Malam ini adalah malam yang naas untuk Yunan dan Dara, mereka dituduh melakukan sesuatu yang tidak mereka lakukan. Mereka digiring oleh sejumlah masyarakat ke rumah Pak RT.
Dara sudah sadar dari mabuknya, dia tidak mengerti mengapa dia harus digrebek bersama Yunan. Sangat tidak masuk akal, bagaimana mungkin dia menjalani hubungan dengan seorang bocah.
"Tunggu sebentar Pak RT, ini gak benar, bagaimana mungkin aku memiliki hubungan dengan seorang bocah."
Yunan tidak terima disebut bocah, "Bocah? Aku yang sudah menolong kamu dari preman-preman itu, apa orang sekuat aku harus dibilang bocah?"
"Berarti kamu juga kuat di atas ranjang dong." timpal Pak RT.
"Saya masih polos Pak dalam hal begituan, nonton video por-no aja gak pernah, beneran." Yunan mencoba meyakinkan Pak RT.
"Iya, Pak. Dia itu murid saya. Mana mungkin kami melakukannya yang tidak-tidak." Dara juga mencoba meyakinkan Pak RT.
Ibu pemilik kosan keukeuh dengan apa yang dia lihat, "Saya melihat dengan mata kepala sendiri mereka sedang nganu, Pak RT."
Pak RT lebih mempercayai ucapan Ibu kosan. "Ya sudah kita nikahkan mereka saja."
Dara dan Yunan terkejut mendengarnya. "Menikah?"
"Janganlah Pak, saya masih muda, masih anak SMA, masa saya harus punya istri." Yunan menolak dinikahkan dengan Dara.
Dara juga sama, dia tidak sudi menikah dengan murid terbandel di sekolah. "Iya, Pak, jangan nikahkan kami. Aku gak mau menikah dengan seorang bocah kayak dia."
Gak kebayang kalau memiliki suami seperti Yunan, Dara akan dibuat stress setiap hari, tidak peduli dia anak dari pemilik tempat dia bekerja, karena dia masih mencintai kakak tirinya Yunan.
"Nikahkan saja mereka, dan mulai malam ini mbak Dara harus angkat kaki dari kosan saya, sudah tiga bulan mbak nunggak lho." bentak ibu kosan kepada Dara.
Dara dan Yunan tetap tidak mau dinikahkan, "Tapi..."
Pak RT tetap pada pendiriannya, dia memberikan sebuah ancaman. "Kalian pilih saja mau dinikahkan atau mau diviralkan?"
Yunan dan Dara tidak bisa berkutik diberikan ancaman seperti itu.
...****************...
Malam ini Dara dan Yunan telah resmi menjadi sepasang suami-istri dalam ikatan pernikahan siri, mereka nampak mematung di depan sebuah mini market, sementara di depan mereka ada koper besar milik Dara.
Yunan rasanya tidak percaya, bagaimana bisa siswa SMA yang suka ugal-ugalan dan dan tidak bisa diatur, tiba-tiba dia memiliki seorang istri, yang membuat dia kesal istrinya itu adalah guru paling menyebalkan di sekolah.
Apalagi Dara, mimpi apa semalam sampai dia bisa menikah dengan seorang bocah yang usianya lebih muda 5 tahun dengannya.
"Gara-gara kamu aku diusir dari kosan, aku difitnah yang bukan-bukan." celotehan Dara. Dia menyalahkan Yunan.
"Seharusnya aku yang marah, aku yang sudah nolong kamu, tapi aku malah dibuat susah seperti ini." Yunan tidak terima disalahkan.
"Kamu?" Dara tidak suka jika Yunan mengatakan kamu pada Dara, "Aku ini guru kamu, bicara yang sopan."
Yunan menghela nafas, "Apa ada seorang suami memanggil istrinya ibu, gak kan?"
"Arrrggghhh!" Dara mengacak-acak rambutnya sendiri, "Jadi benaran kita sekarang suami istri?"
Yunan tak menjawab, dia juga masih belum bisa menerimanya.
"Astaga, aku harus kemana sekarang? Mana gaji aku yang bulan ini buat bayar uang kosan ke ibu Lina." keluh Dara.
"Kamu lupa ya, kamu kan sudah menjadi istri aku, ya ikut apartemen aku lah." Yunan mengatakannya dengan nada jengkel.
Dara mengigit bibir bawahnya, dia tidak ada pilihan lain, tidak mungkin dia meminta bantuan pada Novan, dia merasa malu padanya karena sudah mengungkapkan perasaannya.
Dara rasa tidak ada salahnya dia tinggal di apartemen Yunan, mereka tidak akan berdosa tinggal bersama disana, toh mereka sudah menjadi suami istri. Dia bisa tinggal disana selama satu bulan, lalu memutuskan ikatan pernikahan mereka yang secara siri itu.
Dara yakin pria bocah seperti Yunan mana tau tentang kewajiban suami istri, apalagi dalam urusan ranjang. Jadi saat mereka berpisah, mereka berpisah tanpa meninggalkan bekas apapun, tetap seperti gadis dan perjaka tulen, tidak ada yang namanya janda dan duda, asalkan mereka bisa jaga rahasia.
"Ya udah, aku akan ikut kamu. Aku akan tinggal selama satu bulan di apartemen kamu, setelah itu kita anggap saja tidak terjadi apa-apa diantara kita. Jadi jangan ada yang tau kita menikah siri, deal?" Dara mengulurkan tangannya kepada Yunan, untuk membentuk sebuah perjanjian.
Yunan menjabat tangan Dara, "Oke, deal."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 145 Episodes
Comments
YANI AHMAD
seorang guru masa iya nunggak sewa kosan sampai 3 bulan, kalau bikin cerita yg agak realistis dikit lah thor, hadeuhhh /Gosh//Gosh//Gosh/
2025-02-13
0
supriadi basri
Yunan nikah aja.. nanti kalo dah pergi dr tempat Rt.. lasungceraikan aja si Dara.. buat apa punya istri ga jelas masin gadis apa dah bolong.... jadi ga perlu ada rahasia yg harus ditutupi disekolah..
2024-11-27
1
supriadi basri
pantes ja Dara ngebet sama Devan.. ternyata Dara gadis melarat.. pengen hidup mewa sama Devan yg anak orang kaya.. rela diobok obok duluan sama Devan sebelum dinikahin..
2024-11-27
0