Bab 7. Kekasih Gelap Tyas

Malam harinya, terlihat semua anggota keluarga telah berkumpul dalam satu meja makan dengan duduk di kursi masing-masing.

Tatapan kesal pun terpancar dari raut wajah Yeon yang ditujukan kepada Mira.

Sedangkan Mira yang di tatap begitu tajam oleh Yeon pun masih pura-pura tidak melihatnya dengan menyantap banyaknya hidangan yang tersaji di depan nya.

Hingga seluruh anggota keluarga nampak selesai dengan hidangan masing-masing, dengan segera Mira pamit undur diri untuk kembali ke kediaman nya.

"Kenapa harus pulang, sayang? Mommy kan masih ingin mendengar banyak cerita darimu. Kamu kan juga calon menantu Mommy dan sebentar lagi kalian akan menikah. Yeon saja telah setuju untuk segera menikahimu," ucap Mommy Yeon dengan menahan Mira agar tetap tinggal di kediamannya tersebut.

Bagaimana aku tidak setuju jika Mommy mengancamku akan mengusirku dan mencoretku dari kartu keluarga tanpa uang sepeserpun jika aku tidak segera menikahi wanita yang mengaku hamil anakku.

Yeon pun terus mengumpat dalam batin nya dengan keputusan sepihak sang Mommy.

"Maaf, Mom. Bukan maksud hati menolak kebaikan dari Mommy, namun Mira cukup sadar diri karena belum resmi menjadi bagian dari keluarga ini. Mira belum menikah dengan putra Mommy. Jadi Mira akan kembali ke kediaman Mira lebih. Di satu sisi demi menjaga nama baik keluarga ini," ucap Mira dengan bijak.

Dasar sok alim! Gerutu Yeon di dalam hatinya lagi.

"Baiklah. Biar Yeon yang mengantarkan kamu kembali. Berbahaya jika seorang wanita hamil mengendarai mobil nya seorang diri di malam hari pula," ucap Mommy Yeon dengan memberikan instruksi kepada Yeon untuk segera mengantarkan Mira.

"Tidak ada penolakan!" sahut Mommy Yeon kemudian.

Tak berapa lama Yeon dan Mira kini telah berada di dalam satu mobil yang sama.

"Aku menerima pernikahan ini karena terpaksa! Dan aku ingin mengakhiri pernikahan kita setelah bayi yang kamu kandung lahir di dunia. Aku tidak ingin ada penolakan sama sekali. Karena setelah bercerai denganmu maka aku akan segera menikahi Tyas wanita yang sangat ingin ku nikahi!" ucap Yeon dengan gamblang tanpa memikirkan perasaan wanita yang ada di sampingnya.

"Baiklah tak masalah. Apa untungnya menikah dengan lelaki brengsek seperti mu. Aku pun tidak memaksa kamu untuk benar-benar menikahimu," jawab Mira dengan santai.

"Dengan kedatangan kamu ke rumah orang tuaku sama saja seperti kamu memaksa kedua orang tua ku untuk segera menikahkan aku dengan wanita murahan seperti mu. Yang aku katakan jika aku impoten adalah kebenaran dan fakta. Tidak mungkin juga jika janin yang kamu kandung adalah darah dagingku," tutur Yeon kemudian dengan berusaha meredam rasa jengkel di dalam hatinya tersebut.

"Mana mungkin kamu itu seorang impoten jika setelah aku terbangun dari pengaruh obat bius tersebut terasa nyeri dan perih sekali di area milikku seperti telah di masuki oleh benda tumpul yang berukuran sangat besar! Kalau bukan milikmu yang terasa berukuran sangat besar mana mungkin berganti milik orang lain apalagi di nodai oleh mahluk astral! Aku telah memeriksa cctv di hotel tersebut tanpa celah sedikitpun! Dan kamu lah satu-satunya yang masuk ke dalam kamar yang aku tempati! Sudah hentikan saja mobilnya disini dan turunkan aku!" ucap Mira dengan kesal karena terus berdebat dengan Yeon yang terus mengatakan jika dirinya adalah seorang impoten.

"Aku tidak ingin menurunkan wanita di sembarang tempat. Aku ingin tahu dimana kamu tinggal dan sekaligus aku ingin membuktikan jika milikku ini impoten dan tak akan bisa bangun oleh sentuhan apa pun itu!" ucap Yeon dengan terus melajukan mobilnya menuju ke alamat tempat tinggal Mira.

Hingga kini keduanya pun telah berada di dalam apartemen mewah milik Mira.

Di dalam kamar yang sama dimana tempat Mira mengistirahatkan tubuhnya sehari-hari.

"Kamu ingin membuktikan tubuhmu impoten dengan cara apa?" ucap Mira dengan menatap sinis ke arah Yeon.

Mendengar pertanyaan Mira tersebut pun membuat Yeon gelagapan dan bingung.

"Li—lihatlah! Milikku sama sekali tidak bereaksi apa pun di dalam kamar kamu ini," ucap Yeon dengan menunjukkan celana jeans panjang yang sedang di gunakan sedari tadi.

"Cih! Sudahlah, kamu pulang saja. Apa yang kamu tunjukkan kepada ku itu belum tentu menunjukkan jika senjatamu itu benar-benar impoten. Aku lelah dan kita bukan muhrim. Cepat pulang sana!" gertak Mira dengan mendorong tubuh Yeon hingga keluar dari apartemen nya.

Brak!!

Dengan cepat Mira segera menutup pintu apartemen nya dan segera berganti piyama tidur.

Di rebahkan nya tubuh dan pikiran nya yang terlihat menerawang jauh memikirkan tentang tindakannya untuk datang dan meminta pertanggung jawaban dari pria yang telah membuatnya hamil namun mengaku mengidap impoten tersebut dan sepertinya pria tersebut tidak akan mampu untuk memberikan sebuah keluarga yang harmonis dan indah untuk dirinya dan anaknya kelak.

"Haish," helaan nafas pun terdengar dari mulutnya.

Tak jauh berbeda dengan Yeon yang terus menggerutu di sepanjang koridor apartemen yang Mira tempati karena mendapati dirinya di usir dan di dorong keluar oleh wanita yang mengaku hamil darah dagingnya.

Hingga ponsel milik Yeon pun terdengar terus berbunyi membuyarkan segala ucapan kesalnya untuk Mira.

"Hallo sayang," ucap Yeon mengawali pembicaraan nya dengan Tyas via telepon.

"Hatiku masih terasa sangat sakit sekali sayang mendengar apa yang kamu katakan tadi jika kita harus menjalani hubungan kita secara diam-diam karena keputusan kamu untuk menikahi mantan artis sok cantik itu. Aku percaya jika kamu tidak menghamilinya karena milikmu benar-benar tidak mampu untuk berdiri walaupun aku telah mencoba dengan banyak cara untuk melakukan nya. Tapi walaupun begitu aku pun sudah puas dengan permainan jari jemari mu yang dengan lihai nya bisa membuatku menjerit puas berkali-kali," ucap Tyas sang tunangan dengan nada merengek manja di dalam telepon nya tersebut.

Mendengar suara manja serta jerit manja tunangan yang amat di cintai nya pun membuat wajah Yeon kembali berseri-seri.

"Sayang, kamu jangan memancingku dengan jerit manja kamu itu ya! Kalau kamu saat ini masih berada di Korea sudah bisa ku pastikan jika aku akan menculik dan memuaskan mu dengan cara-caraku," jawab Yeon dengan gemas saat panggilan nya telah beralih ke mode video call.

"Apa milikmu sudah mampu berdiri setelah mendengar jerit manjaku sayang?" ucap Tyas dengan menggigit bibirnya serta wajah yang di buat seseksi mungkin.

"Belum. Kenapa kamar yang kamu tempati nampak berbeda sayang? Untuk apa kamu memakai baju tipis menerawang seperti itu ketika tak bersama ku?" tanya Yeon curiga.

"Eum. Aku baru saja selesai melakukan syuting di luar kota dan ini sudah sangat larut malam sayang. Jadi aku menginap di hotel terdekat karena berkendara malam seorang diri sangat berbahaya untuk wanita manapun. Sudah dulu ya sayang. Aku mengantuk. Bye, muach," ucap Mira yang kemudian menutup telepon secara sepihak.

"Hufh," Yeon pun terlihat menghela nafas pelan dan melajukan mobilnya menuju ke kediaman orang tua nya kembali.

Sedangkan Tyas, sang tunangan yang amat di cintai oleh Yeon pun kini tengah asik bergumul panas dengan sang manajer.

"Sayang, faster!! Hanya kamu yang mampu memuaskan ku. Ahhh, hentak lebih dalam, sayang. Ouhhh ahhh ahh," jerit manja yang terus keluar dari mulut Tyas.

"Kita bisa bermain setiap saat, honey. Aku akan terus memuaskan mu. Karena kekasih impoten kamu itu tidak akan mungkin bisa memuaskan mu seperti aku saat ini. Walaupun milikmu sudah tidak rapat lagi namun rasanya masih tetap sama membuatku milikku terus memuntahkan lahar. Ouhh, aku keluarrr," jerit Bisma sang manager sekaligus partner ranjang Tyas sehari-hari.

Tyas yang mendengar pujian dari sang manager yang selalu memberikan kehangatan ranjang pun terlihat semakin semangat untuk meliuk-liuk kan tubuhnya yang membuat keduanya menjerit tak karuan hingga pagi menjelang.

Terpopuler

Comments

epifania rendo

epifania rendo

oh cinta buta

2023-10-31

0

mei

mei

oke...jgn lupa dgn kata2 sendiri nanti y

2023-10-28

0

Lenina

Lenina

lho bukannya pake mobilnya Mira yaa?

2023-10-11

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Jebakan Adik Tiri
2 Bab 2. Pembelaan Daddy
3 Bab 3. Ketakutan Yeon
4 Bab 4. Membuat Perhitungan
5 Bab 5. Impoten
6 Bab 6. Berteman Baik Sejak Bayi
7 Bab 7. Kekasih Gelap Tyas
8 Bab 8. Seranjang
9 Bab 9. Menyimpan Rasa
10 Bab 10. Menduga-duga
11 Bab 11. Kesal!
12 Bab 12. Simpanan Tyas
13 Bab 13. Perang Batin
14 Bab 14. Dibandingkan
15 Bab 15. Menolak Dimadu
16 Bab 16. Tetap Dekat
17 Bab 17. Perubahan Sikap Mira
18 Bab 18. Kedatangan Naomi
19 Bab 19. Senjata Telah Bereaksi
20 Bab 20. Tertekan dan Frustasi
21 Bab 21. Menerima Permintaan
22 Bab 22. Parfum Halusinasi
23 Bab 23. Drama Dipagi Hari
24 Bab 24. Rencana Merdukun
25 Bab 25. Bisikan untuk Sang Baby
26 Bab 26. Geli Didalam Mimpi
27 Bab 27. Tak Kunjung Kembali
28 Bab 28. Sakit
29 Bab 29. Bodyguard
30 Bab 30. Tersedak
31 Bab 31. Pingsan
32 Bab 32. Mencari Tahu Kebenaran
33 Bab 33. Yeon Vs Adolfo
34 Bab 34. Bukti
35 Bab 35. Hadiah untuk Mira
36 Bab 36. Praduga Mira
37 Bab 37. Perseteruan Antar Dua Lelaki
38 Bab 38. Bermalam Bersama di Rumah Sakit
39 Bab 39. Rencana Darren
40 Bab 40. Saran untuk Naomi
41 Bab 41. Tyas Hamil dengan Siapa?
42 Bab 42. Janin Ini Milik Yeon!
43 Bab 43. Darren Kebingungan
44 Bab 44. Tidak Lagi Impoten
45 Bab 45. Meminta Bantuan
46 Bab 46. Tidak Mampu Berdiri
47 Bab 47. Rasa Cinta yang Sesungguhnya
48 Bab 48. Amarah Tyas
49 Bab 49. Rahasia Daddy Yeon
50 Bab 50. Mantan Sekretaris Tuan Jee
51 Bab 51. Di Landa Kegelisahan
52 Bab 52. Menangkap Hama
53 Bab 53. Rasa Cemas
54 Bab 54. Berbagai Jenis Kartu Permainan
55 Bab 55. Pengingat Diri
56 Bab 56. Cantik Sejak Bayi
57 Bab 57. Joreme
58 Bab 58. Yeon Cemburu
59 Bab 59. Rasa Ke Tidak Relaan Jerome
60 Bab 60. Sekertaris X Presdir
61 Bab 61. Tak Ada Celah
62 Bab 62. Bukan Saingan
63 Bab 63. Karena Mira
64 Bab 64. Resign
65 Bab 65. Melahirkan
66 Bab 66. Presdir Arogan
67 Bab 67. Di Buat Malu
68 Bab 68. Yeon vs Christ
69 Bab 69. Mommy Jerome
70 Bab 70. Undangan Pernikahan
71 Bab 71. Happy Ending
72 Bonchap. Baby Alric
73 Promo Novel Pelayan Cantik Tawanan Hot CEO
74 Secret Wife New Novel
75 Promo Novel
76 Novel baru - My Husband is Mine!
Episodes

Updated 76 Episodes

1
Bab 1. Jebakan Adik Tiri
2
Bab 2. Pembelaan Daddy
3
Bab 3. Ketakutan Yeon
4
Bab 4. Membuat Perhitungan
5
Bab 5. Impoten
6
Bab 6. Berteman Baik Sejak Bayi
7
Bab 7. Kekasih Gelap Tyas
8
Bab 8. Seranjang
9
Bab 9. Menyimpan Rasa
10
Bab 10. Menduga-duga
11
Bab 11. Kesal!
12
Bab 12. Simpanan Tyas
13
Bab 13. Perang Batin
14
Bab 14. Dibandingkan
15
Bab 15. Menolak Dimadu
16
Bab 16. Tetap Dekat
17
Bab 17. Perubahan Sikap Mira
18
Bab 18. Kedatangan Naomi
19
Bab 19. Senjata Telah Bereaksi
20
Bab 20. Tertekan dan Frustasi
21
Bab 21. Menerima Permintaan
22
Bab 22. Parfum Halusinasi
23
Bab 23. Drama Dipagi Hari
24
Bab 24. Rencana Merdukun
25
Bab 25. Bisikan untuk Sang Baby
26
Bab 26. Geli Didalam Mimpi
27
Bab 27. Tak Kunjung Kembali
28
Bab 28. Sakit
29
Bab 29. Bodyguard
30
Bab 30. Tersedak
31
Bab 31. Pingsan
32
Bab 32. Mencari Tahu Kebenaran
33
Bab 33. Yeon Vs Adolfo
34
Bab 34. Bukti
35
Bab 35. Hadiah untuk Mira
36
Bab 36. Praduga Mira
37
Bab 37. Perseteruan Antar Dua Lelaki
38
Bab 38. Bermalam Bersama di Rumah Sakit
39
Bab 39. Rencana Darren
40
Bab 40. Saran untuk Naomi
41
Bab 41. Tyas Hamil dengan Siapa?
42
Bab 42. Janin Ini Milik Yeon!
43
Bab 43. Darren Kebingungan
44
Bab 44. Tidak Lagi Impoten
45
Bab 45. Meminta Bantuan
46
Bab 46. Tidak Mampu Berdiri
47
Bab 47. Rasa Cinta yang Sesungguhnya
48
Bab 48. Amarah Tyas
49
Bab 49. Rahasia Daddy Yeon
50
Bab 50. Mantan Sekretaris Tuan Jee
51
Bab 51. Di Landa Kegelisahan
52
Bab 52. Menangkap Hama
53
Bab 53. Rasa Cemas
54
Bab 54. Berbagai Jenis Kartu Permainan
55
Bab 55. Pengingat Diri
56
Bab 56. Cantik Sejak Bayi
57
Bab 57. Joreme
58
Bab 58. Yeon Cemburu
59
Bab 59. Rasa Ke Tidak Relaan Jerome
60
Bab 60. Sekertaris X Presdir
61
Bab 61. Tak Ada Celah
62
Bab 62. Bukan Saingan
63
Bab 63. Karena Mira
64
Bab 64. Resign
65
Bab 65. Melahirkan
66
Bab 66. Presdir Arogan
67
Bab 67. Di Buat Malu
68
Bab 68. Yeon vs Christ
69
Bab 69. Mommy Jerome
70
Bab 70. Undangan Pernikahan
71
Bab 71. Happy Ending
72
Bonchap. Baby Alric
73
Promo Novel Pelayan Cantik Tawanan Hot CEO
74
Secret Wife New Novel
75
Promo Novel
76
Novel baru - My Husband is Mine!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!