13. Kenapa?"

Trisna merasa terkejut melihat Dokter Bagas yang sejak tadi terus menetap ke arahnya dengan penuh kerinduan.

" Apa kabar kamu?" tanya Dokter Bagas menatap Trisna.

" Kabarku baik! Bagaimana denganmu dokter? Lama ya kita gak ketemu! Kok dokter bisa tahu sih kalau aku berada di sini?" tanya Trisna yang mulai merasa sangat gugup di pandangi oleh Dokter Bagas yang terlihat sangat tampan.

Walaupun Trisna sadar betul, bahwa dokter Bagas hanyalah hantu penasaran yang masih gentayangan karena jiwanya masih belum tenang pada saat dia meninggal.

' Please jangan bilang kalau kamu datang kemari cuma kebetulan aja karena aku tidak mau hal itu terjadi!' bathin Trisna sambil terus menatap Dokter Bagas yang sekarang duduk di sebelahnya dan menatapnya dengan penuh Kerinduan yang jelas terlihat di matanya.

" Aku mengikuti auramu yang sangat kuat dan aku hanya mengikuti nuraniku untuk bisa menemukanmu!" ucap Dokter Bagas asal saja. Tapi Trisna merasa lega juga sebenarnya. Tapi dia merasa gengsi mengaku semua perasaan dia kepada Dokter Bagas yang hanya hantu penasaran di mata Trisna.

Trisna hanya berdecak kesal dengan jawaban dokter Bagas yang berputar-putar dan tidak masuk akal baginya.

" Katakan padaku, kau mau apa?" tanya Trisna mulai jengkel juga kepada Dokter Bagas.

" Aku mohon kepadamu untuk tidak usah melanjutkan rencanamu untuk menyelidiki tentang rumah sakit di mana aku sekarang tinggal di sana! Aku mohon Trisna, tempat itu sangat berbahaya dan sekarang bahkan menjadi sarang demi yang memiliki banyak dendam kesumat terhadap manusia yang sudah membuat mereka seperti itu!" Trisna benar-benar terkejut mendapatkan pengakuan dari Bagas.

" Aku tidak takut kok. Aku siap menanggung semua resikonya karena aku tidak ingin kalau Arwah penasaran itu akan selamanya di sana tanpa mendapatkan keadilan apapun atas kematiannya!" ucap Trisna merasa kesal dan sedih yang berkumpul di hatinya.

" Percayalah rumah sakit itu bukan ranahmu untuk menyelidiki. Bahkan pihak kepolisian sudah angkat tangan karena tidak bisa menemukan bukti apa-apa dari kecelakaan yang terjadi di sana." ucap Bagas merasa begitu frustasi karena kesulitan untuk membujuk Trisna yang sepertinya sudah bulat ingin pergi ke rumah sakit tempat di mana dirinya dan juga beberapa temannya menetap di sana sampai saat ini.

" Kenapa kau berfikir bahwa aku tidak akan mampu untuk mengungkapkan kejadian di rumah sakit itu? Aku yakin kok dengan kemampuanku dan aku percaya bahwa aku bisa memberikan keadilan kepada semua korban yang ada di sana!" ucap Trisna yakin.

" Percayalah padaku Tris Aku hanya tidak mau kalau sampai terjadi hal yang buruk kepadamu! Setan-setan yang ada di rumah sakit itu sangat jahat dan tidak akan bisa membiarkanmu untuk mengusik ketenangan mereka!" ucap dokter Bagas masih belum menyerah untuk membujuk Trisna agar menggagalkan keinginannya untuk menyelidiki Rumah Sakit milik kakeknya.

Bagaimanapun dokter Bagas memiliki sebuah firasat yang buruk tentang niat Trisna untuk membuka tabir misteri yang ada di rumah sakit milik kakeknya.

Dokter Bagas tidak mengerti perasaan semacam apa yang saat ini sedang dia rasakan terhadap seorang Krisna yang dia tahu adalah seorang wanita hebat yang memiliki kemampuan Indigo dan juga bisa melihat masa lalu.

" Apa kau tahu? Aku melihat banyak sekali kesedihan dan juga dendam amarah di dalam hati para arwah yang sangat ini masih tersesat di rumah sakit dan tidak tahu jalan kembali. Dokter Bagas. Aku hanya ingin membantu mereka semuanya agar bisa beristirahat dengan tenang dan tidak harus bergentayangan terus di dunia yang fana ini. Katakan padaku Apakah kau tidak merasa lelah selama puluhan tahun hidup di dunia sebagai arwah gentayangan?" tanya Trisna sambil menatap tajam kepada dokter Bagas.

Dokter Bagas menundukkan kepalanya tampak bulir air mata mengalir di pipinya yang mulus dan terlihat begitu pucat.

" Memangnya kau pikir aku juga berbeda dengan yang lain aku juga ingin beristirahat dengan tenang dan melupakan urusan dunia yang begitu pelik dan sangat memusingkan! tetapi sampai saat ini jiwa dan rohku tertahan di rumah sakit dan aku tidak bisa meninggalkan tempat itu!" ucapan dokter Bagas benar-benar telah membuat Trisna terenyuh hatinya.

Hal itu malah semakin menguatkan keinginan dan juga tekad dari Trisna Untuk segera menyelesaikan misi berikutnya yaitu mengungkapkan tragedi yang terjadi di rumah sakit sekitar 50 tahun yang lalu.

Kebakaran hebat yang telah membunuh banyak orang dan mengakibatkan rumah sakit itu akhirnya tutup karena sudah sangat sulit untuk diperbaiki lagi mengingat tingkat kerusakan yang sudah hampir 80%.

Berdasarkan artikel yang dibaca oleh Trisna bahwa akibat dari kecelakaan itu telah mengakibatkan ratusan nyawa melayang sia-sia tanpa mendapatkan keadilan apapun dari pihak Kepolisian.

Padahal berdasarkan jiwa detektif seorang Trisna dia bisa melihat ada keganjilan di dalam kecelakaan besar yang menimpa rumah sakit itu.

Trisna membaca berita yang mengatakan bahwa setelah kejadian besar itu, kakeknya dokter Bagas tiba-tiba mendapatkan tender yang sangat besar dan sanggup membangun sebuah rumah sakit yang lebih mewah dan elit di Australia bahkan rumah sakit itu kini semakin besar dan sangat terkenal di dunia internasional.

Trisna curiga bahwa rumah sakit itu dijadikan sebagai tumbal untuk pesugihan dari pemilik Rumah Sakit itu.

Trisna bertekad dan berjanji kepada dirinya sendiri bahwa dia akan mengungkapkan kejadian besar di balik kecelakaan yang ada di rumah sakit yang menyimpan senjata misteri hingga saat ini.

Banyak pihak yang sudah berusaha untuk menyelidiki tapi sampai saat ini belum memiliki titik terang tentang penyebab dari kecelakaan itu.

" Percayalah dokter Bagas. Asal kau mau membantuku dan juga sahabatku untuk bisa mengupas tuntas kejadian memilukan di rumah sakit milik kakekmu itu. Percayalah aku pasti bisa membantumu untuk membebaskan jiwa-jiwa yang terkurung di dalam rumah sakit itu dan tidak bisa keluar hingga saat ini setelah puluhan tahun lamanya kejadian kebakaran yang menimpa Rumah Sakit milik kakekmu itu!" ucap Trisna dengan begitu penuh keyakinan.

Dokter Bagas terkesiap mendengarkan penuturan dari Trisna yang mengetahui bahwa rumah sakit itu adalah milik kakeknya.

" Katakan padaku dari mana kau tahu bahwa rumah sakit itu milik kakekku?" tanya Dokter Bagas benar-benar bingung.

Padahal seingatnya dia tidak pernah bercerita bahwa dirinya adalah cucu dari pemilik rumah sakit itu.

" Aku membaca artikel tentang kejadian di rumah sakit itu. Banyak sekali artikel yang menceritakan tentang kakekmu yang sekarang sudah sukses dan berhasil membangun sebuah rumah sakit internasional di Australia. Bahkan sampai sekarang popularitasnya terus saja menanjak dan tidak bisa terkalahkan oleh Rumah Sakit manapun!" ucap Trisna.

Dokter Bagas tampak terkesiap ketika dia mendengarkan keterangan dari Trisna yang mengatakan bahwa kakeknya sekarang sudah sukses besar dan memiliki Rumah Sakit internasional di luar negeri.

Terpopuler

Comments

Hariyanti Katu

Hariyanti Katu

kasihan dr bagas🫢wkt kjadian trsbu intrnet blum trrlu canggih😆

2024-11-17

0

lihat semua
Episodes
1 1. Jeritan Tengah Malam Di Rumah Kosong
2 2. Kedatangan Trisna
3 Bab 3. Hari pertama Trisna dan Rara di desa Cemara.
4 4. Menyelidiki Rumah kosong
5 Bab 5. Trisna masuk rumah sakit
6 6. Masa sih?
7 7. Usaha dr. Bagas
8 8. Penyelidikan yang menegangkan
9 9. Tegang
10 Bab 10. Terbongkar
11 11. Selamat tinggal
12 12. Keputusan Besar
13 13. Kenapa?"
14 14. Harus bagaimana?
15 15. Cerita
16 16. Aku ikut!
17 17. Persiapan
18 18. Flash back
19 19. Berjuang
20 20. Menyerah??
21 21. Kepayahan
22 22. Berdiskusi
23 23. Penyesalan
24 24. Kenapa?
25 25. Kritis
26 26. Harus bagaimana?
27 27. Pusing
28 28. Kalah
29 29. Usaha Kyai Ilham
30 30. Musnahkah?
31 31. Pikirkan!
32 32. Kuasa Ilahi
33 33. Terima atau tolak??
34 34. Menikah
35 35. Sedih
36 36. Merajuk
37 37. Pesta sang ratu
38 38. Pesona Kenzo
39 39. Perkawinan Ratu Siluman Buaya
40 40. Trisna bersedih
41 41. Menemui Genta
42 42. Perjuangan Dokter Bagas
43 43. Akhirnya
44 44. Bertemu tanpa sengaja
45 45. Amarah
46 46. Kau harus jadi milikku!!
47 47. Mencari Rara
48 48. Ketemu Kyai Besar
49 49. Bujukan??
50 50. Usaha Zaenal dan Kyai Ilham
51 51. Terus usaha
52 52. Kesal
53 53. Tekad Kenzo
54 54. Kedatangan Kyai Ibrahim
55 55. Akur??
56 56. Ok!!
57 57. Usaha menyelamatkan
58 58. Usaha Bersama
59 59. Usaha Mengulur waktu
60 60. Syukurlah
61 61. Kesal
62 62. Bercanda
63 63. Tenang
64 64. Selamat juga
65 65. Amarah Sang Ratu
66 66. Amarah Abi Saka
67 67. Hampir terpergok
68 68. Terus terang
69 69. Misteri terkuak
70 70. Yang harus terjadi, terjadilah!!
71 71. Berjuang
72 72. Gangguan
73 73. Terbukanya pintu gerbang
74 74. Sabar selalu
75 75. Usaha terus
76 76. Apa harus?
77 77. Kembalilah
78 78. Happy Ending
79 Promo dan pengumuman novel terbaru author
80 80. Pengumuman novel baru author
Episodes

Updated 80 Episodes

1
1. Jeritan Tengah Malam Di Rumah Kosong
2
2. Kedatangan Trisna
3
Bab 3. Hari pertama Trisna dan Rara di desa Cemara.
4
4. Menyelidiki Rumah kosong
5
Bab 5. Trisna masuk rumah sakit
6
6. Masa sih?
7
7. Usaha dr. Bagas
8
8. Penyelidikan yang menegangkan
9
9. Tegang
10
Bab 10. Terbongkar
11
11. Selamat tinggal
12
12. Keputusan Besar
13
13. Kenapa?"
14
14. Harus bagaimana?
15
15. Cerita
16
16. Aku ikut!
17
17. Persiapan
18
18. Flash back
19
19. Berjuang
20
20. Menyerah??
21
21. Kepayahan
22
22. Berdiskusi
23
23. Penyesalan
24
24. Kenapa?
25
25. Kritis
26
26. Harus bagaimana?
27
27. Pusing
28
28. Kalah
29
29. Usaha Kyai Ilham
30
30. Musnahkah?
31
31. Pikirkan!
32
32. Kuasa Ilahi
33
33. Terima atau tolak??
34
34. Menikah
35
35. Sedih
36
36. Merajuk
37
37. Pesta sang ratu
38
38. Pesona Kenzo
39
39. Perkawinan Ratu Siluman Buaya
40
40. Trisna bersedih
41
41. Menemui Genta
42
42. Perjuangan Dokter Bagas
43
43. Akhirnya
44
44. Bertemu tanpa sengaja
45
45. Amarah
46
46. Kau harus jadi milikku!!
47
47. Mencari Rara
48
48. Ketemu Kyai Besar
49
49. Bujukan??
50
50. Usaha Zaenal dan Kyai Ilham
51
51. Terus usaha
52
52. Kesal
53
53. Tekad Kenzo
54
54. Kedatangan Kyai Ibrahim
55
55. Akur??
56
56. Ok!!
57
57. Usaha menyelamatkan
58
58. Usaha Bersama
59
59. Usaha Mengulur waktu
60
60. Syukurlah
61
61. Kesal
62
62. Bercanda
63
63. Tenang
64
64. Selamat juga
65
65. Amarah Sang Ratu
66
66. Amarah Abi Saka
67
67. Hampir terpergok
68
68. Terus terang
69
69. Misteri terkuak
70
70. Yang harus terjadi, terjadilah!!
71
71. Berjuang
72
72. Gangguan
73
73. Terbukanya pintu gerbang
74
74. Sabar selalu
75
75. Usaha terus
76
76. Apa harus?
77
77. Kembalilah
78
78. Happy Ending
79
Promo dan pengumuman novel terbaru author
80
80. Pengumuman novel baru author

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!