Bab 19.

"Lihat ini .." Pinta Sherin.

Wajah yang tadinya menyeramkan menjadi sendu dan terlihat sedih,ada guratan rindu yang terpancar dari wajahnya saat ini.

Perlahan Sherin mendekat dan mengatakan jika orang yang ada di sana sangat merindukannya.

Tik..!

Setetes air mata mengalir di wajahnya yang imut.

"Angel, , apa kamu mau bertemu dia?." Tanya Sherin pelan ,takut membuat moodnya hancur dan kembali menghancurkan semuanya.

Angel menoleh ke arah Sherin , Sherin tersenyum manis dan mengatakan sekali lagi jika dia ingin bertemu dengan orang yang ada di foto itu,sherin bisa membantunya.

Angel menatap ragu pada Sherin namun dengan segala upaya Sherin akhirnya membuat Angel tenang dan menuruti keinginan Sherin.

Sherin dengan pelan berjongkok dan memegang tangan Angel yang sangat dingin,dia berkata .

"Angel, besok Kakak datang ke sini dan membawa dia ya,Angel mau kan bertemu dengannya?." tanya Sherin .

Entah kenapa tiba tiba wajah Angel kembali berubah,dia seolah murka dan langsung menyerang Sherin.

"Aarrggg..! " Erang Sherin saat tubuhnya terangkat ke atas dengan leher yang tercekik .

"Matii kauuu, , " Geram Angel mengangkat tubuh Sherin dengan kekuatannya seraya menunjukkan wajahnya yang penuh dendam.

"Rrggggg, , Ang-el lee-paaasss. " Sherin mencoba menjelaskan apa yang terjadi.

"Ka-mu salah fa-ham angel,dia ti-dak sa-lah , , le-pasin." Pinta Sherin lagi namun Angel tak mau mendengarkannya malah semakin kencang dia mencekik leher Sherin sampai Sherin kesulitan bernapas.

"Rrrgg, , dia harus mati."

Entah apa yang membuat Angel begitu marah dengannya sampai Angel tak ingin melihat dirinya dan mengingatnya ,bahkan ingin membunuh Sherin yang berusaha memberitahu nya sesuatu tentang dia.

BRUG

"aawww." Sherin terjatuh ke lantai dan langsung bangkit,namun sebelum ia benar benar bangkit Angel terlebih dahulu mendekat dan langsung menyudutkan ya ke tembok.

Bugh

Lagi lagi tubuh Sherin terbentur ke tembok membuatnya mengeluh kesakitan,namun tak pantang baginya menyerah sebelum kesalahpahaman antara mereka selesai.

"Aku Benci dia,aku benci kamu ,ku bunuh kamu ..rrrgggg." Geramnya sambil mengerang seolah ingin memakan Sherin.

"Aaarrgggg" Angel semakin kuat mencekik leher sherin sampai ia tak bisa bicara dan hampir kehilangan kesadarannya.

"She." Teriak Ridho bersama teman temannya datang kembali.

"Angel cukup angel,lepaskan dia ,dia tidak bersalah." Teriak seseorang yang mampu membuat angel menoleh dan melepaskan Sherin .

"Ukhuk, , ukhuk." Sherin Terbatuk batuk dan berusaha bangkit di bantu Ridho.

"Rin, ,loe gak apa apa kan." Tanya yang lainnya saat Sherin sudah di bawa ke tempat mereka.

"Angel,ini aku." Ucapnya lagi.

Mereka semua kebingungan kecuali Sherin yang memang sudah tahu apa yang sebenernya yang terjadi.

"Rin,apa maksud loe menyuruh pak Bone datang ke sini?" tanya Geger dan juga yang lainnya penasaran.

"Dan apa hubungan hantu anak kecil itu dengan pak Bone?." tanya Daffa.

"Kita liat saja nanti." jelas Sherin

"Aku minta maaf sama kamu angel,aku minta maaf,itu salahku,aku membiarkan kamu tenggelam dan tidak membantu kamu,aku takut di marahi ibu kamu karena dulu aku hanya anak dari seorang pembantu yang selalu di siksa oleh ibu kamu ." Jelas Bone tiba tiba membuat semuanya terpengarah mendengar nya ,mereka tahu suatu kenyataan jika Bone bermasalah dengan hantu angel.

"Jadi yang di maksud pak Bone waktu itu angel?" tebak Geger mengingat apa yang di katakan bone saat mereka di panggil ber empat ke ruangannya.

flashback on

"Aku dengar kalian menghancurkan suatu kelompok yang bersekutu dengan setan." Terang Bone mulai serius

" Ya jelas pak,kita kan pemburu hantu ,betul gak teman teman." Bangga Daffa menceritakan apa yang telah mereka lewati .

"Apa yang bapak inginkan?." Tanya Sherin mulai terdengar serius ,dia melihat gelagat yang tidak biasa dari Bone,sampai dia tak sengaja melihat Bingkai foto yang pajang oleh Bone di dekat meja kerjanya,membuat Sherin merasa ada sesuatu dengan Bone dan ingin mereka membantunya,karena Sherin merasa ada sesuatu yang terjadi antara anak laki laki yang ada di foto itu dengan anak perempuan di sebelahnya.

"Sebenarnya selama ini hidup saya tidak tenang,saya selalu di hantui oleh rasa bersalah juga oleh seseorang yang telah lama meninggal dunia." Ungkapnya.

"Siapa pak?." Tanya Mika penasaran.

Bone mantap mereka satu persatu namun tak mau menjawab apa yang sebenarnya terjadi," saya minta kalian bantu saya,saya mau kalian datang ke tempat dia gentayangan dan bilang ke dia kalau saya tidak bersalah." Terang Bone membuat Sherin berpikir dua kali untuk berhubungan lagi dengan hantu.

Mereka semua tampak berpikir,kejadian kemarin membuat mereka trauma bahkan mendengar sesuatu yang berisik membuat mereka terkejut,apalagi harus mendatangi langsung tempat hantu gentayangan dan berinteraksi dengannya ,sungguh itu bukan keahlian mereka.

"Maaf pak,kita bukannya tidak mau menolong ,hanya saja kita bukan siapa siapa dan tidak bisa apa apa untuk membantu bapak !." jelas Sherin ,dia merasa cukup buat mereka mempertaruhkan nyawa dengan kejadian itu,ia tak mau kembali menyeret teman temanya untuk berurusan dengan hantu yang bahkan membuat mereka akan celaka.

Kecewa yang di rasakan oleh bone mendengar jawaban Sherin ,namun ia kembali meminta bahkan memohon pada sherin untuk membantunya karena dia merasa hanya Shrine yang bisaa membantunya.

" Saya mohon ,saya mohon sama kalian ,tolong bantu saya,hanya kalian harapan saya satu satunya." Pinta Bone lagi sambil mengatupkan kedua tangannya tanda permohonan.

Sherin sungguh tak ingin lagi dah memutuskan untuk tidak membantu Bone.

"Mohon maaf pak,tolong hargai keputusan kami,kami sudah tidak ingin berurusan dengan hantu,kami ingin hidup tenang kayaknya orang lain." Sahut Geger membantu Sherin untuk menolak permintaan Bone.

"Ayo guys kita pergi ." Ajak Sherin dengan berat hati menolak permintaan Bone ,Bone hanya bisa memandang mereka dengan tatapan permohonan berharap Sherin akan membantu nya menyelesaikan urusannya.

Seminggu kemudian ....

Saat Sherin bertemu dengan Ridho dia merasa takdir yang di gariskan untuknya harus ia jalani,dia di takdirkan mempunyai kemampuan yang berbeda dari kebanyakan orang ,dia harus terima,terlebih jiwa sosialnya yang sangat tinggi mendorong nya untuk memantapkan hati untuk menerima takdirnya untuk membuka mata batinnya.

Setelah memutuskan untuk menerima ,dia mendapat penglihatan tentang anak kecil yang di temui di gedung bahkan dia merasa ada kaitannya dengan apa yang di minta oleh Bone sang dosen.

"Kenapa aku merasa pernah melihat anak ini ,tapi dia bersama anak laki laki yang aku lihat di ruangan pak Bone?." Gumam Shrine saat menatap hantu anak kecil itu sebelum dia pergi entah kemana.

Saat itu Sherin hendak langsung bertanya pada hantu angel namun larangan Ridho membuatnya mengurungkan niatnya untuk bertanya dan memilih untuk beristirahat.

Saat malah harinya, hantu anak kecil itu berkeliaran di mimpinya bersama kejadian sesaat sebelum dia menghembuskan nafasnya di dalam kolam akibat dorongan seseorang dengan sengaja namun Sherin tak melihat wajah orang itu.

Sherin membuka matanya dengan wajah yang sudah di penuhi keringat,dia bangun dari tidurnya dan semakin penasaran dengan apa yang di katakan oleh Bone.

***

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!