikut , ia tahu jika angel gentayangan karena masih dendam dengan seseorang di masa lalunya.

Mendengar nama angel,Bone langsung menyambar jaketnya dan bergegas ke rumah angel yang sudah terbengkalai.

Sesampainya di sana ,apa yang di firasat kan oleh Sherin benar terjadi,angel sedang marah dan hendak membunuh salah satu di antara mereka.

flashback off.

Bone datang untuk menjelaskan apa yang sebenernya terjadi,dia meminta maaf pada angel sambil menangis dan menyesali apa yang telah dia lakukan padanya.

"Aku minta maaf angel,waktu itu aku tidak bisa berbuat apa apa untuk menyelamatkan kamu,dan ibu aku juga sudah menyesali semuanya sebelum kamu membunuh nya,apa kamu mau aku juga mati agar kamu bisa pergi dengan tenang?" Bone sudah tak tahu harus berkata apa agar Angel mau memaafkan dirinya dan juga ibunya.

Angel hanya diam mendengar penjelasan bone, " silahkan jika kamu ingin membunuh ku silahkan ,aku akan ikut kamu sekarang juga ,aku siap ." ucap Bone merentangkan tangannya dan memejamkan matanya merasa telah siap jika angel membunuhnya sekarang.

Angel mendekat dan wajahnya berubah menjadi menyeramkan,amun apa yang terjadi? wajah menyeramkan itu kembali seperti semula dan ia memeluk Bone dengan penuh kasih sayang.Merasa tidak ada reaksi pada tubuhnya bone membuka matanya dan melihat angel kecil sedang memeluknya erat namun ia tak merasakan apapun.

Sherin hendak membatu dan dia menatap Ridho, Ridho memberi kode agar Sherin menyentuh pundak Bone dan mengalirkan energi nya agar Bone bisa merasakan pelukan angel,dan benar saja saat Sherin menyentuh tubuh Bone,perlahan Bone merasakan dekapan angel,dengan begitu Bone bisa kembali memeluk angel.

Mereka memandang dengan penuh haru, begitu juga dengan Bone,dia menangis dan memeluk angel kecil sambil berjongkok,dia kembali meminta maaf dan perlahan tubuh angel menghilang dalam dekapan Bone.

"Hmm, , mengharukan ." Celetuk Mika terbawa perasaan dengan Bone dan angel.

Begitu juga dengan Daffa ,meski tubuhnya masih berdarah akibat serangan angel,tapi melihat Bone dan angel tenang ,ia juga merasa bahagia dan bisa menghilang rasa sakit di tubuhnya dengan perasaan senang karena secara tidak langsung mereka telah ikut membantu Bone untuk menyelesaikan masalahnya yang selama ini menghantuinya.

"Selamat jalan angel." Ucap Shrine dengan senyuman mengembang di bibirnya .

"Angel terimakasih." Bone merasa lega karena angel memaafkan dirinya.

"Terimakasih Sherin,dan kalian terimakasih telah membatu saya ." ucap Bone tak lupa berterima kasih pada mereka.

Setelah itu mereka mengantar Bone pulang karena kondisinya memang sedang sakit,setelah itu mereka kembali ke ruang Geger untuk melihat kembali foto kolam renang itu.

"Ini sih gila ,lihatlah angel sudah tidak ada di foto ini lagi ." Terang Daffa memberikan poto itu pada mereka .

Dan benar saja di sana hanya ada Poto kolam renang yang sudah terbengkalai,sedangkan penampakan angel sudah hilang seiring tenangnya angel ke surga.

"Hhh, , ,ternyata melelahkan juga ." Gerutu Sherin pelan,ia mendaratkan tubuhnya di sofa millik Geger dan memejamkan matanya.

"Apa yang kamu rasakan?" Tanya Ridho membuat yang lain menoleh ke arah mereka berdua.

"Aku capek Dho, bisa gak aku istirahat tanpa di ikuti olehnya. " Celetuk Sherin .

"Apaa?." Kaget mereka bertiga saat Sherin mengatakan " Dia" yang artinya ada orang lain selain mereka yang ada di sana.

"Haha,dia hanya iseng she ." Jawab Ridho tertawa ringan.

"AAAAAARRRKKK!" Teriak mereka bertiga ketakutan.

*****

Hari demi hari di lewati Sherin dan temannya begitu damai,terlebih Ridho yang kini sudah bekerja di sebuah Restoran yang berada masih di lingkungan kampus mereka.

Keseharian mereka sangatlah normal ,tidak ada gangguan dari siapapun termasuk hantu.

Sherin dan mika kini sedang duduk di kursi penonton ,menyaksikan pertandingan bola yang diikuti oleh Geger dan Daffa .

"Goooll, , , " Teriak Mika saat Geger berhasil mencetak gol .Mika meloncat kegirangan begitu juga dengan Shrine.

Tak lama wasit membunyikan peluit nya menyatakan pertandingan telah usai dan team Geger menang.

"Yee, , menang..menang menang !" teriak miak kesenangan dan berlari turun mendekati Daffa dan Geger dengan membawa minuman buat mereka,Namun saat berada mika berlari tak sengaja Sherin melihat seorang perempuan berlari melewati mika begitu saja bahkan menembus tubuh mika.

Degh

Sherin terdiam dan menoleh kebelakang,bersama dengan itu perempuan itu juga menoleh ia tahu jika Sherin bisa merasakan kehadirannya,sampai panggilan mika membuyarkan nya.

"Rin , ,ayo! loe ngapain disana,itu mereka sudah kehausan." Mika menarik tangan Sherin untuk segera menemui mereka dengan membawa botol minuman.

Geger dari bawah menatap Sherin dengan curiga ," kenapa dia?." Tanya Daffa.

"Entahlah,sepertinya kita akan kembali berpetualang." ucap Geger merasa yakin.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!