9 : Menuntut Keadilan Dan Tidak Mau Dipoligami

“S-sayang, ini ada apa?” ibu Aleya yang berucap lembut, berangsur berdiri meninggalkan sang suami yang ia tatap penuh kekhawatiran.

Ibu Aleya menghampiri Azzura yang duduk di antara pak Kalandra dan ibu Arum. Namun baru saja, di balik cadarnya, dari kedua sudut mata Azzura, cairan bening tak hentinya mengalir. Pandangan Azzura kepadanya berubah menjadi dipenuhi lara. Wanita yang ia ketahu sangat cantik itu terlihat sangat tak berdaya, hancur. Ibu Aleya kembali menoleh menatap sang suami karena ia terlalu bingung. Ia bahkan sudah ikut menangis karena yakin, putranya yang salah. Alasan keadaan sekarang terjadi karena kesalahan putranya.

“Jika memang mas Cikho tidak bisa menghargai saya, tolong sampaikan kepada beliau, tolong hargai orang tua saya. Tolong hargai keluarga saya. Karena saya dilahirkan, saya dibesarkan sekaligus dididik hingga titik kini bukan untuk dibohongi.” Azzura melanjutkan ucapannya.

“Di rumah yang mas Cikho katakan menjadi rumah kami setelah kami menikah, selama kurang lebih enam bulan terakhir, beliau sudah tinggal bersama dengan Rere. Rere sedang hamil besar, dan mereka memang sudah menikah siri atas izin orang tua Rere.”

Bukan hanya seperti disambar petir di siang bolong. Karena apa yang Azzura sampaikan juga membuat nyawa orang tua Cikho seperti dicabut paksa. Ibu Aleya sampai limbung, dan pak Maheza yang lebih bisa tegar segera beranjak, menghampiri kemudian merangkul dari belakang.

“Walau poligami dibolehkan dalam agama kita, ....” Azzura menggeleng. “Saya memilih mundur. Saya akan membatalkan pernikahan kami, terlebih mas Cikho sengaja baru mengatakannya setelah beliau menikahi saya.”

“Jujur saya sangat kecewa! Saya merasa ditipu, tapi saya tidak mau terus larut dalam keadaan yang saya anggap musibah ini karena mas Cikho saja tidak peduli kepada saya sekeluarga. Terserah kalian akan menganggap saya picikk atau malah ....” Azzura mengangguk-angguk. “Benar-benar terserah, ... Namun sekarang juga saya mau, mas Cikho ke sini untuk menyelesaikan semuanya dengan baik-baik. Saya mau, beliau minta maaf kepada orang tua saya, ... kepada keluarga saya, dan juga saya mau beliau segera menyetujui pembalakan pernikahannya.” Azzura berangsur mengembuskan napas pelan bersama rasa lega yang ia rasakan. Dari kedua sisi tubuhnya, orang tuanya sudah langsung mendekapnya.

“Hari ini juga saya akan mengurus pembatalan pernikahannya, agar musibah ini tidak berlarut-larut!” sergah mas Aidan mengambil alih.

Di tempat berbeda, di jalan tol yang mulai dihiasi lalu lalang, tubuh Excel melayang di udara sementara kedua kakinya menahan leher si pria berotot. Satu-satunya sosok yang belum Excel tumbangkan itu baru saja tumbang, setelah terdengar bunyi, “kreket” akibat putaran kedua kaki Excel terhadap leher si pria. Pria bertato dan memiliki tubuh besar itu akhirnya tumbang dengan kepala terus saja miring searah dengan putaran arah jarum jam, layaknya putaran yang dilakukan kedua kaki Excel, beberapa saat lalu.

“Huuufft!” embusan napas yang Excel lakukan dari mulut menjadi tanda kelegaan tersendiri untuknya. Terengah-engah di tengah keringat yang bercucuran, ia menatap wajah ke empat pria yang terkapar di aspal. Tak beda dengannya, keempatnya juga terengah-engah, walau ia tak sampai babak belur apalagi kepalanya miring layaknya si pria bertato.

“Berani kalian menyentuh mereka, kalian juga akan kembali berurusan dengan saya!” tegas Excel yang kemudian memergoki tangan-tangan pria di hadapannya berusaha mengambil pistol dari saku sisi celana. Namun dengan cekatan, ia mengambil setiap pistol dari saku keempatnya, kemudian menaruhnya di mobil jeep bagian depan. Ia meninggalkan keempat pistol di sana untuk menuju bagasi mobil miliknya yang langsung ia buka.

Satu botol berukuran sekitar dua liter, Excel ambil dari dalam bagasinya. Tak membuang-buang waktu, pria itu segera membuka tutup botol kemudian mengguyurkan isinya ke keempat pistol sekaligus mobil jeep-nya.

Aroma bensin menyeruak dari ulah Excel. Keempat pria yang tadi berusaha melum*pu*hkan Excel langsung ketar-ketir karena seperti dugaan mereka, Excel yang langsung mengeluarkan korek api dari saku sisi celana levis biru tuanya, sampai melemparkan korek api yang sebelumnya dinyalakan, ke mobil jeepnya.

“Heaayaaaa ... tollonggg!” Si pria bertato dan kepalanya masih miring, tak hentinya berteriak ketakutan meminta tolong. Sebab ketiga rekannya dan awalnya tampak tidak berdaya, seolah memiliki sumbangan nyawa hingga ketiganya memiliki kekuatan untuk kabur, tanpa memedulikannya.

Excel Lukas yang sudah langsung pergi mengemudikan mobilnya, sampai sibuk menahan tawa. Pria itu mengawasi pemandangan di belakang sana melalui ketiga kaca spion mobilnya sambil menggunakan kacamata hitamnya. Ketiga pria yang sempat lari menyelamatkan diri tadi, mendadak kembali hanya untuk menenteng dan kadang menyeret si pria bertato.

Di kediaman orang tua Chiko, tangis pilu terdengar menyelimuti kebersamaan tapi itu bukan lagi dari Azzura, melainkan ibu Aleya. Ibu Aleya yang sudah kembali duduk di sofa sebelumnya bersama sang suami sudah langsung sibuk menghubungi Cikho. Namun, dari semua pesan sekaligus telepon yang ibu Aleya lakukan, sama sekali tidak ada yang terbalas.

Tak ada keputusan lain selain mendatangi rumah Cikho. Dan andai di sana sudah tidak ada orang, tujuan selanjutnya adalah rumah orang tua Rere.

“Karena jika mereka menikah atas persetujuan orang tua Rere, dengan kata lain orang tua Rere juga bisa menjadi saksi kunci,” ucap pak Kalandra akhirnya angkat suara.

Pak Maheza menghela napas dalam. “Saya ... saya benar-benar minta maaf. Saya pribadi tidak menyangka hal semacam ini akan terjadi.”

Bukan hanya pak Maheza yang sibuk meminta maaf, tapi juga dengan ibu Aleya. Namun kali ini, orang tua Azzura maupun mas Aidan, termasuk juga Azzura, tidak ada yang bisa membalas permintaan maaf keduanya.

Tak lama dari kedatangan Excel Lucas yang baru saja kembali, rombongan keluarga Azzura dan juga orang tua Cikho keluar. Ketiganya nyaris melangkah beriringan, tapi orang tua Cikho yang masih memakai piama lengan pendek sudah langsung naik mobil sedan yang terparkir di depan garasi.

“Aku enggak yakin akan baik-baik saja jika kembali bertemu mereka sekarang juga. Pembatalan pernikahan sudah cukup, kan? Mereka membohongiku! Mas Cikho membohongiku karena ternyata dia sudah menikah dengan Rere dan Rere pun sudah hamil besar. Takutnya pihak mas Cikho memaksaku menerima poligami dan mereka menganggap itu sebagai bagian dari tanggung jawab,” lirih Azzura berkeluh kesah kepada orang tua dan juga kakaknya. Ia sedang meminta pendapat ketiganya.

“Pokoknya aku enggak mau kalau sampai dipaksa menerima poligami atau jadi istri kedua hanya karena semuanya telanjur terjadi. Aku mau pernikahannya dibatalkan saja!” Azzura terus saja memohon.

Excel yang menyimak tersebut karena obrolan lirih itu terjadi di depan mobilnya, Azzura sampai tidak mau masuk mobil dan terlihat jelas karena Azzura takut. Iya, Excel menjadi menemukan fakta baru. Bahwa bukan Azzura yang mengganggu hubungan Rere dan Cikho seperti yang Rere kabarkan kepadanya. Melainkan .....

Terpopuler

Comments

Sweet Girl

Sweet Girl

Yaaaa adikmu sama Chico yg salah.

2024-12-17

0

Leng Loy

Leng Loy

Tuch Adekmu yang jadi wanita gatal

2024-06-12

0

Nailott

Nailott

baru tahu adekmu seperti apa exel.. jadi wanita jalang

2024-06-12

0

lihat semua
Episodes
1 1 : Pernikahan Dan Wanita Lain
2 2 : Pengakuan yang Sangat Menyakitkan
3 3 : Mundur
4 4 : Ledakan Dan Excel Lucas
5 5 : Azzura, Wanita yang Sangat Baik
6 6 : Mamah, Papah, ... Maaf!
7 7 : Jangan Dilanjutkan!
8 8 : Kekuatan Hati yang Mengalahkan Segalanya
9 9 : Menuntut Keadilan Dan Tidak Mau Dipoligami
10 10 : Nasib Cikho Dan Rere
11 11 : Berdentam-Dentam, Tegang
12 12 : Hanya Dimodali Kata “Hati-Hati”
13 13 : Seperti Memiliki Body guard
14 14 : Misi yang Melahirkan Ketakutan
15 15 : Niat Baik yang Memiliki Solusi
16 16 : Ada Penyusup Di Dalam Mobil!
17 17 : Peluru yang Melesat
18 18 : Kenyataan yang Sulit
19 19 : Akhiri Dan Sudahi!
20 20 : Excel yang Tidak Mau Menikah
21 21 : Penyusup Dan Tembakan Pertama
22 22 : Pengkhianatan
23 23 : Menegangkan
24 24 : Setelah Kejadian Mencekam
25 25 : Kebenaran yang Dipermainkan
26 26 : Sandiwara Rere
27 27 : Kemarahan yang Meledak
28 28 : Keadilan yang Azzura Minta
29 29 : Kebu-sukkan yang Akhirnya Terbongkar
30 30 : Merasa Tidak Pantas
31 31 : Mendadak Kacau
32 32 : Penangkapan Rere
33 33 : Memohon Izin Menikah
34 34 : Pekerjaan Excel
35 35 : Langsung Dapat Dua Jempol
36 36 : Kebobr0kan Cikho
37 37 : Peringatan Keras
38 38 : Memulai Taubat
39 39 : Gara-Gara Cecak Dan Ojan yang Jadi Gagah
40 40 : Saran Nikah Dulu Baru Resepsi
41 41 : Mirip Kilat Menyeramkan Di Tengah Badai
42 42 : Peduli, Sayang, Dan Juga Cinta
43 43 : Benar-Benar Takut
44 44 : Penge-cut!
45 45 : Azzura, Bukan Wanita Bod-doh
46 46 : Orang-Orang Dari Masa Lalu
47 47 : Kenapa Baru Sekarang?
48 48 : Benar-Benar Sebentar Lagi
49 49 : Baru Awal
50 50 : Hukuman yang Pantas
51 51 : Kesetiaan Dan Perjuangan
52 52 : Yang Terbaik
53 53 : MasyaAlloh
54 54 : Balas Dendam Apa Lagi?
55 55 : Suka Duka Dan Kehampaan
56 56 : SAH!
57 57 : Terbawa Suasana
58 58 : Ibadah
59 59 : Cinta Paling Indah
60 60 : Kencan
61 61 : Dini Hari yang Mendebarkan
62 62 : Pecah!
63 63 : Saling Mencintai
64 64 : Excel yang Masih Kerap Lupa
65 65 : I Love You Too
66 66 : Manis Dan Romantis
67 67 : Bersama Turunnya Hujan
68 68 : Antara Helios, Chole, Cinta, dan Juga Akala
69 69 : Excel Lucas, Si Cekatan yang Pelupa
70 70 : Bisnis Excel
71 71 : Alhamdullilah
72 72 : Drama Pagi-Pagi
73 73 : Masakan Perdana Azzura
74 74 : Tak Mau Berbagi
75 75 : Harus Menikah
76 76 : Nasihat Untuk Helios
77 77 : Masa Depan yang Sudah Disiapkan
78 78 : Mobil Jeep Hitam
79 79 : Kamu Enggak Sendiri
80 80 : Jalan-Jalan Di Kedalaman
81 81 : Rencana Mengerikan Seorang Helios
82 82 : Tanda Tanya Azzura
83 83 : Membahagiakan Istri
84 84 : Pertama Kali LDR
85 85 : Kangen!
86 86 : Sebelum Pulang Menemui Istri
87 87 : Bukan Orang Biasa?
88 88 : Dendam yang Menemukan Tuannya
89 89 : Berubah Dalam Waktu Cepat
90 90 : Tumbang
91 91 : Kabar yang Masih Abu-Abu
92 92 : Memperjuangkan Keadilan
93 93 : Menghadapi Cobaan
94 94 : Antara Tutut dan Keong
95 95 : Jodoh = Cerminan Diri
96 96 : Jodohnya Mas Aidan
97 97 : Kabar Terbaru Rere
98 98 : Sweet Banget
99 99 : Keluarga yang Hangat
100 100 : Nyawa Dibayar Nyawa?
101 101 : BIAD-AB!
102 102 : Pengakuan Dari Cinta
103 103 : Dua Garis Merah
104 104 : Atmosfer Kebahagiaan yang Menular
105 105 : Kekhawatiran Demi Kekhawatiran
106 106 : Sebelum Resepsi
107 107 : Melalui Luka
108 108 : Maaf, I Love You
109 109 : Empat Belas Bulan Kemudian
110 110 : Lahirnya Si Kembar
111 111 : Aurora Bilqis Lucas & Sabiru Muhammad Lucas
112 Tamat
113 Novel : Pembalasan Istri yang Haram Disentuh
114 Novel Baru : Saling Cinta Setelah Menikah
115 Novel Mempelai Pengganti Ketua Mafia Buta yang Kejam
116 Novel Baru : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
117 Novel Horor : Teror Tak Kasat Mata
118 Novel Ojan : Duda Tanpa Malam Pertama Dan Janda Luar Biasa (Menikah Karena Anak)
119 Novel : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
120 Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
121 Novel : Mendadak Menikahi Mantan
122 Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
123 Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat(Season 1-2)
124 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
125 Novel Syukur Elra (Terbaru)
126 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 126 Episodes

1
1 : Pernikahan Dan Wanita Lain
2
2 : Pengakuan yang Sangat Menyakitkan
3
3 : Mundur
4
4 : Ledakan Dan Excel Lucas
5
5 : Azzura, Wanita yang Sangat Baik
6
6 : Mamah, Papah, ... Maaf!
7
7 : Jangan Dilanjutkan!
8
8 : Kekuatan Hati yang Mengalahkan Segalanya
9
9 : Menuntut Keadilan Dan Tidak Mau Dipoligami
10
10 : Nasib Cikho Dan Rere
11
11 : Berdentam-Dentam, Tegang
12
12 : Hanya Dimodali Kata “Hati-Hati”
13
13 : Seperti Memiliki Body guard
14
14 : Misi yang Melahirkan Ketakutan
15
15 : Niat Baik yang Memiliki Solusi
16
16 : Ada Penyusup Di Dalam Mobil!
17
17 : Peluru yang Melesat
18
18 : Kenyataan yang Sulit
19
19 : Akhiri Dan Sudahi!
20
20 : Excel yang Tidak Mau Menikah
21
21 : Penyusup Dan Tembakan Pertama
22
22 : Pengkhianatan
23
23 : Menegangkan
24
24 : Setelah Kejadian Mencekam
25
25 : Kebenaran yang Dipermainkan
26
26 : Sandiwara Rere
27
27 : Kemarahan yang Meledak
28
28 : Keadilan yang Azzura Minta
29
29 : Kebu-sukkan yang Akhirnya Terbongkar
30
30 : Merasa Tidak Pantas
31
31 : Mendadak Kacau
32
32 : Penangkapan Rere
33
33 : Memohon Izin Menikah
34
34 : Pekerjaan Excel
35
35 : Langsung Dapat Dua Jempol
36
36 : Kebobr0kan Cikho
37
37 : Peringatan Keras
38
38 : Memulai Taubat
39
39 : Gara-Gara Cecak Dan Ojan yang Jadi Gagah
40
40 : Saran Nikah Dulu Baru Resepsi
41
41 : Mirip Kilat Menyeramkan Di Tengah Badai
42
42 : Peduli, Sayang, Dan Juga Cinta
43
43 : Benar-Benar Takut
44
44 : Penge-cut!
45
45 : Azzura, Bukan Wanita Bod-doh
46
46 : Orang-Orang Dari Masa Lalu
47
47 : Kenapa Baru Sekarang?
48
48 : Benar-Benar Sebentar Lagi
49
49 : Baru Awal
50
50 : Hukuman yang Pantas
51
51 : Kesetiaan Dan Perjuangan
52
52 : Yang Terbaik
53
53 : MasyaAlloh
54
54 : Balas Dendam Apa Lagi?
55
55 : Suka Duka Dan Kehampaan
56
56 : SAH!
57
57 : Terbawa Suasana
58
58 : Ibadah
59
59 : Cinta Paling Indah
60
60 : Kencan
61
61 : Dini Hari yang Mendebarkan
62
62 : Pecah!
63
63 : Saling Mencintai
64
64 : Excel yang Masih Kerap Lupa
65
65 : I Love You Too
66
66 : Manis Dan Romantis
67
67 : Bersama Turunnya Hujan
68
68 : Antara Helios, Chole, Cinta, dan Juga Akala
69
69 : Excel Lucas, Si Cekatan yang Pelupa
70
70 : Bisnis Excel
71
71 : Alhamdullilah
72
72 : Drama Pagi-Pagi
73
73 : Masakan Perdana Azzura
74
74 : Tak Mau Berbagi
75
75 : Harus Menikah
76
76 : Nasihat Untuk Helios
77
77 : Masa Depan yang Sudah Disiapkan
78
78 : Mobil Jeep Hitam
79
79 : Kamu Enggak Sendiri
80
80 : Jalan-Jalan Di Kedalaman
81
81 : Rencana Mengerikan Seorang Helios
82
82 : Tanda Tanya Azzura
83
83 : Membahagiakan Istri
84
84 : Pertama Kali LDR
85
85 : Kangen!
86
86 : Sebelum Pulang Menemui Istri
87
87 : Bukan Orang Biasa?
88
88 : Dendam yang Menemukan Tuannya
89
89 : Berubah Dalam Waktu Cepat
90
90 : Tumbang
91
91 : Kabar yang Masih Abu-Abu
92
92 : Memperjuangkan Keadilan
93
93 : Menghadapi Cobaan
94
94 : Antara Tutut dan Keong
95
95 : Jodoh = Cerminan Diri
96
96 : Jodohnya Mas Aidan
97
97 : Kabar Terbaru Rere
98
98 : Sweet Banget
99
99 : Keluarga yang Hangat
100
100 : Nyawa Dibayar Nyawa?
101
101 : BIAD-AB!
102
102 : Pengakuan Dari Cinta
103
103 : Dua Garis Merah
104
104 : Atmosfer Kebahagiaan yang Menular
105
105 : Kekhawatiran Demi Kekhawatiran
106
106 : Sebelum Resepsi
107
107 : Melalui Luka
108
108 : Maaf, I Love You
109
109 : Empat Belas Bulan Kemudian
110
110 : Lahirnya Si Kembar
111
111 : Aurora Bilqis Lucas & Sabiru Muhammad Lucas
112
Tamat
113
Novel : Pembalasan Istri yang Haram Disentuh
114
Novel Baru : Saling Cinta Setelah Menikah
115
Novel Mempelai Pengganti Ketua Mafia Buta yang Kejam
116
Novel Baru : Anak Genius Dari Istri yang Tak Perawan
117
Novel Horor : Teror Tak Kasat Mata
118
Novel Ojan : Duda Tanpa Malam Pertama Dan Janda Luar Biasa (Menikah Karena Anak)
119
Novel : Kisah Kita Belum Usai (Tuan Muda yang Dianggap Miskin)
120
Novel : Serangan Balik Dokter Terbaik
121
Novel : Mendadak Menikahi Mantan
122
Novel : Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam
123
Novel Wanita Kuat : Serangan Balik Dokter Terhebat(Season 1-2)
124
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
125
Novel Syukur Elra (Terbaru)
126
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!