Lawan Seimbang

Ada hal yang membuat Olivia bingung dengan Dilon. Katanya laki-laki itu berandalan dan cukup ditakuti di sekolah, tapi kenapa Olivia belum pernah melihat tingkahnya itu ya? Paling hanya mengganggunya saja.

"Wah Olivia kayanya kamu berhasil rubah Dilon jadi penurut gitu, kita aja sampai kaget lihat nya," ucap temannya bernama Tasya.

"Ih enggak, malahan dia tuh nyebelin banget sering gangguin aku," rengek Olivia sambil mengerucutkan bibirnya.

"Mungkin Dilon gemes kali sama kamu, makanya dia terus gangguin kamu. Lagian dia itu sebelumnya belum pernah gitu loh sama cewek lain," kata Syifa.

"Masa? Bukannya dia playboy ya?" tanya Olivia.

Kedua temannya itu saling bertatapan lalu tertawa bersamaan, "Kamu tahu Dilon playboy dari siapa emangnya?" tanyanya.

"Em gak tahu sih, cuman dugaan aku aja. Biasanya kan tampang bad boy dan nyebelin kaya dia itu pasti suka gombalin cewek-cewek," jawab Olivia asal, apalagi Dilon dikatai berandalan.

"Enggak, kamu salah. Dilon kayanya bukan pemain cewek deh, karena yang pernah deket di sekolah cuman kamu aja," ujar Syifa.

Benarkah? Olivia sampai speechless sendiri mendengar itu. Padahal Ia sempat menduga Dilon mendekatinya hanya untuk main-main saja, menganggap pada perempuan lain pun seperti itu.

"Kalian kan sering bilang tuh kalau Dilon itu murid nakal dan sering buat onar di sekolah. Tapi kenapa aku gak pernah liat tingkah dia ya?" tanya Olivia penasaran.

Tasya menjentikan jarinya, "Nah itu dia, semenjak kamu pindah anehnya Dilon belum pernah lagi bertingkah gitu," katanya.

"Emangnya biasanya dia gimana?"

Tasya lalu menjelaskan apa saja kelakuan Dilon beberapa waktu lalu, bahkan katanya dari awal menjadi murid baru saja sudah nakal. Para guru pun hanya bisa membiarkan, menyerahkan semua pada kepala sekolah.

Tingkah nyeleneh Dilon itu memalak uang murid lain, ketahuan merokok di sekolah, sampai pernah meledakkan toren dan membuat airnya sampai banjir ke beberapa tempat. Tentu saja Dilon tidak sendirian, bersama dua temannya.

"Astaga aku gak nyangka dia segila itu," gumam Olivia sampai menggelengkan kepalanya.

"Tambahan lagi, dia gak suka ikut upacara dan lebih suka ngadem di atas rooftop," lanjut Syifa.

"Gak pernah sama sekali?" tanya Olivia.

"Katanya dulu pernah sekali, tapi ada yang bilang waktu itu wajah Dilon sampai pucat dan hampir pingsan."

Anehnya Olivia bisa menduga sesuatu, apa mungkin Dilon sakit sampai tidak pernah ikut upacara? Kepalanya langsung menggeleng tidak mungkin. Bisa saja Dilon itu hanya malas, kan murid tidak bisa di atur.

"Sialan, lo sengaja ya numpahin minuman ke gue hah?!"

Teriakan menggema di kantin itu membuat suasana yang tadinya ramai menjadi hening seketika. Olivia dan teman-temannya pun repleks melihat ke asal suara, dari kumpulan beberapa lelaki dan salah satunya ada Dilon.

Olivia memperhatikan Dilon yang berdiri dengan wajah marahnya, terlihat seragam depannya kotor sepertinya ketumpahan jus berwarna ungu. Seorang murid lelaki culun berkacamata berdiri dengan menunduk di depannya.

"A-aku minta maaf Dilon, aku beneran gak sengaja tadi kesandung meja. Bi-biar aku bersihin bajunya ya?" kata murid itu.

Baru saja tangannya akan menyentuh seragamnya, Dilon langsung menepis kasar tangan pria itu. Belum merasa cukup Dilon pun mendorong bahunya beberapa kali sampai mengintimidasi nya.

"Dia ngapain sih? Gak malu apa dilihatin banyak orang?" tanya Olivia berdesis.

Saat melihat murid berkaca mata itu terjatuh, membuat Olivia repleks berdiri dari duduknya. Baru saja akan pergi, tangannya ditahan Tasya. Temannya itu terlihat menggeleng seolah memberinya isyarat untuk tidak pergi.

"Dia sudah keterlaluan, aku harus pisahin," ucap Olivia. Rasanya gemas sekali karena orang lain malah menonton.

"Jangan Olivia, mending kita gak usah ikut campur," cegah Tasya.

"Gak bisa, aku gak nyaman cuman bisa lihat aja. Sudah lepasin tangan aku, aku akan baik-baik aja." Karena terus memaksa, akhirnya Olivia pun berhasil melepaskan diri.

Dengan langkah tegasnya Olivia mendekati kerumunan itu. Kedua matanya terbelak melihat Dilon yang masih mengintimidasi murid culun itu yang sudah terpojok. Dilon memcengkram kerah bajunya sambil mengangkat bogeman di udara.

"Berhenti, lepasin dia!" pekik Olivia setelah berdiri di hadapan mereka.

Sontak saja murid yang lain pun terkejut melihat keberanian Olivia, membuat mereka berbisik-bisik. Olivia berusaha bersikap acuh, Ia harus teguh pada pendiriannya.

"Olivia," panggil Dilon sedikit terkejut melihat kehadiran perempuan itu.

"Kamu apa-apaan sih Dilon? Kamu lagi bullying dia ya?" tanya Olivia sambil berkacak pinggang.

"Gue bukan bully, tapi si culun ini emang harus dikasih pelajaran karena udah cari masalah sama gue," kata Dilon berusaha menjelaskan.

"Tapi kan dia bilang gak sengaja, dia juga udah minta maaf sama kamu. Sudah lepasin, kamu emangnya gak malu dilihatin banyak orang?"

Dilon lalu memperhatikan sekitar, saat mereka di tatap nya langsung mengalihkan membuat Dilon menyeringai karena tahu semua orang merasa ikut terintimidasi olehnya.

"Kalau gue gak mau lepasin gimana?" tanya Dilon yang malah menantang.

"Aku bakal laporin kamu ke guru BK," ancam Olivia sambil memicingkan matanya.

Namun Olivia tersentak saat tidak sengaja mendengar beberapa tawa di sekitarnya, apakah menertawakannya? Hei memangnya ada yang lucu apa? Mereka itu yang tidak punya hati karena hanya menonton.

"Mending lo pergi aja, untuk yang satu ini gak usah ikut campur," ucap Dilon sambil mengibaskan tangannya seolah mengusir.

"Aku bakalan pergi kalau kamu sudah lepasin cowok itu," kata Olivia tegas.

Dilon terkekeh kecil melihat kekeras kepalaan kekasihnya itu. Sudah Ia duga dari awal Olivia itu memang sangat berbeda, hanya perempuan itu yang berani dan tidak takut kepadanya. Itulah kenapa Dilon pun tertarik.

"Kenapa lo belain cowok culun ini? Jangan bilang lo suka ya sama dia?" tanya Dilon.

"Apaan sih? Aku bantuin dia karena punya rasa kemanusiaan, dari pada diam saja gak punya hati!" Olivia sengaja meninggikan bicaranya, sekalian menyindir orang-orang di sekitar.

Dilon menganggukan kepalanya lalu menghempaskan si culun itu melepaskan cengkraman nya. Dilon lalu berdiri dan mendekati Olivia, tapi saat lewat sempat-sempatnya Ia menginjak tangan si culun.

"Ya sudah kalau gitu, lo aja yang tanggung jawab gimana?" tanya Dilon sambil menarik sebelah sudut bibirnya.

"Maksudnya?" tanya Olivia bingung.

"Lo kan katanya mau nolongin si culun, jadi lo yang nanggung kesalahan dia. Ayo ikut sama gue!"

Olivia hanya bisa mengikuti Dilon saja karena tangannya pun ditarik pergi dari sana. Sebenarnya Ia gugup sekali takut Dilon bersikap aneh-aneh kepadanya, tapi semoga saja Olivia masih selamat.

Ternyata Dilon membawanya masuk ke ruang UKS. Pria itu bahkan tidak segan mengusir salah seorang murid yang berada di sana, setelah pergi langsung mengunci pintu. Sekarang hanya mereka berdua di dalam UKS.

"Ck bisa gak sih pelan-pelan? Sakit tahu!" gerutu Olivia mengusap pergelangan tangannya.

"Hehe maaf sayang, habisnya gue gak sabar," ucap Dilon.

Kernyitan terlihat di kening Olivia, Dilon tidak sabar kenapa? Tetapi saat pria itu membuka kancing seragam di depannya, membuat perasaan Olivia perlahan tidak enak.

Terpopuler

Comments

Astri

Astri

dasar brandal 🤣

2023-12-30

0

lihat semua
Episodes
1 Si Penggangu
2 Berbeda Dari Yang Lain
3 Memiliki Banyak Pesona
4 Harus Jadi Pacarnya
5 Mendapat Restu
6 Mood Yang Berantakan
7 Dijemput Pacar
8 Kabar Tersebar Cepat
9 Lawan Seimbang
10 Seperti Mangsa
11 Ternyata Sudah Mengenalnya
12 Diberikan Tugas
13 Tamu Tak Diundang
14 Mencuri Ciuman Pertamanya
15 Diajak Ke Tongkrongan
16 Teman Dekatnya
17 Ada Rasa Persaingan
18 Perasaan Berbunga-bunga
19 Diganggu Terus
20 Baru Tahu Masalahnya
21 Hilang Kendali
22 Ingin Di Spesialkan
23 Suasana Yang Hangat
24 Sebuah Tantangan
25 Seperti Anak Ayam
26 Menggoda Pacar
27 Takut Ngambek
28 Memenuhi Keinginannya
29 Lagi-lagi Menjadi Penolong
30 Berbeda Pandangan
31 Emosi Yang Berubah-ubah
32 Jangan Selingkuh
33 Mode Serius Dilon
34 Penganggu Datang
35 Dilon Yang Menang
36 Tidak Akan Melebihi Batas
37 Saling Support
38 Berusaha Mengelak
39 Tingkah Dilon
40 Bukan Membelanya
41 Tidak Mau Yang Lain
42 Mempersiapkan Hadiah
43 Mempercantik Diri
44 Yang Penting Dia Bahagia
45 Pesta Yang Gagal
46 Selalu Mendukungnya
47 Olivia Mode Bar-bar
48 Menyadari Kesalahannya
49 Akan Melindunginya
50 Takut Dimarahin
51 Perintah Tuan Putri
52 Like Alpha Women
53 Malam Mingguan
54 Ada Sesuatu Yang Aneh
55 Harus Berhati-hati
56 Belum Tahu Sebenarnya
57 Keributan Di Pagi Hari
58 Tetap Nomor Satu
59 Tidak Sengaja Menguping
60 Telah Melanggar Janji
61 Perubahan Seseorang
62 Konflik Dimulai
63 Membujuk Pacar Yang Marah
64 Belum Kapok Mendekati
65 Diminta Menjauh
66 Rasanya Belum Ikhlas
67 Misi Menyatukan
68 Hampir Berhasil
69 Memiliki Selera Yang Sama
70 Mulai Merasa Ragu
71 Diam-diam Pergi
72 Terlalu Berani
73 Merasa Sudah Dikhianati
74 Tidak Ada Kabar
75 Terang-terangan Menyukai
76 Menegaskan Hatinya
77 Sebuah Pengorbanan
78 Merawatnya Yang Sakit
79 Semua Mengkhawatirkan nya
80 Sedang Manja
81 Ingin Yang Terbaik
82 Mengambil Hati Mertua
83 Cari Ribut
84 Tidak Bisa Lebih
85 Harus Percaya
86 Pacar Yang Penurut
87 Tidak Mau Terluka
88 Diterima Dengan Baik
89 Sudah Seharusnya
90 Mau Berdamai
91 Saling Menjaga Jarak
92 Ingin Di Spesial kan
93 Dilon Bisa Sakit Juga
94 Sisi Baiknya
95 Satu Ke-khawatiran
96 Ditantang Lagi
97 Tidak Membuatnya Senang
98 Seperti Dipermainkan
99 Sedang Galau
100 Sudah Terobsesi
101 Belum Luluh
102 Akhirnya Berbaikan
103 Niat Memisahkan
104 Membuat Heboh
105 Hubungan Yang Tidak Pasti
106 Kepercayaan Yang Mengurang
107 Saling Mendiami
108 Alasan Dilon Menghilang
109 Sebuah Syarat
110 Perasaan Tidak Tega
111 Akan Sengit Persaingannya
112 Pura-pura Baik-baik Saja
113 Keadaan Tertekan
114 Sesuai Perjanjian
115 Hari Baru
116 Tidak Direstui Lagi
117 Belum Terbiasa
118 Ada Dalam Pantauan
119 Harus Berakhir Juga
120 Bukan Yang Diharapkan
121 Masih Ada Yang Menghiburnya
122 Terciduk Sedang Bersama
123 Belum Move On
124 Percuma Membela Diri
125 Perasaan Rindu
126 Suasana Yang Baru
127 Ingin Diakui
128 Semua Akan Tahu
129 Tidak Seperti Yang Dikatakan
130 Sama-sama Hancur
131 Mengurung Diri
132 Keputusan Sepihak
133 Tidak Mau Kehilangannya
134 Akhirnya Pergi Juga
135 Terlihat Berbeda
136 Dikerjai Terus
137 Tidak Sama Lagi
138 Jadi Menyebalkan
139 Merasa Dejavu
140 Sok Narsis
141 Tugas Bersama
142 Penasaran Dengan Hubungannya
143 Hanya Sebatas Teman
144 Salah Terus Dimatanya
145 Alasan Dibalik Itu
146 Terasa Semakin Jauh
147 Lelaki Yang Tulus
148 Tingkahnya Tidak Habis
149 Pengungkapan Rahasia
150 Berbaikkan
151 Perasaan Yang Bimbang
152 Harus Menuruti Perintahnya
153 Tidak Bisa Lebih
154 Mulai Mencuri Hati
155 Akan Sulit Berpaling
156 Teman Baru
157 Bukan Rahasia Lagi
158 Berduaan Di Kamar
159 Tidak Perlu Mengingatinya
160 Kini Sudah Berbeda
161 Tanpa Status
162 Dendam Terpendam
163 Masalah Lain Datang
164 Sekarang Sudah Akrab
165 Tidak Seindah Itu
166 Sebuah Kekecewaan
167 Ingin Berbagi Kebahagiaan
168 Harapan Bersama Lagi
169 Tanpa Ragu Menerima
170 Saling Menjaga
171 Ketahuan Kai
172 Belum Bisa Tenang
173 Hampir Diculik
174 Mengakhiri Semuanya
175 Semua Baik-baik Saja
176 Mengikuti Peraturan
177 Ada Saja Kejadian
178 Karena Mencintainya
179 Merasa Beruntung
180 Ingin Serius
181 Ingin Selalu Bersamamu
182 Sekuel- Gadis Nakal ku 1
183 Gadis Nakal ku 2
184 Gadis Nakal ku 3
185 Gadis Nakal ku 4
186 Gadis Nakal ku 5
187 Gadis Nakal ku 6
188 Gadis Nakal Ku 7
189 Gadis Nakal ku 8
190 Gadis Nakal ku 9
191 Gadis Nakal ku 10
192 Gadis Nakal ku 11
193 Gadis Nakal ku 12
194 Gadis Nakal ku 13
195 Gadis Nakal ku 14
196 Gadis Nakal ku 15
197 Gadis Nakal ku 16
198 Gadis Nakal ku 17
199 Gadis Nakal ku 18
200 Gadis Nakal ku 19
201 Gadis Nakal ku 20
202 Gadis Nakal ku 21
203 Gadis Nakal ku 22
204 Gadis Nakal ku 23
205 Gadis Nakal ku 24
206 Gadis Nakal ku 25
207 Gadis Nakal ku 26
208 Gadis Nakal ku 27
209 Gadis Nakal ku 28
210 Gadis Nakal ku 29
211 Gadis Nakal ku 30
212 Gadis Nakal ku 31
213 Gadis Nakal ku 32
214 Gadis Nakal ku 33
215 Gadis Nakal ku 34
216 Gadis Nakal ku 35
217 Gadis Nakal ku 36
218 Gadis Nakal ku 37
219 Gadis Nakal ku 38
220 Gadis Nakal ku 39
221 Gadis Nakal ku 40
222 Gadis Nakal ku 41
223 Gadis Nakal ku 42
224 Gadis Nakal ku 43
225 Gadis Nakal ku 44
226 Gadis Nakal ku 45
227 Gadis Nakal ku 46
228 Gadis Nakal ku 47
229 Gadis Nakal ku 48
230 Gadis Nakal ku 49
231 Gadis Nakal ku 50
232 Gadis Nakal ku 51
233 Gadis Nakal ku 52
234 Gadis Nakal ku 53
235 Gadis Nakal ku 54
236 Gadis Nakal ku 55
237 Gadis Nakal ku 56
238 Gadis Nakal ku 57
239 Gadis Nakal ku 58
240 Ekstra Chapter 1
241 Ekstra Chapter 2
242 Ekstra Chapter 3
243 Ekstra Chapter 4
Episodes

Updated 243 Episodes

1
Si Penggangu
2
Berbeda Dari Yang Lain
3
Memiliki Banyak Pesona
4
Harus Jadi Pacarnya
5
Mendapat Restu
6
Mood Yang Berantakan
7
Dijemput Pacar
8
Kabar Tersebar Cepat
9
Lawan Seimbang
10
Seperti Mangsa
11
Ternyata Sudah Mengenalnya
12
Diberikan Tugas
13
Tamu Tak Diundang
14
Mencuri Ciuman Pertamanya
15
Diajak Ke Tongkrongan
16
Teman Dekatnya
17
Ada Rasa Persaingan
18
Perasaan Berbunga-bunga
19
Diganggu Terus
20
Baru Tahu Masalahnya
21
Hilang Kendali
22
Ingin Di Spesialkan
23
Suasana Yang Hangat
24
Sebuah Tantangan
25
Seperti Anak Ayam
26
Menggoda Pacar
27
Takut Ngambek
28
Memenuhi Keinginannya
29
Lagi-lagi Menjadi Penolong
30
Berbeda Pandangan
31
Emosi Yang Berubah-ubah
32
Jangan Selingkuh
33
Mode Serius Dilon
34
Penganggu Datang
35
Dilon Yang Menang
36
Tidak Akan Melebihi Batas
37
Saling Support
38
Berusaha Mengelak
39
Tingkah Dilon
40
Bukan Membelanya
41
Tidak Mau Yang Lain
42
Mempersiapkan Hadiah
43
Mempercantik Diri
44
Yang Penting Dia Bahagia
45
Pesta Yang Gagal
46
Selalu Mendukungnya
47
Olivia Mode Bar-bar
48
Menyadari Kesalahannya
49
Akan Melindunginya
50
Takut Dimarahin
51
Perintah Tuan Putri
52
Like Alpha Women
53
Malam Mingguan
54
Ada Sesuatu Yang Aneh
55
Harus Berhati-hati
56
Belum Tahu Sebenarnya
57
Keributan Di Pagi Hari
58
Tetap Nomor Satu
59
Tidak Sengaja Menguping
60
Telah Melanggar Janji
61
Perubahan Seseorang
62
Konflik Dimulai
63
Membujuk Pacar Yang Marah
64
Belum Kapok Mendekati
65
Diminta Menjauh
66
Rasanya Belum Ikhlas
67
Misi Menyatukan
68
Hampir Berhasil
69
Memiliki Selera Yang Sama
70
Mulai Merasa Ragu
71
Diam-diam Pergi
72
Terlalu Berani
73
Merasa Sudah Dikhianati
74
Tidak Ada Kabar
75
Terang-terangan Menyukai
76
Menegaskan Hatinya
77
Sebuah Pengorbanan
78
Merawatnya Yang Sakit
79
Semua Mengkhawatirkan nya
80
Sedang Manja
81
Ingin Yang Terbaik
82
Mengambil Hati Mertua
83
Cari Ribut
84
Tidak Bisa Lebih
85
Harus Percaya
86
Pacar Yang Penurut
87
Tidak Mau Terluka
88
Diterima Dengan Baik
89
Sudah Seharusnya
90
Mau Berdamai
91
Saling Menjaga Jarak
92
Ingin Di Spesial kan
93
Dilon Bisa Sakit Juga
94
Sisi Baiknya
95
Satu Ke-khawatiran
96
Ditantang Lagi
97
Tidak Membuatnya Senang
98
Seperti Dipermainkan
99
Sedang Galau
100
Sudah Terobsesi
101
Belum Luluh
102
Akhirnya Berbaikan
103
Niat Memisahkan
104
Membuat Heboh
105
Hubungan Yang Tidak Pasti
106
Kepercayaan Yang Mengurang
107
Saling Mendiami
108
Alasan Dilon Menghilang
109
Sebuah Syarat
110
Perasaan Tidak Tega
111
Akan Sengit Persaingannya
112
Pura-pura Baik-baik Saja
113
Keadaan Tertekan
114
Sesuai Perjanjian
115
Hari Baru
116
Tidak Direstui Lagi
117
Belum Terbiasa
118
Ada Dalam Pantauan
119
Harus Berakhir Juga
120
Bukan Yang Diharapkan
121
Masih Ada Yang Menghiburnya
122
Terciduk Sedang Bersama
123
Belum Move On
124
Percuma Membela Diri
125
Perasaan Rindu
126
Suasana Yang Baru
127
Ingin Diakui
128
Semua Akan Tahu
129
Tidak Seperti Yang Dikatakan
130
Sama-sama Hancur
131
Mengurung Diri
132
Keputusan Sepihak
133
Tidak Mau Kehilangannya
134
Akhirnya Pergi Juga
135
Terlihat Berbeda
136
Dikerjai Terus
137
Tidak Sama Lagi
138
Jadi Menyebalkan
139
Merasa Dejavu
140
Sok Narsis
141
Tugas Bersama
142
Penasaran Dengan Hubungannya
143
Hanya Sebatas Teman
144
Salah Terus Dimatanya
145
Alasan Dibalik Itu
146
Terasa Semakin Jauh
147
Lelaki Yang Tulus
148
Tingkahnya Tidak Habis
149
Pengungkapan Rahasia
150
Berbaikkan
151
Perasaan Yang Bimbang
152
Harus Menuruti Perintahnya
153
Tidak Bisa Lebih
154
Mulai Mencuri Hati
155
Akan Sulit Berpaling
156
Teman Baru
157
Bukan Rahasia Lagi
158
Berduaan Di Kamar
159
Tidak Perlu Mengingatinya
160
Kini Sudah Berbeda
161
Tanpa Status
162
Dendam Terpendam
163
Masalah Lain Datang
164
Sekarang Sudah Akrab
165
Tidak Seindah Itu
166
Sebuah Kekecewaan
167
Ingin Berbagi Kebahagiaan
168
Harapan Bersama Lagi
169
Tanpa Ragu Menerima
170
Saling Menjaga
171
Ketahuan Kai
172
Belum Bisa Tenang
173
Hampir Diculik
174
Mengakhiri Semuanya
175
Semua Baik-baik Saja
176
Mengikuti Peraturan
177
Ada Saja Kejadian
178
Karena Mencintainya
179
Merasa Beruntung
180
Ingin Serius
181
Ingin Selalu Bersamamu
182
Sekuel- Gadis Nakal ku 1
183
Gadis Nakal ku 2
184
Gadis Nakal ku 3
185
Gadis Nakal ku 4
186
Gadis Nakal ku 5
187
Gadis Nakal ku 6
188
Gadis Nakal Ku 7
189
Gadis Nakal ku 8
190
Gadis Nakal ku 9
191
Gadis Nakal ku 10
192
Gadis Nakal ku 11
193
Gadis Nakal ku 12
194
Gadis Nakal ku 13
195
Gadis Nakal ku 14
196
Gadis Nakal ku 15
197
Gadis Nakal ku 16
198
Gadis Nakal ku 17
199
Gadis Nakal ku 18
200
Gadis Nakal ku 19
201
Gadis Nakal ku 20
202
Gadis Nakal ku 21
203
Gadis Nakal ku 22
204
Gadis Nakal ku 23
205
Gadis Nakal ku 24
206
Gadis Nakal ku 25
207
Gadis Nakal ku 26
208
Gadis Nakal ku 27
209
Gadis Nakal ku 28
210
Gadis Nakal ku 29
211
Gadis Nakal ku 30
212
Gadis Nakal ku 31
213
Gadis Nakal ku 32
214
Gadis Nakal ku 33
215
Gadis Nakal ku 34
216
Gadis Nakal ku 35
217
Gadis Nakal ku 36
218
Gadis Nakal ku 37
219
Gadis Nakal ku 38
220
Gadis Nakal ku 39
221
Gadis Nakal ku 40
222
Gadis Nakal ku 41
223
Gadis Nakal ku 42
224
Gadis Nakal ku 43
225
Gadis Nakal ku 44
226
Gadis Nakal ku 45
227
Gadis Nakal ku 46
228
Gadis Nakal ku 47
229
Gadis Nakal ku 48
230
Gadis Nakal ku 49
231
Gadis Nakal ku 50
232
Gadis Nakal ku 51
233
Gadis Nakal ku 52
234
Gadis Nakal ku 53
235
Gadis Nakal ku 54
236
Gadis Nakal ku 55
237
Gadis Nakal ku 56
238
Gadis Nakal ku 57
239
Gadis Nakal ku 58
240
Ekstra Chapter 1
241
Ekstra Chapter 2
242
Ekstra Chapter 3
243
Ekstra Chapter 4

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!