20. Menyerah??

Hati Trisna terenyuh melihat sahabat-sahabatnya yang begitu kelelahan dan juga ketakutan. Setelah disandera oleh para hantu gentayangan yang ada di rumah sakit yang penasaran dengan kematian mereka yang sampai saat ini belum terbalaskan karena pelakunya yang masih hidup bebas di luar sana.

" Ak tidak akan pernah menyerah dengan usaha ini! Besok aku akan mengunjungi kediaman Kenzo aku akan melihat apa yang ada di sana! Aku yakin Kakeknya Kenzo pasti menyimpan sesuatu yang membuat para arwah itu tidak bisa keluar dari rumah sakit. Dan kembali ke alam baka!" ucap Trisna yang saat ini sudah berhasil keluar dari rumah sakit dan sekarang dia sedang membaringkan tubuhnya di ranjang miliknya.

Sementara itu Rara saat ini sedang berbicara dengan Kenzo. Terlihat gadis itu sangat ketakutan melihat Kenzo yang seperti sangat shock dengan kejadian malam itu.

" Maafkan aku ya Kenzo, kamu jadi mengalami hal buruk seperti ini! Seandainya saja aku tidak menceritakan kepadamu tentang rencana kami ke rumah sakit, pasti kau pun tidak akan pernah berkunjung ke sana!" ucap Rara yang terlihat begitu menyesali apa yang sudah terjadi pada Kenzo.

Kenzo tersenyum kepada Rara Dan dia berusaha untuk meyakinkan Rara bahwa dia baik-baik saja!

" Jangan khawatir Ra! Aku nggak papa kok!" ucap Kenzo sambil menggenggam telapak tangan kekasihnya.

" Apa kau yakin?" tanya Rara dengan air mata yang mulai menetes dari kelopak matanya.

Kenzo kemudian menghapus air mata lelah dan memeluk Gadis itu dengan begitu erat.

Rasanya sekarang Kenzo semakin mencintai Rara. Setelah melihat perjuangan gadis itu saat di rumah sakit yang berusaha untuk melindunginya.

" Udah sekarang kau sebaiknya tidur dan beristirahat. Aku juga akan kembali ke rumahku. Orang tuaku pasti sekarang sedang kebingungan mencariku. Karena aku tidak berpamitan kepada mereka!" ucap Kenzo sambil melepaskan pelukannya terhadap Rara yang masih menangis pilu.

" Sudahlah Rara. Kalau kau menangis begini. Aku tidak bisa pulang loh! Apa kamu mau aku menginap disini?" tanya kenzo sambil tersenyum dan menggoda Rara.

Mendengar pertanyaan Kenzo Rara Auto menggelengkan kepala.

" Gak usah. Kamu pulanglah. Kenzo tolong kau berhati-hati di jalan ya?" tanya Rara terlihat begitu tidak rela untuk melepaskan Kenzo pergi dari rumahnya.

" Kau tidak usah khawatir. Temanku yang indigo mengatakan kalau setan-setan itu akan selamanya berada di rumah sakit itu dan tidak akan bisa keluar dari sana!" ucap Kenzo berusaha menenangkan Rara.

" Ya aku tahu! Baiklah kau hati-hati di jalan ya?" ucap Rara sambil memeluk Kenzo sekali lagi sebelum mereka berpisah.

Kenzo mencium bibir Rara sekejap. Tapi sukses membuat Rara terkesiap dan kaget dengan apa yang dilakukan oleh Kenzo yang sudah mencuri ciuman pertamanya tanpa Permisi kepadanya.

Akan tetapi Rara merasa bahwa saat ini jantungnya berdebar sangat kencang.

" Selamat malam, aku cinta sama kamu!" ucap Kenzo yang kemudian mencium kening Rara dan setelah itu masuk ke dalam ke mobilnya dan meninggalkan rumah Rara.

" Jawab dong!" ucap Kenzo sambil menyentil hidung mancung Rara yang masih diam.

" Apa?"

" Aku cinta sama kamu, Rara! Ayo jawab!"

" Iya Rara juga cinta sama Kenzo!" ucap Rara sambil tersipu malu. Kenzo sampai gemes di buatnya.

" Aku pulang ya sayang. Istirahat ya?" ucap Kenzo yang kemudian pergi meninggalkan Rara sendiri.

Sementara Rara masih membeku di tempat. Dia benar-benar bingung dengan kelakuan Kenzo yang sangat berani mencium bibirnya Padahal mereka baru berhubungan selama satu minggu lamanya.

" Aih, kenapa aku jadi bego begini?" ucap Rara sambil memukul kepalanya untuk membuat dia menjadi sadar.

Rara kemudian masuk ke dalam rumah dan berusaha untuk melupakan kejadian tadi.

" Ih, Kenzo kenapa harus melakukan itu sama aku sih lihat nih aku jadi tidak bisa tidur!" ucap Rara sambil menutup wajahnya dengan bantal dan tersenyum-senyum sendiri.

" Ternyata begini ya rasanya dicium oleh orang yang kita cintai?" tanya Rara pada diri sendiri.

" Rara Kenapa kau sudah malam belum tidur juga?" tanya ibunya Rara yang tiba-tiba saja sudah menampakkan wajahnya di depan Rara.

" Astaghfirullahaladzim Mama kenapa main masuk begitu aja?" tanya Rara sambil memegang dada nya yang terasa begitu berdebar sangat kencang karena kaget luar biasa melihat ibunya yang tiba-tiba saja ada di kamarnya nyaris tanpa suara.

" Itu kan salahmu sendiri Rara! Kamu yang dari tadi melamun terus seperti orang bego. Mama berkali-kali mengetuk pintu kau tidak dengar juga! Karena mama khawatir dengan kamu. Makanya mama menerobos masuk tidak tahunya kamu sedang senyum-senyum sendiri seperti orang gila!" ucap Mamanya Rara sambil menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku putrinya.

Mendengarkan perkataan dari ibunya Rara hanya bisa meringis.

" Udah cepat kau tidur sayang. Ini sudah larut malam bukan malam lagi!" ucapnya sambil mencium kening putrinya yang tercinta.

Rara pun kemudian mengucapkan selamat malam kepada ibunya dan setelah itu dia pergi ke kamar mandi karena ingin membersihkan tubuhnya dan ganti pakaian.

Malam ini adalah malam yang sangat berat untuk Rara dan juga teman-teman yang lain.

Kalau dokter Bagas tidak mengorbankan dirinya dengan bertarung melawan dokter Alfonso. Rara bisa meyakinkan dirinya bahwa mereka pasti tidak akan bisa keluar dari rumah sakit itu hidup-hidup.

Seketika Rara merasa tidak enak, ketika dia berpikir tentang dokter Bagas.

" Aku harus menelpon Trisna dan bertanya kepadanya tentang keadaan dokter Bagas yang terbaru. Trisna pasti tahu keadaan dokter Bagas yang sekarang!" ucap Rara yang kemudian mempercepat mandinya setelah itu mengganti pakaian.

Saat Rara hendak mengambil ponselnya, tiba-tiba Rara berpikir bahwa Trisna pasti saat ini juga sedang tidur karena sama-sama kelelahan seperti dirinya.

" Baiklah sebaiknya aku tidur saja. Aku yakin Trisna juga pasti sudah terlelap. Aku gak aku ganggu dia. Karena kejadian ini Trisna pasti sangat terpukul hatinya memikirkan laki-laki yang dia cintai saat ini sedang berjuang melawan angkara murka di rumah sakit ayahnya. Ah kasihan juga Dokter Bagas!" Rara kemudian memutuskan tidur agar besok pagi-pagi dia bisa mengunjungi rumah Trisna.

Rara benar-benar sangat penasaran dengan kondisi dokter Bagas yang terbaru.

Sementara itu Trisna yang sudah tertidur. Dia tampak sedang bermimpi buruk dan melihat dokter Bagas yang saat ini sedang terluka sangat parah. Bahkan dokter Bagas sekarang sedang diikat di sebuah ruangan yang sangat asing oleh dokter Alfonso yang terlihat sangat marah kepada dokter Bagas karena sudah melepaskan Sandra yang susah payah dia tangkap.

" Dokter Bagas kau baik-baik saja kan?" tanya Trisna benar-benar sangat khawatir dengan keadaan dokter Bagas yang begitu kepayahan dan kesakitan.

Episodes
1 1. Jeritan Tengah Malam Di Rumah Kosong
2 2. Kedatangan Trisna
3 Bab 3. Hari pertama Trisna dan Rara di desa Cemara.
4 4. Menyelidiki Rumah kosong
5 Bab 5. Trisna masuk rumah sakit
6 6. Masa sih?
7 7. Usaha dr. Bagas
8 8. Penyelidikan yang menegangkan
9 9. Tegang
10 Bab 10. Terbongkar
11 11. Selamat tinggal
12 12. Keputusan Besar
13 13. Kenapa?"
14 14. Harus bagaimana?
15 15. Cerita
16 16. Aku ikut!
17 17. Persiapan
18 18. Flash back
19 19. Berjuang
20 20. Menyerah??
21 21. Kepayahan
22 22. Berdiskusi
23 23. Penyesalan
24 24. Kenapa?
25 25. Kritis
26 26. Harus bagaimana?
27 27. Pusing
28 28. Kalah
29 29. Usaha Kyai Ilham
30 30. Musnahkah?
31 31. Pikirkan!
32 32. Kuasa Ilahi
33 33. Terima atau tolak??
34 34. Menikah
35 35. Sedih
36 36. Merajuk
37 37. Pesta sang ratu
38 38. Pesona Kenzo
39 39. Perkawinan Ratu Siluman Buaya
40 40. Trisna bersedih
41 41. Menemui Genta
42 42. Perjuangan Dokter Bagas
43 43. Akhirnya
44 44. Bertemu tanpa sengaja
45 45. Amarah
46 46. Kau harus jadi milikku!!
47 47. Mencari Rara
48 48. Ketemu Kyai Besar
49 49. Bujukan??
50 50. Usaha Zaenal dan Kyai Ilham
51 51. Terus usaha
52 52. Kesal
53 53. Tekad Kenzo
54 54. Kedatangan Kyai Ibrahim
55 55. Akur??
56 56. Ok!!
57 57. Usaha menyelamatkan
58 58. Usaha Bersama
59 59. Usaha Mengulur waktu
60 60. Syukurlah
61 61. Kesal
62 62. Bercanda
63 63. Tenang
64 64. Selamat juga
65 65. Amarah Sang Ratu
66 66. Amarah Abi Saka
67 67. Hampir terpergok
68 68. Terus terang
69 69. Misteri terkuak
70 70. Yang harus terjadi, terjadilah!!
71 71. Berjuang
72 72. Gangguan
73 73. Terbukanya pintu gerbang
74 74. Sabar selalu
75 75. Usaha terus
76 76. Apa harus?
77 77. Kembalilah
78 78. Happy Ending
79 Promo dan pengumuman novel terbaru author
80 80. Pengumuman novel baru author
Episodes

Updated 80 Episodes

1
1. Jeritan Tengah Malam Di Rumah Kosong
2
2. Kedatangan Trisna
3
Bab 3. Hari pertama Trisna dan Rara di desa Cemara.
4
4. Menyelidiki Rumah kosong
5
Bab 5. Trisna masuk rumah sakit
6
6. Masa sih?
7
7. Usaha dr. Bagas
8
8. Penyelidikan yang menegangkan
9
9. Tegang
10
Bab 10. Terbongkar
11
11. Selamat tinggal
12
12. Keputusan Besar
13
13. Kenapa?"
14
14. Harus bagaimana?
15
15. Cerita
16
16. Aku ikut!
17
17. Persiapan
18
18. Flash back
19
19. Berjuang
20
20. Menyerah??
21
21. Kepayahan
22
22. Berdiskusi
23
23. Penyesalan
24
24. Kenapa?
25
25. Kritis
26
26. Harus bagaimana?
27
27. Pusing
28
28. Kalah
29
29. Usaha Kyai Ilham
30
30. Musnahkah?
31
31. Pikirkan!
32
32. Kuasa Ilahi
33
33. Terima atau tolak??
34
34. Menikah
35
35. Sedih
36
36. Merajuk
37
37. Pesta sang ratu
38
38. Pesona Kenzo
39
39. Perkawinan Ratu Siluman Buaya
40
40. Trisna bersedih
41
41. Menemui Genta
42
42. Perjuangan Dokter Bagas
43
43. Akhirnya
44
44. Bertemu tanpa sengaja
45
45. Amarah
46
46. Kau harus jadi milikku!!
47
47. Mencari Rara
48
48. Ketemu Kyai Besar
49
49. Bujukan??
50
50. Usaha Zaenal dan Kyai Ilham
51
51. Terus usaha
52
52. Kesal
53
53. Tekad Kenzo
54
54. Kedatangan Kyai Ibrahim
55
55. Akur??
56
56. Ok!!
57
57. Usaha menyelamatkan
58
58. Usaha Bersama
59
59. Usaha Mengulur waktu
60
60. Syukurlah
61
61. Kesal
62
62. Bercanda
63
63. Tenang
64
64. Selamat juga
65
65. Amarah Sang Ratu
66
66. Amarah Abi Saka
67
67. Hampir terpergok
68
68. Terus terang
69
69. Misteri terkuak
70
70. Yang harus terjadi, terjadilah!!
71
71. Berjuang
72
72. Gangguan
73
73. Terbukanya pintu gerbang
74
74. Sabar selalu
75
75. Usaha terus
76
76. Apa harus?
77
77. Kembalilah
78
78. Happy Ending
79
Promo dan pengumuman novel terbaru author
80
80. Pengumuman novel baru author

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!