11. Antara Anak Dan Ibu

Di kawasan BSD City, di lokasi syuting film Asmara Membara, Ayu Dewi diserbu oleh para penggemarnya, pada ingin minta foto bersama dan minta tanda tangan. Satu persatu dilayani oleh Ayu Dewi, dengan sikap ramahnya, tidak sombong dan arogan. Malah Ayu Dewi mengajak para penggemarnya, untuk makan bakso bareng, yang kebetulan didekat lokasi syuting ada warung bakso.

Para penggemarnya pada senang ditraktir makan bakso oleh Ayu Dewi, begitu pula dengan pemilik warung bakso, selain baksonya habis, dia juga bisa berfoto bareng dengan Ayu Dewi.

Kejadian itu tak luput dari perhatian sejumlah wartawan, yang kebetulan berada di lokasi syuting. Sejumlah wartawan mengabadikan momen langka, ada seorang artis terkenal mentraktir ratusan penggemarnya di lokasi syuting.

Tentu saja dengan munculnya berita tersebut, yang menjadi berita utama diberbagai media, semakin melambungkan namanya, hingga sejumlah media asing ingin mewawancarainya secara eksklusif.

Ayu Dewi sendiri tambah merendah, dia tidak ingin di cap sebagai artis yang angkuh, sombong dan arogan. Bahkan Ayu Dewi, sering terjun kejalan, hanya untuk memberikan bantuan sembako dan uang, kepada masyarakat yang tidak mampu, yang mengais rezeki di pinggir jalan, seperti kepada para pemulung rongsokan, kepada para tukang becak, kepada supir angkot, dan kepada anak-anak yatim piatu serta para jompo.

Dengan gencarnya pemberitaan media tentang Ayu Dewi, membuat Mira Yuningsih dan Nugraha terus berusaha ingin mendekati Ayu Dewi. Dengan berbagai cara mereka lakukan, namun selalu gagal karena dihalangi oleh para pengawal dan sejumlah wartawan, yang telah mengetahui kelakuan nenek dan pamannya Ayu Dewi.

Dengan inisiatif para wartawan, yang sudah berteman Ayu Dewi, mereka secara diam-diam memuat berita tentang kelakuan Mira Yuningsih dan Nugraha, selain mengusir Ayu Dewi sewaktu kecil, dia juga sering menjual ibunya Ayu Dewi ke para lelaki hidung belang, dan uangnya dipakai untuk berjudi oleh nenek dan pamannya.

Tentu saja berita itu, mengundang berbagai reaksi dari penggemar Ayu Dewi, sehingga membuat para penggemarnya geram kepada Mira Yuningsih dan Nugraha, dan beramai-ramai melaporkan kelakuan keduanya kepada pihak kepolisian.

Mira Yuningsih dan Nugraha, begitu mengetahui dirinya dilaporkan ke polisi oleh para penggemar Ayu Dewi, yang dimuat dibeberapa media, keduanya cepat-cepat kabur dari rumah kontrakannya.

"Ayo cepat, sebelum polisi menangkap kita," ucap Nugraha kepada Mira Yuningsih.

Sedangkan Mira Yuningsih, masih memikirkan kepergian Siwi Susilowati, yang entah pergi kemana, karena sudah hampir satu bulan tidak pernah kembali ke kontrakan ibunya.

"Ayo Mira, mau pergi apa tidak?" Tanya Nugraha kesal.

"Biarlah, aku disini sendiri. Kalau memang polisi ingin menangkap ku. Aku tidak akan lari dari kesalahan yang aku perbuat, aku akan menghadapinya sendiri. Cepatlah kamu pergi, sebelum polisi datang kemari," jawab Mira Yuningsih, sudah siap pasang badan.

Nugraha pun pergi, meninggalkan Mira Yuningsih di rumah kontrakannya.

Beberapa waktu berjalan, sejumlah polisi dan wartawan tiba di rumah kontrakan Mira Yuningsih, dan membawa dirinya ke kantor polisi metro jaya, untuk dimintai keterangannya tentang berita yang tersebar di berbagai media.

Mira Yuningsih mengakui telah menjual Siwi Susilowati ke beberapa pria, dan uangnya oleh dia digunakan untuk bermain judi bersama teman-temannya. Dan dia juga menceritakan akan terus berupaya untuk menipu Ayu Dewi, dia melaksanakan niatnya dibantu oleh Nugraha, yang kini tengah dicari oleh polisi, untuk memperdalam keterangan dari Mira Yuningsih.

Turangga begitu membaca berita tentang pengakuan mantan mertuanya, yang menjual istrinya kebeberapa lelaki hidung belang, hatinya sangat geram dan marah. Sebab dia tidak pernah menceraikan istrinya, itu semua karena dipaksa dan ditekan oleh Mira Yuningsih dan Nugraha.

Dia langsung menghubungi orang-orangnya di Markas Besar Kepolisian, untuk memproses Mira Yuningsih dan Nugraha, serta mencari keberadaan Siwi Susilowati, yang kabur dari cengkeraman ibunya yang jahat.

Pihak kepolisian segera menindaklanjuti permintaan Turangga, apalagi Turangga akan memberikan hadiah sebesar satu miliar rupiah, kepada siapa saja yang menemukan istrinya.

Sementara Siwi Susilowati, yang namanya telah diganti dengan nama Siti Setiawati, dalam satu bulan lebih, usahanya sudah berkembang. Karena dia dapat pinjaman tambahan modal, dari bank pemerintah untuk para usaha kecil. Siti Setiawati mendapat kucuran dana sebesar lima puluh juta, dengan cicilan selama lima tahun.

Dia sekarang membuka usaha laundry, di rumah kontrakannya yang cukup besar, di daerah Parung Bogor. Dan usahanya terus berkembang, hingga dia mdnambah karyawannya, dari semula enam orang, sekarang karyawannya menjadi sepuluh orang.

Dengan mengganti namanya menjadi Siti Setiawati, dan sekarang dia memakai cadar, tidak ada seorangpun yang mengetahui keberadaannya. Walaupun foto dan namanya sudah beberapa kali terpampang diberbagai media, dengan judul yang sangat besar, bagi siapa saja yang menemukan ibunya Ayu Dewi, akan diberikan hadiah sebesar satu miliar rupiah.

Namun hingga saat ini, nama dan keberadaan Siwi Susilowati tidak diketahui, seolah raib bak ditelan bumi.

Ayu Dewi yang merasa kehilangan ibunya, yang sebelumnya dia sering bertemu, baik di jalan sewaktu Siwi Susilowati memungut rongsokan, atau ketika Ayu Dewi berkunjung ke rumah kontrakannya.

Namun setelah identitas Siwi Susilowati diketahui publik, bahwa dirinya merupakan ibu dari artis terkenal, dia langsung menghilang tanpa jejak. Bahkan polisi sendiri, tidak dapat menemukan keberadaannya.

Ayu Dewi sangat sedih sekali, sudah sejak kecil dia dipisahkan oleh neneknya, setelah dewasa ketika dia menemukan sesosok ibunya, begitu dia tau bahwa seorang wanita yang menjadi pemulung rongsokan itu adalah ibunya, langsung wanita itu tidak pernah muncul kembali.

"Ibu, dimanakah kini ibu. Aku merasa sedih sekali, ketika aku mengetahui wanita pemulung itu adalah ibuku, kenapa ibu tega menjauh dariku. Aku berusaha mencari ibu kemana-mana, namun hingga kini, aku tidak menemukan sesosok ibu yang aku cari. Ibu, pulanglah... Anakmu merindukan belaian kasih mu."

Sebuah tulisan Ayu Dewi, yang menjadi trending topik dibeberapa media, telah menggugah hati kaum ibu di seluruh Nusantara, bahkan para ibu-ibu, menggelar aksi do'a bersama untuk Ayu Dewi, agar cepat bertemu dengan ibu kandungnya.

Sedangkan Siwi Susilowati, yang telah berganti nama menjadi Siti Setiawati, tidak bisa menahan air matanya, begitu membaca tulisan anaknya yang termuat dibeberapa media.

"Anakku, sebenarnya aku juga rindu kepadamu. Namun saat ini, belum waktunya untuk bertemu. Biarlah ibu menebus semua kesalahan, yang telah diperbuat oleh Mira Yuningsih dan Nugraha. Walaupun ibu jauh dimata, namun sangat dekat di hati. Anakku, ibu selalu mendoakan mu, agar dirimu kelak, mendapatkan seorang jodoh yang baik, sesuai dengan harapan ibu dan ayah. Dari seorang ibu yang kehilangan anaknya."

Itulah balasan dari Siwi Susilowati, yang dikirim oleh seseorang melalui email ke meja redaksi, yang telah dimuat dibeberapa media, sebagai jawaban dari Ayu Dewi.

Tentu saja hal itu, membuat beragam tanggapan positif dan negatif, diantara masyarakat, ada yang simpati kepada ibunya, ada yang mendukung Ayu Dewi, dan ada juga yang menyarankan kepada ibunya Ayu Dewi, agar berani muncul dihadapan anaknya, agar masalahnya cepat terselesaikan.

Ayu Dewi sendiri, begitu membaca jawaban dari ibunya, langsung menangis sedih. Air matanya tidak bisa dibendung lagi, mengalir membasahi kedua belah pipinya.

"Ibu, kenapa ibu menjauh dari anakmu. Sedangkan anakmu, dari kecil membutuhkan kasih dari seorang ibu. Tapi kenapa, sekarang setelah aku dewasa, tidak bisa memeluk ibu. Hatiku selalu sepi, menantikan kehangatan belaian kasih dari seorang ibu. Anakmu yang merindukan seseorang ibu!"

Begitulah balasan dari seorang anak, yang merindukan kehadiran seorang ibu kandungnya, yang sejak usia lima tahun tidak bertemu.

Bersambung......

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!