Dendam dari ketiga manusia bertopeng hitam, yang dikendalikan oleh dua makhluk iblis dari Alam Bayangan, telah membuat ibukota porak poranda. Ketiganya selain merampok bank, juga menghancurkan semua bangunan mewah, perkantoran, pertokoan dan pusat-pusat perbelanjaan.
Ketiga manusia bertopeng hitam, dihadapi oleh tiga manusia super, yang dua orang sudah diketahui namanya, yaitu Turangga dan Umi Hajah Siti Setiawati, keduanya adalah konglomerat hebat. Namun manusia super yang ketiga, masih dirahasiakan, silahkan menebaknya sendiri, karena ceritanya masih panjang.
Ketiga manusia super, terus mencari keberadaan ketiga manusia bertopeng hitam, yang disembunyikan oleh dua makhluk iblis bayangan.
Bahkan dua makhluk iblis bayangan, sekarang sedang mencari orang-orang yang memiliki dendam besar, yang hatinya sudah disusupi oleh sifat-sifat iblis, dan selalu berbuat kejahatan.
Orang-orang yang memiliki hati iblis tersebut, direkrut menjadi pasukan iblis bayangan, untuk membuat kehancuran di Alam Bumi.
Sudah puluhan orang yang memiliki hati iblis, yang telah direkrut oleh dua makhluk iblis bayangan, yang sekarang tengah dilatih untuk menjadi kuat, didalam perut Gunung Krakatau.
Begitu pula dengan Turangga dan Umi Hajah Siti Setiawati, keduanya mempersiapkan bawahannya untuk digembleng dan dilatih, agar semua bawahannya menjadi kuat, dan mampu menghadapi para anggota dari pasukan iblis bayangan.
Turangga melatih semua bawahannya di kaki Gunung Salak, di kawasan villanya yang sangat luas. Seribu lebih bawahannya yang sudah dilatih di villa Turangga, kini ranah kekuatan kultivasi bawahannya, paling rendah berada ditingkat Pendekar Raja tahap puncak, dan tertingginya berada pada tingkat Pendekar Dewa Surga tahap puncak, dan mereka sudah disebarkan ke setiap cabang Turangga Grup, di tiap-tiap wilayah.
Sedangkan ranah kultivasi ketiga orang kepercayaannya, yaitu Rendi, ranah kekuatan kultivasinya, sekarang sudah berada ditingkat Maha Penguasa Tahap Puncak, Albert dan Rudolf, ranahnya sudah mencapai tingkat Maha Penguasa Tahap Awal, dua tingkat dibawah ranah kekuatan kultivasi Rendi.
Turangga sendiri, kini ranahnya sudah mencapai tingkat Maha Abadi Tahap Awal. Dia terus meningkatkan ranah kekuatannya, untuk menandatangani kekuatan dari dua makhluk iblis bayangan, yang telah menyelamatkan ketiga manusia bertopeng hitam.
Di Padepokan Bhakti Kencana, Umi Hajah Siti Setiawati, tengah menggembleng seluruh bawahannya, dengan bantu oleh para asistennya, agar seluruh bawahannya menjadi lebih kuat lagi, untuk menghadapi pasukan iblis bayangan, yang akan menghancurkan Alam Bumi.
Kekuatan Umi Hajah, sama dengan kekuatan Turangga, meski beda metode pelatihannya, namun kekuatannya sangat dahsyat sekali, mampu mendingi kekuatan dari makhluk iblis bayangan.
Semua bawahannya yang sudah memiliki kekuatan, disebarkan ke setiap cabang Bhakti Nusantara, untuk memperkuat pertahanan didaerah-daerah, dimana cabang Bhakti Nusantara berada, dan bekerjasama dengan anggota dari Turangga Grup.
Sedangkan wanita bercadar ungu, dia berlatih sendirian untuk meningkatkan ranah kekuatan kultivasinya. Dengan berbagai sumberdaya tingkat tinggi, yang diberikan oleh Penguasa Ratu Pantai Selatan.
Dia berlatih ditengah-tengah lautan yang sangat dalam, dengan ditemani oleh seekor naga raksasa, yang dikenal dengan sebutan Eyang Naga Sakti, yang telah memberikan jurus Pukulan Dewa Naga tingkat tinggi, kepada wanita bercadar ungu.
Wanita bercadar ungu, terus berlatih jurus-jurus Dewa Naga tingkat tinggi, dan berlatih kultivasi di atas ombak laut, dan tidak terkena cipratan ombak laut selatan.
Untungnya dia berlatih setiap malam, hingga tidak ada kapal nelayan yang lewat ketempat dia berlatih.
Sambil menyerap sumberdaya energi tingkat tinggi, wanita bercadar ungu terus berusaha untuk meningkatkan ranah kekuatannya, hingga tidak terasa, sudah enam jam dia berkultivasi.
Menjelang pajar menyingsing diupuk timur, terdengar suara teredam dari dalam tubuhnya beberapa kali, dan sekarang ranahnya hampir menyusul ranah kekuatan kultivasi Turangga, yaitu ranah kultivasi wanita bercadar ungu, sekarang sudah mencapai tingkat Abadi Tahap Puncak, selangkah lagi menembus ranah Maha Abadi Tahap Awal.
Setelah ranahnya mencapai Abadi Tahap Puncak, wanita bercadar ungu, akhirnya diperbolehkan untuk menunggangi seekor naga raksasa, yang akan membantunya dalam menghadapi kekuatan pasukan iblis.
Sama halnya dengan Umi Hajah, dia juga sudah memiliki seekor naga emas raksasa, yang siap membantunya dalam setiap kesulitan, dan siap menggempur setiap musuh-musuhnya yang tangguh.
Begitu juga dengan Turangga, dia sudah memiliki burung rajawali perak raksasa, yang juga siap membantu dirinya dalam menghadapi kekuatan lawan-lawannya.
Sekarang, ketiga manusia super, sudah memiliki kekuatan yang super dahsyat, dan siap untuk menghadapi makhluk iblis bayangan, yang telah merusak Alam Bumi.
Ketiganya bertemu lagi dipuncak Gunung Semeru, untuk mempersiapkan menghadapi kekuatan dari pasukan iblis.
Sementara suasana di ibukota, mulai tegang lagi, karena sudah beberapa kali terjadi perampokan di bank, serta dibeberapa toko emas dan berlian. Dan pihak keamanan ibukota, tidak mampu untuk menangani para penjahat, yang menggunakan topeng hitam. Dan kemunculannya, selalu dibarengi dengan suara yang menakutkan.
Seorang jenderal bintang tiga, bernama Sandjoyo, yang semula mengawal tiga manusia super kepuncak Gunung Semeru, kini menggunakan helikopter tempur, untuk menemui ketiga manusia super, agar bisa mendarat dipuncak gunung.
Dia berangkat dengan Lima orang bawahannya, termasuk pilot dan co-pilot pesawat helikopter, dan kebetulan malam ini malam bulan purnama, hingga memudahkan dia untuk bisa bertemu dengan tiga manusia super.
Helikopter terbang menuju kearah timur, dengan kecepatan tinggi, melewati beberapa kota dan gunung.
Dipuncak Gunung Semeru, manusia bertopeng emas, wanita bercadar hitam, dan wanita bercadar ungu, telah tiba dengan menggunakan tunggangannya masing-masing. Ketiganya duduk berhadapan, disebuah tempat yang cukup luas.
Tiba-tiba terdengar suara pesawat helikopter tempur, terbang menuju kearah ketiganya. Turangga menggunakan kekuatan mata malaikatnya, untuk melihat para penumpang helikopter.
"Dia seorang jenderal bintang tiga, yang tempo hari mengawal kita sampai kepuncak gunung ini," ucap Turangga, meyakinkan kedua wanita bercadar.
"Ada apa dia kemari?" Tanya wanita bercadar hitam.
"Mungkin ada sesuatu yang akan disampaikan," sambung wanita bercadar ungu.
Turangga dan wanita bercadar hitam, menganggukkan kepalanya.
"Kita tunggu saja, ada kejadian apalagi di ibukota, sehingga dia menyusul kita kemari," ucap Turangga.
Helikopter tempur, mendarat dengan sempurna, ditempat yang datar dan luas. Seorang jenderal bintang tiga, turun dari helikopter, dengan dikawal oleh dua orang ajudannya, menghampiri ketiga manusia super.
"Salam hormat, untuk ketiga manusia super, yang hebat dan gagah!" Seru Jenderal Sandjoyo, menatap ketiga manusia super.
"Salam kembali jenderal!" Seru ketiga manusia super, hampir bersamaan.
"Apakah kami mengganggu kalian!" Tanya Jenderal Sandjoyo.
"Tidak jenderal! Ada apakah hingga jauh-jauh berkunjung ketempat kami bertiga?" Jawab Turangga, balik bertanya kepada Jenderal Sandjoyo.
"Kami datang kemari, hendak meminta bantuan dari kalian, untuk menumpas manusia bertopeng hitam, yang sekarang semakin merajalela," ucap Jenderal Sandjoyo, menuturkan maksud kedatangannya, kepuncak Gunung Semeru.
kemudian dia menjelaskan situasi keamanan di ibukota, yang semakin tegang, karena ulah beberapa puluh manusia bertopeng hitam.
Di ibukota terjadi perampokan dibeberapa bank, toko emas dan toko berlian, menghancurkan kembali pertokoan, perkantoran, serta tempat-tempat perbelanjaan, dan terjadi pembunuhan dimana-mana, yang dilakukan oleh manusia bertopeng, yang sekarang jumlahnya sudah bertambah banyak, dan aparat keamanan di ibukota, tidak ada yang mampu menandingi kekuatan dari manusia bertopeng hitam, yang kekuatannya sangat besar.
"Begitulah ceritanya, yang sekarang tengah terjadi di ibukota," ucap Jenderal Sandjoyo, diakhir penuturannya.
"Oh, ternyata pasukan iblis bayangan, sudah muncul di ibukota!" Seru Turangga tidak heran, karena sebelumnya, sudah memprediksi bakal munculnya pasukan iblis bayangan.
Ketiga manusia super, menyanggupi permintaan Jenderal Sandjoyo, untuk menghadapi pasukan iblis, yang berkedok sebagai manusia bertopeng hitam.
Ketiganya berangkat dengan menggunakan tunggangannya masing-masing, diikuti oleh Jenderal Sandjoyo, menggunakan helikopter tempur, melesat erbang dibelakang tiga manusia super, dengan kecepatan tinggi.
Bersambung.....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 30 Episodes
Comments