Gibran dan Athalia sudah kembali dalam ruangan dan fokus pada acara. Ponsel Gibran bergetar, ada nama Randi di layar. Tidak mungkin diabaikan, karena informasi dari Randi sangat dinantikan.
“Aku keluar dulu,” bisik Gibran pada Athalia yang dijawab dengan anggukan kepala.
“Halo,” ujar Gibran saat sudah berada di luar ruangan.
“Halo, Pak Gibran saya ingin menyampaikan informasi mengenai Pak Abi sesuai permintaan Bapak,” tutur Randi di ujung sana.
“Iya, silahkan!”
“Pak Abi ada sekretaris bernama Selly, mereka terlihat sangat dekat. Bahkan terdengar kabar keduanya ada hubungan pribadi, tapi Pak Abi sudah akan bertunangan.”
“Lalu?”
“Rekan saya tinggal di gedung yang sama dengan Selly, beberapa kali melihat keduanya berangkat dari sana,” terang Randi lagi.
Gibran merasa Abi memang bukan pria yang baik. Melihat keduanya di rumah makan, barusan di hotel dan cerita dari Randi.
“Apa bisa aku minta bukti kedekatan mereka? Foto atau video?”
“Hm, bisa Pak. Saya akan usahakan,” seru Randi
Percakapan pun berakhir, Gibran tidak langsung kembali ke ruang acara melainkan menuju resepsionis. Dia perlu bukti kalau Abi di hotel itu bukan bertemu dengan klien.
“Selamat siang, Mbak,” sapa Gibran dengan senyum menawannya.
“Selamat siang, Pak. Ada yang bisa kami bantu?” tanya resepsionis ramah dengan senyum khas mereka.
Gibran mengeluarkan rayuannya karena kalau tidak belum tentu dia akan mendapatkan informasi yang dibutuhkan.
“Saya harus bertemu dengan Pak Abi Moreno, tapi saya lupa dia di kamar berapa. Saya hubungi juga tidak dijawab.” Gibran bertutur dengan lembut bahkan menatap lembut sang resepsionis dihadapannya.
“Owh, sebentar Pak kami cek dulu.” Wanita itu menatap layar dan entah mengetik apa melalui keyboard. “Pak Abi Moreno menginap di kamar 712, tapi beliau sudah cek out Pak.”
“Wah, sudah cek out ya. Waduh, saya terlambat dong,” seru Gibran berpura-pura sedang bingung. “Ya sudahlah Mbak, saya permisi,” ujar Gibran.
Kamar tujuh satu dua, batin Gibran kembali dengan wajah datarnya.
Gibran menghubungi Ansel, dia membutuhkan rekaman CCTV Abi yang keluar masuk kamar 712. Ansel menggunakan kuasa keluarga Gibran dengan mudah mendapatkan rekaman tersebut, dengan pesan tidak di publish ke media sosial atau sebagai bahan persidangan.
“Lama amat, dari mana sih?” Athalia bertanya sambil berbisik. Gibran baru kembali saat coffee break sudah selesai.
“Kenapa? Kangen ya,” goda Gibran yang mendapatkan cebikan dari Athalia.
Sesi materi terakhir sudah dimulai dan Gibran mendapatkan pesan dari Ansel berisi video rekaman CCTV yang memperlihatkan Abi serta sekretarisnya masuk ke dalam kamar hotel , juga video kedua yang berisi Abi dan sekretarisnya keluar dari kamar. tanggalnya adalah tanggal hari ini dan waktunya bersamaan dengan pertemuan di depan lift tadi.
“Dia terlalu brengsek untuk seorang Athalia,” gumam Gibran.
Athalia yang mendengar pria disampingnya menggerutu pun akhirnya bertanya, “Kenapa? Ada yang darurat di rumah sakit?”
“Owh bukan, masa depan seseorang yang darurat makanya aku harus bertindak, karena bisa bahaya kalau diteruskan. Orangnya terlalu polos,” jelas Gibran.
Athalia mengernyitkan dahinya tidak mengerti maksud Gibran, padahal yang dimaksud oleh pria itu adalah dirinya.
“Maksudnya siapa?” Athalia penasaran, bahkan dia menduga kalau Gibra membahas wanita yang tadi menyapa saat berada di restoran.
Gibran hanya tersenyum menanggapi pertanyaan Athalia.
“Weekend ada acara? Bagaimana kalau kita nonton?” Gibran mengalihkan fokus Athalia.
“Nggak bisa. Aku dan Abi akan foto juga ada pertemuan keluarga,” sahut Athalia dengan berat hati karena menolak ajakan Gibran.
“It’s okay, masih ada lain waktu selama belum sah jadi istri orang.”
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 42 Episodes
Comments
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
bukti 1 ..... arsip.
2024-01-20
0
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
hati2 Atha .... Gibran lagi mencari bukti buat menghancurkan hubungan kamu sama Abi .....
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
daaaaaannnnn .....
itu semua dilakukan atas nama cinta ... uhhuuuyyy .... ❤️💙❤️💙❤️💙❤️💙❤️
2024-01-20
0
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
iyyeesss ..... good Gibran 👍👍👍🌹🌹🌹💙💙💙
2024-01-20
0