" Ayo di makan sayang , jangan sungkan sungkan !! "
Gista hanya bisa tersenyum hambar , walau perutnya memang sedang sangat lapar tapi ia merasa tidak enak dengan apa yang baru saja terjadi . Sosialita yang tadi menolongnya adalah istri dari pemilik restoran besar ini .
Gista diam diam browsing di internet untuk mengetahui siapa sebenarnya wanita di depannya , ternyata keluarga Wijaya adalah pemilik sebuah jaringan restoran besar yang ada di seluruh lndonesia . Jadi restoran tempatnya makan ini hanya salah satu bagian kecil dari aset keluarga kaya raya itu .
Pria yang tadi sempat menghina mereka tidak dipecat tapi selama enam bulan di hukum untuk menjadi pelayan yang bertugas melayani pembeli . Lena Wijaya memberinya kesempatan menjadi pelayan , jika pria itu bisa menjadi pelayan yang baik selama enam bulan maka posisinya akan dikembalikan seperti semula . Tapi jika ada satu saja keluhan pengunjung karena pelayanannya yang buruk maka pria itu tidak di ijinkan kembali bekerja di restoran milik Wijaya , di manapun itu !
" Jangan merasa tidak enak karena kejadian ini . Dia pantas dihukum karena tidak bisa menghargai manusia lain . Kami bukan hanya menjual makanan , tapi juga kenyamanan pelanggan adalah prioritas utama kami . Bisnis kami akan hancur jika masih ada manusia seperti dia di dalamnya "
" Saya paham Nyonya ... "
" Apa kau sedang mencari kerja !? "
Lena Wijaya menunjuk sebuah map yang tergeletak di sisi meja , walau baru bertemu pertama kali dengan wanita muda di depannya tapi dia merasa sudah merasa dekat .
" Saya memang sedang mencari kerja "
" Suamimu mana sayang ?? "
Bukan tanpa alasan Lena bertanya seperti itu karena jika di lihat dari segi umur wanita secantik Gista pasti sudah menikah . Dan ia bisa melihat ada bekas cincin di jari manis tangan kiri milik Gista , dia yakin sebelumnya di jari itu lama melingkar sebuah cincin .
" Baru dua hari yang lalu dia menalak tiga saya , perceraian kami sedang diproses pengacara .... "
" Ya Tuhan , maaf .... maaf aku tidak bermaksud... "
" Tidak apa apa , cepat atau lambat saya memang harus bisa menghadapi ini . Sekarang saya harus berjuang untuk hidup saya sendiri. "
" Anak ?? "
" Allah belum berkenan memberikan anugerah itu setelah lima tahun pernikahan kami, " jawab Gista dengan suara bergetar tiba tiba saja dia ingat kembali momen ketika Gibran menjatuhkan talaknya . Rasa sakit itu masih terasa sampai sekarang .
Tanpa sadar Lena berdiri dan mendekat ke arah Gista , dipeluknya wanita cantik itu seperti ia sedang memeluk putrinya sendiri . Tangis Gista pecah , entah kenapa tapi ia merasa di pelukan Lena ia bisa menumpahkan semua rasa yang selama ini ia tahan sendiri di hatinya .
Untung saja mereka sekarang ada di private room hingga isakan Gista tidak menjadi pusat perhatian pengunjung lainnya .
" Menangislah sepuasnya, tapi setelah ini jadilah wanita yang kuat , wanita yang tegar karena aku yakin di luar sana banyak orang orang baik yang akan mendukungmu . Dan untuk pekerjaan datanglah di alamat yang tertera di kartu nama ini , juga ada nomor telpon milikku di situ . Jika suatu saat kau datang ke kantor maka telpon aku saja langsung "
" Baik Nyonya .... terimakasih, "
*
Dan disebuah kamar hotel terdengar teriakan teriakan dua manusia yang sedang berbagi peluh . Sang pria memacu tubuh wanitanya dari arah belakang dan dua duanya terlihat sangat menikmati kegiatan panas mereka .
" Faster baby .... "
" Kau memang hebat sayang ... arrgghhhhh!!! "
Tak lama akhirnya dua tubuh itu tumbang dengan saling berpelukan , sang pria tampak meremas lembut dua bukit dengan ukuran lumayan besar itu .
" Kau selalu bisa memuaskan aku Ra !!!Sayangnya aku harus berbagi dengan tua bangka itu . Jika bukan soal uang aku tidak akan memberikan dirimu padanya . Bagaimana kau sudah minta aset tanah di kota B itu !? "
" Semua aset ternyata sudah dirubah menjadi atas nama anak sialan itu Mas ! Dari rumah , saham perusahaan dan aset berharga lain semua atas nama Bram . Mungkin Sofi yang memintanya untuk berjaga jaga agar aku tidak memoroti suaminya ! Jika aku memintanya otomatis anak sialan itu harus pulang untuk tanda tangan . Dan aku pastikan dia tidak akan mau tanda tangan , dia membenciku " sahut Rachel dengan masih mengatur nafasnya .
Hampir setiap malam kekasih gelapnya yang bernama Deki selalu meminta jatah ranjangnya . Dan Rachel memang butuh itu karena sejak kepergian Bram setahun yang lalu Hardian sangat jarang sekali menyentuhnya . Bahkan empat bulan terakhir ini Hardian sama sekali tidak menyentuhnya . Untung saja pria konglomerat itu masih menafkahinya dengan sangat layak , setiap bulan Hardian selalu mengirimkan uang dengan jumlah yang lumayan besar kepadanya .
" Kau sudah tes kehamilan !? Kemarin kau bilang sudah satu minggu telat mendapatkan periodemu "
" Sudah .... "
" Hasilnya !??? "
" Positif , Mas Deki tidak marah kan ??! "
Pria bernama Deki itu malah tertawa lepas , satu tangannya mengelus lembut kulit perut wanitanya yang masih polos sempurna .
" Dia akan menjadi kartu As kita , mulai besok kau harus merayu pria tua itu untuk bercinta denganmu , sesering mungkin !.Anak itu akan menyandang nama Sadewo .... dia akan membuat kita kaya raya "
" Tapi Bram ?? "
" Serahkan padaku , tak lama lagi akan aku buat dia menghilang dari muka bumi ini " jawab pria bernama Deki itu yakin .
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 127 Episodes
Comments
Nur Bahagia
kok Sofi 🤔Sofi kan ibunya mantan nya Gista, siapa ya, nama depan nya G.. lupaa 😅
kalo ibunya Bram namanya Sartika
2024-08-16
4
karin Ke
lena wijaya,, ibunya Gista 😊😊😊😊😊😊
2024-07-04
0
Rina Rahmawati
emaknya kali ya..kan gista anak panti ...
2024-06-03
2