Bab 11

***

" Baiklah,saya akan melepaskan kalian tapi ingat jika anak ini lahir ,dia akan menjadi milikku dan anak ini akan menentukan nasip kalian kedepan! " Tegasnya kemudian pergi meninggalkan mereka.

Sepergian Mbah sarminah ,tubuh sherly luruh ke lantai,dia begitu tak berdaya mengingat apa yang di ucapkan mbak sarminah dan mengingat perjanjian dengan Mbah sarminah.

"Huuuu,aku gak mau mas,aku gak mau ,ini anak kita ,aku tidak sudi memberikan anak kita padanya mas. " Tangis Sherly sambil memeluk perutnya seolah olah memeluk anaknya. Anak yang mereka idam idamkan di incar dukun jahat,jelas sherly tidak mau karena tujuan dia mendatangi dukun itu untuk memiliki keturunan bukan untuk menyerahkan keturunan mereka padanya.

Reno mendekat dan memeluk nya ,dia meminta maaf pada Sherly karena ulahnya anak yang mereka akan menjadi korban keserakahan mereka akan dunia.

"Sayang maaf, aku tidak akan memberikan apa yang dia ingin kan,aku janji aku akan memikirkan cara untuk menyelesaikan masalah ini,aku janji." Janji Reno untuk memenangkan istrinya,dia juga tidak sudi memberikan anak mereka pada mbah Sarminah,dan mulai saat itu Reno memikirkan cara bagaimana untuk melawan Mbah Sarminah.

Sherly pun mulai tenang dan percaya dengan apa yang di katakan oleh suaminya ,dia begitu yakin suaminya juga pasti tidak rela memberikan anak mereka untuk di jadikan tumbal demi kekayaan dan kekayaan yang mereka dapatkan.

***

Seiring berjalannya waktu Reno memutuskan untuk pindah rumah yang begitu jauh agar Mbah Sarminah tidak menemukan mereka,namun sayang sekali tepat di hari kelahiran anak mereka Mbah sarminah datang sampai membuat mereka sangat terkejut.

"Bagus,,kalian melahirkan bayi yang begitu manis,rawatlah dia dengan baik ,jika waktunya tiba aku akan datang lagi ,hahahaha " ucap mbah Sarminah dengan sangat anggun dan dengan wajah barunya,entah apa yang membuatnya begitu terlihat cantik dan awet muda.

"Tidaaaaaaakk !" teriak Sherly sambil mengangkat tangannya dan membuka matanya lebar.

Mendengar teriakan istrinya,Reno segera berlari dan mendekatinya."sayang,kamu mimpi?. " Tanya Reno terkejut melihat istrinya mengigau dan terbangun dengan mata melotot.

Sherly tersadar dengan ucapan Reno yang berkali kali memanggil namanya .

"Maaas aku takut ,huuuu, ,aku takut,dia datang lagi dan mengambil anak kita mas ,aku takut, ,mana anak kita mana ! " Ucap Sherly ketakutan memeluk Reno.

Reno dengan pelan mengelus pundak istrinya dan menenangkan nya,dan setelah mulai tenang Reno bertanya apa yang membuatnya mengigau seperti itu.

"sekarang kamu cerita,apa yang membuatmu begitu " terang Reno duduk di samping istrinya dan sambil memeluk nya juga mengusap lengannya.

Sherly menarik nafas dan menghembuskan nya pelan lalu mulai bercerita tentang mimpinya yang di datangi oleh Mbah Sarminah dan meminta anak mereka untuk di ambilnya di jadikan tumbalnya.

"Aku takut mas, aku takut." Tangis nya lagi,dia sangat khawatir dengan anaknya ,dia tidak ingin anaknya menjadi tumbal bahkan dia rela mati demi anak nya.

"Kamu tenang ya,itu hanya Mimpi saja sayang,wanita itu tidak akan tahu kita di mana ,kita sangat jauh dari rumahnya." Terang Reno . " brengsek,aku baru tahu dia sejahat itu dan sesakti itu ,jadi dia selama ini mengintai dan mengikuti ku," lanjut Reno bergumam dalam hati .

Ia tak menyangka jika Mbah Sarminah begitu sakti bahkan Mbah sarminah tahu di mana rumah baru Reno meski dia tidak mengatakan nya bahkan Reno sebenarnya sengaja menghindar darinya dan memilih untuk tinggal di tempat yang lumayan jauh ,namun Mbah sarminah dengan mudah menemukan mereka.

"Aku akan cari cara untuk tidak memberikan anak kita padanya ," Terang Reno menatap anaknya yang ada di box bayi,dia begitu menyayangi anaknya bahkan anak itu adalah anak yang di tunggu tunggunya.

"Bagaimana jika dia benar benar datang mas, aku gak mau "

"Sssttt, kamu tenang saja ,aku sudah memikirkan cara untuk menghindari nya." Terang Reno yang lagi lagi membuat Sherly tenang dan mengangguk .

***

10 tahun berlalu, kehidupan Reno dan Sherly tidak ada masalah apapun bahkan Mbah Sarminah sama sekali tidak datang menemui mereka sejak mimpi Sherly saat masih di rumah sakit .

"Mas, , terrimakasihhh ya , , kamu sudah memberikan sejuta kebahagiaan untuk kita " ucap Sherly begitu bahagia.

"Sama sama sayang." Terang Reno sambil menyetir.

"Tapi mas, , " ucap Sherly terhenti saat menatap gadis Yang ada di belakangnya yang masih asik bermain dengan boneka kesayangan nya.

"Sttt, ,kamu jangan ingat dan bahas apapun mengenai itu ,kita anggap itu masa lalu kita yang tidak seharusnya kita ingat," ucap Reno begitu tau apa yang akan Sherly bahas.

"Baiklah." Terang nya kemudian fokus ke jalan .

tak lama terdengar suara berisik dari belakang .

"Sini, aku pinjam Boneka jeleknya. " Teriak seorang anak kecil

"Tidak, , kakak , , lepasin boneka adek lepaaas. " Teriak salah satunya lagi.

"Loh loh , kok anak anak mama berantem!." Sahut sherly menoleh kebelakang.

"Ini loh mah , ,kak Airin bangun bangun malah mau ambil boneka ku " Adunya dengan bibir yang mengerucut.

" Enggak kok Tante, Airin cuma mau pinjam saja tidak lebih." Terang Airin

Degh

Hati Sherly bagai tersayat saat mendengar Airin menyebutnya dengan nama Tante .

"Sherin, kamu gak boleh gitu sayang,kalau kakak Airin mau pinjam kenapa gak di kasi sayang." terang Sherly perlahan agar Sherin mau meminjamkan bonekanya pada Airin.

Mau tak mau Sherin dengan terpaksa memberikan boneka itu pada Airin untuk di pinjamnya.

"Nih , jangan di rusak! " Ujar Sherin memberikan boneka itu pada nya .

" Terimakasih ya dek ." jawab Airin senang.

"Hm ." Jawab Sherin acuh sambil membuang muka.

"Heh ,boneka jelek ,kenapa sih kamu sangat di sayangi sama Sherin,apa aku harus jadi kamu supaya adek Sherin mau menemaniku dan berteman dengan ku ? " Gerutu Airin tiba tiba membuat Reno menekan rem tiba tiba..

Zzrrrrrttttt

" Aarrkk ." Terriak semuanya terkejut.

"Astaga, , ada apa mas?." tanya Sherly begitu panik dan ketakutan,dia melihat anak anak tidak kenapa kenapa barulah dia memarahi Reno.

"Sayang kamu kenapa sih ? kamu mau bunuh kita?." Kesal Sherly sambil menatap kedua anak itu di belakang.

"Kamu tidak apa apa?." Tanya Airin melihat kondisi Sherin

"tidak, , aku tidak apa apa kak. " Jawab Sherin pelan

"Kalian tidak apa apa?." tanya Sherly.

"Tidak apa apa " jawab mereka.

"Maaf, aku tidak fokus di jalan ,tadi ada burung yang hampir ku tabrak. " Ucap Reno berbohong.

"Ikatan batin antara Kalian begitu kuat nak,maafkan mama dan papa memisahkan kalian sementara waktu, suatu saat kalian akan tahu siapa kalian bersua yang sebenernya." Gumam reno dalam hati begitu tersentuh dengan ucapan Airin yang mengatakan apa ia harus jadi boneka agar dirinya di perdulikan oleh Sherin,adik nya .

Terpopuler

Comments

Chercher

Chercher

Airin anak siapa?

2024-09-25

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!