Logan terbangun karena mendengar suara Zara dari arah kamar mandi, perempuan itu mengalami morning sickness.
Dengan segera Logan menyusul istrinya dan refleks tangannya memijit tengkuk Zara dari belakang.
Zara tengah muntah-muntah di closet dan terlihat begitu menyiksa.
Ketika dirasa perempuan itu sudah selesai, Logan langsung menggendong Zara ala bridal. Perempuan itu hanya bisa pasrah tanpa banyak komentar karena memang tubuhnya sudah lemas.
"Tunggulah di sini," ucap Logan perhatian.
Zara hanya menganggukkan kepalanya, dia menunggu Logan dan ingin tahu apa yang akan dilakukan suaminya itu.
Ternyata Logan tengah menyiapkan sarapan untuk Zara dengan tangannya sendiri sampai membuat para pelayan di mansion keheranan.
"Biar kami saja yang memasak, Tuan," ucap kepala koki.
"Aku ingin memasak menu sederhana jadi tidak akan lama," Logan menolak dan tetap melanjutkan pekerjaannya.
Semangkuk bubur sudah siap, Logan membawa hasil masakannya itu ke kamar Zara dan meminta istrinya untuk makan.
Zara mengulum senyumnya melihat bubur yang dibawakan Logan.
"Kenapa? Hasilnya tidak buruk, bukan?" tanya Logan yang merasa buburnya tidak gosong dan sempurna.
"Bukan itu, kau memperlakukanku seperti orang sakit," jawab Zara. Padahal yang dialaminya kan gejala alami ketika hamil muda.
Namun, Zara harus tetap menghargai suaminya jadi dia memakan bubur buatan Logan dan rasanya tidak buruk.
"Aku tidak tahu, kau bisa memasak," komentar Zara.
"Sebenarnya aku lebih suka masakan buatan tanganku sendiri dari pada koki," Logan akhirnya bercerita. "Makanan mereka suka hambar jadi aku diam-diam belajar memasak!"
Zara tertawa mendengarnya, ternyata Logan mempunyai sisi humoris seperti itu. Mungkin ini yang dinamakan tak kenal maka tak sayang.
"Lalu kenapa masih mempekerjakan mereka?" tanya Zara.
"Supaya aku terlihat kaya dan memperbanyak pengeluaranku setiap bulan," jawab Logan.
Jawaban yang tak terduga dari pria dingin seperti Logan, Zara dibuat tertawa sampai melupakan rasa mualnya.
Logan suka melihat Zara yang seperti itu daripada istri yang selalu canggung dengannya.
"Jadi, bagaimana tawaranku semalam?" tanya Logan. Dia butuh kepastian.
Zara terdiam sejenak, dia sepertinya memang serakah selain ingin hidup terjamin, dia juga ingin mengambil hati Logan.
"Aku ingin mencobanya," jawab Zara.
"Bagus," Logan mendekat dan memeluk istrinya.
Mulai sekarang dia harus memberi perhatian layaknya seorang suami.
Hari itu, Logan tidak pergi ke kantor karena ingin menjaga istrinya padahal jika siang hari Zara sudah tidak merasakan mual.
"Apapun yang masuk ke tubuh istriku harus atas persetujuanku!" Logan mengumpulkan semua pelayan di mansion karena ada beberapa hal yang harus dia sampaikan.
"Dan mulai sekarang pindahkan barang-barangku ke kamar Zara!"
Para pelayan begitu sibuk hari itu, karena mereka harus membuat daftar bahan makanan yang akan diperiksa Logan dan mereka harus merenovasi dua kamar menjadi satu.
Walaupun lelah, mereka ikut bahagia karena tuan dan nyonya mereka memutuskan untuk memperbaiki hubungan.
Zara merasa diratukan oleh suaminya, perempuan itu tidak boleh melakukan apapun bahkan berjalan.
"Aku ini hamil, bukan sakit," tolak Zara ketika Logan akan menggendongnya ke kamar mandi.
"Selama trimester pertama, aku akan menjadi kaki dan tanganmu," ucap Logan. Dia tidak mau terjadi sesuatu yang membuat Zara mengalami keguguran.
Timbul rasa bersalah yang luar biasa di hati Zara tapi nasi sudah menjadi bubur, Zara terbelenggu dengan skandal yang telah dia buat sendiri.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 14 Episodes
Comments
Ayuna
ini Novel bukan Cerita mafia tapi penuh was was 🤭
2023-06-06
0
Arkan_fadhila
semoga benar2 anak logan yg dikandung Zara....kok aq merasa gitu yaa
2023-05-24
1
dian kartika
eh ternyata dokter salah diagnosa... ternyata zara mengandung anak y...semoga yaa
2023-05-23
1