Dua makhluk iblis bayangan hitam, tidak bisa berkutik dalam cengkeraman Eyang Naga Sakti, yang langsung menancapkan kuku-kuku cakarnya yang sangat tajam, kuat dan keras, hingga kuku Eyang Naga Sakti, menancap masuk kedalam tubuh dua makhluk iblis bayangan.
"Tunggu saja nanti, pembalasan dari Raja Iblis Bayangan Hitam, yang sekarang sudah berada di Alam Bumi, bersama jutaan prajuritnya, yang siap menghancurkan manusia di alam ini!" Ucap makhluk iblis bayangan hitam, berseru mengancam Eyang Naga Sakti.
"Datangkan semua iblis kemari, aku sendiri yang akan menghancurkannya!" Seru Eyang Naga Sakti marah, dan langsung melemparkan dua makhluk iblis bayangan hitam, kearah Turangga dan Umi Hajah Siti Setiawati, yang berdiri menatap kearah Eyang Naga Sakti.
Dua makhluk iblis yang dilemparkan oleh Eyang Naga Sakti, dengan cepat melesat kearah Turangga dan Umi Hajah, yang langsung menangkap keduanya dengan gerakan cepat.
Turangga dan Umi Hajah, menyeret kedua makhluk iblis itu, serta membawanya kehadapan ratusan manusia bertopeng hitam, dan tentunya, sudah dilumpuhkan basis kekuatan keduanya.
Ratusan manusia bertopeng hitam, begitu melihat pelindung mereka sudah ditundukkan, ratusan manusia bertopeng mentalnya langsung down. Kesempatan itu, dimanfaatkan oleh wanita bercadar ungu, untuk menghantamkan pukulan Tangan Dewa Naga, kearah ratusan manusia bertopeng hitam.
Duarr.... Duarr.... Duarr.... Bom....
Pancingan Turangga dan Umi Hajah, berhasil membuat mereka lengah. Dan kelengahan mereka, justru menguntungkan wanita bercadar ungu, untuk terus menggempur mereka dengan kekuatan pukulan Tangan Dewa Naga.
Duarr.... Duarr.... Duarr.... Bom....
Ledakan demi ledekan, yang membahana di pesisir pantai selatan, terus terdengar hingga radius lima kilometer. Membuat warga disekitar pesisir pantai, segera mengunci diri didalam rumahnya masing-masing, karena mereka merasa ketakutan, seperti yang pernah terjadi, beberapa waktu lalu, ada serangan dari gerombolan rampok, yang menjarah kampung mereka.
Sehingga begitu warga kampung mendengar suara ledakan, langsung mereka masuk kedalam rumahnya, dan mengunci diri didalam, tidak berani keluar dari rumahnya, sebelum dinyatakan aman dan bebas dari gerombolan perampok.
Duarr.... Duarr.... Duarr....
Dengan gencar ketiga manusia super, menggepur manusia bertopeng hitam, yang kini tinggal seratus lima puluh orang lagi, dari seluruhnya enam ratus orang, yang tergabung dalam pasukan iblis bayangan hitam.
Ketiga manusia super, terus menggempur mereka, sedikitpun tidak diberi kesempatan untuk lolos, ketiganya terus menghantam mereka dengan pukulan-pukulan jarak jauh yang mematikan.
Duarr.... Duarr.... Duarr.... Bom.... Bom....
Terus menerus terdengar suara ledakan yang sangat dahsyat, dari atas langit pesisir pantai selatan.
Ketiga manusia super, tidak memberi ampunan lagi kepada mereka. Apalagi Turangga, dia terus memburu sisa-sisa manusia bertopeng hitam, yang hendak ingin melarikan diri. Semuanya dibantai dengan kekuatan yang sangat dahsyat, hanya menyisakan tiga puluh orang, yang sudah takluk dan menyerah.
Ketiga puluh orang manusia bertopeng hitam, lalu dibawa oleh bawahan Jenderal Sandjoyo, dan dimasukkan kedalam dua pesawat helikopter, yang mengikuti helikopter tempur.
Usai membereskan ratusan manusia bertopeng hitam, ketiga manusia super, gegas terbang menuju kearah barat, hendak menggempur Markas Pasukan Iblis Bayangan Hitam, di puncak Gunung Krakatau.
Ketiganya terbang, menggunakan tunggangannya masing-masing, yang selalu setia menemani tuanya, kemanapun tuannya pergi.
Tiga Manusia Super, di atas tunggangannya, melesat dengan kecepatan tinggi kearah barat. Mereka ingin segera sampai dipuncak Krakatau, yang menurut keterangan dari dua makhluk iblis bayangan, Raja Iblis Bayangan Hitam sudah berada di Alam Bumi, bersama jutaan prajuritnya.
Untuk membuktikan ucapan kedua makhluk iblis, ketiga manusia super, bergegas bergerak dengan cepat menuju kearah barat, setidaknya dari markas mereka di Gunung Krakatau, didapatkan informasi tentang keberadaan Raja Iblis Bayangan Hitam, beserta jutaan prajuritnya.
Jenderal Sandjoyo sendiri, memerintahkan kepada bawahannya, setelah menjebloskan ketiga puluh manusia bertopeng hitam, kedalam penjara bawah tanah, segera menyusulnya ke Gunung Krakatau, untuk menangkap para pengacau di alam ini.
Jenderal Sandjoyo dengan menggunakan helikopter tempur, mengikuti ketiga manusia super dari belakang. Namu ketiganya menyebar, menyisir manusia bertopeng hitam dari tiga arah. Dari jalur arah kanan, wanita bercadar hitam, terbang di atas pesisir pantai utara, menyisir sepanjang pantai untuk mencari manusia bertopeng hitam, dan menuju kearah Selat Sunda.
Dan di jalur sebelah kiri, wanita bercadar ungu terbang dipesisir pantai selatan, menyisir sepanjang pantai, juga sama menuju kearah Selat Sunda.
Begitu pula di jalur tengah, manusia bertopeng emas terbang di atas perkotaan, menyisir sepanjang jalan perkotaan menuju kearah Selat Sunda, diikuti oleh Jenderal Sandjoyo, menggunakan helikopter tempur dari belakang.
Ketiga manusia super, nantinya akan bertemu dipuncak Gunung Krakatau, untuk bersama-sama menggempur Markas Pasukan Iblis Bayangan Hitam.
Sementara di kawasan Gunung Krakatau, hanya ditempati oleh tiga ribu manusia bertopeng hitam, yang merupakan kepanjangan tangan dari makhluk-makhluk iblis bayangan, untuk melaksanakan tugas dari Raja Iblis Bayangan Hitam.
Raja Iblis, memerintahkan kepada bawahannya, untuk merekrut manusia bumi, yang memiliki hatinya dipenuhi oleh rasa dendam membara. Dan memberikan kekuatan iblis kepada manusia, yang telah menjadi budak iblis, untuk menjalankan misinya menghancurkan seluruh manusia di Alam Bumi.
Mereka yang sudah diberi kekuatan oleh bawahan Raja Iblis, disebar ke seluruh pelosok negeri, namun dipertengahan jalan, keburu dihancurkan oleh ketiga manusia super, bersama dua iblis bayangan hitam sebagai pelindungnya, dan sekarang sudah ditahan diruang penjara bawah tanah.
Markas manusia bertopeng hitam, dipuncak Gunung Krakatau, dipimpin oleh tiga manusia yang berhati iblis, yang sudah menjadi budak iblis bayangan hitam, sebagai perpanjangan tangan dari Rajanya.
Ketiganya dipanggil dengan sebutan saudara iblis pertama, saudara iblis kedua, dan saudara iblis ketiga, yang ketiganya hampir tertangkap oleh Turangga, ketika digempur dan jatuh ke laut, namun keburu diselamatkan oleh dua makhluk iblis bayangan hitam, sebagai pelindung dari mereka.
Dari tiga ribu manusia bertopeng hitam, kini yang tinggal dipuncak Gunung Krakatau, tinggal satu ribu tujuh ratus lima puluh orang lagi, karena seribu dua ratus lima puluh orang, telah dibantai oleh ketiga manusia super dari berbagai tempat, ketika mereka hendak dikirim ke wilayah timur.
Ketiga manusia super, sudah bertemu di Selat Sunda, dihadapan Gunung Krakatau yang menjulang tinggi. Ketiganya bersiap untuk menggempur kekuatan pasukan iblis, yang dipimpin oleh tiga manusia berjubah dan bertopeng hitam.
Turangga, sebelum bergerak menggempur ke markas manusia bertopeng hitam, dia terlebih dahulu memindai seluruh kawasan Gunung Krakatau, dengan kekuatan mata Dewanya, untuk mengetahui letak markas mereka, agar sasaran penggempurannya tepat dan terarah, tidak salah sasaran.
Setelah mengetahui lokasi markas mereka, yang berada dibelakang Krakatau sebelah barat, ketiga manusia super bergegas menuju kearah barat, mengitari lereng gunung, yang mengarah kesebuah Goa, di perut Gunung Krakatau.
Wanita bercadar hitam, bergerak dari arah kanan, menyisir lereng gunung dari sebelah utara, dan wanita bercadar ungu, menyisir lereng gunung dari sebelah selatan, serta manusia bertopeng emas, menyisir Gunung Krakatau di jalur tengah.
Sedangkan pasukan militer, dibawah kendali Jenderal Sandjoyo, yang baru tiba di Selat Sunda, menunggunya diseberang Gunung Krakatau, menunggu perintah dari pemimpinnya.
Ada sekitar seratus prajurit militer, dengan menggunakan sepuluh helikopter, siap menunggu perintah
Jenderal Sandjoyo, memerintahkan kepada para prajuritnya, untuk bergerak dengan menggunakan perahu motor, dan setelah berada di kawasan Gunung Krakatau, diperintahkan untuk berjalan kaki, sambil menunggu perintah dari Turangga, sebagai pemimpin dari ketiga manusia super.
Turangga sendiri, yang menyisir musuh-musuhnya lewat jalur tengah, masih mengawasi pergerakan manusia bertopeng hitam didepan mulut Goa, yang dijaga ketat oleh seratus orang manusia bertopeng hitam.
Begitu pula dengan wanita bercadar hitam, dan wanita bercadar ungu, tengah mengawasi para penjaga Goa, sambil menunggu perintah dari Turangga.
Bersambung.....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 30 Episodes
Comments