Pesta ulang tahun pangeran mahkota A Ming

" Terimakasih nona ... maaf atas kejadian yang tadi," ucap orang itu dengan tulus.

" Lain kali kalau tidak percaya pada seseorang lebih baik tidak usah minta bantuan orang itu . Tidak semua yang kamu inginkan bisa sesuai dengan kemauan mu .

Untuk keadaan majikanmu misalnya... tidak semua tabib bisa menyembuhkan penyakitnya . Dia terkena sabetan pedang yang mengandung racun yang sangat mematikan . Tetapi racun itu tidak berwarna maupun berbau . Tidak sembarang orang bisa mendeteksinya . Minta maaflah pada paman tabib itu ."

" Sekali lagi terimakasih nona , akan saya ingat terus pesan dari nona ."

" Ini ada pil untuk menambah energi tuanmu !" Feng Yin memberikan sebotol pil pada orang itu .

Dengan senang hati orang itu menerima botol itu dengan penuh terimakasih. Apalagi setelah melihat isinya .

Setelah itu Feng yin keluar dari ruangan itu dan kembali berjalan-jalan bersama seiryu.

" Sepertinya orang itu bukan orang biasa putri " ungkap Seiryu sambil terus berjalan bersama Feng yin .

" Sudah aku bilang ... panggil saja Yin'er. Aku tidak suka di panggil putri ."

" Baiklah."

" Aku ingin makan ... perutku lapar ."

" Mari kita cari di sekitar sana ."

" Oke !"

Feng yin berlari dengan gembira ke tempat yang ditunjuk oleh seiryu .

Setelah kepergian Feng yin orang yang tadi disembuhkan olehnya sadar . Seperti yang sudah di katakan oleh seiryu dia bukan seorang sembarang.

Pemuda itu adalah seorang jenderal ternama dari kerajaan angin . Selain itu dia juga seorang pangeran. Pangeran yang lebih menyukai kehidupan bebas dari pada hidup di dalam istana.

" Anda sudah bangun yang mulia ?" ucap sang bawahan dengan gembira.

" Hem ... apa yang sebenarnya terjadi ?"

" Anda tadi kami temukan dengan kondisi yang terluka yang mulia . Siapa sebenarnya yang telah melukai yang mulia ?"

" Kamu tidak perlu tahu . Siapa yang sudah menyelamatkan ku ?"

" Hamba tidak tahu yang mulia. Tapi pemuda itu tampak tampan dan cantik secara bersamaan."

" Apa maksudmu ?"

" Dari penampilannya seperti seorang laki-laki tapi menurut insting hamba dia seorang perempuan."

" Dimana dia sekarang?"

" Sudah pergi dengan pemuda yang bersamanya . Ini ada pil yang ditinggalkan olehnya ."

" Menarik ... tidak sia-sia aku datang ke kerajaan ini ."

" Apa kita langsung melanjutkan perjalanan ke kota kekaisaran yang mulia ?"

" Kita lanjutkan perjalanan besok saja . Biar para prajurit istirahat sebentar lagi ," jawabnya sambil bangun dari ranjang .

" Pergilah , aku ingin sendiri!"

" Baik yang mulia ."

Feng Yin kembali ke rumah setelah puas berjalan-jalan. Sesampainya di rumah Feng Yin langsung memasuki kamarnya. Sedangkan Seiryu kembali ke ruang sistem.

Setelah mengganti pakaian, Feng yin langsung tidur .Dia sangat senang akhirnya bisa bersenang-senang setelah berhari-hari terkurung di dalam rumah .

Hari pun berganti . Kini di istana mulai ramai . Para tamu mulai berdatangan. Banyak gadis-gadis muda yang telah sampai terlebih dahulu . Karena memang pesta ini dimulai sejak pagi hari .

" Besar juga aula milik kerajaan awan . Tamu sebanyak ini bisa tertampung tanpa harus berdesak-desakan," puji salah satu perwakilan dari kerajaan air .

" Benar pangeran ... sepertinya kita juga harus memperbaiki aula kita . Agar saat pesta tidak berdesakan seperti biasa ."

" Usulanmu boleh juga . Nanti aku akan meminta pada ayah kaisar . Semoga saja beliau memenuhinya."

" Semoga saja pangeran . Kok kaisar belum datang juga , kan seharusnya acara sudah dimulai."

" Kamu tidak tahu saja sudah biasa hal ini terjadi ."

Percakapan mereka harus berhenti saat rombongan kaisar Ming memasuki aula . Satu persatu mulai dari kaisar , permaisuri, selir kaisar dan para pangeran berjalan ke arah kursi mereka masing-masing.

Setelah itu penghormatan untuk kaisar dan keluarganya. Dilanjutkan dengan sambutan dari kaisar .

" Terimakasih bagi yang telah hadir di acara kali ini . Selamat datang buat para tamu undangan baik itu dari kerajaan awan maupun dari kerajaan lain melalu perwakilannya. Saya sangat menghargai kedatangan kalian semua .

Ulang tahun kali ini sangat istimewa bagi putra mahkota. Karena di hari ini dia akan memilih salah satu dari gadis-gadis yang ada disini . Dikesempatan kali ini juga saya mempersilahkan bagi para gadis untuk memperlihatkan keahliannya untuk menarik perhatian putra mahkota .

Mungkin hanya itu yang bisa saya ucapkan . Semoga pesta kali ini berjalan sesuai yang kita inginkan . Semangat 👍👍👍👍!"

Dung !!! dung !!! dung !!!!

Acara dimulai !!!

Satu persatu mempersembahkan hadiah yang telah mereka bawa dari rumah . Ada yang pedang , busur panah , batu giok dan berbagai macam hadiah lain . Setelah hadiah itu terkumpul , para pelayan membawanya ke kamar pangeran mahkota.

Setelah itu satu persatu gadis mulai menunjukkan kebolehannya. Ada yang menyanyi , berpuisi , menari , kaligrafi bahkan keahlian bela diri mereka .

Para gadis itu bukan hanya menargetkan pangeran mahkota. Tetapi juga para bangsawan muda dan juga para pangeran yang hadir di acara ini .

Akhirnya saat yang ditunggu pun tiba. Pangeran mahkota A Ming akan memberitahukan siapa wanita yang menjadi pilihannya. Dan untuk acara pertunangan akan diadakan di malam hari sebagai puncak acara .

" Hari ini saya pangeran mahkota kerajaan awan A Ming menunjuk putri dari menteri perbendaharaan Li sebagai putri mahkota sekaligus calon permaisuri kerajaan awan. Nona Jia Li lah yang akan menjadi Permaisuriku," ucap Pangeran A Ming tanpa keraguan sama sekali . Banyak yang sudah menduga akan hal itu .

" 👏👏👏👏👏👏👏"

Tepuk tangan menggema di penjuru aula .

" Silahkan putri Jia Li untuk maju kedepan !"

Tanpa disuruh dua kali putri Jia Li berjalan ke depan dengan anggun . Banyak bangsawan muda yang patah hati . Sebab Putri Jia Li memang mempunyai kecantikan yang mempesona . Keahliannya pun tidak main-main. Karena dia memang satu sekolah dengan putra mahkota.

Jenderal Feng bersyukur dengan keputusan yang telah ia buat . Dia berharap semoga sang putri bisa menemukan lelaki yang mau menerimanya sepenuh hati .

Jia Li telah berdiri di samping putra mahkota A Ming . Merak berdua berada di depan kursi kaisar . Meminta restu dari beliau.

" Ayahanda.... bolehkah jika hamba meminang nona Jia Li menjadi permaisuri hamba ?"

Kaisar Ming memandang putranya dengan pandangan yang sulit diartikan. Dia tidak menyangka jika pilihan sang putra adalah gadis yang ia bilang sebagai sahabat masa kecilnya.

Gadis ini juga yang membuat sang putra memutuskan pertunangannya dengan putri jenderal Feng. Apakah ini memang yang terbaik ?....

" Sekarang saya hanya bisa memberi restu padamu pangeran . semoga keputusan mu tidak pernah kau sesali di kemudian hari . Semoga hubungan kalian bisa berlanjut sampai ke pelaminan . Restuku untuk kalian !" ucap kaisar Ming , setelah terdiam cukup lama .

" Terimakasih yang mulia !"

" Terimakasih ayah!"

Pertunangan mereka di lanjutkan di malam hari . Tidak seperti siang hari . Banyak yang tidak hadir dalam acara itu . Karena banyak dari mereka yang mengalami patah hati . Tapi acara tetap berlangsung meriah .

Terpopuler

Comments

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

𝒋𝒏𝒈𝒏 𝒔𝒂𝒎𝒑𝒆 𝑨 𝑴𝒊𝒏𝒈 𝒏𝒂𝒏𝒕𝒊 𝒌𝒆𝒄𝒆𝒘𝒂 𝒅𝒏𝒈𝒏 𝒑𝒊𝒍𝒊𝒉𝒂𝒏𝒏𝒚𝒂

2024-11-01

0

SSDY

SSDY

semoga aja tidak kecewa dgn pilihannya

2025-01-03

0

Ds Phone

Ds Phone

itu yang dipilih nya

2024-10-28

0

lihat semua
Episodes
1 ALISHA
2 Feng Yin
3 Bersih-bersih
4 Makanan enak
5 Bersih-bersih 2
6 Mie ayam dan baso ayam
7 Ruang sistem
8 Kedatangan Jenderal Feng
9 Putri Jia Li
10 H - 1
11 Pesta ulang tahun pangeran mahkota A Ming
12 Kedatangan Jenderal Feng dan keluarga.
13 Makan siang bersama
14 Pengobatan Ying'er
15 Keterkejutan Tabib yue
16 Gaun pertama buatan Feng Yin
17 Memasuki hutan kabut
18 Membantu tuan Lee
19 Suara dari dalam goa
20 Perubahan Phoenix
21 Feng Zhu tiba di perbatasan
22 Kerajaan Angin
23 Pembagian kerja
24 Pencarian pedang Phoenix naga
25 Makan siang bersama
26 Badai pasir
27 Bantuan
28 Elemen tanah dan angin
29 Percakapan
30 Masalah
31 Kondisi kaisar Lee
32 Buttercup flower
33 Terbongkarnya Kebusukan Permaisuri Shen
34 Kebenaran yang menyakitkan
35 Perjalanan ke pulau es
36 Memberi pelajaran para bandit gurun
37 Kura-kura raksasa
38 Bersatunya burung Phoenix biru dan naga es
39 Klan Iblis
40 Kenapa dengan pangeran Juan ?
41 memetik buttercup flower
42 Pengumuman
43 Bagaimana caranya?
44 Perkelahian
45 Kembali ke istana kerajaan angin
46 jurus pedang kembar
47 Kepulangan Feng Yin
48 Pangeran Juan menghukum para pengawal
49 Kondisi jenderal Feng
50 Cerita dari Jenderal Feng
51 Kunjungan pangeran mahkota A Ming dan putri Jia Li
52 putri Jia Li cemburu
53 Hilangnya satu desa di kerajaan angin
54 Tragedi
55 Calon istri
56 Perasaan pangeran Juan
57 Melamar
58 persetujuan Feng Yin
59 Kembali ke kediaman jenderal Chou
60 Membeli toko
61 Dendam
62 Cerita tabib wanita si ahli racun
63 Kedatangan Jia Long ke tempat pangeran kedua
64 Panik
65 Menambah pelayan
66 Tidak ada judul
67 Pertarungan
68 Pil kejujuran
69 Sarapan berdua
70 Buat kakak pembaca
71 Dimana letak lembah neraka itu ?
72 Tak ada judul
73 Memulai perjalanan
74 Pertempuran
75 Akhir dari klan Iblis
76 Alisha sadar
77 Menjenguk
78 Artur Steven Li
79 Clarissa
80 Kevin frustasi
81 Pulang ke rumah
82 Arthur sudah boleh pulang
83 Hampir saja
84 Keluarga Alisha
85 Menunggu kepulangan Alisha
86 Pertemuan
87 Pertemuan 2
88 Indra keenam
89 Buat apa lapor polisi ?
90 Ha ha ha ha
91 Pulang
92 Tantangan Adrian
93 What !!!
94 Obat perangsang
95 Kedatangan Candra
96 Lamaran
97 Kabar dari guru
98 Alasan kebencian
99 Penolakan Nenek Arthur
100 Tiba di rumah Alisha
101 Bertemu Rangga
102 Keberangkatan
103 Tiba di rumah Arthur
104 Kemunculan pedang Phoenix naga
105 Keluarnya Seiryu
106 Selamat makan
107 Gelang Phoenix naga
108 Tembakan beruntun
109 Sedikit kata dari author
110 Jimmy yang panik
111 Babak penyisihan.
112 Rencana Bram
113 Kekuatan Dragon
114 Kedatangan anggota kepolisian
115 Pertanyaan kevin
116 Meninggalnya Bram
117 End
118 PENGUMUMAN
Episodes

Updated 118 Episodes

1
ALISHA
2
Feng Yin
3
Bersih-bersih
4
Makanan enak
5
Bersih-bersih 2
6
Mie ayam dan baso ayam
7
Ruang sistem
8
Kedatangan Jenderal Feng
9
Putri Jia Li
10
H - 1
11
Pesta ulang tahun pangeran mahkota A Ming
12
Kedatangan Jenderal Feng dan keluarga.
13
Makan siang bersama
14
Pengobatan Ying'er
15
Keterkejutan Tabib yue
16
Gaun pertama buatan Feng Yin
17
Memasuki hutan kabut
18
Membantu tuan Lee
19
Suara dari dalam goa
20
Perubahan Phoenix
21
Feng Zhu tiba di perbatasan
22
Kerajaan Angin
23
Pembagian kerja
24
Pencarian pedang Phoenix naga
25
Makan siang bersama
26
Badai pasir
27
Bantuan
28
Elemen tanah dan angin
29
Percakapan
30
Masalah
31
Kondisi kaisar Lee
32
Buttercup flower
33
Terbongkarnya Kebusukan Permaisuri Shen
34
Kebenaran yang menyakitkan
35
Perjalanan ke pulau es
36
Memberi pelajaran para bandit gurun
37
Kura-kura raksasa
38
Bersatunya burung Phoenix biru dan naga es
39
Klan Iblis
40
Kenapa dengan pangeran Juan ?
41
memetik buttercup flower
42
Pengumuman
43
Bagaimana caranya?
44
Perkelahian
45
Kembali ke istana kerajaan angin
46
jurus pedang kembar
47
Kepulangan Feng Yin
48
Pangeran Juan menghukum para pengawal
49
Kondisi jenderal Feng
50
Cerita dari Jenderal Feng
51
Kunjungan pangeran mahkota A Ming dan putri Jia Li
52
putri Jia Li cemburu
53
Hilangnya satu desa di kerajaan angin
54
Tragedi
55
Calon istri
56
Perasaan pangeran Juan
57
Melamar
58
persetujuan Feng Yin
59
Kembali ke kediaman jenderal Chou
60
Membeli toko
61
Dendam
62
Cerita tabib wanita si ahli racun
63
Kedatangan Jia Long ke tempat pangeran kedua
64
Panik
65
Menambah pelayan
66
Tidak ada judul
67
Pertarungan
68
Pil kejujuran
69
Sarapan berdua
70
Buat kakak pembaca
71
Dimana letak lembah neraka itu ?
72
Tak ada judul
73
Memulai perjalanan
74
Pertempuran
75
Akhir dari klan Iblis
76
Alisha sadar
77
Menjenguk
78
Artur Steven Li
79
Clarissa
80
Kevin frustasi
81
Pulang ke rumah
82
Arthur sudah boleh pulang
83
Hampir saja
84
Keluarga Alisha
85
Menunggu kepulangan Alisha
86
Pertemuan
87
Pertemuan 2
88
Indra keenam
89
Buat apa lapor polisi ?
90
Ha ha ha ha
91
Pulang
92
Tantangan Adrian
93
What !!!
94
Obat perangsang
95
Kedatangan Candra
96
Lamaran
97
Kabar dari guru
98
Alasan kebencian
99
Penolakan Nenek Arthur
100
Tiba di rumah Alisha
101
Bertemu Rangga
102
Keberangkatan
103
Tiba di rumah Arthur
104
Kemunculan pedang Phoenix naga
105
Keluarnya Seiryu
106
Selamat makan
107
Gelang Phoenix naga
108
Tembakan beruntun
109
Sedikit kata dari author
110
Jimmy yang panik
111
Babak penyisihan.
112
Rencana Bram
113
Kekuatan Dragon
114
Kedatangan anggota kepolisian
115
Pertanyaan kevin
116
Meninggalnya Bram
117
End
118
PENGUMUMAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!