Rumah Hantu

Rumah Hantu

1. Rumah Baru

Kalimantan ...

Yah, ini lah tempat tujuan kami sekarang. Setelah sampai di Bandara Syamsudin Noor di landasan Ulin Banjarbaru, kami segera menuju salah satu daerah di Kalimantan selatan ini. Papaku dipindah tugaskan di Kalimantan, karena pekerjaan barunya. Dan otomatis, kami sekeluarga juga harus pindah.

"Sampai ...." seru Papa setelah mematikan mesin mobil di depan sebuah rumah berlantai dua dengan halaman yang cukup luas.

Aku dan Mama saling pandang satu sama lain lalu menatap rumah dihadapan kami sekarang. "Yuk turun." ajak Papa.

"Pa? Serius nih, kita tinggal disini?" tanyaku agak ragu.

"Iya. Kenapa? Kalian gak suka?" tanya Papa agak kecewa.

Mama tiba -tiba menyenggol ku dan sedikit berdehem. "Suka kok, Pah. Yasmin cuma terkesan aja mungkin, rumahnya lebih besar dari rumah kita di Jawa." kata Mama sambil menatapku lalu berkedip kedip.

Aku melotot tak sependapat. Namun Mama malah menginjak kakiku dan makin membelakakan matanya. Baiklah, isyaratnya sudah sangat jelas. Dan aku tidak boleh melawan Mamaku ini. Bakal habis nanti uang jajanku kalau tidak menurut.

"Hehe. Iya Pah. Besar banget rumahnya. "Sahutku menyetujui penjelasan Mama tadi. "Tapi serem juga, hehe." gumamku pelan.

Bug!

Mama kembali menyikutku agar aku diam.

"Eh yuk masuk. Kita liat dalemnya, Pah." ajak Mama sambil menggandeng Papa masuk ke dalam.

Aku hanya garuk-garuk kepala yang tidak gatal. Lalu mengikuti mereka masuk. Papa memang baru saja mendapat pekerjaan baru , setelah menganggur selama 3 bulan. Perusahaan Papa gulung tikar karena bangkrut akibat persaingan bisnis.

Setelah pintu dibuka, kami diam sejenak dan mengamati keadaan sekitar, rumah ini terlihat rapi dan bersih. Dan sepertinya terawat sekali. Sampai-sampai tidak ada secuil pun debu yang menempel pada perabot di dalam. Ada sebuah jam sudut sebesar lemari pakaian. Yang akan berdentang setiap 1jam 1kali. Lantai nya terbuat dari marmer. Jadi terasa dingin, Jendelanya agak banyak hingga memenuhi ruangan ini. Ada kursi kayu dengan ukiran bergambar ular ada di sisi kanan ruang tamu ini.

Sebuah patung harimau juga ada disudut ruangan. Aku mendekat dan menyentuh nya karena penasaran.

Tap.

Tap.

Tap.

Suara langkah kaki dari dalam ruangan terdengar makin lama makin jelas. Aku masih diam dan mengelus harimau ini seolah dia hidup. Bulu bulunya halus. Sorot matanya tajam, dan membuatku berfikir, ini harimau sungguhan yang diawetkan. Papa berjalan ke dalam untuk melihat langkah kaki siapa itu. "Oooo ... Bu Lastri," Seru Papa lalu sambil tersenyum senang, "Ini Bu Lastri. Beliau ini yang bersih- bersih di rumah ini." kata Papa memperkenalkan wanita paruh baya itu pada kami.

Penampilannya agak serawutan. Wajahnya yang datar, terkesan seram buatku. Mama mendekat padanya lalu mengobrol ringan. Aku kembali berjalan mengamati hiasan rumah yang lain. Di sini rupanya didominasi hewan hewan buas. Di bufet juga ada patung ular yang tidak terlalu besar. Lalu di dinding bagian tengah, kepala banteng terpajang berdampingan dengan hiasan dinding lain.

"Semua kamar letaknya diatas, dan itu, yang diujung ...." tunjuk Bu Lastri ke kamar paling atas yang menghadap ke halaman depan. "Itu kamar Mba Yasmin. Mari saya bawakan barang- barangnya," kata Bu Lastri sambil meraih beberapa tas milikku. Aku diam beberapa detik lalu menarik tangan Mama agar ikut bersamaku sambil menggeleng cepat.

'Mama ... Tolong. Takut loh, serem gitu Bu Lastrinya.' batinku dengan ekspresi melotot dan gerakan kepala beserta ekspresi wajah yang cukup meyakinkan dan berharap Mama bisa membaca pikiranku. Tapi, aku hanya mendapat senyuman dari Mama beserta suruhan agar aku segera ke atas menyusul Bu Lastri. 😑

Bu Lastri jalan dengan pincang. Membuatku sedikit tergelitik untuk bertanya apa yang telah menimpanya, hingga dia berjalan dengan kepayahan sekarang.

"Maaf, Bu ... Kakinya kenapa?" tunjukku ke kaki kanannya. Dia menoleh lalu kembali menatapku.

"Kecelakaan." jawabnya datar.

"Ibu nggak apa-apa naik tangga gini? " kembali pertanyaan spontan terlontar dari mulutku.

Bu Lastri menghentikan langkahnya lalu kembali menatapku.

Satu.

Dua.

Tiga.

Hening.

Beliau menggeleng pelan lalu melanjutkan berjalan ke lantai atas dengan menyeret koper milikku. Aku pun mengikutinya dengan langkah ragu.

Sampai kamarku, rasa ragu dan takut mendadak sirna berganti rasa kagum. Kamar ini cukup besar, didominasi warna pastel dan pink muda, dengan ranjang besar yang dihiasi kelambu putih tergerai di tiap sisi ranjang, dan... Lemari besar yang sebagian besar dilapisi kaca tebal di tiap sisinya. Namun bagian atasnya berukir sama seperti yang kutemui di kursi kayu ruang tamu.

Tok

Tok

Ku ketuk salah satu sisi kaca lemari itu. Bunyi nya menggema didalam.

"Itu lemari pakaian Mba Yasmin." jelas Bu Lastri yang berdiri didekat ranjang sambil terus menatapku. Aku hanya meliriknya sekilas lewat cermin didepanku.

Kriiieeeet.

Kubuka pelan lemari besar ini. Dalam lemari ini luas. Dan baru kutau, kalau ini lebih tepat disebut ruang baju, seperti yang sering ku lihat di film- film. Ada beberapa rak untuk menyimpan baju dan gantungan di sisi kanan dan kirinya. Lemari ini tidak lebar, karena lebarnya sama seperti lemari pakaian pada umumnya, hanya saja bagian dalamnya luas dan masuk kedalam. Mungkin ada sekitar 2 meter jarak dari pintu ke bagian belakang lemari ini.

"Biar saya bereskan baju - baju Mba Yasmin. " kata Bu Lastri yang tiba- tiba sudah berdiri di belakangku.

"Astaga!" pekikku kaget sambil menekan dada dan menarik nafas dalam-dalam. "Ya ampun, Bu. Ngagetin aja!" kataku lagi.

"Maaf," jawabnya datar lalu segera menata pakaianku kedalam lemari besar ini.

Kriiiiing!

Perhatianku teralih pada ponsel di saku bajuku.

Aku : 'halo ... '

Reynita : 'Emaaaaaaaak!!!' teriaknya kencang hingga aku harus menjauhkan telepon genggamku beberapa centi dari telinga.

Aku : 'Brisik ih! '

Reynita : 'Bodo! Hehe. Elu udah sampe Mak? '

Aku : 'Udah pea!' jawabku sambil berjalan ke balkon kamarku.

Seseorang melambaikan tangannya disamping mobil sedan merah sambil tertawa cekikikan. Tawanya sama persis seperti tawa wanita di seberang telepon ku.

"KAMPRET!! " Umpatku lalu mematikan telepon dan berjalan turun ke halaman.

DEG!

"Ya ampun Bu Lastri ...!! Bisa nggak sih, nggak ngagetin aku terus?! " kataku sedikit kesal karena Bu Lastri tiba tiba saja sudah ada di hadapanku. Kulirik ke lemari pakaianku dan sepertinya beliau telah selesai berbenah.

"Maaf Mba. Sudah selesai bajunya. Saya mau bantu Ibu di bawah. " katanya lalu berlalu.

"Itu orang ... Serem amat sih? " gumamku berbicara sendiri.

Namun, lamunanku segera hilang karena suara klakson mobil dibawah. Yah, dia adalah Reynita, sahabatku yang memang tinggal di kota ini. Kami bersahabat lama, namun dia harus pindah ke sini karena orang tuanya juga dipindah- tugaskan dikota ini. Dan kini, kami berkumpul kembali.

"EMAAAAAAAAK!! " teriakku kencang lalu berlari ke arahnya.

"ONEEEEEENG!! " balasnya sambil melebarkan tangannya kesamping seakan ingin menangkapku dalam pelukannya.

Setelah sampai didekatnya ku jitak kepala nya kencang.

"ADUH!! SAKIT BEGO! " umpatnya sambil meraba kepalanya.

Aku tertawa puas lalu memeluknya erat. "Kangen, Gue ...." gumamku.

Nita membalas pelukanku, "Elo pikir Gue kagak?" katanya juga.

"Cepet banget Elu udah disini, Mak?" tanyaku sambil melepas pelukan kami.

"Elu kagak tau, udah gue satronin ni rumah sejak tau elu mau pindah sini. " katanya asal.

"Halah ... Lebay! " kataku sinis.

"Eh, siapa tuh, Beb? " tanya Nita sambil menunjuk ke balkon kamarku.

"Bu Lastri paling. Yang bantuin disini," sahutku cuek dan tak menoleh sedikitpun ke arah yang dia tunjuk.

"Bu Lastri? Anak kecil kok, Beb. Sodara elu?" tanya Nita penasaran.

'Anak Kecil? '

Terpopuler

Comments

Maz Andy'ne Yulixah

Maz Andy'ne Yulixah

Hay Kak mampir nie,slam kenal ya,,,,,,baru baca di BAB awal sudah agak mrinding,anak kecil siapa ya kira🤔😬🤭

2024-04-29

0

Asmaiyyah AjjhLah

Asmaiyyah AjjhLah

baruu tauu kak ossi punya karya baru🥲 huhuuu langsung gercep dibaca,

2023-06-11

0

Ayu Ningrat

Ayu Ningrat

aq hadir dimana mana 😂

2023-05-29

0

lihat semua
Episodes
1 1. Rumah Baru
2 2. Sekolah Baru
3 3. Teman baru
4 4. Kesurupan
5 5. Sri
6 6. Keributan di sekolah
7 7. Keanehan di rumah
8 8. Teror
9 9. nenek
10 10. rumah sakit
11 11. ruang rawat inap
12 12. Arkana
13 13. mulai terbiasa
14 14 . sosok wanita berbaju merah
15 15. Sakit hati Nita
16 16. Rumah di tengah hutan.
17 17. Amarah Nita
18 18. Ada apa dengan nita
19 19. lorong rahasia
20 20. makhluk lain
21 21. pintu rahasia lagi
22 22. tumbal
23 23. Pertarungan
24 akhir kisah rumah hantu
25 Mirror : death note
26 2 Ramon
27 3. telepon dari rangga
28 4. penghuni rumah rangga
29 5. apartemen
30 6. teror
31 7. Bang cen
32 8. teror wanita penghuni apartemen
33 9 dibalik tabir
34 10. psikopat
35 11. pemilik apartemen baru
36 12 apartemen baru
37 13. pemakaman aidil
38 14. live streaming horor
39 15. Desi
40 16. teror yang dialami oma
41 17 keanehan
42 18 koh rudi
43 19.pov koh rudi
44 20. pengakuan raja
45 21. serangan
46 22. Raja
47 23. bang cen datang
48 24. teman lama
49 25. menjenguk ramon
50 26. tragedi di rumah sakit
51 27. tim pemburu hantu
52 28 selamat tinggal
53 29 tempat kerja baru
54 30. misteri kematian antonio
55 31. petunjuk baru
56 32. siapa kah Lee?
57 33. kehidupan Lee
58 34. rumah baru Daniel
59 35. penculikan Yuna
60 36. cermin aneh
61 37. dalam cermin
62 38. Papa
63 39. rumah
64 40. gangguan di kamar
65 41. rencana liburan
66 42. tetangga samping
67 43. teror ular
68 44. ratu ular
69 45. i still love you
70 46. jalan jalan
71 47. Haris
72 48 sarang kuntilanak.
73 49. pulang
74 50 dunia sebelah
75 51. kebersamaan
76 52. hari pertama kerja
77 53 musuh lama
78 54. hotel
79 55 serangan lagi
80 56 Lee
81 57. Papaku mantan gangster
82 58 wanita bunuh diri
83 59. Gladis
84 60. Nida ke apartemen Rangga
85 61 bukan manusia
86 62 teror di rumah
87 63. Nasib rizal
88 64. aku dilamar
89 65. Awal hidup baru
90 Rosi Rangga Tamat
91 ILove You My Bos
92 1. Ari
93 2. kecelakaan
94 3. apartemen Adit
95 4. Ngikut
96 5. Bertemu Dani
97 6. Lapas
98 7 teror
99 8. Jadian
100 9. Dani pulang
101 10. Teror kembali
102 11. Rumah xxx
103 12. Putus
104 13. Balikan
105 14. Rumah adit
106 15 Last Part
Episodes

Updated 106 Episodes

1
1. Rumah Baru
2
2. Sekolah Baru
3
3. Teman baru
4
4. Kesurupan
5
5. Sri
6
6. Keributan di sekolah
7
7. Keanehan di rumah
8
8. Teror
9
9. nenek
10
10. rumah sakit
11
11. ruang rawat inap
12
12. Arkana
13
13. mulai terbiasa
14
14 . sosok wanita berbaju merah
15
15. Sakit hati Nita
16
16. Rumah di tengah hutan.
17
17. Amarah Nita
18
18. Ada apa dengan nita
19
19. lorong rahasia
20
20. makhluk lain
21
21. pintu rahasia lagi
22
22. tumbal
23
23. Pertarungan
24
akhir kisah rumah hantu
25
Mirror : death note
26
2 Ramon
27
3. telepon dari rangga
28
4. penghuni rumah rangga
29
5. apartemen
30
6. teror
31
7. Bang cen
32
8. teror wanita penghuni apartemen
33
9 dibalik tabir
34
10. psikopat
35
11. pemilik apartemen baru
36
12 apartemen baru
37
13. pemakaman aidil
38
14. live streaming horor
39
15. Desi
40
16. teror yang dialami oma
41
17 keanehan
42
18 koh rudi
43
19.pov koh rudi
44
20. pengakuan raja
45
21. serangan
46
22. Raja
47
23. bang cen datang
48
24. teman lama
49
25. menjenguk ramon
50
26. tragedi di rumah sakit
51
27. tim pemburu hantu
52
28 selamat tinggal
53
29 tempat kerja baru
54
30. misteri kematian antonio
55
31. petunjuk baru
56
32. siapa kah Lee?
57
33. kehidupan Lee
58
34. rumah baru Daniel
59
35. penculikan Yuna
60
36. cermin aneh
61
37. dalam cermin
62
38. Papa
63
39. rumah
64
40. gangguan di kamar
65
41. rencana liburan
66
42. tetangga samping
67
43. teror ular
68
44. ratu ular
69
45. i still love you
70
46. jalan jalan
71
47. Haris
72
48 sarang kuntilanak.
73
49. pulang
74
50 dunia sebelah
75
51. kebersamaan
76
52. hari pertama kerja
77
53 musuh lama
78
54. hotel
79
55 serangan lagi
80
56 Lee
81
57. Papaku mantan gangster
82
58 wanita bunuh diri
83
59. Gladis
84
60. Nida ke apartemen Rangga
85
61 bukan manusia
86
62 teror di rumah
87
63. Nasib rizal
88
64. aku dilamar
89
65. Awal hidup baru
90
Rosi Rangga Tamat
91
ILove You My Bos
92
1. Ari
93
2. kecelakaan
94
3. apartemen Adit
95
4. Ngikut
96
5. Bertemu Dani
97
6. Lapas
98
7 teror
99
8. Jadian
100
9. Dani pulang
101
10. Teror kembali
102
11. Rumah xxx
103
12. Putus
104
13. Balikan
105
14. Rumah adit
106
15 Last Part

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!