“Hati-hati ya,” ujar Gibran lalu menjauh dari kaca mobil Athalia.
Wanita itu melambaikan tangannya kemudian menaikan kaca jendela, perlahan mobil melaju meninggalkan area café termasuk Gibran yang masih berdiri memandang mobil Athalia yang mulai menjauh.
Setiba di rumah, Athalia dikejutkan dengan keberadaan Abi yang sedang bermain catur dengan Papanya.
“Baru pulang?” tanya Abi.
“Ah, kebetulan kamu sudah datang. Papa sudah lelah, kamu temani Abi ya,” pinta Arkan pada putrinya.
Athalia tidak bisa menolak, dia pun duduk di sofa berhadapan dengan Abi. sengaja menunjukan kalau dia sedang lelah.
“Aku hubungi kamu tapi ….”
“Kamu ngerti ‘kan pekerjaanku seperti apa? Tidak mungkin aku harus membawa ponsel ke ruang operasi. Kadang seharian ponsel ada di loker,” sahut Athalia.
Abi hanya menganggukkan kepala pelan.
“Sudah makan?”
“Sudah, waktu mau pulang.”
“Minggu, ada waktu? Sepertinya kita harus sering menghabiskan waktu bersama. Jangan sampai kita malah semakin jauh bukan semakin dekat,” usul Abi.
“Hm, aku cek jadwal dulu,” sahut Athalia, tidak bermaksud langsung menolak dan memang harus dia hadapi karena Abi memang masa depan dia yang sudah direncanakan.
“Sepertinya kamu sudah sangat lelah, istirahatlah. Aku hanya minta luangkan waktu untuk kita.”
Athalia tersenyum terpaksa dan menganggukkan kepalanya. “Aku usahakan.”
...***...
Hubungan Athalia dan Gibran kembali seperti sebelumnya. Saling sapa dan bercanda, bahkan tidak jarang mereka makan bersama. Gibran juga sering mengirimkan pesan kalau keduanya tidak berada dalam satu shift. Yang jelas hubungan mereka semakin dekat walaupun dalam judul pertemanan.
“Lah itu bukan salah aku dong,” ujar salah satu rekan Athalia.
Mereka sedang berada di doctor lounge. Ada yang sambil menyesap kopi seperti yang dilakukan oleh Atha, bersandar asyik dengan ponselnya atau ada juga yang menikmati cemilan sore.
“Tapi lo udah kasih harapan,” ujar rekan Athalia lainnya, yang sedang membahas salah satu pasien rumah sakit itu mengamuk karena merasa cintanya diabaikan oleh salah satu dokter yang mengobati selama pasien tersebut dirawat.
“Ngapain juga kasih perhatian, dianya jadi baper.”
“Aku nggak kasih perhatian. Kita dokter, wajar dong banyak tanya yang ada hubungannya dengan indikasi penyakit. Nah, kebetulan ada Gibran. Menurut lo, kalau kita banyak tanya ke pasien atau kasih saran itu salah nggak?”
“Tergantung,” jawab Gibran. Pria itu melewati Athalia dan mengacak rambut wanita itu.
Athalia mengerucutkan bibirnya, karena ulah Gibran.
“Kalian lagi bahas apa sih?” tanya Gibran yang sudah duduk di samping Athalia.
“Pasien yang tadi pagi mengamuk di lobby,” jawab Athalia.
Perbincangan kembali berlanjut, Gibran memberi tanda dengan lirikan matanya agar Atha ikut dengannya.
“Mau ke mana?” tanya Atha mengekor langkah Gibran. Bahkan keduanya masih mengenakan jas dokter dan belum selesai bertugas.
“Kantin, aku belum makan siang. Baru selesai praktek,” jawab Gibran.
Keduanya sudah berada di kantin, menikmati menu yang berbeda. Milik Athalia bahkan belum saat ponselnya bergetar, ternyata pesan dari Abi.
[Butik X, besok malam]
Athalia menghembuskan nafasnya. Pesan tadi mengingatkan kalau pertunangannya semakin dekat.
“Ada apa?” tanya Gibran.
“Mas Abi, besok aku ketemuan di butik untuk urus gaun,” jawab Athalia.
Sudah tidak ada yang perlu ditutupi dan Gibran pun tidak berhak marah atau tidak suka dengan apa yang akan Athalia jalani.
“Udah makin dekat ya?”
“Hm.”
Di balik ketenangan yang Gibran tunjukan, dia merencanakan untuk mencari tahu sosok Abi yang akan menjadi suami Athalia. Sebelumnya Gibran pernah bertemu dengan Abi bersama wanita lain dan jelas interaksi keduanya bukan hanya sekedar teman atau rekan kerja biasa.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 42 Episodes
Comments
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
semangat cari bukti valid, Gibran ... 👏👏👏✊️✊️✊️
kalo perlu, ajak2 netijen +62 buat bikin video Abi dan Selly .. pasti pada mau dah ... 😅😅😅
2024-01-20
0
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
siapapun pasti akan terkecoh dgn penampilan Abi ....
untung nya kak othor berbaik hati udah ngasih tau kelakuan Abi yg menjijikkan ...
so .... kuy lah kawal Atha Gibran sampe halal ....✊️✊️✊️❤️💙❤️💙🌹🌹🌹😍😍😍
2024-01-20
0
Sri Darmayanti
Gibran ... videokan dong .
2024-01-13
0