Memasuki hutan kabut

Hari ini Feng Yin sangat bosan . Dia tidak ada mood untuk menjahit ataupun memasak . Dia hanya berjalan-jalan disekitar rumah .

Tapi Feng Yin kembali semangat saat dia tiba di belakang rumah. Dia melihat hutan yang membentang luas di belakang rumahnya. Karena di belakang rumah Feng yin memang langsung berhubungan dengan hutan kabut .

Dinamakan hutan kabut karena hutan ini sering tertutup kabut . Tidak sembarang orang mau pergi kehutan ini . Sebab jika kabut datang , meraka tidak bisa berjalan dengan leluasa .

Asal muasal kerajaan ini dinamakan kerajaan awan sebenarnya karena keberadaan hutan ini . Selain itu kerajaan awan terletak di dataran tinggi dimana setiap akan pergi ke kerajaan awan , orang-orang harus mendaki gunung terlebih dahulu.

Kerajaan ini saat pagi hari akan tertutup kabut . Banyak orang yang melakukan perjalanan , agar jika tiba di kerajaan awan siang hari . Saat kabut itu sudah menghilang .

Feng Yin buru-buru pergi ke depan . Dia akan berpamitan terlebih dahulu sebelum pergi ke hutan kabut . Kalau tidak, mereka pasti akan panik dan lapor pada ayahnya.

" Shui bawa para pengawal ke sini !" perintah Feng yin saat tiba dihadapan Shui yang sedang menyapu halaman.

" Baik nona ."

Shui meninggalkan pekerjaannya dan pergi memanggil para pengawal sesuai instruksi dari Feng Yin . Kemudian dia datang bersama lima pengawal dibelakangnya.

" Semua sudah lengkap?" tanya Feng Yin.

" Sudah nona ."

" Shui ambil gambar rumah yang ada di ruangan jahit !"

" Baik nona ."

Tanpa mengetahui tujuannya, shui langsung beranjak melaksanakan tugas yang diperintahkan oleh Feng Yin .

Sedangkan Feng Yin langsung mengatakan tujuan dia memanggil lima orang pengawal ke hadapannya .

" Baiklah saya tidak ingin bertele-tele. Saya ingin pergi untuk sementara. Selama saya pergi saya ingin kalian membenahi rumah ini dengan baik ."

" Nona mau kemana?" tanya salah satu pengawal .

" Rahasia... kalian tidak perlu tahu . Hanya saja siapapun yang menanyakan keberadaan saya bilang saja jika saya sedang sibuk dan tidak ingin diganggu . Ini adalah tugas pertama kalian. Aku ingin menguji kesetiaan kalian."

" Berapa lama nona akan pergi ?"

" Entah.... sebab saya sendiri masih belum pasti ," jawab Feng Yin .

" Terus bagaimana kalau ada jenderal yang menanyakan keberadaan nona ?"

Inilah yang ditakutkan olehnya . Sebab tujuan mereka dikirim ke sini adalah untuk menjamin keselamatan Feng Yin . Tetapi jika Feng Yin pergi tanpa mereka apa yang akan mereka jawab jika ditanya oleh jenderal Feng.

" Katakan saja saya sedang bertemu guru . Pasti beliau akan faham ."

" Terus apa yang akan kami lakukan , selama nona tidak ada?"

" Seperti yang sudah saya katakan tadi ... kalian akan memperbaiki rumah ini agar lebih menarik . Saya sudah menyiapkan gambar yang bisa kalian jadikan panduan ."

Feng Yin melihat kehadiran shui yang membawa kertas yang berisi hasil lukisannya.

" Bawa kesini Shui!"

Shui berjalan menuju Feng Yin . Dia menyerahkan kertas itu pada Feng Yin .

Gambar itu merupakan bentuk rumah ini secara sempurna. Dia juga sudah memberi warna sesuai yang ia inginkan .

" Lihatlah lukisan ini ... apa kalian tahu gambar ini ?"

" Rumah ini nona ."

" Bagus . Bagaimana menurut kalian ?"

" Sangat bagus nona ."

" Bagaimana jika rumah ini saya beri warna seperti hasil lukisan ini ?"

" Kami setuju nona ."

" Baguslah kalau begitu . Saya ingin kalian merealisasikannya. Kalian juga boleh mencari tukang untuk membantu pekerjaan kalian ."

" ..."

" Saya juga sudah menyiapkan semua peralatan dan juga bahan yang kalian perlukan . Semuanya ada dalam gudang ."

Feng Yin sudah mengeluarkan beberapa alat yang dibutuhkan selama pengerjaan. Alat-alat itu ia letakkan di dalam gudang . Agar meraka tidak terlalu susah untuk mencarinya.

Feng Yin meletakkan alat itu di gudang agar mereka tidak curiga. Karena bersatu dengan alat-alat lainya. Feng Yin juga menambahkan berbagai jenis cat sana . Bercampur dengan cat yang dibeli oleh shui .

" Ingat... selama aku pergi , kalian harus menjaga shui dan memberlakukannya dengan baik . Seperti kalian memberlakukan aku ."

" Saya tidak ikut nona ?" tanya shui dengan terkejut. Dia tadi berfikir bahwa dirinya akan ikut pergi bersama Feng Yin . Tetapi ternyata itu tidak terjadi.

" Tidak ... kamu akan memantau pekerjaan mereka disini . Pastikan pekerjaan selesai saat aku kembali kesini ."

" Kok nona tidak mengajak saya sih ... saya kan bisa membantu nona ," ucap shui dengan cemberut.

Tidak rela rasanya jika dia ditinggalkan sendiri bersama lima orang laki-laki asing . Apalagi dia perempuan satu-satunya.

Feng Yin yang mendengar kata hati shui pun turut khawatir. Tetapi dia juga ingin menguji kesetiaan lima orang yang baru menjadi pengawalnya itu .

" Kamu tidak perlu khawatir Shui. Karena semuanya akan baik-baik saja . Dan kamu juga tidak perlu khawatir , mereka akan menjagamu . Bukankah begitu ?"

" Benar nona ... kami akan menjaga shui seperti menjaga nona . Jika kami berbuat yang tidak baik atau melanggar kepercayaan nona kami rela dihukum mati ."

" Bagus ...aku tagih janji kalian !" ucap Feng Yin dengan tegas.

Meskipun begitu Feng Yin tidak akan tinggal diam . Dia akan memberikan pengawalan tersembunyi. Dia akan memasang cctv yang tersedia di ruang sistem . Jadi dia bisa dengan leluasa mengecek kondisi Shui .

" Semakin kalian cepat menyelesaikan tugas kalian semakin cepat aku kembali ."

" Baik nona !"

" Silakan kembali ke tempat kalian masing masing-masing!"

" Siap laksanakan!"

Feng Yin kemudian pergi ke kamarnya untuk berkemas . Dia tidak membawa apapun sebab semua sudah tersedia di ruang dimensinya.

Saat dia keluar dari kamar , terdapat Shui yang sedang menangis . Entah apa yang ia tangisi .

" Kenapa... apa kucingmu meninggal?"

" Nona ... biarkan hamba ikut !"

" Tidak bisa !"

" Tapi nona ..."

" Kamu ingin kembali ke kediaman Feng ?"

" Tidak mau nona !"

" Kalau begitu turuti ucapanku . Kamu harus menjaga rumah ini dengan baik ."

" Baik nona , apakah nona tidak ingin makan dulu ?"

" Boleh juga , apa kamu sudah masak ?"

" Saya hanya membuat mi seperti yang pernah nona buat "

" Boleh juga ... ayo kita makan ," ajak Feng Yin mengajak Shui ke ruang makan .

Seperti yang sudah diucapkan oleh shui , dia memasak mie ayam seperti yang sudah dibuat oleh Feng Yin . Rasanya pun tak kalah enak dengan hasil buatanya.

" Terimakasih shui ... masakanmu sangat enak . Ternyata kemampuan masak mu bertambah pesat . "

" Nona terlalu memuji . Padahal masakan nona lebih enak dari hasik masakan saya," jawab shui.

" Apa yang aku bilang benar kok . Sekarang makanannya sudah aku makan . Jadi sekarang sudah waktunya berangkat."

" Tapi nona ..."

" Sudah ... aku pergi dulu ya ."

Feng Yin pun bangun dari kursinya. Dia langsung keluar dari sana di ikuti Shui di belakangnya.

" Hati-hati nona ."

" oke !"

Feng Yin pun memulai perjalanannya. Dia keluar dari rumah dengan di antar hingga ke depan gerbang oleh shui .

Shui tidak tahu jika Feng Yin berjalan ke belakang dengan memutar. Shui kembali masuk kedalam rumah setelah Feng Yin hilang dari pandangan.

Feng Yin kini sudah berjalan di hutan. Seperti hutan-hutan lainya , di hutan ini tumbuh berbagai jenis pohon , obat dan hewan .

Feng Yin mengambil senjata yang bisa ia pakai untuk memangkas rumput yang menghalangi jalannya. Saat menemukan tumbuhan obat dia langsung mengambilnya dan meletakkannya di ruang dimensi .

Seiryu keluar untuk menemani perjalanan Feng yin . Dengan adanya Seiryu , Feng yin tidak perlu lagi menggunakan senjata . Sebab Seiryu berjalan di depannya dengan senjata ditangannya.

" Sepertinya tidak ada yang kesini , benar tidak Seiryu?"

" Yin'er benar ."

" Apakah kamu pernah kesini ?"

" Tidak ! selama ini aku tinggal di ruang sistem ."

" Jadi begitu ." Feng Yin manggut-manggut.

Mereka berdua berjalan sesuai insting . Tiba-tiba Feng Yin mendengar seseorang yang memanggil namanya. Tetapi suara itu sangat lirih . Jadi dia tidak menghiraukannya.

Mereka terus saja berjalan sampai lelah . Feng Yin sudah mendapatkan berbagai jenis tanaman obat yang sudah ia simpan di ruang sistem .

Ting !!

" Sepertinya Yin'er mengalami penaikan level sistem. Apakah tidak ingin kesana terlebih dahulu . Apalagi disini sudah menjelang malam ?" tanya Seiryu sambil memberikan saran untuknya.

" Boleh juga !" jawab Feng Yin menyetujui saran Seiryu .

Kemudian mereka berdua menunju ruang sistem bersama . Ternyata apa yang dikatakan oleh seiryu ada benarnya. Ruang yang ada di sebelah alat-alat medis terbuka .

" Wah ... ini ma bukan ruangan ," pekik Feng Yin dengan riang .

Dia tidak menyangka akan menikmati air panas disini . Apalagi diatasnya ada air terjun yang mengalir .

" Selamat Yin'er ... kamu bisa memakainya sesuka hati . Sekarang saya akan kembali ke tempatku terlebih dahulu. "

" Terimakasih Seiryu."

" sama-sama."

Setelah kepergian Seiryu, Feng yin langsung membuka pakaian luarnya dan langsung masuk kedalam air panas itu . Ternyata ini bukan air panas biasa . Saat tubuhnya menyentuh air ini tubuhnya terasa terbakar . Kemudian rasa sakit itu semakin menjadi bahkan Feng yin merasa tubuhnya semakin lemas.

Mungkin karena Feng Yin percaya jika air ini sangat berguna , Feng Yin menahan semua rasa sakit yang ia rasakan. Entah sampai berapa lama dia di kolam itu . Begitu tubuhnya terasa lebih ringan dan sehat Feng Yin keluar dari kolam itu .

Selama Feng Yin berada di dalam kolam seiryu sama sekali tidak memasuki ruangan itu . Seakan dia sudah tahu apa yang akan dialaminya. Tetapi dia menunggu Feng Yin keluar di depan pintu ruangan .

Feng Yin tidak tahu jika wajahnya semakin putih bersinar setelah berendam dari kolam itu . Tetapi Seiryu yang melihatnya untuk pertama kali sampai terpesona.

" Hei .... kenapa kamu bengong seperti itu ?"

" Kamu sudah selesai?" Bukanya menjawab Seiryu malah mengajukan pertanyaan lain .

Dia sebagai penjaga ruang sistem sungguh malu telah terpesona dengan penampilan majikannya.

" Sudah ... berapa lama aku berendam ?"

" Disini selama dua bulan disini . Mungkin tiga hari di dunia nyata ."

" Lama juga ternyata ."

" Apakah kamu merasakan perubahan dalam tubuhmu ?"

" Ya ... aku merasa tubuhku lebih ringan . Aliran darahku juga lancar . Dan .... sepertinya aku bisa mengeluarkan elemen api" jawab Feng Yin sambil mengeluarkan api kecil dari telapak tangannya.

"Selamat akhirnya kamu berhasil ."

" Terimakasih... tetapi sekarang aku lapar . "

Feng yin pergi begitu saja dari hadapan seiryu . Dia pergi ke dapur yang ada di ruang sistem . Ada berbagai makanan ringan tersedia. Begitupun dengan mie instan.

Dengan lihai Feng Yin membuat mie dicampur dengan sayur dan telur . Setelah itu barulah ia memakannya sampai habis tidak tersisa .

Terpopuler

Comments

Nurul Alfia

Nurul Alfia

di tambahin gambarnya thor biar makin seru 😀

2024-11-19

0

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

𝒕𝒆𝒓𝒏𝒚𝒂𝒕𝒂 𝑭𝒆𝒏𝒈 𝒀𝒊𝒏 𝒋𝒅 𝒕𝒂𝒎𝒃𝒂𝒉 𝒌𝒆𝒎𝒂𝒎𝒑𝒖𝒂𝒏𝒏𝒚𝒂

2024-11-01

0

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

wah tambah hebat n cantik ini feng yin

2025-02-08

0

lihat semua
Episodes
1 ALISHA
2 Feng Yin
3 Bersih-bersih
4 Makanan enak
5 Bersih-bersih 2
6 Mie ayam dan baso ayam
7 Ruang sistem
8 Kedatangan Jenderal Feng
9 Putri Jia Li
10 H - 1
11 Pesta ulang tahun pangeran mahkota A Ming
12 Kedatangan Jenderal Feng dan keluarga.
13 Makan siang bersama
14 Pengobatan Ying'er
15 Keterkejutan Tabib yue
16 Gaun pertama buatan Feng Yin
17 Memasuki hutan kabut
18 Membantu tuan Lee
19 Suara dari dalam goa
20 Perubahan Phoenix
21 Feng Zhu tiba di perbatasan
22 Kerajaan Angin
23 Pembagian kerja
24 Pencarian pedang Phoenix naga
25 Makan siang bersama
26 Badai pasir
27 Bantuan
28 Elemen tanah dan angin
29 Percakapan
30 Masalah
31 Kondisi kaisar Lee
32 Buttercup flower
33 Terbongkarnya Kebusukan Permaisuri Shen
34 Kebenaran yang menyakitkan
35 Perjalanan ke pulau es
36 Memberi pelajaran para bandit gurun
37 Kura-kura raksasa
38 Bersatunya burung Phoenix biru dan naga es
39 Klan Iblis
40 Kenapa dengan pangeran Juan ?
41 memetik buttercup flower
42 Pengumuman
43 Bagaimana caranya?
44 Perkelahian
45 Kembali ke istana kerajaan angin
46 jurus pedang kembar
47 Kepulangan Feng Yin
48 Pangeran Juan menghukum para pengawal
49 Kondisi jenderal Feng
50 Cerita dari Jenderal Feng
51 Kunjungan pangeran mahkota A Ming dan putri Jia Li
52 putri Jia Li cemburu
53 Hilangnya satu desa di kerajaan angin
54 Tragedi
55 Calon istri
56 Perasaan pangeran Juan
57 Melamar
58 persetujuan Feng Yin
59 Kembali ke kediaman jenderal Chou
60 Membeli toko
61 Dendam
62 Cerita tabib wanita si ahli racun
63 Kedatangan Jia Long ke tempat pangeran kedua
64 Panik
65 Menambah pelayan
66 Tidak ada judul
67 Pertarungan
68 Pil kejujuran
69 Sarapan berdua
70 Buat kakak pembaca
71 Dimana letak lembah neraka itu ?
72 Tak ada judul
73 Memulai perjalanan
74 Pertempuran
75 Akhir dari klan Iblis
76 Alisha sadar
77 Menjenguk
78 Artur Steven Li
79 Clarissa
80 Kevin frustasi
81 Pulang ke rumah
82 Arthur sudah boleh pulang
83 Hampir saja
84 Keluarga Alisha
85 Menunggu kepulangan Alisha
86 Pertemuan
87 Pertemuan 2
88 Indra keenam
89 Buat apa lapor polisi ?
90 Ha ha ha ha
91 Pulang
92 Tantangan Adrian
93 What !!!
94 Obat perangsang
95 Kedatangan Candra
96 Lamaran
97 Kabar dari guru
98 Alasan kebencian
99 Penolakan Nenek Arthur
100 Tiba di rumah Alisha
101 Bertemu Rangga
102 Keberangkatan
103 Tiba di rumah Arthur
104 Kemunculan pedang Phoenix naga
105 Keluarnya Seiryu
106 Selamat makan
107 Gelang Phoenix naga
108 Tembakan beruntun
109 Sedikit kata dari author
110 Jimmy yang panik
111 Babak penyisihan.
112 Rencana Bram
113 Kekuatan Dragon
114 Kedatangan anggota kepolisian
115 Pertanyaan kevin
116 Meninggalnya Bram
117 End
118 PENGUMUMAN
Episodes

Updated 118 Episodes

1
ALISHA
2
Feng Yin
3
Bersih-bersih
4
Makanan enak
5
Bersih-bersih 2
6
Mie ayam dan baso ayam
7
Ruang sistem
8
Kedatangan Jenderal Feng
9
Putri Jia Li
10
H - 1
11
Pesta ulang tahun pangeran mahkota A Ming
12
Kedatangan Jenderal Feng dan keluarga.
13
Makan siang bersama
14
Pengobatan Ying'er
15
Keterkejutan Tabib yue
16
Gaun pertama buatan Feng Yin
17
Memasuki hutan kabut
18
Membantu tuan Lee
19
Suara dari dalam goa
20
Perubahan Phoenix
21
Feng Zhu tiba di perbatasan
22
Kerajaan Angin
23
Pembagian kerja
24
Pencarian pedang Phoenix naga
25
Makan siang bersama
26
Badai pasir
27
Bantuan
28
Elemen tanah dan angin
29
Percakapan
30
Masalah
31
Kondisi kaisar Lee
32
Buttercup flower
33
Terbongkarnya Kebusukan Permaisuri Shen
34
Kebenaran yang menyakitkan
35
Perjalanan ke pulau es
36
Memberi pelajaran para bandit gurun
37
Kura-kura raksasa
38
Bersatunya burung Phoenix biru dan naga es
39
Klan Iblis
40
Kenapa dengan pangeran Juan ?
41
memetik buttercup flower
42
Pengumuman
43
Bagaimana caranya?
44
Perkelahian
45
Kembali ke istana kerajaan angin
46
jurus pedang kembar
47
Kepulangan Feng Yin
48
Pangeran Juan menghukum para pengawal
49
Kondisi jenderal Feng
50
Cerita dari Jenderal Feng
51
Kunjungan pangeran mahkota A Ming dan putri Jia Li
52
putri Jia Li cemburu
53
Hilangnya satu desa di kerajaan angin
54
Tragedi
55
Calon istri
56
Perasaan pangeran Juan
57
Melamar
58
persetujuan Feng Yin
59
Kembali ke kediaman jenderal Chou
60
Membeli toko
61
Dendam
62
Cerita tabib wanita si ahli racun
63
Kedatangan Jia Long ke tempat pangeran kedua
64
Panik
65
Menambah pelayan
66
Tidak ada judul
67
Pertarungan
68
Pil kejujuran
69
Sarapan berdua
70
Buat kakak pembaca
71
Dimana letak lembah neraka itu ?
72
Tak ada judul
73
Memulai perjalanan
74
Pertempuran
75
Akhir dari klan Iblis
76
Alisha sadar
77
Menjenguk
78
Artur Steven Li
79
Clarissa
80
Kevin frustasi
81
Pulang ke rumah
82
Arthur sudah boleh pulang
83
Hampir saja
84
Keluarga Alisha
85
Menunggu kepulangan Alisha
86
Pertemuan
87
Pertemuan 2
88
Indra keenam
89
Buat apa lapor polisi ?
90
Ha ha ha ha
91
Pulang
92
Tantangan Adrian
93
What !!!
94
Obat perangsang
95
Kedatangan Candra
96
Lamaran
97
Kabar dari guru
98
Alasan kebencian
99
Penolakan Nenek Arthur
100
Tiba di rumah Alisha
101
Bertemu Rangga
102
Keberangkatan
103
Tiba di rumah Arthur
104
Kemunculan pedang Phoenix naga
105
Keluarnya Seiryu
106
Selamat makan
107
Gelang Phoenix naga
108
Tembakan beruntun
109
Sedikit kata dari author
110
Jimmy yang panik
111
Babak penyisihan.
112
Rencana Bram
113
Kekuatan Dragon
114
Kedatangan anggota kepolisian
115
Pertanyaan kevin
116
Meninggalnya Bram
117
End
118
PENGUMUMAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!