“Dasar kurang ajar! Beraninya kalian manusia rendahan menyentuh tubuh sempurnaku ini!”
Kepalaku rasanya pusing. Ini seperti perasaan di mana aku pertama kalinya jatuh ke dalam dungeon lantas secara tiba-tiba diminta untuk menjadi bos dungeon.
Tapi apa yang para manusia rendahan itu lakukan?! Mereka berani-beraninya menyentuh tubuh agungku ini! Tubuh yang telah kusempurnakan selama seribu tahun lamanya tiap aku mencuri skill baru dari para penyintas yang hendak menaklukkan dungeon yang aku jaga!
Dengan penuh amarah, aku mengalirkan mana-ku untuk membasmi mereka semua.
“…”
Tetapi ada yang aneh, aku tidak bisa mengeluarkan sihir.
“Duh Kak Viar! Apa yang Kakak lakukan?! Padahal para dokter sudah baik hati bersedia mengobati Kakak yang miskin ini secara gratis, tetapi tindakan tidak sopan apa yang telah Kakak lakukan sebagai imbalannya.”
Seorang gadis manusia kecil tiba-tiba saja memarahiku.
Sejenak aku terkaget bahwa mengapa gadis kecil ini juga sampai tidak takut padaku. Lalu aku pun menatap bayanganku yang terpantul dari balik kaca. Itu agak tidak jelas karena pantulan cahaya matahari, tetapi rambut hitam ini, mata hitam ini, bahkan wajah ini, jelas bukan milikku. Itu adalah milik pemuda manusia yang terakhir kali aku ubah menjadi familiarku.
“Berikan aku cermin, cepat!”
Aku seketika panik. Lalu seseorang pun memberikan aku cermin dan akhirnya aku bisa melihat wajahku kali ini dengan lebih baik, tapi itu benar-benar bukan wajahku. Aku tak salah lihat, aku telah berubah menjadi manusia.
“Apa yang sebenarnya terjadi?”
“Tuan Pasien, apa Anda baik-baik saja?”
“Apa aku terlihat baik-baik saja Manusia rendahan, hah?! Cepat minggir dari hadapanku sana!”
Aku yang tak mampu menahan emosiku lagi lantas mendorong pria tua berbaju serba-putih itu hingga tersungkur ke tanah. Lalu pemberitahuan sistem sekali lagi tiba.
Peringatan! Peringatan! Anda telah melakukan perbuatan tidak menyenangkan kepada seorang manusia bernama Sujono, 56 tahun. Akibatnya, Sujono menilai buruk Anda. Poin kepopuleran berkurang 3.
“Apa maksudnya poin kepopuleran itu, Sistem?!”
Ini berkaitan dengan misi tingkat XXX: menjadi hunter kelas atas di dunia manusia. Sebagaimana Anda ketahui bahwa syarat tercapainya misi adalah menjadi hunter kelas atas yang diakui oleh para manusia (minimal rank S). Untuk bisa dikatakan diakui oleh manusia, setidaknya Anda memperoleh poin kepopuleran sebanyak 10.000.
Dan begitu aku menengok ke panel sistem-ku, poin kepopuleranku baru saja turun dari 4 menjadi 1. Apakah sebegitunya aku harus merendahkan diriku untuk tampak baik di hadapan manusia rendahan itu?! Jalan terselesaikannya misi, tampaknya masihlah sangat lama. Setidaknya, itu adalah misi dengan jangka waktu tak terbatas. Selama aku tidak melanggar pantangannya, itu akan baik-baik saja.
Namun lebih daripada itu, bagaimana caranya agar aku bisa memperoleh kembali kekuatan lamaku serta kembali ke wujud asliku? Untuk sekarang, mari berpikir tenang.
“Hei, sistem! Bagaimana dengan kekuatanku dan wujud asliku?”
Anda dapat memperoleh kembali kekuatan Anda seiring semakin banyaknya misi Sistem yang Anda selesaikan.
“Lantas bagaimana dengan wujudku?”
“…”
Namun lama menunggu, Sistem sialan itu tidak menjawab juga. Sudah kuduga dia menyembunyikan sesuatu dan hanya akan mengungkapkan informasi yang berguna baginya saja.
***
Satu hari kemudian,
“Kakak, mari makan dulu. Sudah semalaman Kakak tidak makan. Nih, aku bawakan semur jengkol favorit Kakak.”
“Berani-beraninya kamu memberikanku makanan manusia rendahan itu…”
-Kruyuk.
Namun berbeda dengan ucapanku, perutku seketika berbunyi seolah merespon bau makanan yang terasa lezat yang dibawa oleh gadis manusia itu.
Aku lantas tidak segan-segan mengambil wadah yang berisi makanan manusia yang dibawakan oleh gadis kecil manusia itu lantas memakannya dengan lahap hingga kenyang.
Ini benar-benar aneh, tidak hanya tampilanku saja yang berubah menjadi manusia, bahkan selera dan makananku rupanya turut berubah pula.
Tapi apa ini?
Tiap kali aku bernafas, aku mencium bau busuk yang amat menyengat. Lalu seketika aku tersadar bahwa itu keluar lewat bau mulutku sendiri.
“Hei, Gadis Manusia! Racun apa yang sudah kau berikan padaku ini, hah?! Kenapa itu membuat mulutku berbau busuk bahkan melebihi bau bawang putih?!”
“Kak Viar? Maaf Arcia tidak menyadarinya. Rupanya sakit Kakak separah ini ya sampai-sampai berceloteh tak jelas. Soalnya Arcia takut uang kita tidak cukup sehingga aku hanya memasakkan Kakak semur jengkol. Arcia benar-benar bodoh, padahal Kakak sudah berjuang keras demi hidup kita berdua. Tapi tenang saja, Kak. Aku akan segera memasakkan Kakak lagi makanan yang lebih enak. Kali ini spaghetti yang benar-benar Kakak sukai.”
Setelah bergumam tak jelas, gadis manusia itu sejenak pergi kemudian datang lagi dengan membawa sesuatu yang baru di tangannya yang tidak kalahnya beraroma sedap.
Tapi apa yang dibawakannya kali ini?
“Kau menghinaku ya, Gadis Manusia?! Bisa-bisanya kamu menyuruhku makan cacing yang merayap di tanah itu!”
“Duh, Kakak ini bicara apaan sih?”
-Hap.
Belum sempat aku selesai mengomel, gadis manusia itu secara lancang memasukkan cacing-cacing itu ke dalam mulutku.
Akan tetapi,
“Kok rasanya enak?”
“Apa selama berada di dalam celah antardimensi, kepala Kakak terbentur ya? Tetapi syukurlah, yang penting Kakak berhasil selamat. Kudengar bahwa rekan-rekan Kakak yang lain yang masuk ke sana semuanya meninggal. Aku benar-benar bersyukur bahwa Kakak bisa selamat.”
Gadis manusia itu pun memelukku dengan erat. Aku bisa merasakan air matanya membasahi lengan pakaianku. Itu sangat membuatku tidak nyaman. Namun ketika aku hendak menyingkirkan pelukannya itu, entah mengapa tanganku bergetar seolah mencegah aku untuk melakukannya.
***
Hari demi hari selanjutnya aku habiskan di tempat yang dinamakan gadis manusia itu sebagai rumah sakit. Lalu selama itu pula, dia kembali menceritakan kisah masa lalu yang kemungkinan milik pemuda dengan wajah ini.
Di luar dugaan, nama kami hampir mirip, Viar dan Laviar. Dia tampaknya bercita-cita menjadi seorang gamer profesional demi meraih kekayaan. Dia adalah sosok yang tidak peduli akan ketenaran, dan hanya mementingkan untuk memperoleh penghasilan demi menghidupi dirinya dan gadis manusia yang bernama Arcia ini.
Setelah mendengar cerita gadis manusia itu, aku menyimpulkan bahwa ini kemungkinan masihlah dunia yang sama yang pernah aku tinggali sebelumnya walaupun tidak ada bukti spesifik untuk itu. Tetapi mendengar nama pulau tempat yang kuhuni, Java, yang tetap sama seperti dulu, walaupun nama kotanya sedikit berbeda, aku cukup yakin.
Hanya saja, situasi kota ini benar-benar sudah jauh berbeda dibandingkan dengan ingatan terakhirku. Banyak rumah yang bisa berjalan dan ada pula rumah yang disusun hingga hampir menggapai awan. Rumah-rumah kini kebanyakan terbuat dari batu dan logam alih-alih kayu.
Tidak hanya itu saja, banyak peralatan aneh di mana-mana. Mulai dari peralatan yang bisa menampilkan gambar orang bergerak di dalamnya, ataukah sebuah kotak tipis yang membuatmu bisa berbicara dengan temanmu walaupun saling berjauhan. Semuanya benar-benar terasa asing bagiku.
Untunglah aku pembelajar yang cepat sehingga bisa menyesuaikan diri secara instan. Terlebih, entah mengapa, aku merasa sudah biasa dengan hal-hal itu padahal jelas sekali bahwa aku baru pertama kali melihatnya sekarang setelah keluar dari dungeon.
Tetapi yang membuat aku sama sekali tak menyangka, gadis manusia bernama Arcia ini sama sekali tak mengenal istilah vampir maupun vampire hunter, padahal sebelum aku terperangkap di dalam dungeon, profesi vampire hunter-lah yang paling terkenal.
Berdasarkan keterangan gadis manusia itu, profesi yang terkenal sekarang adalah seorang gamer profesional yang bahkan bisa menghasilkan uang milyaran rupiah tiap bulannya.
Gadis manusia itu tidak tahu apa itu vampire hunter, tetapi kalau hunter sendiri dia tahu karena itu adalah profesi baru yang baru-baru ini sering dicari untuk direkrut oleh pemerintah, bahkan sudah didirikan sekolah khusus untuk membina tunas-tunasnya layaknya pekerjaan pegawai negeri sipil yang lain.
Kuintip kembali misi dari sistem.
Misi Tingkat XXX: menjadi hunter kelas atas di dunia manusia
Aku benar-benar frustasi. Skill unik yang selama ini aku kumpulkan selama seribu tahun hilang begitu saja hingga hanya tersisa dua, yakni skill bawaanku ‘ikatan darah’, serta skill pemuda berwajah ini, ‘stealth’.
Tidak cukup sampai di situ, bahkan kekuatan otot-otot tubuhku dan bahkan sihirku juga turut melemah. Aku kini tidak ubahnya seperti para manusia rendahan itu.
Aku hendak marah. Mendengar kata hunter, aku jadi selalu teringat akan vampire hunter yang selalu memburuku di masa lalu. Tetapi berdasarkan pengalamanku terkurung di dalam dungeon selama seribu tahun lamanya, aku paham betul bahwa tiada gunanya melawan Sistem. Lagipula jika aku berhasil melaksanakan misi itu, bukankah reward-nya sungguh luar biasa?
Berhasil: kekuasaan di dunia manusia bisa jatuh ke tangan Anda
Aku bisa menguasai umat manusia lantas memperbudak dan menyiksa mereka untuk kepuasan pribadiku demi melampiaskan dendam kejadian masa lalu itu, dan mungkin pula kekuatanku yang sempat menghilang akan kembali seutuhnya.
Aku bertanya pada gadis manusia itu tentang bagaimana caranya menjadi hunter. Namun dia dengan tampang heran justru bertanya balik sebab Viar yang dulu dikenalnya bercita-cita menjadi gamer profesional. Namun pada akhirnya dia tetap memberitahukannya padaku karena katanya akan jadi apa aku di masa depan, tetap akan membuatnya bahagia selama itu adalah pekerjaan halal dan mampu pula membuatku bahagia.
Sungguh gadis manusia yang naif. Tetapi aku takkan lagi tertipu oleh raut wajah tanpa dosa itu. Semua gadis manusia tidak ubahnya seperti Jeanne.
Berdasarkan keterangan gadis manusia itu, untuk menjadi seorang hunter profesional, aku harus mendapatkan lisensi hunter. Ada dua hal yang harus dilakukan untuk mendapatkannya. Pertama adalah mendaftar di akademi hunter dan memperoleh surat kelulusan, lalu yang kedua adalah lulus ujian kualifikasi hunter.
Sayangnya, untuk mendaftar di akademi hunter, kamu harus menguasai sinkronisasi dengan tubuh avatarmu di dalam game vrmmorpg terlebih dahulu, setidaknya di atas 12 %.
Aku dengan percaya diri pergi ke game center untuk segera mewujudkan sinkronisasi atau apalah itu.
“Kakak mau ke mana?”
Bagitu hendak keluar, aku bertemu kembali dengan gadis manusia itu. Aku hanya terus berjalan tanpa menjawab pertanyaannya. Namun dia tetap ngeyel mengikuti aku.
Dia begitu cerewet sampai-sampai mengomentari aku mengapa memilih karakter swordsman, bukannya assassin yang katanya aku lebih mahir di situ. Aku hendak akan mengusirnya, tetapi berkat gadis manusia itu pulalah aku bisa menguasai alat aneh ini dengan mudah sehingga dia tidak jadi kuusir.
“Hehehehehehe.”
“Kenapa kamu cengengesan begitu?”
“Aku hanya senang bahwa Kakak telah kembali pulih seperti sedia kala. Kalau begitu, aku keluar dulu ya, Kak, untuk membelikan Kakak minuman.”
Begitulah gadis manusia itu mengikutiku semaunya lantas pergi juga dengan semaunya. Tetapi lama kutunggu, dia tak kunjung pula kembali.
Aku mulai keringat dingin berpikir bahwa mungkin saja identitasku yang bukan kakak aslinya ketahuan olehnya lantas dia melaporkanku kepada petugas keamanan.
Jika itu aku sebelum kehilangan kekuatanku, pasti aku tidak akan setakut ini. Namun sekarang semua kekuatanku telah menghilang. Aku benar-benar lemah. Bahkan jika itu anak kecil yang mengeroyokku, mungkin saja aku benar-benar akan mati.
Namun, kekhawatiranku itu rupanya keliru. Misi sistem telah tiba.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Misi tingkat E: Selamatkan Arcia yang terjebak bencana portal dungeon
Syarat keberhasilan: menutup portal dungeon di mana Arcia, adik Anda, sedang terjebak dengan mengalahkan para boss monster yang berhasil keluar dari sana
Lamanya misi: 30 menit
Berhasil: Arcia selamat, bonus poin kontribusi 10, skill mendeteksi musuh dalam radius 200 meter
Gagal: Arcia meninggal, Anda akan kena diare sampai mati
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 72 Episodes
Comments
վմղíα | HV💕
vampir dan manusia
2023-05-25
1
Nuhume
Emosian banget 🤣
2023-05-24
1
Life is just an illusion🥲
kau pampir
2023-05-21
1