Bab 12. Simpanan Tyas

Yeon kini tengah berada di dalam sebuah VVIP room di sebuah hotel berbintang lima dimana sang kekasih hati menginap.

"Kenapa kamu bertolak ke Korea tidak mengabariku, sayang?" tanya Yeon kepada Tyas yang kini tengah mengenakan balutan busana seksi.

"Aku ingin memberikan kejutan untuk mu lah sayang. Aku ingin lebih sering berkunjung kemari dan menjalin hubungan yang lebih sering dan intim," ucap Tyas dengan nada yang di buat semanja mungkin.

Tak lupa tangan Tyas pun terlihat meraba-raba tubuh Yeon dengan memberikan ketcupan di titik-titik sensitif milik Yeon.

"Sayang, jangan lakukan itu lagi. Yang ada bukan rasa nikmat yang kini aku rasakan. Namun perutku semakin terasa mual. Kamu memakai parfum apa sih, yang? Tumben bau nya menyengat sekali?" tanya Yeon dengan mendorong tubuh Tyas secepat mungkin.

"Say—" ucap Tyas yang kemudian terpotong oleh tanda yang di berikan oleh Yeon agar menjauh darinya.

"Jangan mendekat! Perutku rasanya mual sekali. Oh astaga, hoekk!!" Terdengar suara muntahan Yeon dari arah wastafel.

Hingga tak terasa sudah satu jam lebih Yeon terasa tersiksa oleh rasa mual di perutnya.

Setiap kali Tyas mendekat ke arah Yeon, otomatis mual yang ada di dalam perut Yeon kambuh seketika.

Tyas yang melihat kondisi Yeon yang terlihat bolak-balik menuju ke wastafel untuk memuntahkan seluruh isi yang ada di perutnya pun membuat dirinya kembali bingung.

Apalagi Yeon yang terlihat terus meminta Tyas untuk segera menjauh dan memberi jarak dari nya pun membuat Tyas cemberut seketika.

"Sayang, maaf. Sepertinya aku sedang sakit dan sebaiknya aku pulang lebih dulu. Nanti jika kondisi ku sudah kembali pulih maka aku akan segera kemari lagi," ucap Yeon dengan terus menutup hidung nya dan langsung keluar begitu saja dari dalam kamar hotel tersebut.

Tyas yang melihat sikap aneh kekasihnya pun menjadi bingung sendiri.

"Apakah aku bau? Seperti nya tidak," gumam Tyas dengan segera mencium bau badan nya sendiri.

"Ah yasudahlah jika Yeon tidak mau menemaniku maka aku bisa memanggil kekasih bayanganku yang lain lagi untuk memuaskan ku disini. Memang pria impoten sangat tidak bisa di andalkan, payah!" racau Tyas dengan terus mengumpat.

Dengan cepat Tyas pun terlihat menelepon seseorang.

"Iya sayang. Aku telah berada di Korea. Segera temui aku yaa ... I miss you," ucap Tyas dengan lawan bicaranya di balik telepon.

Setelah itu tak berapa lama terdengar suara hell pintu kamar hotel nya berbunyi.

Dengan cepat, Tyas pun segera membuka pintu tersebut dan senyum manja pun terpancar dari raut wajahnya.

Dengan secepat kilat, Tyas segera menutup pintu kamarnya dengan mencium lelaki simpanan nya dengan sangat brutal.

Pagutan demi pagutan pun tak terelakkan. Hingga keduanya kini dalam keadaan tanpa sehelai benang pun.

Bunyi-bunyian pergumulan pun tercipta di dalam kamar tersebut.

Plopp! Ploopp!! Ploopp!!

Bunyi gesekan pertemuan antara dua alat tempur pun tak terelakkan lagi. Ditambah suara jeritan manja dari mulut Tyas pun menambah panas suasana di dalam ruang tersebut.

"Ahhkk ... uhhhkk ... ahhkk. Faster baby! Hu'um benar seperti itu! Tenggelamkan lebih dalam dan cepat! Oucchh ... ahkk," racau Tyas dengan terus menggebu hingga dirinya mendapatkan pelepasan yang pertama.

Nama nya seorang hyper, mana mungkin cukup hanya dengan satu kali pelepasan.

Tyas pun terus merengkuh nikmatnya hentakan lelaki simpanan nya tersebut dengan berbagai gaya.

Bahkan Tyas pun merasakan sensasi yang lebih nikmat dikala dirinya sambil melihat dan merekam kegiatan keduanya dalam sebuah video.

"Honey, jika kekasih atm berjalan kamu itu sudah tidak impoten lagi apa kamu masih mau melakukan hal ini denganku?" tanya lelaki simpanan Tyas sembari ******* dua chocochip milik Tyas secara bergantian.

"Tetap permainan kamu yang paling bisa memuaskan ku, Darrel sayang. Bagaimana pun juga Yeon akan tetap terus impoten seperti itu. Bahkan jika aku sampai hamil pun aku juga akan tetap membuat seolah-olah janin yang sedang aku kandung ini adalah milik Yeon agar dirinya mau segera menikahi ku seperti apa yang telah di lakukan oleh istri baru nya yang tengah hamil itu," ucap Tyas dengan menggigit bibir bawahnya menahan rasa geli yang menjalar di sekujur tubuhnya.

"Kamu hamil, sayang?? Hamil anakku atau dengan pria mu yang lain?" tanya lelaki yang bernama Darrel tersebut yang terlihat menghentikan permainan nya secara tiba-tiba.

"Seperti nya jika aku benar hamil maka janin yang aku kandung adalah milikmu. Karena kamu lah satu-satunya yang selalu tidak mau untuk mengenakan pelindung apa pun ketika memuaskan ku," ucap Tyas dengan memeluk manja tubuh Darrel yang merupakan pria beristri dan gigolo panggilan.

"Baguslah jika itu milikku, sayang. Aku akan segera menceraikan istri ku di rumah jika di dalam perut kamu ini benar-benar telah tumbuh buah cinta kita. Mungkin istriku itu wanita mandul yang hingga kini pun belum ada tanda-tanda kehamilan walaupun aku telah melakukan nya berkali-kali," ucap Darrel dengan terus mengecup perut Tyas.

"Terserah kamu sayang. Namun kamu jangan marah ya jika anak ini nanti akan menjadi anak Yeon juga jika aku telah berhasil menikahinya. Namun kita masih tetap bisa melakukan hal tersebut dengan sesering mungkin jika Yeon sedang sibuk bekerja dan uang kita pun tidak akan kehabisan pundi-pundi keuangan sama sekali," ucap Tyas dengan senyum penuh kemenangan.

"Baiklah sayang, akan aku dukung apa pun yang kamu lakukan," jawab Darrel dengan kembali merengkuh tubuh Tyas kembali.

"Kamu memang gigolo tertampan dan terpanas yang pernah aku cicipi, sayang. Tidak sia-sia aku memanjakan kamu dengan uang-uang ku itu," ucap Tyas dengan menahan suara jeritannya.

"Jangan di pendam sayang. Menjeritlah jika kamu ingin," ucap Darrel yang mengerti akan bahasa tubuh Tyas tersebut.

Hingga tak lama kemudian keduanya pun terkulai lemah di atas ranjang dengan sisa-sisa cairan yang telah tercecer dimana-mana.

'Dasar Darrel bodoh! Aku saja tidak tahu menahu dengan siapa aku hamil. Makanya aku segera bertandang kemari untuk membuat jebakan yang akan segera aku tujukan untuk Yeon agar anak ini terlahir sebagai anak Yeon,' gumam Tyas di dalam hati.

Hingga tak terasa mata kantuk pun menyerang kedua nya. Satu hal yang tidak Tyas sadari jika Yeon sedari tadi tengah menghubungi nya dan menunggunya di depan pintu kamar hotel yang kini tengah di tempati oleh Tyas tersebut.

Karena jaket milik Yeon yang di lepas di dalam kamar yang Tyas tempati pun lupa belum di bawa oleh Yeon.

"Haish, yasudah lah mungkin Tyas sudah tertidur. Hanya sebuah jaket saja untuk apa aku panik," gumam Yeon yang kemudian meninggalkan hotel tersebut dengan melajukan mobilnya ke apartemen milik sang istri.

Terpopuler

Comments

hìķàwäþî

hìķàwäþî

g pnh disunat x

2023-11-15

0

™•~•zira Kanaya°•°

™•~•zira Kanaya°•°

suara apa tuh ? 🤔
Becek dan Dowerr kah lubangnya?🤣🤣🤣

2023-11-14

0

epifania rendo

epifania rendo

dasar bodoh

2023-10-31

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Jebakan Adik Tiri
2 Bab 2. Pembelaan Daddy
3 Bab 3. Ketakutan Yeon
4 Bab 4. Membuat Perhitungan
5 Bab 5. Impoten
6 Bab 6. Berteman Baik Sejak Bayi
7 Bab 7. Kekasih Gelap Tyas
8 Bab 8. Seranjang
9 Bab 9. Menyimpan Rasa
10 Bab 10. Menduga-duga
11 Bab 11. Kesal!
12 Bab 12. Simpanan Tyas
13 Bab 13. Perang Batin
14 Bab 14. Dibandingkan
15 Bab 15. Menolak Dimadu
16 Bab 16. Tetap Dekat
17 Bab 17. Perubahan Sikap Mira
18 Bab 18. Kedatangan Naomi
19 Bab 19. Senjata Telah Bereaksi
20 Bab 20. Tertekan dan Frustasi
21 Bab 21. Menerima Permintaan
22 Bab 22. Parfum Halusinasi
23 Bab 23. Drama Dipagi Hari
24 Bab 24. Rencana Merdukun
25 Bab 25. Bisikan untuk Sang Baby
26 Bab 26. Geli Didalam Mimpi
27 Bab 27. Tak Kunjung Kembali
28 Bab 28. Sakit
29 Bab 29. Bodyguard
30 Bab 30. Tersedak
31 Bab 31. Pingsan
32 Bab 32. Mencari Tahu Kebenaran
33 Bab 33. Yeon Vs Adolfo
34 Bab 34. Bukti
35 Bab 35. Hadiah untuk Mira
36 Bab 36. Praduga Mira
37 Bab 37. Perseteruan Antar Dua Lelaki
38 Bab 38. Bermalam Bersama di Rumah Sakit
39 Bab 39. Rencana Darren
40 Bab 40. Saran untuk Naomi
41 Bab 41. Tyas Hamil dengan Siapa?
42 Bab 42. Janin Ini Milik Yeon!
43 Bab 43. Darren Kebingungan
44 Bab 44. Tidak Lagi Impoten
45 Bab 45. Meminta Bantuan
46 Bab 46. Tidak Mampu Berdiri
47 Bab 47. Rasa Cinta yang Sesungguhnya
48 Bab 48. Amarah Tyas
49 Bab 49. Rahasia Daddy Yeon
50 Bab 50. Mantan Sekretaris Tuan Jee
51 Bab 51. Di Landa Kegelisahan
52 Bab 52. Menangkap Hama
53 Bab 53. Rasa Cemas
54 Bab 54. Berbagai Jenis Kartu Permainan
55 Bab 55. Pengingat Diri
56 Bab 56. Cantik Sejak Bayi
57 Bab 57. Joreme
58 Bab 58. Yeon Cemburu
59 Bab 59. Rasa Ke Tidak Relaan Jerome
60 Bab 60. Sekertaris X Presdir
61 Bab 61. Tak Ada Celah
62 Bab 62. Bukan Saingan
63 Bab 63. Karena Mira
64 Bab 64. Resign
65 Bab 65. Melahirkan
66 Bab 66. Presdir Arogan
67 Bab 67. Di Buat Malu
68 Bab 68. Yeon vs Christ
69 Bab 69. Mommy Jerome
70 Bab 70. Undangan Pernikahan
71 Bab 71. Happy Ending
72 Bonchap. Baby Alric
73 Promo Novel Pelayan Cantik Tawanan Hot CEO
74 Secret Wife New Novel
75 Promo Novel
76 Novel baru - My Husband is Mine!
Episodes

Updated 76 Episodes

1
Bab 1. Jebakan Adik Tiri
2
Bab 2. Pembelaan Daddy
3
Bab 3. Ketakutan Yeon
4
Bab 4. Membuat Perhitungan
5
Bab 5. Impoten
6
Bab 6. Berteman Baik Sejak Bayi
7
Bab 7. Kekasih Gelap Tyas
8
Bab 8. Seranjang
9
Bab 9. Menyimpan Rasa
10
Bab 10. Menduga-duga
11
Bab 11. Kesal!
12
Bab 12. Simpanan Tyas
13
Bab 13. Perang Batin
14
Bab 14. Dibandingkan
15
Bab 15. Menolak Dimadu
16
Bab 16. Tetap Dekat
17
Bab 17. Perubahan Sikap Mira
18
Bab 18. Kedatangan Naomi
19
Bab 19. Senjata Telah Bereaksi
20
Bab 20. Tertekan dan Frustasi
21
Bab 21. Menerima Permintaan
22
Bab 22. Parfum Halusinasi
23
Bab 23. Drama Dipagi Hari
24
Bab 24. Rencana Merdukun
25
Bab 25. Bisikan untuk Sang Baby
26
Bab 26. Geli Didalam Mimpi
27
Bab 27. Tak Kunjung Kembali
28
Bab 28. Sakit
29
Bab 29. Bodyguard
30
Bab 30. Tersedak
31
Bab 31. Pingsan
32
Bab 32. Mencari Tahu Kebenaran
33
Bab 33. Yeon Vs Adolfo
34
Bab 34. Bukti
35
Bab 35. Hadiah untuk Mira
36
Bab 36. Praduga Mira
37
Bab 37. Perseteruan Antar Dua Lelaki
38
Bab 38. Bermalam Bersama di Rumah Sakit
39
Bab 39. Rencana Darren
40
Bab 40. Saran untuk Naomi
41
Bab 41. Tyas Hamil dengan Siapa?
42
Bab 42. Janin Ini Milik Yeon!
43
Bab 43. Darren Kebingungan
44
Bab 44. Tidak Lagi Impoten
45
Bab 45. Meminta Bantuan
46
Bab 46. Tidak Mampu Berdiri
47
Bab 47. Rasa Cinta yang Sesungguhnya
48
Bab 48. Amarah Tyas
49
Bab 49. Rahasia Daddy Yeon
50
Bab 50. Mantan Sekretaris Tuan Jee
51
Bab 51. Di Landa Kegelisahan
52
Bab 52. Menangkap Hama
53
Bab 53. Rasa Cemas
54
Bab 54. Berbagai Jenis Kartu Permainan
55
Bab 55. Pengingat Diri
56
Bab 56. Cantik Sejak Bayi
57
Bab 57. Joreme
58
Bab 58. Yeon Cemburu
59
Bab 59. Rasa Ke Tidak Relaan Jerome
60
Bab 60. Sekertaris X Presdir
61
Bab 61. Tak Ada Celah
62
Bab 62. Bukan Saingan
63
Bab 63. Karena Mira
64
Bab 64. Resign
65
Bab 65. Melahirkan
66
Bab 66. Presdir Arogan
67
Bab 67. Di Buat Malu
68
Bab 68. Yeon vs Christ
69
Bab 69. Mommy Jerome
70
Bab 70. Undangan Pernikahan
71
Bab 71. Happy Ending
72
Bonchap. Baby Alric
73
Promo Novel Pelayan Cantik Tawanan Hot CEO
74
Secret Wife New Novel
75
Promo Novel
76
Novel baru - My Husband is Mine!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!