Semua temannya pingsan dan kini hanya ada Sherin dan juga Airin,Airin tiba tiba muncul dan mendongak lalu tersenyum dan menguatkan diri sendiri dan juga Sherin agar tetap semangat dan seolah olah olah mengatakan ,
"ayo kita bisa..kita lawan dia dengan apa yang telah kita lakukan " ucap Airin dalam hati.
Tanpa ragu Sherin mengangguk dan berpegangan tangan dengan hantu Airin kecil.
Melihat itu ratu kegelapan sangat murka,dia tak suka dengan hantu Airin yang selalu menggangu rencananya bahkan sampai saat ini dia paling benci dengan airin.
"Bocah keparat,sudah mati tapi tetap saja merepotkan."Geram nya .
"Kali ini kau tidak akan mendapatkan apa yang kau inginkan iblis laknat. " Ucap Airin lantang.
"Usman,siapkan semuanya. " Ucap ratu kegelapan,dia sudah tidak sabar untuk menghisap jiwa Sherin agar bersatu dengan jiwanya dan wajahnya akan berubah menjadi wajah Sherin.
"Baik Ratu ." Jawab Usman kemudian memanggil Ridho yang sedari tadi diam tak bersuara menatap ke arah Sherin dan Airin.
"Ridho cepat ambil sesaji itu dan bacakan mantera ini ,cepat. " Ucap Usman namun Ridho seolah tak mendengar,matanya berkaca kaca melihat Airin kecil masih sama seperti Airin temannya dulu sesaat sebelum meninggal.
Ingatan Ridho kembali ke masa dulu saat ia baru menjabat tangan Airin berkenalan dan berlarian kesana kemari mencari kesenangan sampai akhirnya ia melihat secara langsung tragedi mengenaskan itu yang berhasil membuat Ridho menjadi pendiam dan seolah olah bisu.
"Ridho cepat " Teriak Usman lagi membuat Sherin dan juga Airin menoleh.
Degh
"Ridho ." Panggil Sherin.
Berbeda dengan tatapan sherin,tatapan Airin sangat sayu Terhadap Ridho ,seolah ada guratan rasa kangen yang mereka rasakan, begitu juga dengan Ridho,saat mata mereka bertemu ada air mata yang menggenang di pelupuk matanya seolah enggan untuk keluar sebelum si empunya mata meluapkan segala perasaannya satu sama lain.
"Ridho. " Panggil Airin pelan dalam hati.
"Airin. " Panggil ridho secara bersamaan.
Entah mengapa melihat tatapan mereka membuat Sherin tahu ada sesuatu dengan mereka bahkan mereka sudah saling kenal ,namun untuk mengurus itu tidaklah penting saat ini ,yang terpenting adalah bagaimana mengalahkan ratu kegelapan agar musnah selamanya.
"Ridho, apa kamu tuli?" Teriak Usman lagim
Ratu kegelapan sudah mengeluarkan kekuatannya dan mengarah ke tempat Sherin dan juga Airin berada,namun sekuat tenaga Airin dan Sherin menahan itu dengan kemampuan yang Airin miliki dan tenaga Sherin membuat Airin merasa lebih kuat bahkan kekuatannya terasa lebih kuat berkali kali lipat .
Lama kelamaan sumber kekuatan ratu kegelapan semakin kuat bahkan sesaji itu di ambil langsung oleh Usman tanpa menunggu Ridho yang masih enggan bergeming dari tempatnya saat ini .
Namun dengan Airin ,kekuatannya kini semakin menurun ,bahkan kekuatan ratu kegelapan semakin mendekat ke arah Sherin dan juga airin ,yang artinya jika mereka kalah maka semua teman temannya akan menjadi korban dan akan meninggal di sana dan juga upacara penyambutan ratu sudah setengah jalan akan berhasil membuat Sherin menjadi ratu kegelapan yang baru.
"Hahaha. .kalian akan segera musnah , , wahai manusia mulia," Tawa ratu kegelapan melihat Sherin Dan Airin yang semakin lama semakin lemah.
"Hahahaha, , , hahahaha " Teriak nya seolah olah dialah pemenangnya.
"Aku sudah gak kuat rin, aku gak bisa. " Keluh Sherin merasa smuanya akan sia sia.
"Tuhan ,jika aku mati ,bahagiakan lah orang orang di sekitar ku dan selamatkan mereka. " Gumam Sherin merasa telah kalah.
Namun siapa sangka sebuah tangan besar datang dan menggenggam tangan mereka dan mengangguk ,seolah mengatakan jika mereka pasti bisa
**
Namun siapa sangka sebuah tangan besar datang dan menggenggam tangan mereka dan dia mengangguk ,seolah mengatakan jika mereka pasti bisa melawan ratu kegelapan dengan kerja sama mereka.
"Ridho." Panggil keduanya secara bersamaan.
"Kita tidak punya waktu lagi,kekuatan ratu kegelapan akan hilang seiring dengan matahari terbit,namun sebelum matahari terbit kita sudah harus bisa mengalahkan nya dan membakar semuanya agar abunya menghilang seiring dengan sinar matahari " Terang ridho tanpa jeda,ia tahu di mana dan kapan waktu yang tepat untuk mengalahkan ratu kegelapan.
"Ridho Benar " Ucap Airin.
"Jika begitu ,mari kita kumpulkan semua kekuatan yang kita punya untuk mengalahkan nya. " Terang Ridho memutuskan untuk membantu Sherin
"Aaarrkk, , " Teriak mereka semakin merasa tersudut.
Melihat Ridho masuk dalam lingkaran Sherin dan juga Airin membuat Usman murka bahkan ratu kegelapan begitu marah.
"Rupanya anakmu lebih memilih mati di tangan ku Usman ,hahahaha !" Tawa remeh ratu kegelapan.
Usman menoleh dan ia terkejut melihat Ridho sudah membantu mereka untuk menghalau kekuatan ratu kegelapan yang semakin besar dan hendak mengalahkan mereka.
"Ridho, , apa yang kamu lakukan ,cepat keluar dari sana " Teriak Usman.
"Tidak pak , aku sudah tidak mau lagi mengikuti keinginan kalian,aku mau hidup normal layaknya yang lain bapak. " Jawab Ridho tegas.
"Anak durhaka kamu,kamu mau mati ? cepat keluar dari sana anak bodoh!." Teriaknya lagi sambil mengayunkan tangan kanannya hendak meraih Ridho,sedangkan tangan kirinya masih setia memberikan sesembahan pada ratu kegelapan juga membaca mantera persembahannya.
"Apa yang harus aku lakukan ,aku tidak punya kekuatan untuk membantu kalian " panik Sherin mengangkat kedua tangannya tidak tahu harus berbuat apa.
"Kamu punya Sherin,kamu lihat liontin yang kamu pakai,itu bukan sembarang liontin,cepat buka dan kamu arahkan sinarnya pada ratu kegelapan." Ucap Ridho sambil menoleh ke arah liontin Sherin.
"Cepat si " Sahut Airin.
Sherin dengan cepat mengeluarkan liontin itu dan melihat liontinnya mengeluarkan cahaya ,dia segera membukanya dan benar saja sebuah kekuatan muncul dari sana dan sherin segera mengarahkan sinar itu ke arah kekuatan ratu kegelapan.
Kekuatan Airin , Ridho dan juga Sherin bersatu membuat lingkaran mereka semakin tebal dan berubah warna.
"Habisi mereka !." Teriak ratu kegelapan menyuruh para pengikutnya untuk mengacaukan kekuatan mereka,namun siapa sangka kekuatan itu terlalu kuat bahkan mereka yang mendekat langsung hancur berkeping keping .
"Berengseeeeeek,, mati kalian." Teriak ratu kegelapan mengeluarkan semua kekuatannya.
"Kalian siap siap ,dalam hitungan ke tiga kita keluarkan semua tenaga yang kita miliki,waktu kita sudah tidak banyak lagi ,sebentar lagi fajar akan menyambut " Terang Ridho.
"Baiklah " Jawab keduanya.
"Satu, , , dua , , tiga ., , , " Tekam Ridho.
"Aaaaaaarrrggggghhhhhh. .... " Teriak mereka mengarahkan semua tenaga dan kekuatan mereka.
Melihat mereka masih berusaha mengalahkan kekuatan ratu kegelapan ,Usman Semakin khawatir dengan anaknya,bagaimana pun Ridho adalah anak satu satunya yang dia miliki ,dengan begitu dia tanpa ragu meninggalkan sesembahan nya dah bergabung bersama Ridho ,tak hanya itu tiba tiba dua orng yang sangat di kenali mereka yaitu Reno dan Sherly pun datang membantu mereka.
"Huuuaaaaaaaa" Teriak mereka lagi.
"Papa ,mama." Panggil sherin.
Reno dan Sherly tersenyum dan kembali membantu anaknya.
Kali ini kekuatan yang di miliki ratu kegelapan semakin melemah dan akhirnya.
"DASAR PENGHIANAT, , , TUNGGU PEMBALASAN KU AAARRRGGGGGHHH....." Teriak ratu kegelapan telah kalah.
DUAAAAR
Suara ledakan yang berasal dari dalam pohon besar dan terjatuhnya ratu kegelapan tak berdaya,bahkan semua pengikutnya sudah sirna tak tersisa.
"Aaaahh, , ,akhirnya , , " Ucap mereka merasa lega.
Sherin dan yang lainnya begitu lega dan merasa bahagia ,mereka tersenyum satu sama lain.
"Bapak!" Panggil ridho
"Ridho, maafkan bapak nak " Ucap Usman memeluk anaknya,dan merasa lega bisa mengalahkan ratu kegelapan yang juga adalah ibunya.
"Maafkan Ridho juga pak, Ridho bukan anak yang baik " Terang Ridho.
"Tidak, , bapak yang minta maaf karena bapak hidup kamu hancur seperti ini " Ucap Usman lagi.
Mereka langsung berpelukan dan Sherin juga yang lainnya tersenyum melihat itu ,namun saat dia hendak melepas pelukannya Usman tak sengaja melihat tangan Ratu kegelapan bergerak dan matanya mengeluarkan cahaya merah lalu di tangannya sebuah kekuatan berbentuk hitam dan bulat,Ratu kegelapan mengarahkan kekuatan itu ke arah mereka terutama Ridho juga Sherin yang berdiri bersebelahan.
"Mati kalian!" Teriak ratu kegelapan di sisa sisa kesadarannya.
"Awaaaaassss , , , " Teriak Usman menghalau kekuatan dengan tubuhnya dan mendorong Ridho dan juga Sherin hingga mereka terjatuh ke tanah
Dugh
"Aarrkkk " Teriak Usman saat kekuatan itu tepat mengenai dadanya
"Bapaaaaaak. " Teriak Ridho.
"Iblis laknat !." Geram Airin dia mengeluarkan kekuatannya untuk menghabisi ratu kegelapan.
"Rasakan ini ,pergi kau ke neraka!." Teriak Airin.
'"huaaaaa...."
DUAAAARRRR..
Lagi dan lagi sebuah ledakan terdengar di sana ,namun kali ini bukan dari pohon besar itu namun dari tubuh ratu kegelapan dan perlahan berubah menjadi wajah Sarminah/ minah yang sudah tua dan keriput.
"Bapakk, , , " Teriak Ridho lagi memangku Usman.
Saat itu juga ketiga temannya sadar dan tak tahu apa yang terjadi.
"Kalian tidak apa apa ?" Tanya Sherin saat melihat semua teman temannya sadar.
"Rin, , " panggil Mika memeluk Sherin .
"Apa yang terjadi?" Tanya Geger
"Panjang ceritanya ,nanti aku ceritakan. " Ucap Sherin l.
"Ce-paat , ,ba-kaar " Uap Usman menyadarkan mereka di sela sela kesakitan nya.
"Si , ,cepat bakar semua yang ada di sini she. karena cuma kalian manusia yang bisa membakar tempat ini." Ucap Airin.
Geger merogoh kantongnya dan mengeluarkan korek lalu memberikannya pada Daffa.
"Cepat kita tidak punya waktu lagi. " Ucap Ridho.
Dan mereka pun dengan cepat membakar tempat itu.
"Ridho, , ,ma-afkan ba-pak naaak " Ucap Usman terbata
"Tidak pak, , ,bapak tidak salah ," Ridho menangis sambil memeluk bapaknya.
"Ukhuk, , ,ukhuk, , , reen, , ,aku -minta-maaf ,ju-ga sher-ly , , ma-afkan akuuuuu...." Usman juga meminta maaf dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya di pangkuan anaknya..
"Bapaaaaak, , aaaaaarrrggggg , , bapaaaaaaakk " Tangis Ridho sambil memeluk Usman.
***
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 39 Episodes
Comments
Chercher
😭😭
2024-09-26
0