Sosok misterius yang telah menolong Shu dan teman-temannya ternayata adalah Nagi, kakak Shu yang dinyatakan hilang sejak 3 tahun yang lalu. Dan rupanya Nagi juga terjebak di dalam kota misterius yang telah lama hilang ini.
Selama ini dia berjuang dan bertahan hidup di kota misterius yang hilang ini untuk mengalahkan para monster yang keberadaannya tentunya akan mengancam dunia manusia itu.
Selama ini dia bertekad untuk membunuh semua monster dan juga Raja monster. Dia berusaha untuk meminimalisir agar mereka tak bisa berevolusi dengan mudah. Dengan begitu portal tak akan bisa dibuka oleh mereka dengan mudah.
Bisa dibayangkan bukan, jika sampai portal ajaib itu bisa mereka buka dan semua moster itu akan memasuki dunia manusia, lalu mereka akan menggunakan para manusia sebagai sarana untuk berevolusi hingga mencapai tingkatan terkuat.
Bisa dipastikan dunia ini akan mengalami kehancuran. Dunia ini akan dikuasai oleh montster-monster itu dan semua akan mengalami kiamat yang sesungguhnya.
"Ayo kejar dan tangkap aku! Kau butuh protein bukan? Kau ingin berevolusi bukan? Kalau begitu ayo cepat tangkap aku!" ucap Nagi dengan tegas dan sepasang matanya mengekori pergerakan dari monster golem itu.
Tak ada raut keraguan ataupun rasa takut terlukis pada wajahnya. Dia terlihat begitu pemberani. Wajahnya terlihat tenang seperti biasanya. Justru Shu yang menyaksikan semua itu mulai mulai menggeleng pelan, seakan tak menyetujui ucapan dan cara sang kakak.
Bagaimana tidak? Selama 3 tahun Shu kehilangan sosok figur seorang kakak, namun kini disaat Shu sudah berhasil menemukan sang kakak, sang kakak malah menyerahkan dirinya untuk monster golem itu.
"Tidak, Kak ... tolong jangan lakukan itu, Kak ..." gumam Shu lirih dan tentunya tak ingin kakaknya mengorbankan dirinya begitu saja kali ini.
Namun sang kakak tak menghiraukannya dan tetap pada keputusannya, yaitu menjadikan dirinya sebagai sasaran dari monster golem itu.
"Ayo! Kemarilah dan tangkap aku!!"
Ucap Nagi kembali penuh dengan penekanan seraya berbalik lalu mulai berlari cepat ke arah balkon di belakangnya.
Tidak! Kak Nagi adalah orang yang cerdas, keras, tangguh dan tegas! Dia pasti memiliki sebuah rencana! Benar!! Sejak awal kak Nagi sengaja memancing monster golem ini untuk memasuki gedung yang cukup memiliki banyak lantai ini. Dia juga memancing monster golem ini untuk semakin naik ke lantai yang lebih tinggi. Ya, aku tau! Monster golem ini sangatlah kuat dan tak mudah dikalahkan seperti yang dikatakan kak Nagi! Jadi mungkin inilah tujuan yang sebenarnya dari Kak Nagi ... semoga kamu berhasil, Kak!
Batin Shu semakin erat memegang pedang cahaya bulannya.
Nagi berlari ke arah balkon yang langsung menghubungkan keluar gedung dengan kencang. Dia berlari sekencang mungkin dan mengerahkan sekuruh kekuatannya untuk semakin mendekati pembatas kaca pada balkon itu.
Monster golem terus berlari mengejar Nagi, hingga jarak diantara mereka berdua semakin dekat dan dekat. Hingga akhirnya ketika jarak diantara mereka sudah sangat dekat, monster golem itu mulai melempar tubuhnya ke arah Nagi dengan sangat kuat dan cepat.
Namun disaat monster golem sudah berada sangat dekat dengan Nagi dan posisi mereka berdua juga sudah dekat dengan kaca bening pembatas balkon, tiba-tiba saja Nagi menggeser tubuhnya ke sisi samping dengan cepat dan gesit.
Tubuh monster golem itu masih terhuyung lurus ke depan dan akhirnya menabrak kaca bening pembatas balkon itu. Hingga akhirnya tubuh monster golem itu terlempar ke arah balkon dan terjun begitu saja ke bawah dari ketinggian yang cukup fantastis.
PRANK ...
PYARR ...
...🍁🍁🍁...
Sementara itu Zoe, Eren dan Yumeko juga mulai memasuki sebuah gedung yang beberapa saat yang lalu dimasuki oleh Shu, sosok misterius serta monster golem itu.
Namun tiba-tiba saat mereka hendak menaiki sebuah tangga di lantai 5, mereka melihat sesuatu yang cukup mengejutkan. Mereka mendengar sebuah tembakan, pecahan kaca lalu diikuti dengan melihat sosok monster golem yang terjatuh ke bawah melalui kaca jendela bening di sisi samping mereka.
Zoe segera mendekati jendela bening itu untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi. Namun dia hanya melihat monster golem itu yang sudah terjatuh tak berdaya di dasar bangunan. Bahkan monster golem itu sudah tidak bergerak.sama sekali.
Mereka semua cukup terkejut melihat semua itu, namun mereka juga merasa sangat lega karena mengetahui jika monster golem yang kuat dan setara dengan level sedang itu kini sudah berakhir.
Setelah beberapa saat akhirnya Shu sudah kembali turun bersama dengan Nagi. Dan akhirnya mereka kembali bertemu dengan Zoe, Eren, dan Yumeko.
Nagi membawa mereka ke sebuah tempat persembunyian yang dia anggap aman untuk beristirahat. Karena saat ini malam sudah semakin larut, dan tentunya mereka semha juga harus memukihkan diri dan beristirahat.
Setelah melakukan perjalanan selama hampir 15 menit, akhirnya mereka memasuki sebuah klinik kecil yang berada di dekat sebuah kawasan kampus tua.
"Kalian bisa membersihkan diri dan segera beristirahat. Di ruangan belakang ada sebuah sumur, kalian bisa mandi dan membersihkan diri disana. Tempat ini seharusnya aman. Dan mereka tak akan bisa menjangkaunya. Malam ini beristirahatlah dengan baik." ucap Nagi dengan wajah datarnya menatap keempat mahasiswa itu.
"Ahhh!! Akhirnya aku bisa mandi! Aku sudah lupa kapan terakhir kali aku mandi! Kalau begitu aku mandi dulu!"
Ucap Eren sangat bersemangat dan segera bergegas untuk mendatangi tempat itu. Bahkan seakan luka pada pinggang dan kakinya pulih seketika.
Sedangkan Zoe dan Yumeko juga segera menyusul Eren untuk menggunakan kamar mandi lainnya lagi. Kini hanya ada Shu dan Nagi.
Shu masih saja memandangi sang kakak penuh dengan keharuan. Dia sangat tidak menyangka jika rupanya kakaknya benar-benar terjebak di dalam kota misterius yang hilang ini.
"Kakak. Aku senang sekali akhirnya aku bisa bertemu dengan kakak lagi. Ayah dan ibu pasti akan sangat senang jika mengetahui kakak masih hidup." ucap Shu berbinar dan masih saja menatap lekat wajah tampan sang kakak yang sama sekali tak berubah, hanya saja Nagi terlihat sedikit lebih kurus.
"Kakak tidak bisa meninggalkan tempat ini sebelum kakak melenyapkan semua monster di kota misterius yang hilang ini. Terlebih sang Raja monster. Portal ajaib juga harus ditutup selamanya setelah mereka berakhir!" ucap Nagi masih dengan wajah datarnya.
"Aku akan berusaha untuk membuka portal itu kembali untukmu dan teman-temanmu. Kamu kembalilah ..." imbuh Nagi mulai beralih menatap Shu nanar.
Mendengar ucapan dari sang kakak, Shu membulatkan sepasang matanya dan menggeleng pelan.
"Tidak, Kak! Aku tidak akan meninggalkan kakak! Aku akan berperang bersama kakak untuk membasmi semua monster itu!" tandas Shu penuh dengan keyakinan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 44 Episodes
Comments
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦𝐀⃝🥀𝑰voᷠnͦeͮℛᵉˣ
Benar kata Shu bekerja samalah dengan adikmu Nagi, dengan kalian bersama pasti semua akan lebih mudah.
2023-07-08
1
❤️⃟WᵃfAlena ⍣⃝కꫝ🎸
setelah sekian lama baru bertemu kembali dan sang kakak malah menyuruh Shu pergi dari tempat itu dan meninggalkannya mana mungkin Shu rela membiarkan dia berjuang sendiri
2023-07-07
1
❤️⃟WᵃfAlena ⍣⃝కꫝ🎸
saking lamanya ya, pasti lengket dah tuh badan
2023-07-07
1