Chapter 3 – DUNGEON BREAK PERTAMA

Aku membenci manusia.

Tanpa salah apa-apa, mereka memburuku dan Selena hanya karena kami berbeda dari mereka. Bagi mereka, kami hanya monster yang selayaknya dibunuh.

Bahkan manusia yang paling kupercayai di masa lalu, seketika membuangku begitu mengetahui aku adalah seorang vampir.

Perihal merekalah aku sampai harus melarikan diri hingga pada akhirnya terjebak oleh Sistem dan mengalami penderitaan selama seribu tahun lamanya di dalam dungeon.

Dan aku yang sangat membenci manusia itu disuruh untuk menyelamatkan seorang gadis manusia?!

Aku tak ingin menaruh simpati lagi pada seorang manusia karena kusadar bahwa ujung-ujungnya hanya hatikulah yang tersakiti.

Aku sama sekali tidak peduli jika gadis manusia bernama Arcia atau siapalah itu sampai meninggal.

Akan tetapi, mengapa langkah kakiku menuntunku ke tempat ini?

Suasana kekacauan terlihat di mana-mana. Monster-monster dari celah dimensi satu-persatu bermunculan dan membunuh tiap manusia yang dilihatnya. Sayangnya, mungkin aku akan dianggap sebagai salah satu manusia itu oleh monster perihal kejahilan sistem yang mengubah wujudku menjadi manusia. Oleh karenanya, aku menggunakan skill ‘stealth’ milik pemilik wajah ini untuk bersembunyi dari kerumunan monster.

Aku yang hebat ini yang sudah pernah berdiri di puncak sebagai boss dungeon harus bersembunyi dari monster-monster lemah ini perihal kekuatanku menghilang, aku benar-benar malu dan mengutuk sistem yang menyebabkan keadaanku menjadi seperti ini.

Arcia.

Aku sama sekali tidak peduli terhadap gadis manusia itu, tetapi aku tidak mungkin membiarkan diriku menerima penalti dari sistem hingga harus diare sampai mati.

Lagipula, gadis manusia itu akan berguna bagiku sebagai sumber informasi selama aku menyesuaikan diri dengan dunia manusia.

Walau demikian,

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Nama: Laviar

Ras: Manusia

Job: hunter 01xxxxxxxxFJH

Rank: F-

Skill: [ikatan darah], [stealth], [ ], [ ]

HP: 3

MP: 1

Str: 0,01 (F-)

Vit: 0,01 (F-)

Agi: 0,06 (F-)

Dex: 0,01 (F-)

Int: 0,04 (F-)

Poin kontribusi: 0

Kepopuleran: 1

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Apa yang bisa dilakukan dengan tubuh manusia lemahku ini?

Aku kembali mengingat obrolanku beberapa saat yang lalu dengan gadis manusia itu di game center.

“Kak Viar, menagapa Kakak tidak memilih kelas assassin, padahal itu biasanya yang Kakak pilih?”

“Apa kerennya prajurit yang hanya bisa menyerang secara sembunyi-sembunyi dari belakang, hah?!”

“Tapi kan bahkan Kakak sudah memperoleh anugerah skill ‘stealth’ yang langka yang pasti membuat orang-orang yang memainkan karakter assassin iri sama Kakak.”

“Aku tidak suka itu! Pertarungan pengecut itu bukan gayaku! Seorang petarung tentunya harus menyerang secara langsung dari depan, bukan? Tapi apa ini? Mengapa tidak ada pedang yang terasa ringan?”

“Itu jelaslah, Kak. Itu karena Kakak memilih kelas swordsman. Kalau Kakak mau pedang yang ringan, maka pilih saja kelas assassin.”

“Hmph. Kamu ini kelas assassin, kelas assassin saja terus di mulutmu! Pokoknya, aku tidak akan pernah memakai skill ‘stealth’ yang pengecut itu!”

Aku akhirnya harus menelan ucapanku sendiri. Demi bertahan hidup, aku menyembunyikan keberadaanku dari para monster melalui skill ‘stealth’ yang baru saja kubilang pengecut tadi.

Tetapi di mana gadis manusia itu bersembunyi sekarang? Tidak, bukan itu yang penting sekarang. Bagaimana aku akan mampu menutup portal dungeon yang terbuka ini? Jika petugas keamanan di tempat ini keburu tiba duluan dan mereka yang menutup portalnya, bukankah itu berarti aku akan gagal dalam misiku lalu mati oleh penalti sistem?

Setelah perjuanganku bertahan hidup lebih dari seribu tahun, akankah aku mati konyol karena diare lantaran tak bisa memenuhi misi sistem? Itu tidak boleh terjadi.

Lalu terlihatlah monster yang tampak sebagai boss dungeon yang terbuka itu. Mereka memiliki jumlah mana yang relatif besar dibandingkan para monster lainnya serta mampu memberikan perintah kepada para monster lainnya. Masalahnya, mereka tidak hanya satu, melainkan tiga ekor. Ada yang menyerupai semut, ada yang menyerupai belalang, dan adapula yang menyerupai kepiting.

Jika aku terjun langsung ke sana, bisa dipastikan aku akan tewas. Aku harus memikirkan strategi. Bagaimana pun, aku saat ini hanya memiliki dua skill, skill ‘ikatan darah’ dan ‘stealth’. Apa yang bisa kulakukan dengan skill-skill yang sama-sama tak berguna dalam pertarungan ini?

Namun di kala aku masih tengah berpikir, sosok gadis manusia itu pun terlihat. Tetapi mengapa dia harus berada di situ?

Tidak! Dia telah berada dalam ranah jangkauan penglihatan sang bos monster semut. Jika aku tidak segera menyelamatkannya, gadis manusia itu dipastikan akan meninggal dan aku akan gagal memenuhi misi sistem lantas memperoleh penalti kematian.

Tetapi bagaimana caranya aku menyelamatkannya? Kemampuan bertarungku saat ini mendekati nol. Jangankan bos monster, bahkan sekarang aku sama sekali tidak punya peluang mengalahkan monster lemah sekalipun.

Tetapi tanpa sadar, kakiku melangkah sendiri ke tempat di mana gadis manusia itu berada lantas menyelamatkannya dari sengat tajam sang monster semut.

Lalu apa sekarang? Kini giliranku yang menarik perhatian sang bos monster semut tersebut.

“Kakak, aku takut, Kak.”

Gadis manusia itu gemetar ketakutan sembari memelukku. Rupanya tidak. Tidak hanya gadis manusia itu saja, tubuhku juga ikut gemetaran di hadapan ancaman kematian yang tepat berada di depanku.

Pikiranku kosong. Aku tak tahu lagi harus berbuat apa.

Namun, di saat itulah insting vampirku tiba-tiba bangkit lantas aku menggigit sang bos monster semut.

“Kakak?”

Sang bos monster semut meraung dengan kerasnya hingga memancing perhatian kerumunan monster-monster yang lain.

Sang bos monster semut menggeliat dan terus menggeliat kesakitan. Tanpa sadar, aku telah mengaktifkan skill ‘ikatan darah’-ku.

Aku sejenak terkesima. Itu bukanlah skill yang seharusnya mudah digunakan sejak target haruslah berada di bawah levelmu atau target berada dalam kondisi mental yang rapuh. Namun kenyataannya, aku bisa mengaktifkan skill itu pada target yang berkekuatan sangat jauh di atasku.

Dalam sekejap sang bos monster semut pun berubah menjadi familiarku lantas berpihak padaku dan mulai balik melawan kerumunan monster yang lain.

Akan tetapi di kala aku berpikir bahwa aku sekali lagi akan bisa mengaktifkan skill ‘ikatan darah’-ku pada monster lainnya, rupanya aku keliru.

Peringatan sistem:

Skill gagal diterapkan karena level target yang lebih tinggi

Skill itu kembali berfungsi normal di mana aku tidak bisa melakukannya perihal rendahnya levelku.

Tetapi aku sudah sangat bersyukur bahwa ada error sistem sehingga setidaknya aku bisa menjadikan bos monster semut itu sebagai familiarku. Berkatnya, aku akhirnya punya peluang untuk memenangkan pertarungan ini.

Namun, tidak sampai di situ saja efek dari skill ‘ikatan darah’.

Skill: [ikatan darah], [stealth], [cut], [ ]

Sesuai dugaanku. Aku memperoleh satu skill unik dari bos monster semut tersebut. Skill ‘cut’, skill yang memungkinkanmu untuk memotong-motong musuh dengan mudah walau hanya dengan menggunakan pisau yang berkarat sekalipun.

Sang bos monster semut menghajar sang bos monster belalang dan bos monster kepiting beserta para kawanannya.

Lalu aku memanfaatkan kesempatan itu untuk bersembunyi bersama gadis manusia itu melalui skill ‘stealth’-ku sembari menunggu hasil pertarungan dari tempat yang aman.

Walau demikian, sekuat apapun sang bos monster semut, dia tetap tak akan sanggup untuk mengalahkan keseluruhan monsternya, terlebih di sana juga ada dua bos monster lainnya.

Kuputuskanlah untuk bertarung mendukungnya dengan gaya bertarung yang paling kubenci itu, memadukan skill ‘stealth’ dan ‘cut’-ku untuk menghabisi kawanan monster itu dari belakang.

Aku menyelinap di belakang tiap monster lalu kugunakan tiap benda tajam apapun yang bisa kutemukan terutama yang berasal dari bangkai bilah tajam monster belalang untuk menebas tiap monster menjadi beberapa bagian.

Dalam sekejap, tiada kusangka bahwa aku benar-benar berhasil mengalahkan seluruh monster itu dan berhasil menutup portal dungeon.

Aku yang membenci manusia ini baru saja menyelamatkan nyawa seorang gadis manusia karena paksaan sistem. Namun, kurasa itu bukan keputusan yang buruk. Entah mengapa, aku justru mengingat Selena ketimbang Jeanne begitu melihat wajah gadis manusia naif ini.

Tetapi yang lebih mengkhawatirkanku saat ini adalah alasan apa yang harus kuberikan pada gadis manusia itu? Dia jelas-jelas telah melihat aku mengaktifkan skill ‘ikatan darah’ di mana taringku memanjang layaknya vampir. Salah bergerak sedikit, aku akan ketahuan bahwa aku adalah vampir. Jika demikian, aku mau tidak mau harus membunuhnya karena jikalau tidak, justru akulah yang akan mati terkena penalti sistem.

“Wah, apa itu tadi, Kak? Keren sekali! Kakak bisa mengendalikan monsternya dan menggunakannya untuk mengalahkan monster-monster lainnya. Daripada assassin, rupanya Kakak lebih berbakat menjadi seorang tamer. Sudah kuduga kakakku memang hebat karena bisa mempunyai dua skill bawaan dari game.”

Tak kuduga bahwa skill seperti itu rupanya telah lazim di dunia per-game-an, jadi itu tidak mustahil pula kalau skill itu juga keluar ke dunia nyata sebagai skill bawaan bagi pemain terpilih yang terbangkitkan. Berkatnya, aku tidak perlu lagi memikirkan alasan yang macam-macam sejak gadis manusia itu telah salah paham sendiri tentang skill ‘ikatan darah’-ku.

Aku lega, namun kejutan itu belum berakhir sampai di situ.

“Hormatku kepada Master. Tolong berikan aku nama untuk menyempurnakan ikatan darah kita, Master.”

Sosok bos monster semut itu telah berubah wujud menjadi sosok mirip boneka hitam kecil yang imut yang memintaku memberinya nama.

Terpopuler

Comments

✯𝑲ꫝ𝒏𝒊𝒔𝒂★🏚🅓Ⓛ🅤Ⓝ🅐is

✯𝑲ꫝ𝒏𝒊𝒔𝒂★🏚🅓Ⓛ🅤Ⓝ🅐is

nih btw Selena cuma numpang nama doang kahh?? dri eps 1 ga ad percakapan nya

2023-07-14

1

Ayano

Ayano

Ayo bersyukur tu cewek polos banget 🤗🤗👏

2023-06-01

1

Ayano

Ayano

😓😓😓😓
Notif yang sungguh tidak diharapkan

2023-06-01

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 – SEORANG PANGERAN VAMPIR BERNAMA LAVIAR
2 Chapter 2 – KE DUNIA MANUSIA
3 Chapter 3 – DUNGEON BREAK PERTAMA
4 Chapter 4 – LANGKAH PERTAMA MENJADI HUNTER
5 Chapter 5 – UJIAN MASUK SMUT
6 Chapter 6 – TEMAN BERHARGA bag. 1
7 Chapter 7 – TEMAN BERHARGA bag. 2
8 Chapter 8 – TEMAN BERHARGA bag. 3
9 Chapter 9 – TEMAN BERHARGA bag. 4
10 Chapter 10 – BUNGA RAPUH DI KEDIAMAN ROSECHILD
11 Chapter 11 – WAKTU YANG MENGHAPUS DENDAM
12 Chapter 12 – BENCANA UJIAN KELULUSAN SMUT bag. 1
13 Chapter 13 – BENCANA UJIAN KELULUSAN SMUT bag. 2
14 Chapter 14 – BENCANA UJIAN KELULUSAN SMUT bag. 3
15 Chapter 15 – BENCANA UJIAN KELULUSAN SMUT bag. 4
16 Chapter 16 – ALTRUISME ARNO bag. 1
17 Chapter 17 – ALTRUISME ARNO bag. 2
18 Chapter 18 – ALTRUISME ARNO bag. 3
19 Chapter 19 – ALTRUISME ARNO bag. 4
20 Chapter 20 – ALTRUISME ARNO bag. 5
21 Chapter 21 – DUNGEON TERSEMBUNYI bag. 1
22 Chapter 22 – DUNGEON TERSEMBUNYI bag. 2
23 Chapter 23 – DUNGEON TERSEMBUNYI bag. 3
24 Chapter 24 – AKU YANG LEMAH bag. 1
25 Chapter 25 – AKU YANG LEMAH bag. 2
26 Chapter 26 – SEBUAH KELUARGA YANG TAK HANGAT
27 Chapter 27 – ARCIA BERTEMU NENEKNYA
28 Chapter 28 – AWAL HARI-HARI DI AKADEMI
29 Chapter 29 – SEORANG KUAT YANG DIRUNDUNG bag. 1
30 Chapter 30 – SEORANG KUAT YANG DIRUNDUNG bag. 2
31 Chapter 31 – SEORANG KUAT YANG DIRUNDUNG bag. 3
32 Chapter 32 – SEORANG KUAT YANG DIRUNDUNG bag. 4
33 Chapter 33 – SEORANG KUAT YANG DIRUNDUNG bag. 5
34 Chapter 34 – SEORANG KUAT YANG DIRUNDUNG bag. 6
35 Chapter 35 – SEORANG KUAT YANG DIRUNDUNG bag. 7
36 Chapter 36 – PETUNJUK LOGO
37 Chapter 37 – PERLINDUNGAN DI BALIK MAKNA SENIORITAS bag. 1
38 Chapter 38 – PERLINDUNGAN DI BALIK MAKNA SENIORITAS bag. 2
39 Chapter 39 – PERLINDUNGAN DI BALIK MAKNA SENIORITAS bag. 3
40 Chapter 40 – PERLINDUNGAN DI BALIK MAKNA SENIORITAS bag. 4
41 Chapter 41 – PERLINDUNGAN DI BALIK MAKNA SENIORITAS bag. 5
42 Chapter 42 – PERLINDUNGAN DI BALIK MAKNA SENIORITAS bag. 6
43 Chapter 43 – PERLINDUNGAN DI BALIK MAKNA SENIORITAS bag. 7
44 Chapter 44 – PERLINDUNGAN DI BALIK MAKNA SENIORITAS bag. 8
45 Chapter 45 – PERLINDUNGAN DI BALIK MAKNA SENIORITAS bag. 9
46 Chapter 46 – PERLINDUNGAN DI BALIK MAKNA SENIORITAS bag. 10
47 Chapter 47 – ISTIRAHAT SEJENAK DI RUMAH
48 Chapter 48 – AJANG KOMPETISI TAHUN PERTAMA bag. 1
49 Chapter 49 – AJANG KOMPETISI TAHUN PERTAMA bag. 2
50 Chapter 50 – AJANG KOMPETISI TAHUN PERTAMA bag. 3
51 Chapter 51 – AJANG KOMPETISI TAHUN PERTAMA bag. 4
52 Chapter 52 – AJANG KOMPETISI TAHUN PERTAMA bag. 5
53 Chapter 53 – AJANG KOMPETISI TAHUN PERTAMA bag. 6
54 Chapter 54 – RAMALAN DILLYA TOXICE
55 Chapter 55 – SANG JENIUS SIHIR ROHANA MACBELL
56 Chapter 56 – SEORANG VALIA TAK BOLEH DIREMEHKAN
57 Chapter 57 – AKU BUKAN BONEKA, YEEY
58 Chapter 58 – AKHIR DARI LIBURAN TIGA HARI
59 Chapter 59 – PERTEMUAN KEMBALI DI BAWAH GELAPNYA DUNGEON bag. 1
60 Chapter 60 – PERTEMUAN KEMBALI DI BAWAH GELAPNYA DUNGEON bag. 2
61 Chapter 61 – PERTEMUAN KEMBALI DI BAWAH GELAPNYA DUNGEON bag. 3
62 Chapter 62 – PERTEMUAN KEMBALI DI BAWAH GELAPNYA DUNGEON bag. 4
63 Chapter 63 – PERTEMUAN KEMBALI DI BAWAH GELAPNYA DUNGEON bag. 5
64 Chapter 64 – PERTEMUAN KEMBALI DI BAWAH GELAPNYA DUNGEON bag. 6
65 Chapter 65 – PERTEMUAN KEMBALI DI BAWAH GELAPNYA DUNGEON bag. 7
66 Chapter 66 – PERTEMUAN KEMBALI DI BAWAH GELAPNYA DUNGEON bag. 8
67 Chapter 67 – PERTEMUAN KEMBALI DI BAWAH GELAPNYA DUNGEON bag. 9
68 Chapter 68 – PERTEMUAN KEMBALI DI BAWAH GELAPNYA DUNGEON bag. 10
69 Chapter 69 – MENEMPELIMU bag. 1
70 Chapter 70 – MENEMPELIMU bag. 2
71 Chapter 71 – MENEMPELIMU bag. 3
72 Chapter 72 – MENEMPELIMU bag. 4
Episodes

Updated 72 Episodes

1
Chapter 1 – SEORANG PANGERAN VAMPIR BERNAMA LAVIAR
2
Chapter 2 – KE DUNIA MANUSIA
3
Chapter 3 – DUNGEON BREAK PERTAMA
4
Chapter 4 – LANGKAH PERTAMA MENJADI HUNTER
5
Chapter 5 – UJIAN MASUK SMUT
6
Chapter 6 – TEMAN BERHARGA bag. 1
7
Chapter 7 – TEMAN BERHARGA bag. 2
8
Chapter 8 – TEMAN BERHARGA bag. 3
9
Chapter 9 – TEMAN BERHARGA bag. 4
10
Chapter 10 – BUNGA RAPUH DI KEDIAMAN ROSECHILD
11
Chapter 11 – WAKTU YANG MENGHAPUS DENDAM
12
Chapter 12 – BENCANA UJIAN KELULUSAN SMUT bag. 1
13
Chapter 13 – BENCANA UJIAN KELULUSAN SMUT bag. 2
14
Chapter 14 – BENCANA UJIAN KELULUSAN SMUT bag. 3
15
Chapter 15 – BENCANA UJIAN KELULUSAN SMUT bag. 4
16
Chapter 16 – ALTRUISME ARNO bag. 1
17
Chapter 17 – ALTRUISME ARNO bag. 2
18
Chapter 18 – ALTRUISME ARNO bag. 3
19
Chapter 19 – ALTRUISME ARNO bag. 4
20
Chapter 20 – ALTRUISME ARNO bag. 5
21
Chapter 21 – DUNGEON TERSEMBUNYI bag. 1
22
Chapter 22 – DUNGEON TERSEMBUNYI bag. 2
23
Chapter 23 – DUNGEON TERSEMBUNYI bag. 3
24
Chapter 24 – AKU YANG LEMAH bag. 1
25
Chapter 25 – AKU YANG LEMAH bag. 2
26
Chapter 26 – SEBUAH KELUARGA YANG TAK HANGAT
27
Chapter 27 – ARCIA BERTEMU NENEKNYA
28
Chapter 28 – AWAL HARI-HARI DI AKADEMI
29
Chapter 29 – SEORANG KUAT YANG DIRUNDUNG bag. 1
30
Chapter 30 – SEORANG KUAT YANG DIRUNDUNG bag. 2
31
Chapter 31 – SEORANG KUAT YANG DIRUNDUNG bag. 3
32
Chapter 32 – SEORANG KUAT YANG DIRUNDUNG bag. 4
33
Chapter 33 – SEORANG KUAT YANG DIRUNDUNG bag. 5
34
Chapter 34 – SEORANG KUAT YANG DIRUNDUNG bag. 6
35
Chapter 35 – SEORANG KUAT YANG DIRUNDUNG bag. 7
36
Chapter 36 – PETUNJUK LOGO
37
Chapter 37 – PERLINDUNGAN DI BALIK MAKNA SENIORITAS bag. 1
38
Chapter 38 – PERLINDUNGAN DI BALIK MAKNA SENIORITAS bag. 2
39
Chapter 39 – PERLINDUNGAN DI BALIK MAKNA SENIORITAS bag. 3
40
Chapter 40 – PERLINDUNGAN DI BALIK MAKNA SENIORITAS bag. 4
41
Chapter 41 – PERLINDUNGAN DI BALIK MAKNA SENIORITAS bag. 5
42
Chapter 42 – PERLINDUNGAN DI BALIK MAKNA SENIORITAS bag. 6
43
Chapter 43 – PERLINDUNGAN DI BALIK MAKNA SENIORITAS bag. 7
44
Chapter 44 – PERLINDUNGAN DI BALIK MAKNA SENIORITAS bag. 8
45
Chapter 45 – PERLINDUNGAN DI BALIK MAKNA SENIORITAS bag. 9
46
Chapter 46 – PERLINDUNGAN DI BALIK MAKNA SENIORITAS bag. 10
47
Chapter 47 – ISTIRAHAT SEJENAK DI RUMAH
48
Chapter 48 – AJANG KOMPETISI TAHUN PERTAMA bag. 1
49
Chapter 49 – AJANG KOMPETISI TAHUN PERTAMA bag. 2
50
Chapter 50 – AJANG KOMPETISI TAHUN PERTAMA bag. 3
51
Chapter 51 – AJANG KOMPETISI TAHUN PERTAMA bag. 4
52
Chapter 52 – AJANG KOMPETISI TAHUN PERTAMA bag. 5
53
Chapter 53 – AJANG KOMPETISI TAHUN PERTAMA bag. 6
54
Chapter 54 – RAMALAN DILLYA TOXICE
55
Chapter 55 – SANG JENIUS SIHIR ROHANA MACBELL
56
Chapter 56 – SEORANG VALIA TAK BOLEH DIREMEHKAN
57
Chapter 57 – AKU BUKAN BONEKA, YEEY
58
Chapter 58 – AKHIR DARI LIBURAN TIGA HARI
59
Chapter 59 – PERTEMUAN KEMBALI DI BAWAH GELAPNYA DUNGEON bag. 1
60
Chapter 60 – PERTEMUAN KEMBALI DI BAWAH GELAPNYA DUNGEON bag. 2
61
Chapter 61 – PERTEMUAN KEMBALI DI BAWAH GELAPNYA DUNGEON bag. 3
62
Chapter 62 – PERTEMUAN KEMBALI DI BAWAH GELAPNYA DUNGEON bag. 4
63
Chapter 63 – PERTEMUAN KEMBALI DI BAWAH GELAPNYA DUNGEON bag. 5
64
Chapter 64 – PERTEMUAN KEMBALI DI BAWAH GELAPNYA DUNGEON bag. 6
65
Chapter 65 – PERTEMUAN KEMBALI DI BAWAH GELAPNYA DUNGEON bag. 7
66
Chapter 66 – PERTEMUAN KEMBALI DI BAWAH GELAPNYA DUNGEON bag. 8
67
Chapter 67 – PERTEMUAN KEMBALI DI BAWAH GELAPNYA DUNGEON bag. 9
68
Chapter 68 – PERTEMUAN KEMBALI DI BAWAH GELAPNYA DUNGEON bag. 10
69
Chapter 69 – MENEMPELIMU bag. 1
70
Chapter 70 – MENEMPELIMU bag. 2
71
Chapter 71 – MENEMPELIMU bag. 3
72
Chapter 72 – MENEMPELIMU bag. 4

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!