Arnette mencoba baju yang dibelikan oleh Simon untuknya, mau berapa kali pun mencoba, Arnette merasa tidak cocok.
Perempuan itu terbiasa memakai baju zirah untuk perang atau pakaian yang bisa menutupi semua tubuhnya. Karena tubuh Arnette penuh dengan bekas luka.
"Ini sangat aneh," komentar Arnette kesal.
Dia sebenarnya tidak setuju dengan ide Simon untuk mengambil hati Agam karena hal itu akan membuang banyak waktu.
Akan lebih efisien untuk menculik pemuda itu dan memaksanya bercinta.
Namun, belum tentu sekali bercinta bisa langsung hamil. Arnette harus melakukannya berkali-kali, tidak mungkin dia akan menculik Agam terus-terusan.
Apalagi dia hanya sendirian di dimensi ini.
Jadi, satu-satunya cara hanyalah mengikuti aturan yang ada di dunia Agam.
"Apa perkembangan senjata di dunia ini juga lebih maju?" gumam Arnette lagi. Dia lebih tertarik dengan amunisi perangnya.
Sampai Simon mendatangi Arnette karena ingin melihat perubahan penampilan perempuan itu.
"Lumayan," komentar Simon.
"Sekarang ikut aku!"
Simon membawa Arnette ke parkiran mobil miliknya, di sana berjajar beberapa koleksi mobil milik pemburu hantu itu.
Sebelumnya Arnette sudah mempelajari beberapa benda modern yang membuatnya terkagum-kagum, di dunianya Arnette biasa menggunakan kuda untuk transportasi jarak jauh.
"Jadi ini kuda besi?" tanya Arnette.
"Bukankah kau mempunyai kekuatan teleportasi?"
"Kadang aku juga ingin terlihat normal, ayo masuk!" ajak Simon.
Rasanya naik mobil sungguh menakjubkan tapi Arnette berusaha menunjukkan reaksi biasa saja.
Ternyata Simon membawa Arnette ke sebuah salon untuk permak rambut dan membubuhkan riasan ke wajah sang sword master.
"Tempat ini namanya salon biasanya kaum wanita menyukainya tapi karena kau agak lain pasti akan terasa membosankan. Jadi, tahanlah dan berpikirlah ini demi membuat anak," jelas Simon.
Di dunia Arnette juga ada hal semacam itu, para wanita bangsawan suka merias diri dan membeli pakaian mewah, mungkin di dunia ini lebih modern.
"Aku akan menahannya," ucap Arnette setuju.
Di salon itu, Arnette dipermak habis-habisan, mulai memotong rambut dan mengecatnya dengan warna hitam. Lalu wajah Arnette juga diberi sedikit riasan supaya terlihat segar.
"Buka mulut Anda sedikit," pinta pemilik salon yang ingin membubuhkan lipstik di bibir perempuan itu.
Arnette sedari tadi mencoba menurut dan memang penampilannya jadi berubah drastis.
"Sekarang perbaiki cara berjalanmu," ucap Simon.
"Cara berjalan apanya?" Arnette jadi kehilangan kesabaran dan sedikit membentak.
"Lupakan kalau begitu, perbaiki sikap dan bicaramu saja. Laki-laki suka wanita yang lemah lembut apalagi Agam masih remaja," Simon meralat perkataannya.
"Sungguh merepotkan!" kesal Arnette.
Walaupun begitu, dia akan berusaha memperbaiki sikapnya.
Selama satu dua hari, Agam menjalani kehidupan normalnya kembali. Dia pikir Arnette tidak akan kembali lagi tapi Agam salah.
Karena pemuda itu melihat Arnette mendatanginya ke sekolah.
Agam melihat perubahan penampilan Arnette dari ujung kepala sampai ujung kaki.
"Bagaimana? Apa kau suka? Kalau begini, apa kau mau membuat anak?" tanya Arnette.
Sedetik kemudian dia teringat kalau tidak boleh membahas masalah itu.
"Maksudku, aku datang ingin menjemputmu," ralat Arnette.
"Kenapa menjemputku? Dan lebih baik jangan menggangguku lagi," pinta Agam. Dia malu dilihat teman-temannya jadi Agam menarik tangan Arnette supaya menjauh dari area sekolah.
"Aku tidak mau menikah dan membuat anak denganmu, jadi mengertilah!"
"Sayangnya, aku memaksa! Tunjukkan di mana rumahmu karena aku harus melihat rumah itu sanggup atau tidak menampung 400 anak sapi dan 900 kambing," balas Arnette dengan santai.
"Apa? Jadi kau benar-benar membeli semua hewan itu?" tanya Agam tidak percaya.
Arnette tergelak melihat ekspresi Agam, perempuan itu kemudian mendekat seraya meraih dagu remaja tampan itu. "Aku tidak pernah main-main dengan perkataanku! Camkan itu!"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 101 Episodes
Comments
Nacita
ya ampun baru ketemu lagi tiba2 lgsg ngajak bikin anak 🤣
2024-07-04
1
◡̈
oke gas Oke gas🤣🤣🤣
2024-03-03
2
Teh Yen
waduh agam.sepertinya kamu harus merelakan keperjakaanmu pada wanita asing itu hihii
2023-10-31
1