19 : Akhiri Dan Sudahi!

Azzura tak segegabah itu. Jiwa patriotnya sebagai seorang perawat yang menjunjung tinggi kesehatan sekaligus keselamatan nyawa seseorang, tak sedikit pun goyah walau di hadapannya tengah berlangsung kejadian mencekam. Jadi, adegan peluru melesat menembus kepala Jimmi barusan hanya bagian dari perkiraan Azzura. Sebab wanita itu hanya melumpuhkan kedua tangan Jimmi menggunakan pistol di tangannya.

Masih gemetaran hebat di tengah detak jantungnya yang sudah tak karuan, Azzura mendekat. Ia lari dan buru-buru membuang cellurit maupun belati milik Jimmi. Ia membuangnya sekuat tenaga ke lereng bawa sana, sebelum ia juga kembali waspada sekaligus berjaga-jaga, mengarahkan moncong pist0lnya ke kening Jimmi. Karena andai Jimmi berani meny3rang lagi, Azzura tidak memiliki pilihan lain selain melumpuuhkan total pria tersebut.

“Aku yakin, alasan pistol dan semua senjata mas Excel tetap disimpan pasti karena dalam pert4rungan kini, mas Excel tidak boleh menggunakannya. Akan sangat bahaya andai aku sampai menghab1si pria ini menggunakan senjata mas Excel. Bisa jari, jejak senjata milik mas Excel lah yang menjadi alasan mas Excel memilih tidak menggunakannya.” Azzura masih berbicara dalam hati seiring ia yang mengatur napas pelan demi meredam keadaannya yang memang sangat kacau. Karena akibat keadaan kini dan sampai membuatnya memegang senjat4 api, keringat dingin tak hentinya bercucuran di tubuhnya, seolah ia mengidap penyakit yang sangat mematikan.

“Daripada kalian saling bunuh apalagi kalian bersahabat dan sama-sama memiliki orang yang kalian sayangi, lebih baik kalian pergi kemudian sudahi semua ini!” Kali ini Azzura berucap tegas walau dadanya yang bergemuruh juga terasa sangat sesak. Rasa yang benar-benar menyiksa. Tak kalah tersiksa dari ketika akhirnya ia mengetahui bahwa dirinya hanya dijadikan istri kedua oleh pria yang selama ini sangat ia cintai.

“Selama kalian masih menjadi bagian dari pekerjaan kalian, kalian akan terus dihantui ketakutan. Sampai kapan pun, orang-orang yang kalian sayangi tetap akan terancam dan itu sungguh tergantung kepada kalian!”

“Jadi, pergi dan mulailah kehidupan baru bersama orang yang kalian sayangi. Bawa semua yang bisa menjadi modal untuk bekal. Jangan bodohhh! Karena seberapa banyak pun yang kalian dapat dari pekerjaan kalian, kalian juga akan kehilangan lebih banyak lagi! Di dunia ini tidak ada yang menjual stok nyawa karena dokter bertariif mahal sekalipun tidak bisa menciptakan nyawa tambahan!” Mata Azzura menjadi basah, ia menggeleng tak habis pikir menatap wajah Jimmi.

Kemudian Azzura sengaja berdeham, menghela napas dalam dan berusaha memperbaiki oksigen di dalam dadanya. “Aku tidak akan menghakimi apa yang kalian lakukan karena aku tahu, setiap orang akan menghadapi masa sulit yang kadang membuat mereka terpaksa melakukan segala cara dalam menyelesaikannya. Biar itu menjadi urusan kalian dengan Tuhan kalian!”

“Walau begitu, aku juga tidak membenarkan apa yang kalian lakukan. Terlebih walau kalian tahu apa yang kalian lakukan salah, kalian masih saja melanjutkan!” lirih Azzura emosional. Buih keringat tak hentinya mengalir dan kerap lolos melewati kelopak matanya hingga ia refleks terpejam untuk menghalaunya.

Sekitar tiga puluh menit kemudian, Azzura sudah hampir selesai memperban kedua tangan Jimmi yang wanita itu obati mandiri. Termasuk juga dengan Excel yang di dekat lehernya sudah Azzura perban, selain Azzura yang sampai memberinya peredam racuun.

Sampai detik ini, baik Jimmi maupun Excel masih kompak diam. Namun, kini Azzura meminta Jimmi untuk segera pergi.

“Sudahi dan akhiri. Pergi sejauh mungkin. Bawa istrimu, bahagialah tanpa ada ketakutan lagi. Lebih baik hidup sederhana tapi damai ketimbang hidup mewah tapi setiap saat gelisah. Obatnya jangan lupa diminum. Ini kartu nama saya, hubungi saya jika memang perlu. Jika itu masih untuk urusan kebaikan, Insya Alloh saya akan bantu.” Azzura memberikan satu kantong kecil obat yang harus Jimmi konsumsi.

Jimmi yang berangsur memakai jaket kulitnya tersedu-sedu tanpa berani sedikit pun melirik Azzura. Azzura, wanita bercadar itu begitu tanggung, beda dan memang lain dengan yang lain. Kemudian, lirikannya tertuju kepada Excel yang ada di sebelahnya. Ia sungguh tak bisa berkata-kata, walau ketika ia akan pergi, ia mengucapkan terima kasih sekaligus meminta maaf kepada Azzura. Wanita yang awalnya akan ia buuunuh itu malah menolongnya, memberinya uluran tangan, dan juga menggoyahkan hatinya. Padahal Azzura dengan sangat gampang menghabis1nya terlebih Azzura memiliki banyak kesempatan dalam melakukannya.

“Sudahi dan akhiri. Kalian pasti bisa melewati semuanya walau proses yang harus dijalani memang mudah. Karena jangankan hal yang tidak berisiko sekelas hidup sederhana, hidup mewah seperti yang kalian jalani selama ini saja, sangat berisiko!” yakin Azzura. “Doa terbaik saya akan selalu bersama Mas dan juga keluarga kecil Mas! Semangat, Mas. Ingat, sudahi. Sudahi biar kalian bisa hidup tenang!”

Azzura melepas kepergian Jimmi dari depan pintu penumpang belakang sebelah pinggir jalan agar tidak menghalangi beberapa pengguna jalan yang kebetulan melintas. Jimmi awalnya melangkah terseok sambil menunduk dan tersedu-sedu. Sementara baru saja, Jimmi melempar ponsel canggihnya sekuat tenaga. Mungkin semacam untuk menghilangkan jejak agar tidak bisa dilacak melalui sinyal ponsel tersebut. Jimmi melemparnya ke arah bersebelahan dengan bukit menuju lereng terjadinya pertikaiian sengit antara pria itu dengan Excel.

“M-maaf,” ucap Excel berat sambil menunduk dalam.

“Saya tidak butuh kata maaf Mas. Yang saya harapkan, Mas juga menyudahi semua ini seperti yang akan teman Mas lakukan.” Setelah terdiam agak lama tapi Excel tak kunjung membalas, Azzura sengaja pergi dan menutup pintunya.

Azzura berniat menyetir sendiri karena ia tak mungkin mengandalkan Excel. “Beri saya alamat rumah Mas.” Walau awalnya ia menunduk, ia berangsur menoleh kemudian memberikan ponsel canggihnya untuk diberi rute map menuju rumah Excel.

Sambil mengawasi Excel melalui kaca spion di atasnya, Azzura jadi menduga-duga, mengaitkannya dengan kejadian mencekam yang baru ia patahhkan. “Jadi sebenarnya, tujuan Mas Excel mengajakku ke Jakarta, memang untuk kesehatan mamah Mas, ... atau ... urusan lain dan itu, mengelabuhii pembunnuhan kepadaku?” Tak hanya suaranya yang terdengar menaruh curiga. Karena tatapannya di kaca spion atasnya kepada Excel pun tak kalah curiga. Di belakang sana, Excel yang kembali menyikapi keadaan dengan tenang terbilang dingin, berangsur memberikan ponselnya.

“Dua-duanya. Karena aku memang sengaja membawamu agar kejadian semacam tadi tidak terjadi di hadapan orang tua Mbak,” ucap Excel dan sukses membuat seorang Azzura yang sangat menyayangi orang tua, menunduk dalam.

“Jadi, apalah Mas Excel juga tahu, siapa yang menginginkan nyawaku hingga berani membayar mahal bahkan, menyewa jasa dari perusahaan kalian?” Kali ini Azzura bertanya sungguh-sungguh. Ia sampai menoleh ke belakang hanya untuk menatap Excel secara langsung. Pria itu langsung menunduk dan terlihat jelas memang sengaja untuk menepis kecurigaan yang perlahan melahirkan keyakinan.

“Aku yakin Mas Excel tahu siapa orangnya,” yakin Azzura.

“Apapun yang terjadi, saya akan selalu melindungi Mbak Azzura!” yakin Excel yang kali ini berucap lembut tak kalah lembut dari tatapannya kepada Azzura.

“Berhenti dan sudahi, jika Mas melakukan itu, aku mau menikah dengan Mas!” yakin Azzura. Tekadnya benar-benar bulat. Ia ingin membawa Excel ke jalan yang benar tanpa terus-menerus terjebak dalam lembah hitam.

Terpopuler

Comments

Sweet Girl

Sweet Girl

Berhenti dan Sudahi Exel... dapat bonus Istri Sholihah lagi.

2024-12-18

0

Leng Loy

Leng Loy

Berakhir damai karena Azzura

2024-06-14

0

Nailott

Nailott

tragedy memvawa hikmah

2024-06-12

0

lihat semua
Episodes
1 1 : Pernikahan Dan Wanita Lain
2 2 : Pengakuan yang Sangat Menyakitkan
3 3 : Mundur
4 4 : Ledakan Dan Excel Lucas
5 5 : Azzura, Wanita yang Sangat Baik
6 6 : Mamah, Papah, ... Maaf!
7 7 : Jangan Dilanjutkan!
8 8 : Kekuatan Hati yang Mengalahkan Segalanya
9 9 : Menuntut Keadilan Dan Tidak Mau Dipoligami
10 10 : Nasib Cikho Dan Rere
11 11 : Berdentam-Dentam, Tegang
12 12 : Hanya Dimodali Kata “Hati-Hati”
13 13 : Seperti Memiliki Body guard
14 14 : Misi yang Melahirkan Ketakutan
15 15 : Niat Baik yang Memiliki Solusi
16 16 : Ada Penyusup Di Dalam Mobil!
17 17 : Peluru yang Melesat
18 18 : Kenyataan yang Sulit
19 19 : Akhiri Dan Sudahi!
20 20 : Excel yang Tidak Mau Menikah
21 21 : Penyusup Dan Tembakan Pertama
22 22 : Pengkhianatan
23 23 : Menegangkan
24 24 : Setelah Kejadian Mencekam
25 25 : Kebenaran yang Dipermainkan
26 26 : Sandiwara Rere
27 27 : Kemarahan yang Meledak
28 28 : Keadilan yang Azzura Minta
29 29 : Kebu-sukkan yang Akhirnya Terbongkar
30 30 : Merasa Tidak Pantas
31 31 : Mendadak Kacau
32 32 : Penangkapan Rere
33 33 : Memohon Izin Menikah
34 34 : Pekerjaan Excel
35 35 : Langsung Dapat Dua Jempol
36 36 : Kebobr0kan Cikho
37 37 : Peringatan Keras
38 38 : Memulai Taubat
39 39 : Gara-Gara Cecak Dan Ojan yang Jadi Gagah
40 40 : Saran Nikah Dulu Baru Resepsi
41 41 : Mirip Kilat Menyeramkan Di Tengah Badai
42 42 : Peduli, Sayang, Dan Juga Cinta
43 43 : Benar-Benar Takut
44 44 : Penge-cut!
45 45 : Azzura, Bukan Wanita Bod-doh
46 46 : Orang-Orang Dari Masa Lalu
47 47 : Kenapa Baru Sekarang?
48 48 : Benar-Benar Sebentar Lagi
49 49 : Baru Awal
50 50 : Hukuman yang Pantas
51 51 : Kesetiaan Dan Perjuangan
52 52 : Yang Terbaik
53 53 : MasyaAlloh
54 54 : Balas Dendam Apa Lagi?
55 55 : Suka Duka Dan Kehampaan
56 56 : SAH!
57 57 : Terbawa Suasana
58 58 : Ibadah
59 59 : Cinta Paling Indah
60 60 : Kencan
61 61 : Dini Hari yang Mendebarkan
62 62 : Pecah!
63 63 : Saling Mencintai
64 64 : Excel yang Masih Kerap Lupa
65 65 : I Love You Too
66 66 : Manis Dan Romantis
67 67 : Bersama Turunnya Hujan
68 68 : Antara Helios, Chole, Cinta, dan Juga Akala
69 69 : Excel Lucas, Si Cekatan yang Pelupa
70 70 : Bisnis Excel
71 71 : Alhamdullilah
72 72 : Drama Pagi-Pagi
73 73 : Masakan Perdana Azzura
74 74 : Tak Mau Berbagi
75 75 : Harus Menikah
76 76 : Nasihat Untuk Helios
77 77 : Masa Depan yang Sudah Disiapkan
78 78 : Mobil Jeep Hitam
79 79 : Kamu Enggak Sendiri
80 80 : Jalan-Jalan Di Kedalaman
81 81 : Rencana Mengerikan Seorang Helios
82 82 : Tanda Tanya Azzura
83 83 : Membahagiakan Istri
84 84 : Pertama Kali LDR
85 85 : Kangen!
86 86 : Sebelum Pulang Menemui Istri
87 87 : Bukan Orang Biasa?
88 88 : Dendam yang Menemukan Tuannya
89 89 : Berubah Dalam Waktu Cepat
90 90 : Tumbang
91 91 : Kabar yang Masih Abu-Abu
92 92 : Memperjuangkan Keadilan
93 93 : Menghadapi Cobaan
94 94 : Antara Tutut dan Keong
95 95 : Jodoh = Cerminan Diri
96 96 : Jodohnya Mas Aidan
97 97 : Kabar Terbaru Rere
98 98 : Sweet Banget
99 99 : Keluarga yang Hangat
100 100 : Nyawa Dibayar Nyawa?
101 101 : BIAD-AB!
102 102 : Pengakuan Dari Cinta
103 103 : Dua Garis Merah
104 104 : Atmosfer Kebahagiaan yang Menular
105 105 : Kekhawatiran Demi Kekhawatiran
106 106 : Sebelum Resepsi
107 107 : Melalui Luka
108 108 : Maaf, I Love You
109 109 : Empat Belas Bulan Kemudian
110 110 : Lahirnya Si Kembar
111 111 : Aurora Bilqis Lucas & Sabiru Muhammad Lucas
112 Tamat
113 Novel : Pembalasan Istri yang Haram Disentuh
114 Novel Baru : Saling Cinta Setelah Menikah
115 Novel Mempelai Pengganti Ketua Mafia Buta yang Kejam
116 Novel Baru : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
117 Novel Horor : Teror Tak Kasat Mata
118 Novel Ojan : Duda Tanpa Malam Pertama Dan Janda Luar Biasa (Menikah Karena Anak)
119 Novel : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
120 Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
121 Novel : Mendadak Menikahi Mantan
122 Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
123 Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat(Season 1-2)
124 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
125 Novel Syukur Elra (Terbaru)
126 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 126 Episodes

1
1 : Pernikahan Dan Wanita Lain
2
2 : Pengakuan yang Sangat Menyakitkan
3
3 : Mundur
4
4 : Ledakan Dan Excel Lucas
5
5 : Azzura, Wanita yang Sangat Baik
6
6 : Mamah, Papah, ... Maaf!
7
7 : Jangan Dilanjutkan!
8
8 : Kekuatan Hati yang Mengalahkan Segalanya
9
9 : Menuntut Keadilan Dan Tidak Mau Dipoligami
10
10 : Nasib Cikho Dan Rere
11
11 : Berdentam-Dentam, Tegang
12
12 : Hanya Dimodali Kata “Hati-Hati”
13
13 : Seperti Memiliki Body guard
14
14 : Misi yang Melahirkan Ketakutan
15
15 : Niat Baik yang Memiliki Solusi
16
16 : Ada Penyusup Di Dalam Mobil!
17
17 : Peluru yang Melesat
18
18 : Kenyataan yang Sulit
19
19 : Akhiri Dan Sudahi!
20
20 : Excel yang Tidak Mau Menikah
21
21 : Penyusup Dan Tembakan Pertama
22
22 : Pengkhianatan
23
23 : Menegangkan
24
24 : Setelah Kejadian Mencekam
25
25 : Kebenaran yang Dipermainkan
26
26 : Sandiwara Rere
27
27 : Kemarahan yang Meledak
28
28 : Keadilan yang Azzura Minta
29
29 : Kebu-sukkan yang Akhirnya Terbongkar
30
30 : Merasa Tidak Pantas
31
31 : Mendadak Kacau
32
32 : Penangkapan Rere
33
33 : Memohon Izin Menikah
34
34 : Pekerjaan Excel
35
35 : Langsung Dapat Dua Jempol
36
36 : Kebobr0kan Cikho
37
37 : Peringatan Keras
38
38 : Memulai Taubat
39
39 : Gara-Gara Cecak Dan Ojan yang Jadi Gagah
40
40 : Saran Nikah Dulu Baru Resepsi
41
41 : Mirip Kilat Menyeramkan Di Tengah Badai
42
42 : Peduli, Sayang, Dan Juga Cinta
43
43 : Benar-Benar Takut
44
44 : Penge-cut!
45
45 : Azzura, Bukan Wanita Bod-doh
46
46 : Orang-Orang Dari Masa Lalu
47
47 : Kenapa Baru Sekarang?
48
48 : Benar-Benar Sebentar Lagi
49
49 : Baru Awal
50
50 : Hukuman yang Pantas
51
51 : Kesetiaan Dan Perjuangan
52
52 : Yang Terbaik
53
53 : MasyaAlloh
54
54 : Balas Dendam Apa Lagi?
55
55 : Suka Duka Dan Kehampaan
56
56 : SAH!
57
57 : Terbawa Suasana
58
58 : Ibadah
59
59 : Cinta Paling Indah
60
60 : Kencan
61
61 : Dini Hari yang Mendebarkan
62
62 : Pecah!
63
63 : Saling Mencintai
64
64 : Excel yang Masih Kerap Lupa
65
65 : I Love You Too
66
66 : Manis Dan Romantis
67
67 : Bersama Turunnya Hujan
68
68 : Antara Helios, Chole, Cinta, dan Juga Akala
69
69 : Excel Lucas, Si Cekatan yang Pelupa
70
70 : Bisnis Excel
71
71 : Alhamdullilah
72
72 : Drama Pagi-Pagi
73
73 : Masakan Perdana Azzura
74
74 : Tak Mau Berbagi
75
75 : Harus Menikah
76
76 : Nasihat Untuk Helios
77
77 : Masa Depan yang Sudah Disiapkan
78
78 : Mobil Jeep Hitam
79
79 : Kamu Enggak Sendiri
80
80 : Jalan-Jalan Di Kedalaman
81
81 : Rencana Mengerikan Seorang Helios
82
82 : Tanda Tanya Azzura
83
83 : Membahagiakan Istri
84
84 : Pertama Kali LDR
85
85 : Kangen!
86
86 : Sebelum Pulang Menemui Istri
87
87 : Bukan Orang Biasa?
88
88 : Dendam yang Menemukan Tuannya
89
89 : Berubah Dalam Waktu Cepat
90
90 : Tumbang
91
91 : Kabar yang Masih Abu-Abu
92
92 : Memperjuangkan Keadilan
93
93 : Menghadapi Cobaan
94
94 : Antara Tutut dan Keong
95
95 : Jodoh = Cerminan Diri
96
96 : Jodohnya Mas Aidan
97
97 : Kabar Terbaru Rere
98
98 : Sweet Banget
99
99 : Keluarga yang Hangat
100
100 : Nyawa Dibayar Nyawa?
101
101 : BIAD-AB!
102
102 : Pengakuan Dari Cinta
103
103 : Dua Garis Merah
104
104 : Atmosfer Kebahagiaan yang Menular
105
105 : Kekhawatiran Demi Kekhawatiran
106
106 : Sebelum Resepsi
107
107 : Melalui Luka
108
108 : Maaf, I Love You
109
109 : Empat Belas Bulan Kemudian
110
110 : Lahirnya Si Kembar
111
111 : Aurora Bilqis Lucas & Sabiru Muhammad Lucas
112
Tamat
113
Novel : Pembalasan Istri yang Haram Disentuh
114
Novel Baru : Saling Cinta Setelah Menikah
115
Novel Mempelai Pengganti Ketua Mafia Buta yang Kejam
116
Novel Baru : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
117
Novel Horor : Teror Tak Kasat Mata
118
Novel Ojan : Duda Tanpa Malam Pertama Dan Janda Luar Biasa (Menikah Karena Anak)
119
Novel : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
120
Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
121
Novel : Mendadak Menikahi Mantan
122
Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
123
Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat(Season 1-2)
124
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
125
Novel Syukur Elra (Terbaru)
126
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!