BAB 18- Untuk Ajeng

Rudi marah-marah, istrinya yang tidak tahu apapun menjadi sasaran tangan kasarnya. Dia bahkan mendorong wanita muda itu hingga terjerembab ke lantai, untungnya kedua orangtua Rudi ada di tempat, segera menolong menantu mereka.

‘Kamu itu kenapa Rud? Ada masalah di tempat kerja jangan marah sama istri’

“Argh … Aksa si@l4n. Tapi dia sekarang pengangguran, seharusnya semakin miskin. Oh apa melamar kerja jadi sopir?” Rudi seperti orang kehilangan akal, dia tertawa sendirian dan mengacak rambut klimisnya.

“Tenang Rud, mana mungkin itu Aksa, dia itu hanya gembel. Kehidupannya tidak lebih baik dari aku.” Kata hati Rudi berusaha menenangkan dirinya sendiri yang dilanda panik.

Bagaimana tidak panik, Rudi tercengang melihat Aksa dalam keadaan baik-baik saja bahkan sangat baik, ditambah pakaian yang dikenakan semua merk terkenal. Harganya tentu Rudi tahu, dia sering mencari barang-barang keinginannya, dengan harapan bisa membeli suatu hari nanti.

Belum lagi mobil mewah itu, biasanya Rudi hanya melihat di aplikasi berlogo ‘Y’ tapi sore ini Aksa mengendarainya, ya kalau bukan sopir, mana mungkin pemiliknya kan? Pikir Rudi.

**

Di sisi lain

Aksa sedang duduk dalam pesawat, melihat ke arah luar, langit Asia sebentar lagi gelap, benar-benar gelap. Jujur dia berat meninggalkan Ajeng, kalau boleh, pasti membawa istrinya pergi jauh, tapi mengingat banyak kesalahpahaman diantara mereka, Aksa merasa perlu menyelesaikan satu per satu.

Tidak mungkin membawa istrinya dalam kemelut yang ada. Dia juga tak ingin Maya dan Danang mengetahui identitasnya, ya jangan sekarang. Cukuplah Aksara dikenal sebagai menantu sampah yang terkenal di komplek perumahan kalangan menengah itu.

“Tuan, ada sesuatu yang salah?” Elang menoleh, memperhatikan bosnya, dia juga bertanya-tanya apa yang ada di pikiran seorang Aksara.

“Aksa, apa yang kau pikirkan? Jangan bilang istrimu. Ck, wanita lagi, jauhi wanita itu Aksa, dia hanya akan membuatmu lemah, kau harus kuat. Cwell Group membutuhkanmu, nasib jutaan pegawai ada di tanganmu Aksa.” Tegas Elang, terus berusaha agar Aksa lupa akan istrinya. Ya karena ada masalah jauh lebih penting dibanding perempuan.

“Istriku, keadaannya sangat kacau. Status kami masih suami istri, aku tidak bisa lepas tanggung jawab.” Aksa menyandarkan kepala, wajah sendu Ajeng terpatri kuat dalam kepalanya.

“Ck, menikah itu memang berat.” Gumam Elang turut menyandarkan kepala, mengikuti jejak bosnya.

.

.

.

“Tuan Muda Caldwell selamat datang kembali.” Pria paruh baya memeluk Aksa, asisten pribadi Henry Caldwell dan putranya sebelum meninggal dunia.

Kedua orangtua Aksara Kaisar meninggal dunia, sejak Aksa masih sangat kecil. Batita baru bisa berjalan itu harus kehilangan kasih sayang. Nyonya muda Caldwell meninggal dunia akibat kecelakaan pesawat, setelah menghilang selama dua hari, jenazah ibu muda itu ditemukan dengan Aksa yang menangis dan kelaparan.

Sedangkan Tuan Muda Caldwell tewas ditembak oleh orang tak dikenal bertepatan dengan lahirnya Aksara Kaisar ke dunia. Kakek Aksa sangat menjaga cucu satu-satunya, mengerahkan kekuatan dengan kekuasaan yang dimiliki. Aksa sangat menyayangi Kakek, bagi Aksa lelaki sepuh itu segala-galanya.

“Terima kasih paman.” Aksa tersenyum, menyisir setiap sudut mansion. Terakhir kali dia di sini, malam meninggalkan kakek.

“Dia tidak tinggal di sini lagi Aksa, pengadilan memutuskan dirinya tidak berhak menempati, mengubah mansion ini. Tapi setelah Tuan Besar meninggal, selama dua tahun dia bersikukuh menjadi pemilik tanah dan bangunan ini, dan itu tidak mudah Aksa, pengadilan minta bukti tertulis dari kepolisian, jika pewaris tunggal benar-benar meninggal dunia maka seluruh harta ini menjadi miliknya tapi karena kamu menghilang, nasibnya sekarang bisa kita permainkan.” Tutur Ayah kandung Elang.

Mengetahui kuatnya posisi Aksara, Elang dan Ayahnya serta beberapa orang kepercayaan Henry Caldwell memutuskan mencari keberadaan Aksa sampai pelosok.

Pedalaman sekalipun mereka singgahi. Akhirnya tepat satu tahun pencarian, Aksa ditemukan dan mereka bersyukur Tuan Muda dalam keadaan cukup baik.

“Oh. Paman tahu saja aku mencarinya.” Aksa memasuki ruang rahasia, melihat-lihat ke dalam. Hanya ada debu dan sarang laba-laba, tidak ada yang tahu tempat ini kecuali Henry.

Setelah Aksa kembali pada jati dirinya, dia harus menjalani banyak pendidikan dan pelatihan. Sejumlah materi dipersiapkan, Elang setia mendampingi Aksa, dirinya pun sama tetap belajar.

“Kenapa aku belajar lagi? Ayah tidak adil.” Elang menatap lesu buku-buku tebal, dan ebook pada MacBook.

“Tugasmu belajar bukan protes.” Balas Aksa telak pada asisten pribadinya.

Dua orang sahabat itu menerima pelatihan khusus, tapi sebelum mulai, Pengacara Keluarga Caldwell menyambangi kediaman megah itu, mendengar kabar pulangnya Sang Pewaris yang hilang.

Wasiat rahasia Henry Caldwell harus disampaikan di depan Aksa bukan orang lain, dan saat ini pengacara tengah menyampaikan poin demi poin.

Aksa ditemani Elang dan Ayahnya menyimak tanpa menyela. Henry Caldwell mewariskan ratusan juta lembar saham di berbagai sektor baik itu perbankan, farmasi, consumer goods, telekomunikasi, konstruksi, energi dan pertambangan. Tersebar di New York Stock Exchange, Shanghai, Euronext, London bahkan Indonesia. Tanpa bekerja pun Aksa bias terus menikmati semua uang yang mengalir dari saham, tapi Henry memberinya tugas untuk memimpin langsung Cwell Group, agar tidak jatuh ke tangan yang salah.

“Bagaimana Tuan? Besok datanglah ke sekuritas, aku akan mengganti atas nama Aksara Kaisar Caldwell.” Tukas pengacara keluarga. Akhirnya tugas yang selama ini cukup berat, bisa diselesaikan, dia tidak lagi menjaga wasiat rahasia Henry Caldwell.

“Baik, besok pagi aku datang.” Tegas Aksa, berdiri dan kembali masuk perpustakaan.

**

 Didampingi oleh Elang, Aksa mengunjungi sekuritas anak perusahaannya. Semua persiapan telah dilakukan, hanya menunggu sang pewaris menandatangani persetujuan.

Ketika ujung pena hampir menyentuh lembaran kertas, Aksa teringat akan istrinya. Ya Rahajeng Prameswari, yang sangat ia cintai, selama menikah belum pernah memberi hak Ajeng dengan baik, selalu di penggal oleh ibu mertua.

“Paman Pengacara Aku ingin merubah 50% saham ini atas nama istriku, bisa kan? Aku masih suaminya, aku tidak mau meninggalkannya tanpa apapun.” Pinta Aksa, menatap dalam sosok pria tambun di depannya.

“Bisa Aksa, tapi apa kamu yakin? 50% itu sangat fantastis. 10% saja sudah membuatnya kaya raya.” Konfirmasi pengacara, ia berhak menasehati Aksa dan melindungi keturunan terkahir Keluarga Caldwell ini.

“100% yakin, Paman.” Aksa begitu kukuh dan ingin memberi yang terbaik bagi Ajeng.

Menempel dalam benaknya bagaimana Danang dan Maya merendahkan Ajeng, karena dianggap gagal meraih cita-cita, tidak seperti Rayana berhasil menjadi seorang dokter.

Aksa masih memiliki sedikit hati nurani untuk membalas jasa kebaikan Ajeng. Setidaknya suatu hari nanti Maya, Danang dan Rayana bisa menghormati dan menghargai Ajeng meskipun semua atas dasar materi.

“Anggap saja itu sebagai uang bulanan untuknya, tapi jangan sampai dia tahu bahwa aku yang memberikan semua ini.” Aksa memandang lurus ke luar jendela, sepintas kumpulan awan di langit biru membentuk wajah manis Ajeng.

TBC

***

bantu ya subscribe

like dan komentarnya ditunggu 🙏😁

Terpopuler

Comments

Edy Sulaiman

Edy Sulaiman

satu kata utk mc kita" BENGAK alias BODOH' bin OON...

2024-05-15

0

Min Yoon-gi💜💜ᴅ͜͡ ๓

Min Yoon-gi💜💜ᴅ͜͡ ๓

ah Aksa bego, istrinya sih emang udh cinta ma Aksa tp gampang terpengaruh. dia ga bs membela kamu didepan kluarganya. apaan tuh

2023-04-11

2

Min Yoon-gi💜💜ᴅ͜͡ ๓

Min Yoon-gi💜💜ᴅ͜͡ ๓

wakehe. aku dikasih satu to mas Aksa

2023-04-11

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Panas Telinga
2 Bab 2 - Dia Istriku
3 Bab 3 - Bukan Cinta Tapi Uang
4 BAB 4 - Kabar Ajeng
5 BAB 5 - Rasa Kecewa
6 BAB 6 - Nasib Sial
7 BAB 7 - Oknum Haus Materi
8 BAB 8 - Pria Misterius
9 BAB 9 - Penyerangan
10 Bab 10 - Musuh Dalam Selimut
11 BAB 11 - Ulah Rayana
12 BAB 12 - Kehilangan
13 Bab 13 - Tawaran Kerja
14 Bab 14 - Penghinaan Murahan
15 BAB 15 - Rumah Sakit
16 BAB 16 -Kembali
17 BAB 17 - Selamat Tinggal
18 BAB 18- Untuk Ajeng
19 BAB 19 - Masih Sah
20 BAB 20 - Ini Baru Awal
21 BAB 21 - Kunjungan Danang
22 BAB 22 - Salah Satu Prediksi
23 BAB 23 - Transaksi Berhasil
24 BAB 24 - Memaksa
25 BAB 25 - Lancangnya
26 BAB 26 Tanpa Ilmu
27 BAB 27 Hancur
28 BAB 28 Peralihan Kepemilikan
29 BAB 29 Hasil Penyelidikan
30 BAB 30 Tranding Topic
31 BAB 31 Melepas Rindu
32 BAB 32 Menantu?
33 BAB 33 Teman?
34 Bab 34 Misi Kedua
35 BAB 35 Rencana Jahat
36 BAB 36 Hukuman (edit)
37 BAB 37 Ikut Denganku
38 BAB 38 Yang Terjadi Padanya
39 BAB 39 Menjenguk Ibu
40 BAB 40 Pertengkaran Tiga Manusia
41 BAB 41 Rencana Mutasi
42 BAB 42 Menjaga Ajeng
43 BAB 43 Hari Yang Berat
44 BAB 44 Harus Patuh
45 BAB 45 Hadir Lebih Cepat
46 BAB 46 Kecemasan Aksara
47 BAB 47 Mencari
48 BAB 48 Kesepakatan Licik
49 BAB 49 Perlu Waktu Lama
50 BAB 50 Rencana Rayana
51 BAB 51 Pencuri Legal
52 BAB 52 Kebencian Yang Tertanam
53 BAB 53 Tetap Bersamaku!
54 BAB 54 Seharusnya
55 BAB 55 Mudah Terprovokasi
56 BAB 56 Syok Berat
57 BAB 57 Nihil
58 BAB 58 Menyelesaikan Sisa Masalah
59 BAB 59 Memperluas Sayap Bisnis
60 BAB 60 Terkuak
61 BAB 61 Tujuan Yang Berbeda
62 BAB 62 Keputusan Rayana
63 BAB 63 Melahirkan
64 BAB 64 Kesehatan Danang
65 BAB 65 Menyesal
66 Pengumuman
67 Ekstra Part 1
68 Ekstra Part 2
69 TAWANAN CINTA KETUA GANGSTER
70 TRAP MY STEPMOTHER
71 Ekstra Part 3
72 Ekstra Part 4
73 Ekstra Part 5
74 Ekstra Part 6
75 Ekstra Part 7
76 Ekstra Part 8
77 Ekstra Part 9
78 Ekstra Part 10
79 Ekstra Part 11
80 Ekstra Part 12
81 Ekstra Part 13
82 Ekstra Part 14
83 Ekstra Part 15
84 SUAMI KECIL MILIK BU GURU
85 AKU BUKAN WANITA CACAT
86 Istri Terlupakan Mr Casanova
Episodes

Updated 86 Episodes

1
Bab 1 - Panas Telinga
2
Bab 2 - Dia Istriku
3
Bab 3 - Bukan Cinta Tapi Uang
4
BAB 4 - Kabar Ajeng
5
BAB 5 - Rasa Kecewa
6
BAB 6 - Nasib Sial
7
BAB 7 - Oknum Haus Materi
8
BAB 8 - Pria Misterius
9
BAB 9 - Penyerangan
10
Bab 10 - Musuh Dalam Selimut
11
BAB 11 - Ulah Rayana
12
BAB 12 - Kehilangan
13
Bab 13 - Tawaran Kerja
14
Bab 14 - Penghinaan Murahan
15
BAB 15 - Rumah Sakit
16
BAB 16 -Kembali
17
BAB 17 - Selamat Tinggal
18
BAB 18- Untuk Ajeng
19
BAB 19 - Masih Sah
20
BAB 20 - Ini Baru Awal
21
BAB 21 - Kunjungan Danang
22
BAB 22 - Salah Satu Prediksi
23
BAB 23 - Transaksi Berhasil
24
BAB 24 - Memaksa
25
BAB 25 - Lancangnya
26
BAB 26 Tanpa Ilmu
27
BAB 27 Hancur
28
BAB 28 Peralihan Kepemilikan
29
BAB 29 Hasil Penyelidikan
30
BAB 30 Tranding Topic
31
BAB 31 Melepas Rindu
32
BAB 32 Menantu?
33
BAB 33 Teman?
34
Bab 34 Misi Kedua
35
BAB 35 Rencana Jahat
36
BAB 36 Hukuman (edit)
37
BAB 37 Ikut Denganku
38
BAB 38 Yang Terjadi Padanya
39
BAB 39 Menjenguk Ibu
40
BAB 40 Pertengkaran Tiga Manusia
41
BAB 41 Rencana Mutasi
42
BAB 42 Menjaga Ajeng
43
BAB 43 Hari Yang Berat
44
BAB 44 Harus Patuh
45
BAB 45 Hadir Lebih Cepat
46
BAB 46 Kecemasan Aksara
47
BAB 47 Mencari
48
BAB 48 Kesepakatan Licik
49
BAB 49 Perlu Waktu Lama
50
BAB 50 Rencana Rayana
51
BAB 51 Pencuri Legal
52
BAB 52 Kebencian Yang Tertanam
53
BAB 53 Tetap Bersamaku!
54
BAB 54 Seharusnya
55
BAB 55 Mudah Terprovokasi
56
BAB 56 Syok Berat
57
BAB 57 Nihil
58
BAB 58 Menyelesaikan Sisa Masalah
59
BAB 59 Memperluas Sayap Bisnis
60
BAB 60 Terkuak
61
BAB 61 Tujuan Yang Berbeda
62
BAB 62 Keputusan Rayana
63
BAB 63 Melahirkan
64
BAB 64 Kesehatan Danang
65
BAB 65 Menyesal
66
Pengumuman
67
Ekstra Part 1
68
Ekstra Part 2
69
TAWANAN CINTA KETUA GANGSTER
70
TRAP MY STEPMOTHER
71
Ekstra Part 3
72
Ekstra Part 4
73
Ekstra Part 5
74
Ekstra Part 6
75
Ekstra Part 7
76
Ekstra Part 8
77
Ekstra Part 9
78
Ekstra Part 10
79
Ekstra Part 11
80
Ekstra Part 12
81
Ekstra Part 13
82
Ekstra Part 14
83
Ekstra Part 15
84
SUAMI KECIL MILIK BU GURU
85
AKU BUKAN WANITA CACAT
86
Istri Terlupakan Mr Casanova

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!