18 : Kenyataan yang Sulit

Jimmi tak lagi lari, selain ia yang juga tak lagi melepaskan anak pelurunya. Penuh waspada, pria itu menoleh ke belakang. Namun keputusannya itu malah langsung membuatnya syok. Karena di belakangnya, di bawah sana merupakan lereng yang begitu curam. Bisa langsung meninggal atau setidaknya cac4t siapa pun yang terlempar ke sana, tanpa terkecuali dirinya.

Perlahan tapi pasti, Jimmi maju sembari kembali memegang tegas pist0lnya. Ia memperhatikan gerak-gerik sosok pria bertubuh tegap sekaligus tinggi di hadapannya. Dari penampilannya walau pria itu terus menunduk dan sampai menutup sebagian wajah menggunakan masker, ia merasa tak asing. Seperti memang kenal. Terlebih dari cara berpakaiannya saja, pria itu begitu mirip dengan penampilannya, dan itu bagian dari seragam maf1a. Padahal harusnya tidak ada maf1a lain di sana apalagi jika maf1a itu sampai melindungi Azzura yang harusnya dihabis1.

“Pelurunya pasti sudah habis karena dari tadi, dia terus menemb4k,” yakin Excel dalam hatinya sambil terus maju. Kedua tangannya sudah ia lindungi menggunakan sarung tangan dan ia sadar, Jimmi baru saja mengawasi.

Jemmi terlihat jelas mengawasi keadaan Excel termasuk itu mengenai Excel yang sudah sengaja melindungi kedua tangannya agar jika kedua tangan itu bertindak, tak sampai meninggalkan jejak.

“Dia bukan orang sembarangan. Dia paham persiapan untuk ada di keadaan sekarang!” Jimmi yang masih berbicara dalam hati, juga masih mengawasi Excel. Sosok yang sampai tidak memakai wewangian khusus itu seolah sengaja tak mau dikenali. “Excel?!” Hanya saja, sosok itu juga bagi Jemmi sangat mirip dengan Excel. Iya, Excel. Sahabat baiknya sejak SMP yang menangis frustrasi memohon bantuan pekerjaan, kemudian ia tarik untuk menjadi bagian dari pekerjaannya dan itu maf1a kejam. Sosok yang juga langsung cekatan, serba bisa, dan digadang-gadang akan menjadi pimpinan mafi4 mereka di masa depan.

Excel refleks melangkah lebih pelan sambil mengawasi sekitar. Tanggapan refleks yang sengaja ia lakukan agar Jimmi berpikir, seolah dirinya tak mengenali sosok yang dimaksud.

“Begini, caramu membalas kebaikanku? Jangan lupa, kalaupun kamu menghabis1ku, caramu melakukannya tetap akan langsung dikenali. Dan kamu juga harus ingat, semenjak kita menjadi bagian dari maf14 kita, kita selalu diikuti CCTV yang memantau!”

“Pantas sinyal ponselmu aku lihat ada di sekitar Cilacap juga. Ternyata, kamu memang baru saja dari sana. Jadi, kenapa kamu melindungi Azzura? Kamu mau menyumbangkan nyawa mamah dan kedua adik perempuanmu sebagai gantinya?”

Menghadapi Jimmi merupakan tantangan berat. Terlebih biar bagaimanapun, teman SMP yang juga sudah merangkap menjadi sahabat baiknya itu ibarat dewa penolongnya.

“Tega kamu menghabis1ku, di rumahku ... istriku yang sudah menunggu kepulanganku dan sekarang sedang hamil besar, akan langsung ... menyusulku!” Kali ini, Jimmi sampai berkaca-kaca.

Berat, sungguh tak ada hal lain yang mereka rasakan selain itu. Meny3rang atau malah menghabis1 satu sama lain hanya untuk bertahan sekaligus mempertahankan orang-orang yang disayang. Bayaran fantast1s yang mereka terima dari pekerjaan mereka benar-benar setimpal.

Excel merasa dilema. Karena andai ia tak menghabis1 Jimmi, tentu pria itu akan melakukannya kepada Azzura. Namun andai Jimmi tidak dihabis1, tak hanya nyawa Azzura yang akan melayang, tapi juga Excel sekeluarga.

Bunyi pelatuk pist0l yang ditarik dari hadapannya dan itu Jimmi yang mengarahkan kepadanya, mengusik keheningan di sana. Jantung Excel menjadi makin berdetak kencang. Ia menatap lurus moncong pist0l yang sudah terarah kepadanya.

Excel tahu, baik dirinya maupun Jimmi sama-sama egois. Namun andai ia membiarkan Azzura terluka, di rumah sana ibu Arum yang begitu baik kepadanya pasti akan meraung-raung. Ibu Arum akan menangis darah andai Azzura sampai kenapa-kenapa apalagi jika sampai meregang nyaw4.

“Ayo kita akhiri saja dan aku pastikan, aku akan menghabis1 kamu! Istriku sudah menunggu kepulanganku. Kami akan bahagia bersama bayi pertama kami!” yakin Jimmi yang perlahan melepaskan pelatuknya.

Dooor! Satu peluru yang harusnya bersarang di kepala Excel, berhasil Excel tepis dengan hanya menarik kepala dan juga tubuhnya ke samping. Ketegangan makin menyelimuti kebersamaan mereka apalagi setelah tarikan pelatuk pist0l selanjutnya yang Jimmi lakukan tak mendapatkan hasil. Karena dengan kata lain, Jimmi akan menggunakan senjata lain. Lihat saja, Jimmi sudah langsung mengeluarkan belati tajam dan juga celurrit kecil tak kalah tajam dari belakang punggungnya.

Jimmi buru-buru lari menghampiri Excel. Excel sudah siap membalas andai pria itu sudah dekat. Namun, sebelum benar-benar berhadapan, Jimmi sudah lebih dulu melempar celurritnya, tapi itu hanya lemparan palsu karena yang Jimmi lempar justru belati dan langsung menancap di dekat leher kanan Excel. Darah segar sudah langsung mengalir dari sana. Excel meringis menahan sakit, tapi Jimmi tersenyum puas.

“Setiap senjat4 kita selalu disertai racun. Sudah bisa dipastikan, waktumu hanya tinggal sebentar lagi, Xel!” ucap Jimmi yang kemudian berkata, “Kamu sengaja enggak bawa senjata buat menghilangkan jejak, kan? Kamu berniat menghabis1ku menggunakan senjataku? Masalahnya andai belatinya kamu tarik, kamu akan kehilangan banyak darah!” Ia mengakhiri ucapannya dengan tersenyum kemenangan.

Excel memang tidak memiliki pilihan lain selain menarik belati di dekat lehernya. Seberapa pun banyak darah yang akan keluar dari sana, itu tergantung kepadanya dalam menyingkirkan Jimmi.

Andai Excel tidak memakai hati dalam hidupnya, mengasihi betapa Jimmi dan istrinya yang sedang hamil besar berhak hidup bahagia. Termasuk rasa peduli sekaligus sayang Excel kepada Azzura sekeluarga. Andai Excel hidup di keegoisan tanpa memikirkan orang lain dan hanya fokus dengan kehidupannya, tentu masa-masa berat layaknya sekarang tidak akan pernah ia rasakan. Membunnuh sahabat baik yang istrinya sedang hamil tua, tentu tidak pernah ada dalam kamus hidupnya yang ditakdirkan menjadi pengabdi setia.

Tak mau disingkirkan, Jimmi mendekat, mengambil ancang-ancang dan menendang perut Excel sekuat tenaga. Tubuh Excel sudah langsung terbannting dalam keadaan terbaring. Ditambah lagi Jimmi yakin, efek racunnya sudah mulai bekerja melemahkan tubuh Excel, selain ia yang juga yakin, Excel yang masih melakukan segala sesuatunya dengan hati tak mungkin benar-benar tega kepadanya.

Dengan segera, Jimmi menginjak tangan kanan Excel yang sudah memegang belati. Ia terus menekan injakannya lebih kuat hingga perlahan tangan kanan Excel itu gemetaran menahan kesakitan.

“Ini peringatan terakhir, ... pergi sekarang juga, selamatkan dirimu dan biarkan aku membunuuuh Azzura!” tegas Jimmi. Namun, di bawahnya Excel langsung menggeleng.

“Aku tidak akan pernah melakukannya!” tegas Excel.

“Ubah keputusanmu sebelum celurrit ini mengantarkan ajalmu!” yakin Jimmi. Perlahan tapi pasti, tangan kirinya yang memegang celurrit membuat benda tajam itu terangkat lebih tinggi.

Gemetaran Jimmi di tengah tunggu untuk keputusan Excel. Jantungnya berdentam-dentam sangat kencang karena dari tampang Excel yang terus menatapnya tajam sambil menggeleng, sudah dipastikan ia akan menjadi malaikat kematian untuk sahabatnya sendiri.

Dengan terpaksa, Jimmi menghantamkan celurritnya ke leher Excel. Paling tidak, leher itu akan langsung putus kemudian ia bisa langsung menghab1si Azzura seperti misinya. Namun, ....

Dooooooor ...!

Seseorang melesatkan pelurunya tepat mengenai kepala Jimmi. Kesunyian yang sempat terenggut oleh peluru yang melesat, seketika digantikan dengan keterkejutan. Tak semata karena tembaaakan barusan, tapi pelakunya yang tak lain wanita bercadar.

Terpopuler

Comments

Sweet Girl

Sweet Girl

Azzura lagi yang menolong Excel.

2024-12-18

1

Leng Loy

Leng Loy

Ternyata Azzura yang nembak Jimmi

2024-06-14

0

Nailott

Nailott

pasti azuuram penembknya

2024-06-12

0

lihat semua
Episodes
1 1 : Pernikahan Dan Wanita Lain
2 2 : Pengakuan yang Sangat Menyakitkan
3 3 : Mundur
4 4 : Ledakan Dan Excel Lucas
5 5 : Azzura, Wanita yang Sangat Baik
6 6 : Mamah, Papah, ... Maaf!
7 7 : Jangan Dilanjutkan!
8 8 : Kekuatan Hati yang Mengalahkan Segalanya
9 9 : Menuntut Keadilan Dan Tidak Mau Dipoligami
10 10 : Nasib Cikho Dan Rere
11 11 : Berdentam-Dentam, Tegang
12 12 : Hanya Dimodali Kata “Hati-Hati”
13 13 : Seperti Memiliki Body guard
14 14 : Misi yang Melahirkan Ketakutan
15 15 : Niat Baik yang Memiliki Solusi
16 16 : Ada Penyusup Di Dalam Mobil!
17 17 : Peluru yang Melesat
18 18 : Kenyataan yang Sulit
19 19 : Akhiri Dan Sudahi!
20 20 : Excel yang Tidak Mau Menikah
21 21 : Penyusup Dan Tembakan Pertama
22 22 : Pengkhianatan
23 23 : Menegangkan
24 24 : Setelah Kejadian Mencekam
25 25 : Kebenaran yang Dipermainkan
26 26 : Sandiwara Rere
27 27 : Kemarahan yang Meledak
28 28 : Keadilan yang Azzura Minta
29 29 : Kebu-sukkan yang Akhirnya Terbongkar
30 30 : Merasa Tidak Pantas
31 31 : Mendadak Kacau
32 32 : Penangkapan Rere
33 33 : Memohon Izin Menikah
34 34 : Pekerjaan Excel
35 35 : Langsung Dapat Dua Jempol
36 36 : Kebobr0kan Cikho
37 37 : Peringatan Keras
38 38 : Memulai Taubat
39 39 : Gara-Gara Cecak Dan Ojan yang Jadi Gagah
40 40 : Saran Nikah Dulu Baru Resepsi
41 41 : Mirip Kilat Menyeramkan Di Tengah Badai
42 42 : Peduli, Sayang, Dan Juga Cinta
43 43 : Benar-Benar Takut
44 44 : Penge-cut!
45 45 : Azzura, Bukan Wanita Bod-doh
46 46 : Orang-Orang Dari Masa Lalu
47 47 : Kenapa Baru Sekarang?
48 48 : Benar-Benar Sebentar Lagi
49 49 : Baru Awal
50 50 : Hukuman yang Pantas
51 51 : Kesetiaan Dan Perjuangan
52 52 : Yang Terbaik
53 53 : MasyaAlloh
54 54 : Balas Dendam Apa Lagi?
55 55 : Suka Duka Dan Kehampaan
56 56 : SAH!
57 57 : Terbawa Suasana
58 58 : Ibadah
59 59 : Cinta Paling Indah
60 60 : Kencan
61 61 : Dini Hari yang Mendebarkan
62 62 : Pecah!
63 63 : Saling Mencintai
64 64 : Excel yang Masih Kerap Lupa
65 65 : I Love You Too
66 66 : Manis Dan Romantis
67 67 : Bersama Turunnya Hujan
68 68 : Antara Helios, Chole, Cinta, dan Juga Akala
69 69 : Excel Lucas, Si Cekatan yang Pelupa
70 70 : Bisnis Excel
71 71 : Alhamdullilah
72 72 : Drama Pagi-Pagi
73 73 : Masakan Perdana Azzura
74 74 : Tak Mau Berbagi
75 75 : Harus Menikah
76 76 : Nasihat Untuk Helios
77 77 : Masa Depan yang Sudah Disiapkan
78 78 : Mobil Jeep Hitam
79 79 : Kamu Enggak Sendiri
80 80 : Jalan-Jalan Di Kedalaman
81 81 : Rencana Mengerikan Seorang Helios
82 82 : Tanda Tanya Azzura
83 83 : Membahagiakan Istri
84 84 : Pertama Kali LDR
85 85 : Kangen!
86 86 : Sebelum Pulang Menemui Istri
87 87 : Bukan Orang Biasa?
88 88 : Dendam yang Menemukan Tuannya
89 89 : Berubah Dalam Waktu Cepat
90 90 : Tumbang
91 91 : Kabar yang Masih Abu-Abu
92 92 : Memperjuangkan Keadilan
93 93 : Menghadapi Cobaan
94 94 : Antara Tutut dan Keong
95 95 : Jodoh = Cerminan Diri
96 96 : Jodohnya Mas Aidan
97 97 : Kabar Terbaru Rere
98 98 : Sweet Banget
99 99 : Keluarga yang Hangat
100 100 : Nyawa Dibayar Nyawa?
101 101 : BIAD-AB!
102 102 : Pengakuan Dari Cinta
103 103 : Dua Garis Merah
104 104 : Atmosfer Kebahagiaan yang Menular
105 105 : Kekhawatiran Demi Kekhawatiran
106 106 : Sebelum Resepsi
107 107 : Melalui Luka
108 108 : Maaf, I Love You
109 109 : Empat Belas Bulan Kemudian
110 110 : Lahirnya Si Kembar
111 111 : Aurora Bilqis Lucas & Sabiru Muhammad Lucas
112 Tamat
113 Novel : Pembalasan Istri yang Haram Disentuh
114 Novel Baru : Saling Cinta Setelah Menikah
115 Novel Mempelai Pengganti Ketua Mafia Buta yang Kejam
116 Novel Baru : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
117 Novel Horor : Teror Tak Kasat Mata
118 Novel Ojan : Duda Tanpa Malam Pertama Dan Janda Luar Biasa (Menikah Karena Anak)
119 Novel : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
120 Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
121 Novel : Mendadak Menikahi Mantan
122 Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
123 Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat(Season 1-2)
124 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
125 Novel Syukur Elra (Terbaru)
126 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 126 Episodes

1
1 : Pernikahan Dan Wanita Lain
2
2 : Pengakuan yang Sangat Menyakitkan
3
3 : Mundur
4
4 : Ledakan Dan Excel Lucas
5
5 : Azzura, Wanita yang Sangat Baik
6
6 : Mamah, Papah, ... Maaf!
7
7 : Jangan Dilanjutkan!
8
8 : Kekuatan Hati yang Mengalahkan Segalanya
9
9 : Menuntut Keadilan Dan Tidak Mau Dipoligami
10
10 : Nasib Cikho Dan Rere
11
11 : Berdentam-Dentam, Tegang
12
12 : Hanya Dimodali Kata “Hati-Hati”
13
13 : Seperti Memiliki Body guard
14
14 : Misi yang Melahirkan Ketakutan
15
15 : Niat Baik yang Memiliki Solusi
16
16 : Ada Penyusup Di Dalam Mobil!
17
17 : Peluru yang Melesat
18
18 : Kenyataan yang Sulit
19
19 : Akhiri Dan Sudahi!
20
20 : Excel yang Tidak Mau Menikah
21
21 : Penyusup Dan Tembakan Pertama
22
22 : Pengkhianatan
23
23 : Menegangkan
24
24 : Setelah Kejadian Mencekam
25
25 : Kebenaran yang Dipermainkan
26
26 : Sandiwara Rere
27
27 : Kemarahan yang Meledak
28
28 : Keadilan yang Azzura Minta
29
29 : Kebu-sukkan yang Akhirnya Terbongkar
30
30 : Merasa Tidak Pantas
31
31 : Mendadak Kacau
32
32 : Penangkapan Rere
33
33 : Memohon Izin Menikah
34
34 : Pekerjaan Excel
35
35 : Langsung Dapat Dua Jempol
36
36 : Kebobr0kan Cikho
37
37 : Peringatan Keras
38
38 : Memulai Taubat
39
39 : Gara-Gara Cecak Dan Ojan yang Jadi Gagah
40
40 : Saran Nikah Dulu Baru Resepsi
41
41 : Mirip Kilat Menyeramkan Di Tengah Badai
42
42 : Peduli, Sayang, Dan Juga Cinta
43
43 : Benar-Benar Takut
44
44 : Penge-cut!
45
45 : Azzura, Bukan Wanita Bod-doh
46
46 : Orang-Orang Dari Masa Lalu
47
47 : Kenapa Baru Sekarang?
48
48 : Benar-Benar Sebentar Lagi
49
49 : Baru Awal
50
50 : Hukuman yang Pantas
51
51 : Kesetiaan Dan Perjuangan
52
52 : Yang Terbaik
53
53 : MasyaAlloh
54
54 : Balas Dendam Apa Lagi?
55
55 : Suka Duka Dan Kehampaan
56
56 : SAH!
57
57 : Terbawa Suasana
58
58 : Ibadah
59
59 : Cinta Paling Indah
60
60 : Kencan
61
61 : Dini Hari yang Mendebarkan
62
62 : Pecah!
63
63 : Saling Mencintai
64
64 : Excel yang Masih Kerap Lupa
65
65 : I Love You Too
66
66 : Manis Dan Romantis
67
67 : Bersama Turunnya Hujan
68
68 : Antara Helios, Chole, Cinta, dan Juga Akala
69
69 : Excel Lucas, Si Cekatan yang Pelupa
70
70 : Bisnis Excel
71
71 : Alhamdullilah
72
72 : Drama Pagi-Pagi
73
73 : Masakan Perdana Azzura
74
74 : Tak Mau Berbagi
75
75 : Harus Menikah
76
76 : Nasihat Untuk Helios
77
77 : Masa Depan yang Sudah Disiapkan
78
78 : Mobil Jeep Hitam
79
79 : Kamu Enggak Sendiri
80
80 : Jalan-Jalan Di Kedalaman
81
81 : Rencana Mengerikan Seorang Helios
82
82 : Tanda Tanya Azzura
83
83 : Membahagiakan Istri
84
84 : Pertama Kali LDR
85
85 : Kangen!
86
86 : Sebelum Pulang Menemui Istri
87
87 : Bukan Orang Biasa?
88
88 : Dendam yang Menemukan Tuannya
89
89 : Berubah Dalam Waktu Cepat
90
90 : Tumbang
91
91 : Kabar yang Masih Abu-Abu
92
92 : Memperjuangkan Keadilan
93
93 : Menghadapi Cobaan
94
94 : Antara Tutut dan Keong
95
95 : Jodoh = Cerminan Diri
96
96 : Jodohnya Mas Aidan
97
97 : Kabar Terbaru Rere
98
98 : Sweet Banget
99
99 : Keluarga yang Hangat
100
100 : Nyawa Dibayar Nyawa?
101
101 : BIAD-AB!
102
102 : Pengakuan Dari Cinta
103
103 : Dua Garis Merah
104
104 : Atmosfer Kebahagiaan yang Menular
105
105 : Kekhawatiran Demi Kekhawatiran
106
106 : Sebelum Resepsi
107
107 : Melalui Luka
108
108 : Maaf, I Love You
109
109 : Empat Belas Bulan Kemudian
110
110 : Lahirnya Si Kembar
111
111 : Aurora Bilqis Lucas & Sabiru Muhammad Lucas
112
Tamat
113
Novel : Pembalasan Istri yang Haram Disentuh
114
Novel Baru : Saling Cinta Setelah Menikah
115
Novel Mempelai Pengganti Ketua Mafia Buta yang Kejam
116
Novel Baru : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
117
Novel Horor : Teror Tak Kasat Mata
118
Novel Ojan : Duda Tanpa Malam Pertama Dan Janda Luar Biasa (Menikah Karena Anak)
119
Novel : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
120
Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
121
Novel : Mendadak Menikahi Mantan
122
Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
123
Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat(Season 1-2)
124
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
125
Novel Syukur Elra (Terbaru)
126
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!