Teman Kecil 8

Malam hari pun tiba.

Aku yang sedang menonton tv dengan kak Leo, mendengar suara ketukan pintu dari luar, sontak saja kami berdua saling melihat.

Kak Leo yang tipe orang yang selalu ingin tahu pun beranjak berdiri. Aku menarik tangan kakak untuk kembali duduk, namun ia menepiskan tangan ku.

"Kakak mau kemana?." Tanya ku, karena ia berjalan ke arah pintu utama.

"Shut...."Pinta nya pada ku untuk diam. Aku menelan Saliva ku entah apa yang ingin di perbuat dia saat itu.

Ku lihat kak Leo seperti orang yang ingin mengintip, karena ia perlahan membuka tirai jendela untuk melihat dari sela sela nya. benar saja, kak Leo mendekatkan wajah nya ke jendela. Ia ternyata penasaran dengan sosok apa yang selalu mengetuk pintu tiap malam selama kami berada disini.

Tiba tiba saja Kak Leo berbalik dan seperti nya ia memang melihat sesuatu yang mengerikan dan membuat kedua mata membulat besar, Wajah nya tiba tiba saja pucat, ia berdiri mematung dan menelan Saliva nya seperti tenggorokan yang kering , Aku pun takut melihat nya dan berlari masuk ke dalam kamar menghampiri ayah dan Ibu ku.

"Ayah, Ibu, Kak Leo..." Ucap ku ketakutan.

Ibu dan ayah lekas berlari keluar tanpa bertanya lagi ada apa dengan kak Leo. aku pun ikut kedua orang tua ku keluar dari kamar. Terlihat kak Leo sudah pingsan di lantai membuat Aku saat itu menangis ketakutan. Baru kali ini aku melihat anggota keluar ku pingsan tak sadar seperti.

"Kak, Bangun kak."Ayah ku mencoba membangunkan Kakak ku. tapi ia tidak sadar juga. keributan di ruang tamu membuat Kakek pun keluar dari kamar menghampiri.

"Ada apa?."

"Pingsan Pak."

"Bawa masuk ke kamar."

"Ke rumah sakit apa aja pak."Pinta Ibu. Tapi kakek melarang.

"Dia hanya pingsan, Ayo bawa masuk ke kamar."Ajak Kakek.

Ayah mengendong kak Leo dan membawa nya masuk ke kamar, Ibu tampak khawatir, ia mengambil minyak dan menggosok tubuh kakak.

"Dek, Apa yang terjadi pada kak Leo?." Tanya Ayah pada ku yang saat itu masih menangis.

"Tadi ada yang ketuk pintu, Kak Leo ngintip ke jendela. lalu kak Leo seperti orang terkejut."Ucap Ku pada Ayah. Aku menceritakan hal itu sembari menangis.

Ekspresi kak Leo yang pucat dan syok tadi juga membuat ku takut.

"Dia pasti lihat sesuatu."Ucap Kakek.

Ibu ku semalaman menemani kak Leo di dalam kamar, aku juga ada disana bersama dengan ayah, tapi tiba tiba saja Kak Leo berteriak dan membangunkan kami semua.

"Jangan, jangan ganggu aku, jangan ganggu aku, Pergi pergi." Kata kata yang keluar dari mulut kak Leo. kak Leo saat itu masih belum sadar, tapi ia seperti nya mengingau.

"panas badan nya yah."Ucap Ibu saat ia menempelkan punggung tangan di kening Kak Leo.

Ibu ku lansung ke arah Dapur dan mengambil air untuk mengompres kak Leo yang saat itu sudah kembali dia.

"Tidur lah lagi."

Ayah meminta ku kembali tidur, saat itu ku lihat jam sudah pukul 2, aku karena terkejut tadi membuat aku tidak bisa lagi tidur, aku hanya berbaring di samping ayah yang juga sudah tidak bisa tidur malam itu.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!