Menjadi Yang Terbaik Untukmu

Tanpa Long Guan ketahui, wanita yang ia selamatkan ternyata adalah putri Tetua Sekte Pedang Angin yang sedang menjalankan misi sekte menumpas pasukan Iblis. Kali ini gadis yang bernama Jian Ling itu tengah menyamar demi mendapatkan informasi secara lebih akurat.

Dalam percakapan sebelumnya, Long Guan yang mulai tertarik dengan Jian Ling berusaha menekan perasaannya karena ia merasa malu. Sebagai lelaki normal ia tentu memiliki perasaan terhadap lawan jenisnya, meski bayangan pengkhianatan Shu Mingyu masih lekat dalam ingatannya.

Malam ini Long Guan berada pada kamar yang sama dengan Jian Ling dan sebenarnya ada banyak hal yang ingin ia tanyakan. Saat ini ia sangat membutuhkan informasi terkait Klan Long dan pasukan Iblis yang kini mulai muncul.

Namun tanpa Long Guan sadari, Jian Ling memiliki rasa penasaran yang tinggi juga tentang dirinya yang tak pernah ia dengar sebelumnya di Keluarga Long.

"Kenapa kamu melihatku seperti melihat hantu?" tanya Long Guan memecah keheningan.

Jian Ling seketika tersentak mendengar perkataan Long Guan, lalu berdiri dan berjalan mendekat.

"Maafkan aku, aku hanya memiliki rasa penasaran pada dirimu" jawab Jian Ling sambil tersipu malu.

Melihat Jian Ling secara seksama dan lebih dekat membuat jantung Long Guan berdetak kencang, penampilannya sangat berbeda dengan yang tadi sore ia lihat.

Long Guan seperti melihat Dewi dalam cerita legendaris, wajahnya cantik, kulitnya putih serta memiliki tubuh yang proporsional.

"Apakah setiap laki-laki memiliki mata seperti mu"? ucap Jian Ling sambil senyum mengejek.

"Owh, ini salah paham" balas Long Guan sambil menarik pandangannya.

"Hahaha.. Tidak usah terlalu kaku" ucap Jian Ling terkekeh menahan ketawa.

Namun wajah Long Guan tampak memerah menahan malu, akibat candaan wanita di sebelahnya yang tampak satu atau dua tahun lebih muda dari dirinya itu.

"Begini saja, mari kita saling bertukar cerita" ajak Jian Ling dengan santai.

Ia tidak merasa khawatir dengan Long Guan, ia percaya kepada dirinya bahwa pria penyelamatnya itu termasuk pria baik-baik. Hal ini dapat dilihat dari cara bicara dan sikapnya saat bersama.

"Baiklah" sahut Long Guan sambil mengangguk.

Ia lalu menghampiri Jian Ling dan berkata.

"Bagaimana lukamu?"

"Sudah lebih baik, dengan beristirahat yang cukup akan semakin cepat pemulihannya" jawab Jian Ling sambil melihat ke arah kain yang melilit di lengannya.

"Sini, biar kubantu agar lebih cepat sembuh" ucap Long Guan menawarkan bantuan.

Lalu Jian Ling mengulurkan tangan kirinya yang terluka.

"Jika kau berani menyentuhnya maka kamu harus berani berjanji untuk tidak melepaskannya sepanjang hidupmu" canda Jian Ling.

Namun tanpa diduga dengan sigap Long Guan meraih tangan halus tersebut dengan mengabaikan perkataan Jian Ling, lalu ia mengalirkan Qi vitalitas ke tangan wanita muda tersebut. Adapun Jian Ling merasakan energi kehangatan mengalir secara intens ke pergelangan tangannya hingga menyebar rata ke seluruh tubuhnya.

Dalam sekejap luka-luka yang dialami dari pertempuran sebelumnya menjadi pulih. Jian Ling bukanlah orang bodoh, ia mengetahui hanya ahli beladiri tingkat atas yang bisa menyalurkan Qi vitalitas dengan sebaik ini.

Ada tatapan kagum di mata Jian Ling, ia seperti tersihir dengan ketampanan dan kekuatan Long Guan.

"Huh.."

Apakah ini yang dinamakan cinta pada pandangan pertama?" batin Jian Ling menahan senyum.

Tak butuh waktu yang lama, energi penyembuhan telah berperan aktif di dalam tubuh Jian Ling dan membuatnya sembuh seperti semula.

"Terimakasih, aku berhutang budi lagi padamu" ucap Jian Ling.

"Seperti ucapan mu sebelumnya, menyentuh tanganmu harus bertanggungjawab seumur hidupku, berarti tak ada hutang budi diantara kita" balas Long Guan sambil tersenyum puas.

Jian Ling terlihat salah tingkah, wajahnya tersenyum malu. Sejenak ia terdiam, lalu berkata

"Baiklah, aku akan mengikuti mu di masa depan, tapi berjanjilah untuk menjadi yang terbaik dalam hidupku".

Long Guan diam, memandang gadis yang baru ia kenal. Bayangan pengkhianatan Shu Mingyu masih belum hilang dalam ingatannya. Namun jauh di lubuk hatinya, ia membutuhkan seseorang yang selalu menyemangatinya dalam menempuh jalur beladiri.

"Aku Long Guan berjanji untuk menjadi yang terbaik untuk dirimu" ucap Long Guan dengan sungguh-sungguh.

Jian Ling menatap Long Guan dengan tatapan berkaca-kaca, lalu menghamburkan diri ke dalam pelukan Long Guan. Ada rasa nyaman diantara mereka berdua, seperti dua kutub magnet saling tarik menarik dan tidak terpisahkan. Lalu mereka duduk bersama menceritakan banyak hal tentang apa yang terjadi di Kota Awan.

Jian Ling baru mengetahui bahwa ayah Long Guan adalah Long Fan, sahabat karib ayahnya di Sekte Pedang Angin. Long Fan merupakan anggota Klan Long yang bergabung dengan Sekte Pedang Angin. Bahkan kematian Long Fan terkait menyimpan peta rahasia Makam Kuno terlarang yang dijaga Sekte Pedang Angin. Ia dan istrinya rela mengorbankan nyawanya demi memegang janji, hingga kini rahasia tersebut tersimpan rapi.

Tatapan Jian Ling kian hangat menatap Long Guan.

"Aku bersedia mengabdikan diri dan mengikuti kemanapun kamu pergi" ucap Jian Ling dengan sungguh-sungguh.

Keyakinan akan sosok Long Guan semenjak awal ternyata memang tidak keliru, bahkan jika ada ayahnya tentu tidak akan menyalahi tindakan Jian Ling. Persahabatan keduanya seringkali diceritakan, hanya saja kesibukan ayahnya di Sekte membuat Jian Ling tidak sempat diajak berkunjung ke kediaman keluarga Long.

"Besok pagi kita akan ke sekte Pedang Angin untuk bertemu ayahku. Dia pasti akan bangga bisa melihatmu" ucap Jian Ling dengan wajah berbinar senang.

"Baiklah jika demikian, aku akan ikut denganmu" jawab Long Guan.

Lalu keduanya beranjak untuk istirahat, Jian Ling tidur di ranjang, sementara Long Guan duduk dalam posisi sila di dekat ranjang Jian Ling beristirahat.

Dalam posisi lotus, Long Guan teringat akan jurus pedang yang digunakan oleh Jian Ling pada saat melawan penjahat. Gerakan pedangnya tampak familiar dengan gulungan yang ia dapatkan dari leluhur Long di cincin penyimpanan. Namun gerakan Jian Ling tampak kasar, ada beberapa gerakan yang sangat mirip namun terkesan berbeda pada sentuhan tenaga dalam yang dialirkan.

"Ling'er apakah kamu sudah tidur?" tanya Long Guan dengan panggilan sayangnya.

"Belum Gege" jawab Jian Ling.

"Ke sini lah, ada yang ingin aku tunjukkan padamu" ucap Long Guan sambil mengeluarkan sebuah gulungan.

"Ini, pelajarilah! Sepertinya banyak kemiripan dengan jurus yang kamu gunakan saat berhadapan dengan kelompok penjahat tadi" ucap Long Guan sambil menyerahkan sebuah gulungan ke tangan Jian Ling.

Setelah membuka dan membacanya secara teliti, mata Jian Ling membulat tak percaya, lalu berkata.

"Gege, ini adalah salah satu jurus andalan Sekte Pedang Angin, Jurus Pedang Membelah Hujan versi lengkapnya" ucap Jian Ling dengan ekspresi sangat gembira.

Ia lalu memeluk Long Guan tanda senang.

"Kenapa Gege berikan padaku? " tanya Jian Ling dengan nada yang tidak percaya.

Dalam pikirannya gulungan ini sangat penting, bahkan para tetua sering memperdebatkan untuk menyempurnakan Jurus Pedang Membelah Hujan yang telah lama hilang semenjak Ketua Sekte Pedang Angin meninggal.

"Aku sudah menguasainya, dan aku juga ingin kamu berlatih menjadi lebih kuat, ancaman kemunculan Kaisar Iblis adalah ancaman besar bagi keberlangsungan kehidupan umat manusia" jawab Long Guan sambil mengusap lembut kepala Jian Ling.

"Aku takkan mengecewakan Gege" ucap Jian Ling dengan yakin.

"Sekarang istirahat lah, besok kita akan lanjutkan perjalanan" kata Long Guan melepaskan pelukan Jian Ling.

"Iya Gege, aku istirahat dulu. Gege juga istirahat jaga staminanya" ucap Jian Ling dengan hangat.

Lalu ia bergegas kembali naik ke ranjang dengan senyuman mengembang, ia tidak salah memilih pria untuk menjadi pendampingnya. Selain baik dan mengenal batasannya, Long Guan juga memiliki budi pekerti sebagai kultivator garis lurus yang selama ini jarang ditemukan di Kota Awan.

Malam pun berjalan dengan hening, namun Long Guan yang masih dalam posisi duduk bersila mengedarkan indra spiritualnya. Ia merasakan banyak kekuatan di alam Inti Qi yang sedang berada di sekitar penginapan tanpa melakukan pergerakan.

****

Di Kediaman Klan Long....

Patriark Long sepuluh hari lagi akan merayakan ulang tahun yang ke seratus, sudah menjadi rahasia umum bahwa kultivator yang sudah memasuki tahap Kelahiran Kembali dapat berusia lebih dari seratus tahun.

Pada umumnya kultivator manusia fana rata-rata hanya mencapai tujuh puluh sampai sembilan puluh tahun. Adapun yang dapat mencapai seratus tahun akan menjadi pilar keluarga, seperti Patriark Long satu-satunya Patriark Klan yang dapat memasuki ranah Kelahiran Kembali.

Namun andai saja mereka mengetahui saat ini Long Guan masih hidup dan memiliki tingkat kultivasi yang sama dengan kakeknya pasti mereka akan muntah darah, betapa mengerikannya pemuda yang berusia dua puluh satu tahun sudah berada di alam Kelahiran Kembali, sungguh masa depan yang tidak terbatas.

Undangan perayaan pun segera dikirim ke seluruh petinggi Kekaisaran Qin. Para keluarga besar dan keluarga yang menjalani hubungan baik dengan Klan semuanya diundang. Diperkirakan hampir seribu orang yang akan hadir, sungguh pesta yang sangat besar.

Terpopuler

Comments

Raya Masigi

Raya Masigi

bagusnya Long Guan menyamar ketika pulang ke klannya

2025-02-14

1

🌹🌹Alika Moi🌹🌹

🌹🌹Alika Moi🌹🌹

mantap👍👍👍👍

2024-12-20

0

Winter Milo

Winter Milo

👍👍👍

2024-10-28

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Keputusasaan Patriark Long Yuan
3 Kedatangan Keluarga Shu
4 Mulai Berlatih
5 Sebuah Rencana
6 Menuju Kerajaan Zu
7 Kekecewaan Long Guan
8 Pegunungan Kabut Abadi
9 Misteri Lubang Raksasa (Sinkhole)
10 Berlatih Bersama Leluhur Long
11 Menerima Warisan Leluhur
12 Kekuatan Long Guan
13 Jalan Pulang
14 Sekte Pedang Angin
15 Menjadi Yang Terbaik Untukmu
16 Menemukan Rahasia
17 Kedatangan Jenderal Iblis Xiake
18 Datangnya Pertolongan
19 Ketua Termuda Dalam Sejarah
20 Kemunculan Ketua Sekte Pedang Angin
21 Memperkuat Sekte
22 Sembilan Langkah Perubahan
23 Keterkejutan Jian Ling
24 Menyatakan Perasaan
25 Penyesalan Shu Mingyu
26 Mengungkapkan Kebenaran
27 Kemarahan Patriark Long
28 Hari Bahagia Keluarga Long
29 Hari Pernikahan
30 Malam Pertama
31 Menempa Sembilan Murid Inti
32 Tiba Kembali
33 Membuat Segel Langit
34 Keberhasilan Jian Ling
35 Hal Tidak Terduga
36 Kesedihan Jian Ling
37 Kekacauan Di Kerajaan Wei
38 Waktu Yang Berharga
39 Memahami Lebih Baik
40 Membentuk Kembali
41 Perekrutan Murid Baru
42 Kedatangan Xie Annchi
43 Hari Pertama Ujian Masuk Sekte
44 Terpesona
45 Penyusup
46 Sekte Lembah Racun
47 Gunung Dushou
48 Wei Ping Yang Cemas
49 Peninggalan Azazil
50 Bakat Xie Annchi
51 Jian Ling Yang Cemburu
52 Memang Murid Genius
53 Kabar Gembira
54 Keterkejutan Tetua Yang Guifei
55 Rencana Kerjasama Kaisar Qin
56 Pergerakan Pasukan Iblis
57 Gerakan Rahasia
58 Pil Semesta
59 Kekuatan Baru Tetua Sekte
60 Informasi Tanah Terlarang
61 Kebahagiaan Klan Long
62 Masa Lalu Azazil
63 Kekuatan Murid Inti
64 Kembali Ke Sekte
65 Menjadi Diaken
66 Memasuki Tanah Terlarang
67 Mata-mata Pasukan Iblis
68 Dominasi Kerajaan Wei
69 Rahasia Mustika Naga
70 Rencana Jenderal Iblis Xiaoru
71 Kesombongan Kerajaan Zhao
72 Tidak Mau Seperti Hung Fei
73 Kota Pelangi
74 Pembantaian Sepihak
75 Formasi Langit Klan Long
76 Membangkitkan Niat Pedang
77 Situasi Yang Semakin Kacau
78 Menguasai Api Abadi
79 Rencana Membebaskan Kota Pelangi
80 Tiba Di Kota Pelangi
81 Ayah Xie Annchi Masih Hidup?
82 Menemukan Penawar Pil Darah
83 Musnahnya Pasukan Bayangan
84 Menuju Gunung Huangshan
85 Menghancurkan Sekte Kristal Es
86 Mata Air Kehidupan
87 Memulai Penyembuhan Massal
88 Keganasan Jian Kang
89 Kebodohan Jenderal Iblis Xiaocao
90 Menyerang Kerajaan Wei
91 Rencana Jian Ling
92 Persiapan Pertandingan Antar Sekte
93 Mulai Timbul Rasa
94 Godaan Jian Ling
95 Pemimpin Visioner
96 Mengumpulkan Diaken
97 Rencana Busuk Wei Cuan
98 Malam Penuh Kehangatan
99 Para Pemuda Harapan
100 Saatnya Menghitung Kemampuan
101 Kedatangan Pasukan Iblis
102 Serangan Wei Cuan
103 Kepanikan Jian Ling
104 Kekalahan Tetua Sekte Pedang Angin
105 Pertempuran Long Guan Vs Xiaoru
106 Kecemasan Para Petinggi Alam Spiritual
107 Long Guan Yang Tak Berdaya
108 Kekuatan Terpendam Xie Annchi
109 Perpisahan
110 Long An
111 Kedamaian Di Dunia Fana
112 Menuju Alam Spiritual
113 Tiba Di Dunia Para Dewa
114 Sekte Pedang Bintang
115 Tempat Para Pecundang
116 Masa Dua Tahun
117 Aula Perbendaharaan
118 Masalah Mulai Muncul
119 Membentuk Tulang Kaisar Dewa
120 Long Guan Bermulut Tajam?
121 Membuat Gelang Besi
122 Kesulitan Long Guan
123 Teknik Pembentukan Tubuh
124 Pukulan Sembilan Naga
125 Catatan Tentang Qiu Long
126 Gunung Lima Jari
127 Bertemu Ang Bei
128 Memurnikan Pil Spiritual
129 Menyerbu Murid Bukit Kelima
130 Dua Tamparan
131 Kemarahan Tetua Wang Xuemien
132 Long Guan Vs Wang Xuemien
133 Naik Tingkat!
134 Seperti Yang Dirasakan
135 Latar Belakang Tetua Wang
136 Pengkhianatan Tetua Wang
137 Patriark Sekte Pedang Bintang Mengundurkan Diri
138 Era Baru Sekte Pedang Bintang
139 Dua Legenda Sekte Pedang Bintang
140 Kabar Xie Annchhi
141 Ketidakpuasan Keluarga Wang
142 Mendobrak Batasan
143 Strategi Long Guan
144 Long Guan Turun Gunung
145 Tiba Di Kota Dengfeng
146 Rindu Itu Berat
147 Lin Mei
148 Berkunjung Ke Kediaman Keluarga Wang
149 Membunuh Wakil Penguasa Kota Dengfeng
150 Pengaruh Sekte Pedang Bintang
151 Sebaiknya Kamu Tidak Bertanya dan Memikirkannya
152 Rahasia Gunung Song
153 Membasmi Sarang Bandit
154 Menuju Puncak Janji
155 Menemukan Mustika Naga Ketiga
156 Menuju Ibukota Zhenxun
157 Wanita Yang Salah Paham
158 Informasi Keluarga Hung
159 Penyergapan Di Ibukota
160 Surat Dari Hung Fei
161 Serahkan Mereka Padaku
162 Musnahnya Keluarga Tang
163 Secangkir Teh Rasa Madu
164 Hung Yin Menggila
165 Menyelesaikan Masalah
166 Long Guan Yang Mujur
167 Kembali Ke Sekte Pedang Bintang
168 Kepergian Yu Nuan
169 Rahasia Alam Spiritual
170 Menuju Puncak Abadi
171 Sekte Kegelapan
172 Kecurigaan
173 Kedatangan Para Peserta Kompetisi
174 Peraturan Kompetisi
175 Puncak Ketiga
176 Berburu atau Diburu
177 Pertarungan di Puncak Ketiga
178 Berlututlah
179 Memulai Pertarungan
180 Murid Sekte Phoenik Es Terdesak
181 Melawan Murid Sekte Puncak Abadi
182 Melawan Murid Sekte Puncak Abadi (2)
183 Orang-orang Sekte Kegelapan
184 Sisi Lain Zhishu
185 Mengungkap Formasi Rahasia
186 Kemunculan Naga Silver
187 Kekacauan Di Sekte Puncak Abadi
188 Kematian Ketua Sekte Badai Guntur
189 Masuk Ke Gerbang Naga
190 Warisan Yang Sesungguhnya
191 Mendapatkan Peruntungan Masing-masing
192 Memulai Menyerap Mustika Naga
193 Datangnya Bantuan
194 Terbukanya Rahasia Alam Spiritual
195 Siapa Aku?
196 Keinginan Membalas Dendam
197 Kembalinya Hung Fei
198 Menuju Kediaman Keluarga Hung
199 Makan Bersama
200 Keberuntungan Keluarga Hung
201 Memusnahkan Sekte Kegelapan
202 Pasukan Gerbang Naga
203 Tugas Baru Hung Fei
204 Membenahi Paviliun Alkimia
205 Akhirnya Mengakui Perasaan
206 Bersama Kembali
207 Ke Alam Surgawi
208 Kembalinya Qiu Long
209 Bertemu Kembali
210 Mulai Menyusun Rencana
211 Nasib Xiao Qing
212 Memasuki Paviliun Pendosa
213 Kehancuran Paviliun Pendosa
214 Kemarahan Patriark Keluarga Besar
215 Kedatangan Yin Long
216 Intimidasi Qiu Long
217 Menghancurkan Dua Keluarga Besar
218 Kristal Cinnabar
219 Mata-mata Wang Long
220 Menerobos Tingkatan
221 Membangun Paviliun Alkimia
222 Kecemasan Wang Long
223 Menikmati Suasana Kota Shandian
224 Mengenalkan Guzheng
225 Kedatangan Wei Long
226 Kristal Cinnabar Keempat
227 Kawan-kawan Qiu Long Menerobos Ranah Dewa
228 Menuju Medan Pertempuran
229 Membuat Panik
230 Mulai Bergerak
231 Serangan Pembuka
232 Mengalahkan Pasukan Klan Yinzhen
233 Kematian Yinzuo
234 Dua Bakat Klan Naga
235 Rahasia Leluhur Klan Naga
236 Pelarian Xiao Qing
237 Kemisteriusan Kristal Cinnabar
238 Kembali Ke Dunia Fana
239 Mengunjungi Kerajaan Zu
240 Kondisi Kakek Zu Lian
241 Kemampuan Alkemis Long Jialun
Episodes

Updated 241 Episodes

1
Prolog
2
Keputusasaan Patriark Long Yuan
3
Kedatangan Keluarga Shu
4
Mulai Berlatih
5
Sebuah Rencana
6
Menuju Kerajaan Zu
7
Kekecewaan Long Guan
8
Pegunungan Kabut Abadi
9
Misteri Lubang Raksasa (Sinkhole)
10
Berlatih Bersama Leluhur Long
11
Menerima Warisan Leluhur
12
Kekuatan Long Guan
13
Jalan Pulang
14
Sekte Pedang Angin
15
Menjadi Yang Terbaik Untukmu
16
Menemukan Rahasia
17
Kedatangan Jenderal Iblis Xiake
18
Datangnya Pertolongan
19
Ketua Termuda Dalam Sejarah
20
Kemunculan Ketua Sekte Pedang Angin
21
Memperkuat Sekte
22
Sembilan Langkah Perubahan
23
Keterkejutan Jian Ling
24
Menyatakan Perasaan
25
Penyesalan Shu Mingyu
26
Mengungkapkan Kebenaran
27
Kemarahan Patriark Long
28
Hari Bahagia Keluarga Long
29
Hari Pernikahan
30
Malam Pertama
31
Menempa Sembilan Murid Inti
32
Tiba Kembali
33
Membuat Segel Langit
34
Keberhasilan Jian Ling
35
Hal Tidak Terduga
36
Kesedihan Jian Ling
37
Kekacauan Di Kerajaan Wei
38
Waktu Yang Berharga
39
Memahami Lebih Baik
40
Membentuk Kembali
41
Perekrutan Murid Baru
42
Kedatangan Xie Annchi
43
Hari Pertama Ujian Masuk Sekte
44
Terpesona
45
Penyusup
46
Sekte Lembah Racun
47
Gunung Dushou
48
Wei Ping Yang Cemas
49
Peninggalan Azazil
50
Bakat Xie Annchi
51
Jian Ling Yang Cemburu
52
Memang Murid Genius
53
Kabar Gembira
54
Keterkejutan Tetua Yang Guifei
55
Rencana Kerjasama Kaisar Qin
56
Pergerakan Pasukan Iblis
57
Gerakan Rahasia
58
Pil Semesta
59
Kekuatan Baru Tetua Sekte
60
Informasi Tanah Terlarang
61
Kebahagiaan Klan Long
62
Masa Lalu Azazil
63
Kekuatan Murid Inti
64
Kembali Ke Sekte
65
Menjadi Diaken
66
Memasuki Tanah Terlarang
67
Mata-mata Pasukan Iblis
68
Dominasi Kerajaan Wei
69
Rahasia Mustika Naga
70
Rencana Jenderal Iblis Xiaoru
71
Kesombongan Kerajaan Zhao
72
Tidak Mau Seperti Hung Fei
73
Kota Pelangi
74
Pembantaian Sepihak
75
Formasi Langit Klan Long
76
Membangkitkan Niat Pedang
77
Situasi Yang Semakin Kacau
78
Menguasai Api Abadi
79
Rencana Membebaskan Kota Pelangi
80
Tiba Di Kota Pelangi
81
Ayah Xie Annchi Masih Hidup?
82
Menemukan Penawar Pil Darah
83
Musnahnya Pasukan Bayangan
84
Menuju Gunung Huangshan
85
Menghancurkan Sekte Kristal Es
86
Mata Air Kehidupan
87
Memulai Penyembuhan Massal
88
Keganasan Jian Kang
89
Kebodohan Jenderal Iblis Xiaocao
90
Menyerang Kerajaan Wei
91
Rencana Jian Ling
92
Persiapan Pertandingan Antar Sekte
93
Mulai Timbul Rasa
94
Godaan Jian Ling
95
Pemimpin Visioner
96
Mengumpulkan Diaken
97
Rencana Busuk Wei Cuan
98
Malam Penuh Kehangatan
99
Para Pemuda Harapan
100
Saatnya Menghitung Kemampuan
101
Kedatangan Pasukan Iblis
102
Serangan Wei Cuan
103
Kepanikan Jian Ling
104
Kekalahan Tetua Sekte Pedang Angin
105
Pertempuran Long Guan Vs Xiaoru
106
Kecemasan Para Petinggi Alam Spiritual
107
Long Guan Yang Tak Berdaya
108
Kekuatan Terpendam Xie Annchi
109
Perpisahan
110
Long An
111
Kedamaian Di Dunia Fana
112
Menuju Alam Spiritual
113
Tiba Di Dunia Para Dewa
114
Sekte Pedang Bintang
115
Tempat Para Pecundang
116
Masa Dua Tahun
117
Aula Perbendaharaan
118
Masalah Mulai Muncul
119
Membentuk Tulang Kaisar Dewa
120
Long Guan Bermulut Tajam?
121
Membuat Gelang Besi
122
Kesulitan Long Guan
123
Teknik Pembentukan Tubuh
124
Pukulan Sembilan Naga
125
Catatan Tentang Qiu Long
126
Gunung Lima Jari
127
Bertemu Ang Bei
128
Memurnikan Pil Spiritual
129
Menyerbu Murid Bukit Kelima
130
Dua Tamparan
131
Kemarahan Tetua Wang Xuemien
132
Long Guan Vs Wang Xuemien
133
Naik Tingkat!
134
Seperti Yang Dirasakan
135
Latar Belakang Tetua Wang
136
Pengkhianatan Tetua Wang
137
Patriark Sekte Pedang Bintang Mengundurkan Diri
138
Era Baru Sekte Pedang Bintang
139
Dua Legenda Sekte Pedang Bintang
140
Kabar Xie Annchhi
141
Ketidakpuasan Keluarga Wang
142
Mendobrak Batasan
143
Strategi Long Guan
144
Long Guan Turun Gunung
145
Tiba Di Kota Dengfeng
146
Rindu Itu Berat
147
Lin Mei
148
Berkunjung Ke Kediaman Keluarga Wang
149
Membunuh Wakil Penguasa Kota Dengfeng
150
Pengaruh Sekte Pedang Bintang
151
Sebaiknya Kamu Tidak Bertanya dan Memikirkannya
152
Rahasia Gunung Song
153
Membasmi Sarang Bandit
154
Menuju Puncak Janji
155
Menemukan Mustika Naga Ketiga
156
Menuju Ibukota Zhenxun
157
Wanita Yang Salah Paham
158
Informasi Keluarga Hung
159
Penyergapan Di Ibukota
160
Surat Dari Hung Fei
161
Serahkan Mereka Padaku
162
Musnahnya Keluarga Tang
163
Secangkir Teh Rasa Madu
164
Hung Yin Menggila
165
Menyelesaikan Masalah
166
Long Guan Yang Mujur
167
Kembali Ke Sekte Pedang Bintang
168
Kepergian Yu Nuan
169
Rahasia Alam Spiritual
170
Menuju Puncak Abadi
171
Sekte Kegelapan
172
Kecurigaan
173
Kedatangan Para Peserta Kompetisi
174
Peraturan Kompetisi
175
Puncak Ketiga
176
Berburu atau Diburu
177
Pertarungan di Puncak Ketiga
178
Berlututlah
179
Memulai Pertarungan
180
Murid Sekte Phoenik Es Terdesak
181
Melawan Murid Sekte Puncak Abadi
182
Melawan Murid Sekte Puncak Abadi (2)
183
Orang-orang Sekte Kegelapan
184
Sisi Lain Zhishu
185
Mengungkap Formasi Rahasia
186
Kemunculan Naga Silver
187
Kekacauan Di Sekte Puncak Abadi
188
Kematian Ketua Sekte Badai Guntur
189
Masuk Ke Gerbang Naga
190
Warisan Yang Sesungguhnya
191
Mendapatkan Peruntungan Masing-masing
192
Memulai Menyerap Mustika Naga
193
Datangnya Bantuan
194
Terbukanya Rahasia Alam Spiritual
195
Siapa Aku?
196
Keinginan Membalas Dendam
197
Kembalinya Hung Fei
198
Menuju Kediaman Keluarga Hung
199
Makan Bersama
200
Keberuntungan Keluarga Hung
201
Memusnahkan Sekte Kegelapan
202
Pasukan Gerbang Naga
203
Tugas Baru Hung Fei
204
Membenahi Paviliun Alkimia
205
Akhirnya Mengakui Perasaan
206
Bersama Kembali
207
Ke Alam Surgawi
208
Kembalinya Qiu Long
209
Bertemu Kembali
210
Mulai Menyusun Rencana
211
Nasib Xiao Qing
212
Memasuki Paviliun Pendosa
213
Kehancuran Paviliun Pendosa
214
Kemarahan Patriark Keluarga Besar
215
Kedatangan Yin Long
216
Intimidasi Qiu Long
217
Menghancurkan Dua Keluarga Besar
218
Kristal Cinnabar
219
Mata-mata Wang Long
220
Menerobos Tingkatan
221
Membangun Paviliun Alkimia
222
Kecemasan Wang Long
223
Menikmati Suasana Kota Shandian
224
Mengenalkan Guzheng
225
Kedatangan Wei Long
226
Kristal Cinnabar Keempat
227
Kawan-kawan Qiu Long Menerobos Ranah Dewa
228
Menuju Medan Pertempuran
229
Membuat Panik
230
Mulai Bergerak
231
Serangan Pembuka
232
Mengalahkan Pasukan Klan Yinzhen
233
Kematian Yinzuo
234
Dua Bakat Klan Naga
235
Rahasia Leluhur Klan Naga
236
Pelarian Xiao Qing
237
Kemisteriusan Kristal Cinnabar
238
Kembali Ke Dunia Fana
239
Mengunjungi Kerajaan Zu
240
Kondisi Kakek Zu Lian
241
Kemampuan Alkemis Long Jialun

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!