9

Keesokan harinya seperti yang direncanakan oleh Siska kemarin. Hari ini Siska akan mencari kerja, terlihat Siska sedang sibuk menata penampilannya agar serapi mungkin.

Setelah dirasa cukup rapi Siska segera berangkat dan berharap agar jalannya mencari pekerjaan dilancarkan.

Mulai berjalan kesana kemari mencari pekerjaan yang cocok dengannya. Begitu susahnya ternyata mencari pekerjaan ditempat itu, bukan tidak ada pekerjaannya tapi tidak ada yang cocok dengannya.

Tidak terasa Siska sudah berkeliling hingga siang hari, karena sudah merasa lelah Siska berniat untuk mencari tempat makan karena sedari pagi dia belum memasukkan sesuatu keperutnya.

Belum sempat berjalan untuk mencari warung tiba tiba Siska terkejut oleh kedatangan seseorang.

“ Permisi, lagi cari kerja ya dek?” Tanya seorang wanita paruh baya yang menghampiri Siska.

“ Eh. Iya bu” Ucap Siska yang sedikit terkejut.

“Wah kebetulan tempat saya lagi butuh karyawan” Ucap wanita paruh baya itu.

“ Kalau boleh tau kerja apa ya bu?” Tanya Siska.

“ Jadi ibu punya cabang restaurant baru, kebetulan ibu lagi butuh admin” Ucap wanita itu.

“ Aduh saya belum pernah jadi admin sebelumnya bu, saya aja lulusan SMP” Ucap Siska.

“ Gapapa, lagian cabangnya masih belum buka. Nah niat ibu kamu ikut saya nanti saya ajarin kamu sampai bisa” Ucap wanita tersebut.

“ Sebenarnya saya mau aja bu, tapi kenapa ibu ngga cari yang sudah berpengalaman aja daripada ibu repot repot ajarin saya yang belum berpengalman” Ucap Siska.

“ Saya lihat kamu sudah bisa tebak kamu orangnya bisa dipercaya, belum tentu juga kalu saya dapat yang berpengalaman saya dapat kepercayaan juga” Ucap wanita tersebut.

Akhirnya karena terus didesak oleh ibu tersebut Siska pun menyetujui tawarannya. Apalagi gajinya yang memang sangat menggiurkan bagi perantau seperti Siska ini.

...****...

Keesokan harinya Siska sudah bangun pagi, dia membantu teman temannya untuk memasak didapur. Sebelum berangkat kerja Siska harus mengisi tenaga dulu, lagian karena ini masih tahap belajar dan hari pertama Siska diberi waktu untu berangkat sekitar jam 8.

“ Gimana Siska kamu cari pekerjaan kemarin?” Tanya Citra yang penasaran.

“ Bagus kok citra, aku keterima di restaurant baru tapi belum buka sih, cuma aku dikasih waktu buat belajar jadi hari ini aku mau ketempat pemilik restaurant buat belajar” Jelas Siska.

“ Wah keren, semoga lancar terus ya Siska” Ucap Citra memberi ucapan selamat untuk teman barunya itu.

Selesai memasak pun mereka memutuskan untun makan bersama, saat ini kos begitu sepi karena kedua teman Siska sedang berangkat kerja sedangkan Citra mendapatkan libur hari ini.

Selesai makan pun mereka segera membereskan tempat makan mereka, Siska pun berpamitan kepada Citra untuk berangkat bekerja.

“ hati hati Siska, kalu restaurantnya sudah buka jangan lupa traktir aku” Ucap Citra.

Siska pun berangkat ketempat tujuannya, karena tidak terlalu jauh dan jam 8 masih lumayan lama Siska memutuskan untuk berjalan kaki sambil melihat lihat sekitar jalan yang dia lewati.

“ Semoga aja dengan ini aku bisa memulai hidup baruku dengan anakku” Ucap Siska berharap.

...****...

Siska sudah berada didepan rumah mewah yang membuat Siska kagum melihatnya. Disamping pagar terlihat ada bell pintu, karena memang rumah itu berpagar besar jadi wajar jika disediakan bell pintu.

Tanpa ragu ragu Siska pun segera menekan bell itu. Tak lama seorang wanita paruh baya dengan pakaian sederhananya pun keluar membuka gerbang besi itu.

“ Cari siapa ya dek?” Ucap wanita itu.

“ Saya ada janji dengan pemilik rumah bu” Jelas Siska.

“ Oh janji dengan ibu Isna ya, ayo masuk sini” Ucap wanita itu sembari mempersilahkan Siska masuk.

Siska pun mengikuti wanita itu masuk dan mengantarnya diruang tamu yang begitu megah.

“ Tunggu disini dulu ya, saya panggilkan ibu dulu” Ucap wanita itu yang kemudian langsung bergegas memanggil pemilik rumah.

Tak lama kemudian pemilik rumah pun datang menghampiri Siska dengan senyum tulusnya.

“ Kamu tepat waktu juga ya” Ucap Ibu Isna. “ Oh iya nama kamu siapa? Kita sampai belum sempat kenalan ya hehe” Tambahnya.

“ Siska bu” Ucap Siska.

“ Siska ya. Kamu bisa panggil saya ibu Isna ya” Ucap bu Isna memperkenalkan dirinya juga.

“ Nah untuk sementara kamu belajarnya dirumah saya dulu ya, ngga keberatan kan?” Ucap bu Isna.

“ Ngga kok bu” Jawab Siska.

“ Yasudah sekarang kita menuju ruangan kamu ya” Ucap bu Isna.

Bu Isna pun mengajak Siska untuk menuju ruang kerja Siska.

“ Nah ini ruangannya, ini sebenarnya ruangan saya kerja tapi jarang saya pakai. Soalnya saya lebih suka kerja dikamar hehe” Ucap bu Isna.

Siska pun mengikuti bu Siska masuk kedalam ruangan dan melihat lihat isinya.

“ Jadi mulai besok kamu langsung masuk aja ya keruangan ini, nanti saya akan ajarkan kamu dasar dasarnya dulu. Kamu tetap saya bayar kok walaupun kerja disini kan itungannya sudah kerja cuma masih nunggu restaurant baru saya dibuka” Ucap bu Isna menjelaskan.

“ Baik bu, mohon bantuannya ya. Maaf jika nanti saya agak susah diajarinya” Ucap Siska.

“ Nggapapa, namanya kerja cari pengalaman kan dari bawah dulu ngga mungkin juga semua orang langsung bisa sempurna, saya juga ngga minta kmu cepat cepat bisa kok yang penting teliti aja sama pekerjaanmu dan jujur serta tanggung jawab” Ucap bu Isna memperjelaskan lagi.

“ Baik bu, sekali lagi saya trimakasih bu” Ucap Siska.

Ibu Isna pun segera mengajari Siska tugas apa yang harus dia kerjakan pertama. Tentu Siska sangat bersemangat saat ini apalagi ibu Isna yang baik dan sangat sabar mengajari Siska satu persatu.

“ Siska kamu banyak tanya aja gapapa, ibu malah suka kamu banyak tanya itu menandakan kamu aktif dalam bekerja” Ucap ibu Isna.

“ Iya bu, saya akan terus belajar” Ucap Siska.

“ Bagus, jangan malu malu ya bertanya ibu pasti akan bantu kok” Ucap bu Isna.

Tidak terasa langit pun sudah berubah warnanya menjadi gelap yang menandakan hari sudah malam. Sebenarnya Siska sudah bisa bulang jam 5 sore tadi, tapi ibu Isna merasa jika pelajaran yang didapat Siska belum banyak.

“ Siska jika kamu ngga berani pulang biar supir ibu aja yang antar ya” Ucap ibu Isna.

“ Atau kamu mau tidur disini aja, gapapa kok ibu ada kamar kosong buat kamu” Tambahnya.

“ Saya pulang saja bu” Ucap Siska.

“ Yasudah kalau begitu biar supir saya aja yang antar ya” Ucap ibu Isna.

Siska yang mendengar tawaran itu jelas langsung mengiyakan. Lagian dia juga tidak berani pulang dengan berjalanan kaki sendiri.

Akhirnya Siska pulang diantar oleh supir ibu Isna sampai tujuan dengan aman. Setelah sampai Siska segeram masuk kedalam kosan dan segera membersihkan diri.

Saat makan malam teman teman Siska sudah bersiap dimeja makan.

“ Siska kamu tadi pulang malam?” Tanya Endah yang nomor kamar kosnya nomor 1.

“ Iya mbak” Jawab Siska sembari duduk bergabung untuk makan.

“ Katanya hari ini belajar, kok sampai malam?” Tanya Citra.

“ Iya cit, tadi masih kurang jadi diajari lagi deh” Jawab Siska.

Setelah obrolan itu, mereka segera menyantap makanan yang sudah mereka masak. Tidak lupa pasti dengan bergosip sedikit biar tambah kenyang.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!