20 : Excel yang Tidak Mau Menikah

“Kalau begitu, aku tidak akan pernah menikah!” tegas Excel walau ia masih berucap lirih. “Aku tidak mau membuat istri dan anakku ketakutan. Aku tak mau membuat waktu mereka hanya berisi ajal.” Namun kali ini, ia hanya mengatakannya dalam hati.

Azzura tak lagi menanggapi. Ia memilih mengemudi mengikuti rute map yang menghiasi ponselnya. Sementara di belakang, pak Haji Ojan masih tidur dengan tenang.

Perjalanan berlangsung berselimut keheningan. Karena Excel maupun Azzura sama-sama diam. Sekitar tiga jam kemudian, Excel mengambil alih kemudi di tengah kenyataannya yang sudah jauh lebih baik.

“Kok si Ojan enggak ada tanda-tanda kehidupan, sih, Mas? Dia masih bernapas, kan?” lirih Azzura yang langsung meminta Excel untuk menepi dan berhenti.

“Biar saya saja yang periksa, Mbak. Takutnya pas dia tahu yang memeriksa justru Mbak, dia langsung macam-macam mencuri kesempatan dalam kelonggaran,” ucap Excel sambil turun.

Alasan Azzura meminta Excel mengecek keadaan pak Haji Ojan, tentu karena Excel dikelilingi banyak bahaya. Katakanlah pekerjaan yang Excel tekuni membuat waktu pria itu hanya berupa ajal. Termasuk kejadian keracunan karbon monoksida yang sempat menimpa Excel. Azzura takut, di persembunyiannya, si pak Haji Ojan malah tak sengaja tersuntik racun berbahaya.

“Masih napas,” ucap Excel yang kemudian juga sampai memastikan dengan saksama keadaan pak Haji Ojan.

“Hah!” seru pak Haji Ojan tiba-tiba terbangun karena terkejut.

Tak hanya Excel yang memastikan keadaan pak Haji Ojan yang langsung terkejut. Karena Azzura yang hanya memastikan dari kejauhan dan itu tempat duduk sebelah kemudi, juga langsung beristighfar.

“Pak Haji Ojan ih, kebiasaan!” omel Azzura sambil menghela napas pelan.

Setelah mengawasi sekitar, pak Haji Ojan yang tidak merasa berdosa atau setidaknya merasa bersalah berkata, “Ih, ketahuan.”

Kedua mata pak Haji Ojan tersenyum tak berdosa mengawasi Excel maupun Azzura, silih berganti. “Maafkan, ya.” Karena tidak ada jawaban, ia berangsur memanjat sofa di hadapannya kemudian berusaha duduk di belakang Azzura.

“Enggak ... Jaga jarak, jaga jarak!” tolak Azzura panik.

“Kalau sayang kan harus dekat-dekat. Biar aku bisa jagain kamu!” yakin pak Haji Ojan sangat perhatian.

“Sayang apaan?!” kesal Azzura sewot.

“Ya sayang. Sayang sampai nikah dan nikah beneran. Bukan nikah bohongan kayak Cikho itu. Apaan, sudah nikah kok mau nikahin kamu. Langkahi dulu semua mayat yang ada di kuburan. Sembarangan, mirip jenazah yang masih berkeliaran!” ucap pak Haji Ojan.

Suasana hati Azzura langsung memburukk hanya karena ucapan pak Haji Ojan barusan. Lain dengan Excel yang malah berencana akan memberi Rere pelajaran.

“Semua ini gara-gara Rere. Terus, ngapain juga dia malah menikahi calon suami Azzura?!” kesal Excel dalam hatinya. Ia yang baru duduk langsung siaga, tak mengizinkan pak Haji Ojan menyentuh Azzura.

Pak Haji Ojan yang sudah duduk di tempat duduk tengah persis belakang Azzura, berusaha mengambil perhatian wanita bercadar itu. Padahal, Azzura sudah sampai berdiri demi menghindarinya.

“Aku sayang tulus ke kamu, Raraku sayang sepanjang masa!” yakin pak Haji Ojan.

Azzura langsung menggeleng tegas sambil menatap kesal pak Haji Ojan.

“Duduk. Kalau kamu enggak mau duduk, aku lempar kamu ke luar!” ancam Excel. Karena pak Haji Ojan hanya menatapnya dan tampak jelas baru mempertimbangkan, Ia sengaja kembali turun kemudian memaksa pak Haji Ojan keluar dari pintu penumpang tengah pinggir jalan.

“Enggak mau ih, enggak mau. Aku enggak tahu ini di mana,'' rengek pak Haji Ojan benar-benar manja.

“Duduk yang benar, kembali ke belakang dan jangan ganggu Azzura lagi!” tegas Excel tak menerima penolakan.

Takut, itulah yang pak Haji Ojan rasakan. Namun karena tampang tampan Excel benar-benar menyeramkan, pria itu seolah akan men3rkamnya hidup-hidup dan dari mulut Excel seolah nyaris keluar taring, pak Haji Ojan tak memiliki pilihan lain. Dengan berat pak Haji Ojan pindah sambil sesekali menoleh sekaligus menatap Azzura. Tak butuh waktu lima menit, Excel berhasil membuat pak Haji Ojan menunduk. Dan ketika pria itu mendadak berusaha mendekat, Excel terpaksa mengeluarkan pist0lnya, menod0ngkannya kepada pak Haji Ojan.

“Ih, kamu ganteng-ganteng kok serem. Mirip penjah4t di pilem India!” rengek pak Haji Ojan yang sudah langsung kembali duduk.

Namun jujur, tindakan refleks seorang Excel yang begitu bengiis langsung membuat Azzura takut. Hingga akhirnya mereka sampai di depan rumah berlantai dua di kalangan menengah, Azzura tetap diam.

“Ini rumahku,” ucap Excel yang langsung menawari Azzura maupun pak Haji Ojan, makan.

“Rumahmu bagus. Pakai gerbang tinggi juga mirip gerbang hatiku yang isinya khusus untuk Umi Azzura,” ucap pak Haji Ojan.

“Umi Azzura apaan,” lirih Azzura yang kemudian berangsur turun.

“Kalau begitu, kita cari makan dulu. Ke depan bentar ada restoran!” yakinnya.

“Ada ikan asin sekalian minyak jelantahnya, enggak?” tanya pak Haji Ojan bersemangat.

Excel menatap aneh pak Haji Ojan. “Kamu mau makan pakai minyaknya juga?”

“Ih, kamu enggak tahu makanan enak. Itu tuh makanan legen!” yakin pak Haji Ojan.

Tiba-tiba saja Excel merasa pusing hanya karena ia harus menghadapi Ojan. “Aku pesankan travel buat kamu pulang, ya? Habis makan nanti, kamu langsung pulang!” pintanya, tapi dengan tegas, pak Haji menolak. Layaknya penolakan yang Azzura berikan.

“Aku enggak akan makan kalau Mas enggak mau menikah denganku!” tegas Azzura sambil menatap serius Excel yang masih di sebelahnya.

Pak Haji Ojan yang mendengar, sudah langsung latah sekaligus syok. Jantungnya nyaris rontok, alasan yang juga membuat kedua tangannya memegangi dadanya menggunakan kedua tangan.

“Umi Azzura, enggak salah ngomong? Tega nian dikau merontokkan hatiku?” lirih pak Haji Ojan langsung lemas. Kepalanya mendadak pusing disertai pandangannya yang mendadak gelap hingga ia malah berakhir pingsan.

“Ini orang berbakat nyusahin, ya?” batin Excel sambil menatap tak habis pikir pak Haji Ojan.

Azzura tetap dengan tekadnya, menikahi Excel dan membuat pria itu meninggalkan pekerjaan mafi4 yang setiap saat membuat hidup Excel maupun orang-orang terpenting Excel, merupakan ajal. Azzura terus menolak setiap makanan yang Excel berikan. Semua makanan yang Exel bawa, Azzura biarkan memenuhi meja di kamar Azzura beristirahat.

“Aku tetap enggak mau makan.” Azzura masih bersikeras.

“Tapi saya juga sudah enggak minat menikah, Mbak!” yakin Excel.

Azzura memilih pergi tanpa melanjutkan perdebatan lagi. “Aku mau menemui mamahnya Mas. Mau sekalian menyiapkan pakaian dan juga keperluan yang akan mamahnya Mas bawa.”

Yang Azzura herankan, kenapa Excel tak mau berhenti menjadi mafi4? Apakah pria itu begitu membutuhkan banyak uang dalam waktu cepat sekaligus dekat? Atau memang ada alasan lain?

Bukannya mengejarnya, Azzura malah memergoki Excel pergi sambil menjawab telepon yang terdengar sangat rahasia. Excel dengan sikapnya yang begitu dingin, buru-buru melangkah keluar dari rumah. Obrolan rahasia yang tak sampai membuat Excel bersuara itu, Excel akhiri dengan berdeham.

“Jangan-jangan, itu misi buat mas Excel?” pikir Azzura yang memang yakin. Buru-buru ia menyusul dan tak jadi menuju pintu kamar di sebelah selaku kamar ibu Marina, mamahnya Excel.

Terpopuler

Comments

Samsia Chia Bahir

Samsia Chia Bahir

Astagaaaaaahhhh 😄😄😄😄😄😄

2024-04-25

0

Radi

Radi

jujur ah. ngebayangin rambut ojan pakai jelantah bau ikan asin licin mengkilat aku kok mual Thor. bener mual. 🤮

2024-04-24

0

Novita

Novita

hahaha..
uda gak kesempitan lagi sekarang🤭🤣😜

2024-04-08

0

lihat semua
Episodes
1 1 : Pernikahan Dan Wanita Lain
2 2 : Pengakuan yang Sangat Menyakitkan
3 3 : Mundur
4 4 : Ledakan Dan Excel Lucas
5 5 : Azzura, Wanita yang Sangat Baik
6 6 : Mamah, Papah, ... Maaf!
7 7 : Jangan Dilanjutkan!
8 8 : Kekuatan Hati yang Mengalahkan Segalanya
9 9 : Menuntut Keadilan Dan Tidak Mau Dipoligami
10 10 : Nasib Cikho Dan Rere
11 11 : Berdentam-Dentam, Tegang
12 12 : Hanya Dimodali Kata “Hati-Hati”
13 13 : Seperti Memiliki Body guard
14 14 : Misi yang Melahirkan Ketakutan
15 15 : Niat Baik yang Memiliki Solusi
16 16 : Ada Penyusup Di Dalam Mobil!
17 17 : Peluru yang Melesat
18 18 : Kenyataan yang Sulit
19 19 : Akhiri Dan Sudahi!
20 20 : Excel yang Tidak Mau Menikah
21 21 : Penyusup Dan Tembakan Pertama
22 22 : Pengkhianatan
23 23 : Menegangkan
24 24 : Setelah Kejadian Mencekam
25 25 : Kebenaran yang Dipermainkan
26 26 : Sandiwara Rere
27 27 : Kemarahan yang Meledak
28 28 : Keadilan yang Azzura Minta
29 29 : Kebu-sukkan yang Akhirnya Terbongkar
30 30 : Merasa Tidak Pantas
31 31 : Mendadak Kacau
32 32 : Penangkapan Rere
33 33 : Memohon Izin Menikah
34 34 : Pekerjaan Excel
35 35 : Langsung Dapat Dua Jempol
36 36 : Kebobr0kan Cikho
37 37 : Peringatan Keras
38 38 : Memulai Taubat
39 39 : Gara-Gara Cecak Dan Ojan yang Jadi Gagah
40 40 : Saran Nikah Dulu Baru Resepsi
41 41 : Mirip Kilat Menyeramkan Di Tengah Badai
42 42 : Peduli, Sayang, Dan Juga Cinta
43 43 : Benar-Benar Takut
44 44 : Penge-cut!
45 45 : Azzura, Bukan Wanita Bod-doh
46 46 : Orang-Orang Dari Masa Lalu
47 47 : Kenapa Baru Sekarang?
48 48 : Benar-Benar Sebentar Lagi
49 49 : Baru Awal
50 50 : Hukuman yang Pantas
51 51 : Kesetiaan Dan Perjuangan
52 52 : Yang Terbaik
53 53 : MasyaAlloh
54 54 : Balas Dendam Apa Lagi?
55 55 : Suka Duka Dan Kehampaan
56 56 : SAH!
57 57 : Terbawa Suasana
58 58 : Ibadah
59 59 : Cinta Paling Indah
60 60 : Kencan
61 61 : Dini Hari yang Mendebarkan
62 62 : Pecah!
63 63 : Saling Mencintai
64 64 : Excel yang Masih Kerap Lupa
65 65 : I Love You Too
66 66 : Manis Dan Romantis
67 67 : Bersama Turunnya Hujan
68 68 : Antara Helios, Chole, Cinta, dan Juga Akala
69 69 : Excel Lucas, Si Cekatan yang Pelupa
70 70 : Bisnis Excel
71 71 : Alhamdullilah
72 72 : Drama Pagi-Pagi
73 73 : Masakan Perdana Azzura
74 74 : Tak Mau Berbagi
75 75 : Harus Menikah
76 76 : Nasihat Untuk Helios
77 77 : Masa Depan yang Sudah Disiapkan
78 78 : Mobil Jeep Hitam
79 79 : Kamu Enggak Sendiri
80 80 : Jalan-Jalan Di Kedalaman
81 81 : Rencana Mengerikan Seorang Helios
82 82 : Tanda Tanya Azzura
83 83 : Membahagiakan Istri
84 84 : Pertama Kali LDR
85 85 : Kangen!
86 86 : Sebelum Pulang Menemui Istri
87 87 : Bukan Orang Biasa?
88 88 : Dendam yang Menemukan Tuannya
89 89 : Berubah Dalam Waktu Cepat
90 90 : Tumbang
91 91 : Kabar yang Masih Abu-Abu
92 92 : Memperjuangkan Keadilan
93 93 : Menghadapi Cobaan
94 94 : Antara Tutut dan Keong
95 95 : Jodoh = Cerminan Diri
96 96 : Jodohnya Mas Aidan
97 97 : Kabar Terbaru Rere
98 98 : Sweet Banget
99 99 : Keluarga yang Hangat
100 100 : Nyawa Dibayar Nyawa?
101 101 : BIAD-AB!
102 102 : Pengakuan Dari Cinta
103 103 : Dua Garis Merah
104 104 : Atmosfer Kebahagiaan yang Menular
105 105 : Kekhawatiran Demi Kekhawatiran
106 106 : Sebelum Resepsi
107 107 : Melalui Luka
108 108 : Maaf, I Love You
109 109 : Empat Belas Bulan Kemudian
110 110 : Lahirnya Si Kembar
111 111 : Aurora Bilqis Lucas & Sabiru Muhammad Lucas
112 Tamat
113 Novel : Pembalasan Istri yang Haram Disentuh
114 Novel Baru : Saling Cinta Setelah Menikah
115 Novel Mempelai Pengganti Ketua Mafia Buta yang Kejam
116 Novel Baru : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
117 Novel Horor : Teror Tak Kasat Mata
118 Novel Ojan : Duda Tanpa Malam Pertama Dan Janda Luar Biasa (Menikah Karena Anak)
119 Novel : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
120 Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
121 Novel : Mendadak Menikahi Mantan
122 Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
123 Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat(Season 1-2)
124 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
125 Novel Syukur Elra (Terbaru)
126 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 126 Episodes

1
1 : Pernikahan Dan Wanita Lain
2
2 : Pengakuan yang Sangat Menyakitkan
3
3 : Mundur
4
4 : Ledakan Dan Excel Lucas
5
5 : Azzura, Wanita yang Sangat Baik
6
6 : Mamah, Papah, ... Maaf!
7
7 : Jangan Dilanjutkan!
8
8 : Kekuatan Hati yang Mengalahkan Segalanya
9
9 : Menuntut Keadilan Dan Tidak Mau Dipoligami
10
10 : Nasib Cikho Dan Rere
11
11 : Berdentam-Dentam, Tegang
12
12 : Hanya Dimodali Kata “Hati-Hati”
13
13 : Seperti Memiliki Body guard
14
14 : Misi yang Melahirkan Ketakutan
15
15 : Niat Baik yang Memiliki Solusi
16
16 : Ada Penyusup Di Dalam Mobil!
17
17 : Peluru yang Melesat
18
18 : Kenyataan yang Sulit
19
19 : Akhiri Dan Sudahi!
20
20 : Excel yang Tidak Mau Menikah
21
21 : Penyusup Dan Tembakan Pertama
22
22 : Pengkhianatan
23
23 : Menegangkan
24
24 : Setelah Kejadian Mencekam
25
25 : Kebenaran yang Dipermainkan
26
26 : Sandiwara Rere
27
27 : Kemarahan yang Meledak
28
28 : Keadilan yang Azzura Minta
29
29 : Kebu-sukkan yang Akhirnya Terbongkar
30
30 : Merasa Tidak Pantas
31
31 : Mendadak Kacau
32
32 : Penangkapan Rere
33
33 : Memohon Izin Menikah
34
34 : Pekerjaan Excel
35
35 : Langsung Dapat Dua Jempol
36
36 : Kebobr0kan Cikho
37
37 : Peringatan Keras
38
38 : Memulai Taubat
39
39 : Gara-Gara Cecak Dan Ojan yang Jadi Gagah
40
40 : Saran Nikah Dulu Baru Resepsi
41
41 : Mirip Kilat Menyeramkan Di Tengah Badai
42
42 : Peduli, Sayang, Dan Juga Cinta
43
43 : Benar-Benar Takut
44
44 : Penge-cut!
45
45 : Azzura, Bukan Wanita Bod-doh
46
46 : Orang-Orang Dari Masa Lalu
47
47 : Kenapa Baru Sekarang?
48
48 : Benar-Benar Sebentar Lagi
49
49 : Baru Awal
50
50 : Hukuman yang Pantas
51
51 : Kesetiaan Dan Perjuangan
52
52 : Yang Terbaik
53
53 : MasyaAlloh
54
54 : Balas Dendam Apa Lagi?
55
55 : Suka Duka Dan Kehampaan
56
56 : SAH!
57
57 : Terbawa Suasana
58
58 : Ibadah
59
59 : Cinta Paling Indah
60
60 : Kencan
61
61 : Dini Hari yang Mendebarkan
62
62 : Pecah!
63
63 : Saling Mencintai
64
64 : Excel yang Masih Kerap Lupa
65
65 : I Love You Too
66
66 : Manis Dan Romantis
67
67 : Bersama Turunnya Hujan
68
68 : Antara Helios, Chole, Cinta, dan Juga Akala
69
69 : Excel Lucas, Si Cekatan yang Pelupa
70
70 : Bisnis Excel
71
71 : Alhamdullilah
72
72 : Drama Pagi-Pagi
73
73 : Masakan Perdana Azzura
74
74 : Tak Mau Berbagi
75
75 : Harus Menikah
76
76 : Nasihat Untuk Helios
77
77 : Masa Depan yang Sudah Disiapkan
78
78 : Mobil Jeep Hitam
79
79 : Kamu Enggak Sendiri
80
80 : Jalan-Jalan Di Kedalaman
81
81 : Rencana Mengerikan Seorang Helios
82
82 : Tanda Tanya Azzura
83
83 : Membahagiakan Istri
84
84 : Pertama Kali LDR
85
85 : Kangen!
86
86 : Sebelum Pulang Menemui Istri
87
87 : Bukan Orang Biasa?
88
88 : Dendam yang Menemukan Tuannya
89
89 : Berubah Dalam Waktu Cepat
90
90 : Tumbang
91
91 : Kabar yang Masih Abu-Abu
92
92 : Memperjuangkan Keadilan
93
93 : Menghadapi Cobaan
94
94 : Antara Tutut dan Keong
95
95 : Jodoh = Cerminan Diri
96
96 : Jodohnya Mas Aidan
97
97 : Kabar Terbaru Rere
98
98 : Sweet Banget
99
99 : Keluarga yang Hangat
100
100 : Nyawa Dibayar Nyawa?
101
101 : BIAD-AB!
102
102 : Pengakuan Dari Cinta
103
103 : Dua Garis Merah
104
104 : Atmosfer Kebahagiaan yang Menular
105
105 : Kekhawatiran Demi Kekhawatiran
106
106 : Sebelum Resepsi
107
107 : Melalui Luka
108
108 : Maaf, I Love You
109
109 : Empat Belas Bulan Kemudian
110
110 : Lahirnya Si Kembar
111
111 : Aurora Bilqis Lucas & Sabiru Muhammad Lucas
112
Tamat
113
Novel : Pembalasan Istri yang Haram Disentuh
114
Novel Baru : Saling Cinta Setelah Menikah
115
Novel Mempelai Pengganti Ketua Mafia Buta yang Kejam
116
Novel Baru : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
117
Novel Horor : Teror Tak Kasat Mata
118
Novel Ojan : Duda Tanpa Malam Pertama Dan Janda Luar Biasa (Menikah Karena Anak)
119
Novel : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
120
Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
121
Novel : Mendadak Menikahi Mantan
122
Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
123
Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat(Season 1-2)
124
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
125
Novel Syukur Elra (Terbaru)
126
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!