Ghullian (Makhluk Bayangan)

Ghullian (Makhluk Bayangan)

Prolog: Hutan Ghul

(Dua episode awal novel ini bisa dibaca, bisa juga di skip. Karena dua episode awal ini hanya berisi tentang penjelasan detail tentang Dunia Ghullian. Jadi buat yang mau skip tentang sejarah Ghullian, bisa langsung baca episode ke 3 aja ya.. happy reading..)

***

Alkisah jauh di sisi Barat  pinggiran dataran desa Jati, terdapat hutan rimba yang tak terjamah oleh tangan manusia. Hutan itu bernama hutan Ghul.

Hutan Ghul sisi luarnya ditumbuhi oleh pepohonan Akash setinggi 35-40 meter. Dengan ranting-ranting panjang dan meliuk-liuk hingga ke tanah, membuat orang-orang kesulitan untuk bisa masuk ke dalam hutan.

Ditambah pula kealotan rantingnya yang bak sekeras besi, sehingga jika ada seseorang yang ingin menggergaji ranting pepohonan itu pun akan segera menyerah. Ini seolah menegaskan bahwa tak ada yang bisa memasuki hutan itu.

Setiap awal musim hujan, ranting pohon Akash dihiasi oleh buah berwarna ungu pekat mengkilat. Buah Akash berukuran sekepalan tangan orang dewasa dan jika sudah matang akan mengeluarkan aroma  harum yang sangat menggoda.

Tapi, jangan coba-coba untuk memakan buah ungu mengkilat tersebut. Karena buah Akash memiliki racun yang sangat mematikan.

Pernah terjadi sebuah tragedi bertahun-tahun yang lalu. Saat itu terdapat sekelompok anak usia sekitar 10-13 tahun yang sedang bermain di pinggiran hutan Ghul.

Karena kelelahan usai bermain, anak-anak tersebut tergoda oleh keharuman buah Akash. Acuh pada peringatan orangtua mereka untuk tidak mendekati apalagi memakan buah pohon Akash, mereka pun memakannya.

Di gigitan pertama dan kedua, anak-anak tersebut masih merasa nikmat memakan buah ungu mengkilat tersebut. Tapi di gigitan ketiga, tetiba saja semua anak tersebut langsung merasakan nyeri hebat di kepala dan akhirnya terkapar mati segera.

Seorang petani yang baru pulang dari sawah lah yang menemukan kesembilan anak malang tersebut. Ketika ditemukan, bibir dan seluruh kuku mayat anak-anak itu telah berwarna ungu.

Dan yang paling mengerikan adalah, mata mereka yang tak memejam, menampilkan bola mata yang berubah pula menjadi warna ungu. Naas. Sungguh naas.

Itulah sebabnya, penduduk yang tadinya tinggal di pinggiran hutan Ghul kini telah pindah. Mereka menjauh dari daya pikat nan mematikan pohon Akash untuk menghindari terulangnya tragedi itu.

Kini, hutan Ghul seolah hidup menyendiri di dataran pinggir desa Jati. Tak ada lagi yang ingin mencoba untuk mendekatinya apalagi memasukinya.

Benarlah keputusan penduduk untuk tidak memasuki hutan Ghul. Karena jikalau pun ada yang berhasil melewati liukan ranting pohon Akash, maka mereka tak akan bisa selamat ketika menghadapi tanaman Duri.

Seperti namanya, tanaman Duri adalah tanaman rambat yang berduri. Tanaman ini tumbuh di tepian dalam hutan Ghul setelah pohon Akash.

Tanaman Duri memang tidak beracun. Namun ketajaman duri tanaman ini cukup mengerikan. Dengan panjang duri rata-rata hingga 5 cm, cukup bisa membuat luka dalam ketika ada yang tertusuk olehnya.

Lebih dalam lagi setelah Pohon Akash dan tanaman  rambat Duri, terdapat tanah lapang yang berlubang-lubang. Lubang berdiameter 30 cm itu merupakan jalan masuk menuju sarang Kutu Kant.

Kutu Kant merupakan serangga kutu yang memiliki ukuran tubuh sebesar kucing kampung dengan jumlah kaki antara 6-8. Dengan kaki-kaki itulah kutu Kant mampu berjalan cepat dengan kecepatan jalan 25km/jam. Siapapun manusia yang pernah menjumpai serangga berukuran besar ini tak akan bisa lepas dari kejarannya.

Kutu Kant termasuk hewan nocturnal (hewan yang aktif di malam hari) oleh sebab matanya yang sangat sensitif pada cahaya. Itulah sebabnya ia tinggal dalam lubang-lubang yang digalinya sendiri dengan kedalaman lubang hingga lima meter di bawah tanah.

Kutu Kant sangat bergantung pada cula miliknya yang ada di antara kedua matanya. Cula Kutu Kant berbentuk melengkung hingga menempel ke tanah ketika ia berjalan.

Cula ini berfungsi untuk menangkap getaran makhluk hidup yang berada dalam jangkauan 20 meter darinya. Jadi setiap pergerakan sekecil apapun mampu dirasakan oleh cula Kutu Kant.

Kutu Kant termasuk serangga pemakan darah. Ia menghisap darah manusia atau hewan-hewan besar yang sedang tidur.

Jika tak bisa menemukan manusia atau hewan besar, Kutu Kant pun berlaku kanibal. Umumnya Kutu Kant yang sudah tua lah yang akan dimangsa oleh kutu Kant yang lebih muda. Rata-rata usia kutu Kant sejak menetas adalah 8 tahun.

Umumnya kutu Kant dijumpai di sekitar kawasan pohon Ning, pohon dengan warna getah seperti darah. Getah pohon Ning juga menjadi minuman favorit kutu Kant sebelum berhibernasi sembari mengeram telur-telurnya.

Dalam setiap proses mengeram, biasanya terdapat dua sampai tiga butir telur di sarang. Sebagai hewan hermaprodit, kutu Kant mampu bertelur hingga empat kali setiap tahunnya. Dengan masa mengeram (hibernasi) selama 39 hari.

Di sebelah dalam hutan Ghul setelah terdapat tanah-tanah berlubang milik kutu Kant, terdapat pula kawasan kecil lahan yang ditumbuhi pohon-pohon Ning.

Pohon Ning mirip seperti pohon cemara dengan tinggi rata-rata 2-3 meter. Diameter batangnya sekitar 12 cm, membuatnya tampak  sebagai pohon yang ramping.

Jumlah ranting yang tak terlalu banyak serta daun hijau yang cukup jarang membuat pohon Ning seringkali tampak seperti  sedang menari manakala ada angin yang menerpanya.

Pohon Ning secara kasat mata memang seperti pohon biasa, namun sebenarnya pohon Ning adalah ratunya pohon di bumi yang cukup ditakuti.

Karena apa? karena pohon Ning mengeluarkan aroma memikat yang membuat makhluk hidup jadi tertarik untuk mendekatinya dan tidur di dekatnya.

Setiap makhluk hidup yang sudah tertidur karena aroma pohon Ning, akan kesulitan untuk sadar kembali karena ia akan memimpikan hal-hal yang paling diharapkannya untuk terjadi. Dan oleh karena makhluk hidup itu sulit sadar, maka lambat laun pun mereka akan mati kelaparan dalam tidurnya.

Sejauh ini hanya ada satu makhluk hidup yang dapat hidup berdampingan dengan pohon Ning, yaitu kutu Kant. Mungkin ini juga disebabkan oleh matinya indera penciuman milik kutu Kant. Sehingga aroma pohon Ning sama sekali tak berpengaruh pada kutu besar itu.

Nah. Lebih masuk ke dalam hutan lagi, yang mana adalah pusatnya hutan Ghul, terdapat hamparan tanah kosong dan kering. Hanya terlihat beberapa puing bangunan berbentuk tiang, tangga-tangga, juga patung chimera, patung berbadan kambing, berekor ular dan berkepala singa. Area lapang ini berbentuk persegi panjang dengan luas sekitar 700 meter persegi.

Meski area ini terbilang lapang, entah kenapa sinar matahari yang sampai ke tempat ini tidak menyengat mata. Terlihat selalu ada awan yang menutupi matahari persis di atas area pusat hutan Ghul.

Seolah-olah sinar matahari terlarang untuk daerah lapang tersebut. Hanya malam saja sumber cahaya (bulan) bisa nampak terang tanpa penghalang awan. Entah sabit, bulan separuh, hingga bulan purnama, cahayanya seolah dipancarkan sangat terang  ke pusat hutan Ghul itu.

Memang sejauh ini ada sangat sedikit manusia yang bisa menembus hingga ke jantung hutan Ghul. Sehingga tak banyak pula yang bisa menyaksikan bagaimana rupa  suasana malam di area pusat hutan Ghul tersebut.

Bahkan mungkin belum ada yang mengetahui bahwa setiap kali malam tiba, area kosong yang pada siang harinya hanya menampakkan bekas-bekas tiang suatu bangunan, telah berganti menjadi pemandangan lain yang menakjubkan.

Sebuah istana yang terbuat dari kristal berwarna ungu pekat mengkilat, telah berdiri dengan megahnya di sana. Di pusat hutan Ghul sana. Istana itu bernama istana Ghul.

Istana Ghul merupakan pusat hunian para kaum Ghullian. Kaum Ghullian sendiri adalah kaum bayangan yang umumnya menempati daerah-daerah gelap.

Wujud sesosok Ghullian mirip dengan manusia. Hanya saja tubuh mereka berwarna hitam legam, seperti lazimnya sebuah bayangan.

***

Terpopuler

Comments

John Singgih

John Singgih

horror kali pembukaannya ya

2023-07-13

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!