Bab 10. Terbongkar

Trisna dan Rara sangat tegang karena mereka berdua benar-benar sedang dikepung oleh hantu-hantu yang ada di dalam rumah kosong tersebut.

Terlihat ayahnya Abigail dan juga Abigail terus mendesak mereka berdua dengan wajah yang menyeamkan dan menginginkan nyawa mereka. Keadaan di rumah itu benar-benar sangat mencekam dan sangat menakutkan bagi kedua gadis itu.

" Tris, gimana ini? Aku takutt!! " Ucap Rara sambil berbisik ke telinga Trisna dengan raut wajah pucat dan keringat dingin yang mulai membasahi baju nya.

" Tenang Ra!! Semua nya pasti ada jalan keluarnya kok!! Mari kita bangkit dan sama-sama keluar dari rumah terkutuk ini! " Ucap Trisna dengan raut wajah yang berpura-pura semangat demi membuat sahabatnya tenang dan tidak khawatir. Padahal aslinya dirinya juga sudah ketar ketir dan ketakutan sejak tadi.

Akan tetapi Trisna tidak mau menjatuhkan mental Rara yang saat ini benar-benar sedang ketakutan menghadapi setan-setan yang sudah mengepung mereka.

Mereka berdua mencoba berfikir keras dan akhirnya menemukan cara agar bisa membuat hantu-hantu itu pergi.

Trisna dan Rara mencoba membaca doa-doa rukyah yang dia bisa dan menyemprotkan air rukyah yang sudah di siapkan oleh Trisna ketika mereka hendak datang ke rumah kosong itu ke pada para hantu dan setan yang ada disitu kecuali dokter Bagas.

" Arghhh.... Berhenti!!! " Ucap ayahnya Abigail dan juga Abigail ada disitu, yang merasa kepanasan karena air rukyah yang sudah disemprotkan oleh Trisna dan Rara.

Ayahnya Abigail dan Abigail terlihat sangat marah. Kemudian mereka pun menghilang dan Trisna bersama Rara pun melanjutkan perjalanan mereka untuk mencari mayat para hantu yang ada di rumah itu.

" Kira-kira dimana mayat itu yah? " Tanya Rara kepada Trisna dengan memegang senter yang ada ditangannya.

" Hmm.... Aku juga tak tahu Ra!! Kita lanjut cari saja!! " Jawab Trisna dengan raut wajah bingung dan berusaha tetap tegar walaupun aslinya udah lemes sekujur tubuh sejak tadi.

Trisna pun mendapatkan petunjuk dari giok hitam yang dimiliki oleh Trisna yang merupakan warisan dari leluhurnya yang bisa melihat kejadian masa lalu. Dengan Trisna memegang giok hitam itu di telapak tangannya dan membacakan mantra-mantra yang dikhususkan untuk membuka tabir masa lalu di rumah itu.

Trisna pun dibawa kedalam masa lalu ketika terjadi pembunuhan yang sangat sadis dan sangat menyeramkan.

Teriakan ditengah malam yang berasal dari salah satu rumah mewah yang ada di desa Cemara. Pemilik Rumah itu adalah keluarga paling kaya di desa Cemara. Akan tetapi terkenal sangat kikir dan juga sombong yang akhirnya mengundang komplotan perampok untuk merampok mereka dan mengakhiri kesombongan pemilik Rumah itu.

Tampak perempuan yang sedang dicabik-cabik oleh para perampok menggunakan pisau hingga tewas dengan sangat mengenaskan dan menyedihkan.

Bayi dibunuh dengan cara dicekik hingga akhirnya meninggal karena kehabisan nafas!! Tangisan bayi itu sangat membuat kakak dari bayi tersebut tak tega ketika mendengarnya.

Hingga akhirnya saat kakak dari bayi itu yang bernama Abigail pun mencoba bangkit untuk menyelamatkan adik kesayangannya, dia pun dipukul menggunakan lampu dengan sangat keras hingga akhirnya tewas dengan darah yang sangat banyak.

Semuanya terjadi dirumah itu pada malam hari, dan akhirnya membuat anggota keluarga di rumah itu berisi dengan darah dari para penghuni rumah yang pada malam hari itu menjadi korban pembantaian para perampok yang sangat kejam dan sadis.

Cat rumah yang tadinya putih sekarang menjadi merah karena bercak darah yang menyembur ke dinding dan tercium bau sangat amis.

Para perampok itu pun membawa satu persatu mayat itu ke arah tong air yang ada dirumah itu, kemudian di ceburkan kedalam tong itu dan dikunci rapat oleh penutup tong tersebut.

Trisna pun terjatuh dan langsung Rara tangkap menggunakan kedua tangan nya.

" Tris, kamu gak papa kan? " Tanya Rara kepada Trisna yang tampak tak sadarkan diri.

Namun beberapa menit kemudian Trisna pun tersadar dari pingsannya.

" Ra, aku gak kuat banget ngeliat semua yang terjadi pada mereka!! Kasian banget!! Aku gak tega!" ucap Trisna dengan raut wajah yang sangat pucat karena shock melihat semua kejadian yang terjadi di rumah itu dimasa lalu.

" Tenangin diri Lo dulu, terus istighfar yah!" ucap Rara sambil mengelus bahu Trisna yang masih terduduk.

Rara pun mengambil air minum yang ada didalam tas yang mereka bawa dari kostan.

" Nih minum dulu!! " Ucap Rara sambil mengulurkan botol yang berisi air.

" Makasih yah!! " Ucap Trisna sambil tersenyum kearah Rara dengan tangan kanan yang menerima botol minum tersebut.

Dokter Bagas mendekati Trisna yang baru saja bangun dari pingsannya dia ingin memastikan keadaan Trisna baik-baik saja.

Suasana di rumah kosong itu benar-benar sangat mencekam. Setan-setan yang tadi sempat pergi sekarang berdatangan lagi dengan membawa bantuan dari luar rumah kosong.

" Bagaimana keadaanmu sekarang?" Tanya Dokter Bagas mendekati Trisna yang tadi sudah selesai meminum minuman yang ditawarkan oleh Rara.

" Saya sudah lebih baik dokter terima kasih!" ucap Trisna sambil tersenyum kepada dokter Bagas yang begitu perhatian kepadanya.

" Ingat kalian harus berhati-hati selama berada di dalam rumah ini jangan sampai pikiran kalian kosong ingat selalu untuk berdzikir agar kalian tetap dilindungi oleh Allah!" nasehat dokter Bagas kepada Trisna dan Rara yang langsung disetujui oleh mereka berdua.

" Dokter Bagas tadi aku melihat gambaran dari masa lalu yang terjadi di rumah ini. Ternyata mayat-mayat yang mati di rumah ini disembunyikan di tong air yang ada di rootrof rumah ini. Kita harus mengeluarkan mayat mereka dari sana. Kemudian menguburkan mereka agar mereka bisa kembali ke alam baqa dan bisa beristirahat dengan tenang!" ucap Trisna menerangkan Apa yang dia lihat Setelah dia menggunakan giok hitam warisan leluhurnya untuk melihat kejadian di masa lalu yang ada di rumah itu.

Dokter Bagas terlihat diam seperti sedang berpikir tentang apa yang dikatakan oleh Trisna kepadanya tentang mayat yang disembunyikan di dalam tong air.

" Kalian berdua beristirahatlah dulu. Aku akan menghadapi setan-setan dari luar itu. Sehingga gerak langkah kalian akan semakin ringan untuk menemukan mayat-mayat itu.

Trisna dan Rara pun menuruti apa yang dikatakan oleh dokter Bagas. Mereka beristirahat sambil terus membaca ayat-ayat suci Alquran di dalam hati mereka. Meminta perlindungan kepada Allah agar mereka selalu dilindungi dari gangguan setan yang terkutuk yang saat ini sedang mengepung mereka dan mengancam nyawa mereka.

Setelah Trisna dan Rara pun selesai beristirahat, mereka berdua pun melanjutkan perjalanan menuju rootrof untuk melihat tong air yang Trisna lihat didalam petunjuk tadi.

Episodes
1 1. Jeritan Tengah Malam Di Rumah Kosong
2 2. Kedatangan Trisna
3 Bab 3. Hari pertama Trisna dan Rara di desa Cemara.
4 4. Menyelidiki Rumah kosong
5 Bab 5. Trisna masuk rumah sakit
6 6. Masa sih?
7 7. Usaha dr. Bagas
8 8. Penyelidikan yang menegangkan
9 9. Tegang
10 Bab 10. Terbongkar
11 11. Selamat tinggal
12 12. Keputusan Besar
13 13. Kenapa?"
14 14. Harus bagaimana?
15 15. Cerita
16 16. Aku ikut!
17 17. Persiapan
18 18. Flash back
19 19. Berjuang
20 20. Menyerah??
21 21. Kepayahan
22 22. Berdiskusi
23 23. Penyesalan
24 24. Kenapa?
25 25. Kritis
26 26. Harus bagaimana?
27 27. Pusing
28 28. Kalah
29 29. Usaha Kyai Ilham
30 30. Musnahkah?
31 31. Pikirkan!
32 32. Kuasa Ilahi
33 33. Terima atau tolak??
34 34. Menikah
35 35. Sedih
36 36. Merajuk
37 37. Pesta sang ratu
38 38. Pesona Kenzo
39 39. Perkawinan Ratu Siluman Buaya
40 40. Trisna bersedih
41 41. Menemui Genta
42 42. Perjuangan Dokter Bagas
43 43. Akhirnya
44 44. Bertemu tanpa sengaja
45 45. Amarah
46 46. Kau harus jadi milikku!!
47 47. Mencari Rara
48 48. Ketemu Kyai Besar
49 49. Bujukan??
50 50. Usaha Zaenal dan Kyai Ilham
51 51. Terus usaha
52 52. Kesal
53 53. Tekad Kenzo
54 54. Kedatangan Kyai Ibrahim
55 55. Akur??
56 56. Ok!!
57 57. Usaha menyelamatkan
58 58. Usaha Bersama
59 59. Usaha Mengulur waktu
60 60. Syukurlah
61 61. Kesal
62 62. Bercanda
63 63. Tenang
64 64. Selamat juga
65 65. Amarah Sang Ratu
66 66. Amarah Abi Saka
67 67. Hampir terpergok
68 68. Terus terang
69 69. Misteri terkuak
70 70. Yang harus terjadi, terjadilah!!
71 71. Berjuang
72 72. Gangguan
73 73. Terbukanya pintu gerbang
74 74. Sabar selalu
75 75. Usaha terus
76 76. Apa harus?
77 77. Kembalilah
78 78. Happy Ending
79 Promo dan pengumuman novel terbaru author
80 80. Pengumuman novel baru author
Episodes

Updated 80 Episodes

1
1. Jeritan Tengah Malam Di Rumah Kosong
2
2. Kedatangan Trisna
3
Bab 3. Hari pertama Trisna dan Rara di desa Cemara.
4
4. Menyelidiki Rumah kosong
5
Bab 5. Trisna masuk rumah sakit
6
6. Masa sih?
7
7. Usaha dr. Bagas
8
8. Penyelidikan yang menegangkan
9
9. Tegang
10
Bab 10. Terbongkar
11
11. Selamat tinggal
12
12. Keputusan Besar
13
13. Kenapa?"
14
14. Harus bagaimana?
15
15. Cerita
16
16. Aku ikut!
17
17. Persiapan
18
18. Flash back
19
19. Berjuang
20
20. Menyerah??
21
21. Kepayahan
22
22. Berdiskusi
23
23. Penyesalan
24
24. Kenapa?
25
25. Kritis
26
26. Harus bagaimana?
27
27. Pusing
28
28. Kalah
29
29. Usaha Kyai Ilham
30
30. Musnahkah?
31
31. Pikirkan!
32
32. Kuasa Ilahi
33
33. Terima atau tolak??
34
34. Menikah
35
35. Sedih
36
36. Merajuk
37
37. Pesta sang ratu
38
38. Pesona Kenzo
39
39. Perkawinan Ratu Siluman Buaya
40
40. Trisna bersedih
41
41. Menemui Genta
42
42. Perjuangan Dokter Bagas
43
43. Akhirnya
44
44. Bertemu tanpa sengaja
45
45. Amarah
46
46. Kau harus jadi milikku!!
47
47. Mencari Rara
48
48. Ketemu Kyai Besar
49
49. Bujukan??
50
50. Usaha Zaenal dan Kyai Ilham
51
51. Terus usaha
52
52. Kesal
53
53. Tekad Kenzo
54
54. Kedatangan Kyai Ibrahim
55
55. Akur??
56
56. Ok!!
57
57. Usaha menyelamatkan
58
58. Usaha Bersama
59
59. Usaha Mengulur waktu
60
60. Syukurlah
61
61. Kesal
62
62. Bercanda
63
63. Tenang
64
64. Selamat juga
65
65. Amarah Sang Ratu
66
66. Amarah Abi Saka
67
67. Hampir terpergok
68
68. Terus terang
69
69. Misteri terkuak
70
70. Yang harus terjadi, terjadilah!!
71
71. Berjuang
72
72. Gangguan
73
73. Terbukanya pintu gerbang
74
74. Sabar selalu
75
75. Usaha terus
76
76. Apa harus?
77
77. Kembalilah
78
78. Happy Ending
79
Promo dan pengumuman novel terbaru author
80
80. Pengumuman novel baru author

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!